Home / Uncategorized / Tips Bisnis (page 6)

Tips Bisnis

Beli Software Akuntansi itu Yang After Sales Nya Jelas

Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat saat ini. Juga berdampak pada pertumbuhan software akuntansi. Oleh karena itu banyak sekali bermunculan software-software akuntansi baik yang berbasis dekstop maupun web base

Jika Anda sampai terdampar di artikel ini saya pastikan Anda sedang mencari software Akuntansi.

Sebelum Anda memutuskan ingin membeli atau memilih software akuntansi mana yang ingin Anda gunakan di perusahaan. Anda harus membaca ini artikel ini sampai selesai. Agar Anda tidak menyesal dikemudian hari karena salah memilih software.

Hal Utama yang harus diperhatikan adalah Layanan After Salesnya. Software akuntansi canggih dan komplet tidak akan ada gunanya bagi bisnis Anda jika tidak ada layanan after salesnya. Mengapa begitu?

Bayangkan saja jika pada suatu saat ada trobel yang terjadi. Entah itu dari softwarenya itu sendiri maupun kesalahan dari Anda karena salah input dll. Kalau tidak ada layanan after salesnya bagaimana Anda memperbaikinya? Dengan begitu otomatis software tersebut sudah tidak bisa digunkankan kembali. 

Tapi Anda juga harus memperhatikan juga mengenai after salenya ini. Banyak sich developers yang mengatakan jika ada layanan supportnya. Tapi ternyata layanannya lambat bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Dan yang paling parah ditelpon tidak diangkat, ini tentunya akan membuat kesal Anda. Padahal oeprasional diperusahaan Anda harus jalan. Tentunya ini akan sangat merugikan Anda baik dalam segi ekonomi dan juga tenaga.

Layanan support dikenai biaya itu wajar karena bagaimanapun perusahaan software tersebut butuh untuk memberi gaji kepada karyawannya. Yang notabennya melayani Anda pada saat trouble.

Namun dengan catatan tarifnya masih dalam kadar wajar. Lagian kan kalau dipikir Anda membayar jika membutuhkan layanan support jika tidak ya Anda tidak harus mengeluarkan uang.

Buat apa pelayanan after salesnya GRATIS tapi pelayanannya LAMBAT atau bahkan Anda TIDAK DI RESPON. Atau Anda membayar dengan BIAYA sewajarnya namun pelayanannya CEPAT. Tapi jika pelayanannya BERBAYAR dan LAMBAT pula ya sudahlah buang sampah saja hehehe. 

Jadi ingat jangan tergiur dengan software-software harga murah yang ada dipasaran. Anda membeli sebuah sistem untuk membantu bisnis Anda. Jadi jangan sampai sistem tersebut justru merepotkan atau bahkan merugikan Anda. 

Dan salah satu software akuntansi yang memiliki layanan support dengan baik yaitu beeaccounting. Dan tenang beeaccounting ini juga menyediakan trial softwarenya selama 30 hari full service.

Jadi apa yang Anda trial ya itu yang akan Anda peroleh saat membelinya. Jadi Anda ingin mencobanya silahkan klik coba gratis sekarang dibawah ini.

Download Gratis Sekarang

Untuk softwarenya silahkan di trial secara maksimal sebelum Anda membeli.

Nah, kalau masalah layanannya silahkan Anda buktikan sendiri jika baik silahkan Anda pilih jika tidak tinggalkan saja. Sekian artikel dari saya.  Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, maka jangan lupa membagikannya kepada pembaca yang lain. Salam Let’s #beefree

 

 

Lindungi Bisnis Distributor Anda dari Kebangkrutan dengan Data List Outlet

Keberhasilan target penjualan adalah hal yang setiap pengusaha inginkan. Hal ini tidak terlepas dari bagaimana efektifitas dari seorang tenaga penjualan yang Anda miliki dan juga seberapa banyak outlet yang bekerjasama dengan perusahaan. Oleh karena itu, perlu mengelompokan atau data list jumlah outlet yang Anda miliki.

Selain mengelompokan outlet yang ada, Anda juga harus mengetahui dengan tepat efektifitas dari tenaga pemasaran yang ada, apakah sudah cukup efektif atau belum. Oleh karena itu, Anda perlu tahu beberapa hal;

1. Efektif Call

Efektif call disini bisa dimaksudkan seberapa efektif sales/ bagian pemasaran mendapatkan order dari outlet per kedatangan. Jika sales Anda kanvasing setiap hari seorang sales pasti memiliki daftar outlet untuk kunjungan.  Misal seorang sales setiap hari harus berkunjung ke 15 outlet. Nah dari 15 outlet tersebut seorang sales ini mendapat order dari 3  outlet. Jadi bisa disimpulkan jika dari 15 outlet tersebut yang menghasilkan orderan hanya 3 jadi efektifnya perhari hanya 3 outlet.

Anda juga harus menghitung berapa cost yang dikeluarkan pada saat sales melakukan TO (Takeing Order). Agar bisa dihitung efektifitas costnya antara biaya dan pemasukan. Namun jika sales Anda merupakan telemarketing. Anda harus menghitung seberapa efektif telpon keluar yang sales lakukan dari 10 telpon yang ia lakukan berapa yang menghasilkan nota.

2. Pengelompokan Outlet

Anda harus mengelompokkan outlet. Yang pertama Anda harus menentukan kategori outlet aktif itu yang seperti apa? Apakah minimal ada pembelian dalam 1 bulan atau lebih. Setelah Anda memiliki daftar outlet aktif kemudian dikelompokkan kembali outlet mana saja yang melakukan transaksi terus menerus.

Anda harus memiliki tingkat rangking outlet. Bisa ditentukan dari jumlah total rupiah pembelian atau jumlah transaksi yang dilakukan. Untuk menunjang penjualan usaha distributor. Selain kedua hal  diatas, yang perlu dialukan adalah memberikan reward kepada outlet yang melakukan transaksi diatasa rata-rata. Hal ini membuat outlet yang bekerjasama dengan perusahaan Anda merasa dihargai.

Daftar list data outlet adalah aset utama bagi usaha dibidang distributor. Oleh sebab itu, Anda harus memastikan data outlet terdata dengan baik dan detail. Jangan sampai pada saat sales resign Anda kehilangan outlet.

Dengan data yang baik dan terkelompok akan mengurangi reskio kehilangan outlet ketika ada sales Anda yang resign. Jika outlet tidak terdata dengan baik bersiap-siaplah Anda akan kehilangan order pada saat sales yang bersangkutan resign. Semogat artikel ini bermanfaat untuk usaha anda. Salam Lets’s #beefree

 

Faktor Kegagalan Bisnis Restoran dan Pencegahanya

Industri Makanan & Minuman (F&B) atau restoran adalah sebuah industri yang tidak akan pernah mati selama masih ada kehidupan. Mengapa begitu? Seperti yang Anda ketahui jika setiap manusia membutuhkan makanan. Oleh sebab itu, bisnis restoran ini memiliki potensi, prospek, dan berkembang secara cepat.

Meskipun begitu, sedikit bisnis restoran yang akhirnya sukses. Kebanyakan bisnis restoran gagal pada tahun pertama operasional. Ada banyak opini dan alasan mengapa hal ini bisa terjadi? Lebih dari 25-33% dari bisnis restoran harus mengalami hal pahit yakni harus menutup usaha mereka dibawah 12 bulan sejak operasional pertama.

Ini tentunya membuat pebisnis restoran bertanya-tanya mengapa bisa terjadi? Padahal seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa industri makan memiliki potensi yang tinggi. Bahkan tidak akan pernah mati selama masih ada kehidupan. Apa yang dapat dilakukan agar hal tersebut tidak menimpa Anda?

Setiap aspek dari bisnis dan operasional, kepuasan pelanggan, hubungan Profit & Lost, ukuran sistem kendali, standarisasi harus jelas dan detail.

Selain itu, beberapa dari aspek ini mencakup Manajemen Bisnis Umum (General Business Management), Administrasi, Organisasi, Pengawasan (Supervising), Pengendalian (Controlling), Prosedur Akuntansi, Pricing, Promosi, Kontrak dan Proteksi dan Asuransi, Regulasi Perpajakan dimana bisnis tersebut berada & berfungsi.

Ada beberapa pemahaman dasar, mengapa Bisnis Restoran biasanya gagal. Berikut ini hanyalah sebagian kecilnya dari penyebab kegagalan bisnis restoran:
• Ketidakmampuan beradaptasi terhadap perubahan
• Kurangnya pengetahuan akan Bisnis Makanan dan Managemen Operasional
• Kurangnya pemahaman mengenai pesaing

Untuk menghindari ke 3 hal diatas, Anda harus tahu persis apa yang diinginkan oleh customer. Dewasa ini banyak customer yang mengingikan pelayanan serba cepat. Oleh sebab itu Anda bisa mengatasi hal tersebut dengan cara, memiliki beberapa metode pelayanan seperti; Drive-thru, Walk-up atau Drive-in, Table-service, Kombinasi dengan Service-Counter, tipe pelayanan di Meja dan Buffet Service.

Dan jangan pernah berhenti belajar, dengan perkembangan teknologi berdampak kepada gaya hidup dan selera. Oleh karena itu, Anda harus selalu update mengenai kuliner-kuliner yang sedang digemari. Jangan lupa juga selalu perbaiki managemen operasioan restoran Anda.

Untuk mempermudah manageman operasional restoran Anda, Anda dapat menggunakan software yang fleksibel dengan kebutuhan Anda dalam Restoran :

  1. Mampu memberitahu dapur pesanan pelanggan di kasir
  2. Mengetahui lokasi duduk pelanggan
  3. Mengetahui jumlah transaksi setiap hari, jam, dan  beserta dengan jenis pembayarannya
  4. Mengetahui pemakaian bahan mentah untuk setiap menu dalam tenggang waktu tertentu
  5. Pastinya laporan keuangan penting meliputi laba-rugi, cash flow, dan neraca.

Setelah menggunakan software yang tepat. Anda juga tetap perlu memahami atau mencari tahu soal pesaing Anda. Dengan mengetahu lawan Anda, akan membuat Anda tahu senjata atau strategi apa yang seharusnya digunakan. Agar usaha restoran Anda tetap bertahan ditengah derasnya pesaing yang bermunculan.

Semoga artikel ini dapat memberikan Anda ketajaman akan bisnis Restoran yang sangat kompetitif ini, “business sense” yang kita semua butuhkan untuk bertahan dalam “Global Market Place” sekarang ini – terlebih lagi jika tidak kurang dari dari 25-33% dari semua Restoran dan Bisnis yang berkaitan dengan makanan, baik itu cabang maupun waralaba gagal dalam tahun pertamanya!!

Jika Anda ingin memberikan tambahan atau pertanyaan silahkan coment dan kami akan membantu menjawab permasalahan Anda.  Salam Let’s #beefree