Bee Accounting > Bee Accounting Support > Knowledgebase

Ask a question:


Pemotongan dan Pembayaran pajak PPH23 (pasal 23) untuk jasa

Solution PPH 23 adalah pajak atas jasa yang sifatnya "final"
dan biasanya di pungut (dipotong tagihan) oleh pembeli
(kalau pembeli adalah wajib pungut seperti bumn, dll)
besarnya biasanya 2% dari jasa (tergantung tabel norma)


CONTOH KASUS:
kita menjual jasa sbb:

Jasa INSTALASI dan SETTING SERVER = 1jt
ppn = 100rb

Invoice kepada customer: 1jt + 100rb = 1,1jt
PPH 23 = 2% x 1jt = 20rb

customer membayar kita = 1,1jt di kurangi 20rb = 1,080rb

Persiapan
  • buat akun pph23 : "Potongan PPH23" tipenya Pendapatan-luar-usaha
    nanti akun ini akan muncul di L/R mengurangi Penjualan anda

  • buat akun "Hutang PPH23" tipenya Hutang Pajak

Ada dua skenario:
1. PPH 23 di pungut customer


saat penjualan:

Input via Penjualan

Debet Kredit
Piutang Usaha 1.100.000
Penjualan
1.000.000
PPN (Hutang pajak PPN)
100.000








Input PPH23 via FCN (nota potong penjualan)
saat input anda ganti akun FCN ke akun pph23

Debet Kredit
Potongan PPH23 20.000
Piutang Usaha
20.000


saat lapor pajak :
  • tidak perlu bayar lagi karena sudah di potong customer
  • bukti potong dari customer tinggal di lampirkan saja utk laporan pajak


2. PPH 23 kita bayar sendiri

saat penjualan:

Input Penjualan


Debet Kredit
Piutang Usaha 1.100.000
Penjualan
1.000.000
PPN (Hutang pajak PPN)
100.000




Input  pph23 via JURNAL UMUM

Debet Kredit
Potongan PPH23 20.000
Hutang PPH23
20.000


Saat bayar dan lapor pajak :

Input pembayaran spt biasa, pilih akun Hutang PPH23

Debet Kredit
Hutang PPH23 20.000
Kas/Bank
20.000


 
Was this article helpful? yes / no
Article details
Article ID: 169
Category: Pajak
Date added: 2012-02-02 13:43:43
Views: 13781
Rating (Votes): Article rated 4.3/5.0 (30)

 
<< Go back