Home / Uncategorized

Uncategorized

Sebelum Memperluas Pasar, Simak Tips Berikut ini

Memperluas pasar baru bisa menjadi cara yang efektif untuk menumbuhkan bisnis Anda. Proses disiplin akan membantu Anda menilai secara akurat potensi setiap peluang bagi pertumbuhan bisnis Anda, karena persiapan yang buruk justru dapat meruntuhkan bisnis Anda.

Persiapan dari sumber daya yang tepat dalam melakukan analisis pasar, seleksi produk dan ceruk pasar yang diincar, dan metode masuk yang tepat dapat menciptakan landasan untuk sukses di pasar yang dipilih. Kami menyarankan lima langkah berikut untuk menilai dengan tepat peluang dan risiko pasar baru yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda memperluas pasar.

1. Tentukan Pasar

Mendefinisikan pasar Anda dengan jelas mungkin tampak seperti langkah sederhana, tetapi sebelum Anda mengidentifikasi dengan jelas kepada siapa Anda ingin menjual produk Anda, sulit untuk memahami kebutuhan mereka. Anda perlu mempertimbangkan demografi, lokasi, dan minat atau kebutuhan pelanggan target Anda.

2. Lakukan Analisis Pasar

Memperluas ke pasar baru melibatkan banyak riset pasar di samping target pelanggan. Anda perlu mengembangkan pemahaman mendalam tentang tingkat pertumbuhan pasar, perkiraan permintaan, pesaing, dan potensi hambatan untuk masuk. Ini sangat penting jika Anda ingin memasuki pasar (memperluas pasar) yang relatif tidak terdefinisi.

3. Menilai Kemampuan Internal

Sebagian besar keputusan Anda tentang cara memasuki pasar baru (membangun, membeli, atau bermitra) didorong oleh penilaian kemampuan internal. Selama tahap ini, Anda harus bertanya pada diri sendiri pertanyaan-pertanyaan seperti: Berapa banyak kompetensi inti kita yang dapat kita manfaatkan? Apakah kita memiliki jaringan penjualan / infrastruktur di pasar yang baru?.

Sangatlah penting untuk memahami pasar baru apa pun yang akan Anda masuki, sehingga Anda bisa menyiapkan langkah yang berikut ini:

  • Analisis segmentasi pasar (akankah produk Anda laku di pasar baru ini?)
  • Analisis kesenjangan produk (apakah sudah ada produk serupa yang laris manis di pasar baru ini?)
  • Analisis SWOT (jika produk Anda dihargai lebih tinggi dari barang dagangan lokal, apakah masih bisa bertahan sendiri?)
  • Peluang / ukuran pasar (seberapa besar pasar baru dan berapa lama untuk mencapai penjualan yang ditargetkan?)

Secara umum hal ini masuk dalam kategori analisa SWOT (analisa kekuatan dan kelamahan) yang perlu Anda persiapkan dengan matang.

4. Prioritaskan dan Pilih Pasar yang Paling Memungkinkan untuk Masuk

Setelah Anda menyelesaikan analisis pasar dan penilaian keterampilan internal, sekarang saatnya memprioritaskan pasar potensial untuk ekspansi. Pasar harus diprioritaskan berdasarkan kecocokan strategis dan kemampuan Anda untuk melayani kebutuhan mereka. Jawab pertanyaan seperti: Apakah ada celah di pasar ini yang dapat kita isi (dan melakukannya dengan lebih baik daripada pesaing kita)? Nilai apa yang kami berikan ke pasar ini dan berapa banyak yang mau mereka bayar (daya beli) untuk itu?

5. Kembangkan Opsi Masuk Pasar

Setelah memilih pasar yang menarik, Anda bisa menentukan pendekatan organik yang tepat atau pilihan lain ekspansi melalui serangkaian akuisisi (atau kombinasi keduanya). Jika Anda memiliki infrastruktur pelengkap atau jaringan penjualan di tempat, Anda mungkin ingin mempertimbangkan pendekatan organik untuk pertumbuhan bisnis Anda. Langkah-langkah utama di sini adalah untuk mengembangkan rencana bisnis, besarnya investasi, dan rencana kerja implementasi, termasuk SDM yang akan dimasukkan, jadwal buka pasar baru, pembagian tugas, dan tonggak penting lainnya untuk masuk.

Jika Anda memasuki pasar yang sama sekali baru, dengan aset inti terbatas untuk dimanfaatkan, Anda harus mempertimbangkan usaha patungan / kemitraan atau akuisisi. Opsi-opsi ini memerlukan identifikasi target, penentuan prioritas, uji tuntas, negosiasi kesepakatan, dan kesimpulan akhir untuk eksekusi. Temuan sebelumnya dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi campuran yang tepat dari opsi masuk pasar langsung atau melalui kemitraan yang terkait dengan kompetensi inti bisnis, aset, dan strategi keseluruhan.

Jika dilakukan dengan disiplin, tahapan langkah diatas lebih memudahkan Anda untuk sukses di pasar yang baru Anda masuki. Selamat Mencoba !

4 Tips Pintar Memilih Mitra Bisnis yang Tepat Bagi Pemula

Jika Anda baru dalam tahap merintis usaha, mencari mitra bisnis menjadi salah satu kunci peng bagi masa depan bisnis Anda. Mitra bisnis pilihan Anda dapat membuat atau menghancurkan bisnis Anda, dan oleh karena itu penting untuk memilih pasangan Anda dengan bijak. Sama seperti pernikahan yang dimulai dengan kecocokan hati, kemitraan bisnis juga dapat dimulai dengan kesepahaman dalam memandang visi kedepan demi kelangsungan bisnis Anda.

“Menemukan mitra bisnis yang baik sangat penting untuk kesuksesan,” kata Sherry Fox, salah satu pendiri dan ketua LumiWave, sebuah konsultasn bisnis terkemuka di USA. “Ada berbagai jenis mitra, dari seseorang yang bekerja bersama Anda untuk membangun bisnis Anda, hingga individu atau perusahaan yang berkontribusi dalam bidang tertentu, seperti pemasaran, teknik, dll. Setiap orang atau entitas yang berinteraksi dengan bisnis Anda adalah mitra dalam beberapa cara dan mempengaruhi kemampuan Anda untuk berhasil. “

Dilansir dari businessnewsdaily.com, berikut ini empat poin untuk membantu Anda memilih mitra bisnis yang sempurna.

  1. Temukan seseorang yang visi dan nilainya cocok dengan Anda

Mitra yang sukses umumnya sepakat tentang etika bisnis, dan bahkan jika mereka tidak bisa selalu bertatap muka dari waktu ke waktu, mereka menemukan jalan tengah yang cocok untuk menjalankan usaha bersama. Nilai-nilai dan standar umum yang biasa dijadikan kesepakatan meliputi penilaian produk, teknis ambil keputusan, dan tindakan dalam menghadapi masalah. Ketika dua pasangan memiliki dasar moral yang sama dengan yang mereka rujuk, mereka lebih cenderung untuk membuat keputusan yang kongruen dan tetap bersatu dalam menjalankan bisnis bagaimanapun kondisinya.

  1. Temukan seseorang yang keahliannya melengkapi Anda

Mitra yang sukses harus memiliki keahlian yang berbeda dan saling melengkapi untuk membuat bisnis Anda sukses. Semakin beragam keahlian masing-masing pasangan, semakin jelas pembagian kerja dan kekuatan Anda. Misalnya, jika satu mitra adalah visioner kreatif, mitra lainnya dapat menjadi administrator yang membawa perencanaan dan ketertiban bisnis Anda menjadi lebih baik lagi. Kemitraan memiliki keuntungan yang maksimal ketika kedua orang yang bersinergi mampu melakukan fungsi yang berbeda.

  1. Carilah mitra bisnis melalui referensi di jaringan bisnis Anda terlebih dahulu

Banyak ahli dan konsultan bisnis sepakat bahwa koneksi wirausaha adalah kandidat terbaik untuk mendapatkan mitra bisnis potensial. Menjangkau jaringan profesional Anda dapat memberikan daftar alternatif pilihan mitra bisnis yang makin banyak, seperti dungkap oleh Jon Weston, CEO LumiWave dan mitra bisnis Fox.

  1. Lakukan evaluasi mitra bisnis di periode awal usaha bersama dijalankan

Setelah Anda menemukan seseorang yang bisa menjadi mitra bisnis potensial yang hebat, bagaimana Anda mengevaluasi apakah orang itu benar-benar cocok dengan Anda? Salah satu pertimbangan pertama Anda adalah bagaimana kepribadian, latar belakang, nilai, dan pengalaman Anda dan mitra bisnis bisa saling melengkapi.

Tidak peduli seberapa baik Anda mengenal calon mitra Anda, dalam menjalankan bisnis bersama, belum tentu bisa cocok. Sebuah riset bisnis mencatat bahwa meneliti pasangan Anda secara menyeluruh adalah bagian penting dari proses ini. Jika tak cocok, jangan paksakan dan carilah mitra bisnis baru yang cocok sedari awal ketidakcocokan dengan partner yang sekarang muncul.

Memilih mitra bisnis yang tepat memungkinkan Anda untuk mencapai tujuan dan memenuhi impian Anda, bahkan sebelum Anda menyadari pentingnya hal ini. Gunakan taktik yang disebutkan di atas untuk memilih mitra yang cocok dengan Anda sehingga bisnis Anda akan memiliki sinergi sejati dan kolaborasi yang berhasil.

Kenapa Logo dan Brand Bagi Perusahaan Sangat Penting?

Kenapa Logo dan Brand Bagi Perusahaan Sangat Penting? Seperti layaknya sidik jari, semua orang memiliki sidik jari, namun tidak ada sidik jari yang sama meskipun di antara saudara kembar. Sidik jari tersebut memberikan keunikan, menandakan Anda berbeda dengan yang lain. Logo dan Brand pun memisahkan bisnis Anda dengan bisnis lain, karena Logo dan Brand memberikan ‘wajah’ bagi perusahaan.  Sebagai pelaku bisnis penting sekali untuk mengenal dan merumuskan brand Anda, karena tidak hanya mencoba untuk membuat impression yang kuat tetapi memungkinkan bagi konsumen dan mitra untuk mengenal perusahaan Anda.

Brand memudahkan Anda mendefinisikan dan membedakan dari competitor dan mengklarifikasi bahwa perusahaan Anda adalah yang terbaik. Pentingnya brand untuk usaha dewasa membuat pelaku bisnis berhati-hati dalam membuat brand image.

Reputasi Bisnis

Apabila brand kita sudah cukup terkenal dan kuat dalam lini bisnis kita, maka akan sangat mudah untuk mendapatkan konsumen baru. Hal itu sudah jelas. Bukankah sangat disayangkan apabila kita sudah cukup lama berkecimpung dalam suatu sektor bisnis, namun kita tidak mempunyai brand yang kuat atau bahkan tidak punya brand sama sekali. Bagaimana nanti market mengetahui eksistensi usaha kita yang sudah cukup lama. Brand yang dikenal dan kuat akan membantu meningkatkan reputasi dikemudian hari atau bahwa meningkatkan nilai bisnis dengan memberikan penambahan service di bisnis Anda.

Brand image yang kuat , konsistent ( yang terkadang didahului dengan desain logo yang baik) akan membantu dalam bisnis. Akan lebih memudahkankan konsument untuk mengenali, mengingat dan merekomendasikan. Logo yang baik harus mampu membuat kesan yang mendalam kepada target segment bahkan saat pertama kali dilihat. Logo harus ditempatkan di website, profile social media, kartu nama, company profile dan media printing lainnya.

Brand yang kuat sejalan dengan impression market yang positif dan konsumen akan senang berbisnis dengan Anda karena reputasi dan karena kepercayaan konsumen dengan brand.

Identitas Bisnis

Logo dalam perspektif bisnis, memang sesuatu yang bisa dibilang tak terpisahkan. Sebagai bagian dari pencitraan serta filosofi sebuah brand, logo dibutuhkan agar sebuah bisnis dikenali publik, dan dapat berjalan baik. Logo sendiri sebenarnya adalah simbol atau lambang khusus, yang mewakili perusahaan atau sebuah organisasi.  Logo juga berfungsi mengingatkan khalayak mengenai bisnis yang kita miliki. Logo juga biasanya dibuat unik dan tidak sama satu dengan lainnya, karena logo berfungsi sebagai identitas perusahaan, membedakan antara satu bisnis dengan yang lainnya.

Logo dan Brand (merek) adalah dua hal yang berbeda. Keduanya sama-sama tidak bisa bekerja efektif tanpa dukungan satu sama lain. Brand membutuhkan logo sebagai representasi utama dalam membangun citra perusahaan. Sebaliknya, logo membutuhkan brand untuk mencapai fungsinya melalui bentuk bentuk yang lebih spesifik dalam membangun citra positif kepada konsumen.

Ada ribuan, bahkan jutaan pebisnis yang menjual produk yang sejenis dengan produk Anda. Brand hadir sebagai identitas, untuk membedakan produk yang Anda produksi dengan produk sejenis yang diproduksi oleh pebisnis lain. Dengan adanya brand, konsumen akan dapat memilih produk mana yang akan mereka konsumsi.

Jika sebuah perusahaan memiliki produk atau jasa, dengan branding maka diharapkan brand atau merk perusahaan tersebut akan senantiasa diingat oleh masyarakat atau konsumennya dalam jangka waktu yang lama.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Tips dan Cara Melakukan Stock Opname yang Baik dan Benar

Tujuan dari stock opname adalah untuk mengetahui kebenaran catatan dalam pembukuan perusahaan, yang mana termasuk salah satu fungsi untuk sistem pengendalian intern (SPI). Melalui kegiatan ini maka akan diketahui keadaan yang terjadi antara catatan pembukuan dan persediaan fisik yang ada. Singkatnya, stock opname merupakan aktivitas menghitung kembali jumlah persediaan barang, kemudian jumlah tersebut dicocokkan dengan catatan pembukuan.

Stock opname dibutuhkan untuk menyesuaikan catatan akuntansi dengan stock fisik yang disimpan perusahaan. Tak hanya untuk stock gudang namun juga untuk stock toko maupun barang yang disimpan perusahaan tersebut. Pengelolaan stock opname sangat diperlukan agar biaya operasional yang timbul tidak terlalu overload dan anda bisa menentukan pembelian stok dengan tepat dikemudian hari. Tips dan Cara Melakukan Stock Opname yang Baik dan Benar.

Pemetaan Produk

Langkah pertama yang bisa anda lakukan dalam tahap awal stock opname ialah pemetaan produk. Intruksikan bagian gudang untuk memberikan tag atau sticker pada setiap stock barang yang dimiliki. Hal ini selain mempermudah dalam menemukan barang yang hendak dihitung juga merapikan persediaan gudang yang dimiliki. Tatalah setiap barang sesuai tag atau sticker berdasarkan kode dan jenis barangnya. Lengkapi pula produk yang anda simpan dengan barcode untuk mempermudah perhitungan secara komputerisasi.

Lakukan pengelompokkan persediaan di gudang berdasarkan kategori dari produk itu sendiri. Salah satu strateginya, Anda dapat mengatur barang yang pertama masuk diletakkan pada posisi yang lebih mudah diambil. Pengelompokkan persediaan barang dengan prinsip ini sering dikenal dengan sebutan First In First Out atau FIFO, atau bisa juga pengelompokkan produk diletakkan berdasarkan yang paling laris. Keuntungan dari pengelompokkan ini adalah untuk menghindari terjadinya kerusakan persediaan, sekaligus mempermudah proses stock opname.

Lakukan Perhitungan Dengan Tim Yang Dibutuhkan

Untuk menjalankan stock opname, Anda membutuhkan sebuah tim yaitu tim penghitung dan tim input. Informasikan sebelumnya untuk menghentikan mutasi barang hingga proses stock opname selesai dilakukan. Hal ini juga memberikan kesempatan untuk bagian gudang menginput transaksi terkait mutasi barang sebelum dilakukan stock opname keesokan harinya.

Lakukan pembagian tugas stock opname kepada karyawan dalam beberapa kelompok untuk melakukan penghitungan persediaan. Misalnya, bagi kedalam beberapa kelompok karyawan, lalu lakukan perhitungan ke beberapa lokasi yang berbeda. Untuk menghindari penulisan nama yang keliru, berilah daftar nama inventaris kepada karyawan yang bertugas melakukan pencatatan. Anda dapat meminta karyawan untuk bertanya terlebih dahulu jika ada barang yang tidak mereka kenali, agar tidak salah dalam melakukan pencatatan.

Anda juga dapat memberikan form pengisian stock opname kepada karyawan yang bertugas untuk mencatat, agar tidak tidak keliru dan lebih rapi dalam melakukan pencatatan. Penggunaan daftar nama persediaan juga dapat menghindari potensi kesalahan input data persediaan double.

Lakukan Stock Opname secara Teliti

Saat dilakukan stock opname jangan lupa untuk melakukan perhitungan dua kali agar hasil yang didapat benar serta mengecek kekeliruan. Ada baiknya stok yang sudah anda hitung diberi tanda seperti pemakaian label agar tidak terhitung dua kali. Hasil laporan stock opname salinlah ke excel untuk menyesuaikan dengan catatan pembukuan. Bagian akuntansi akan melakukan adjustment stock pada program akuntansi yang mereka miliki.

Jangan hanya mengestimasi, pastikan Anda telah melakukan perhitungan fisik terhadap seluruh persediaan gudang yang ada. Jika barang-barang tersebut berada didalam kardus, cek satu per satu kardus tersebut, baik dari merk, kualitas, maupun kuantitasnya. Pastikan agar seluruh persediaan sesuai dengan kondisi dan kuantitas yang seharusnya.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

4 Cara Mudah Membangun Brand agar Dikenal Publik

Membangun sebuah brand sangat penting bagi kelangsungan bisnis Anda. Brand yang baik akan mudah diingat pembeli dan akan terus diingat selamanya. Ambil contoh saja layaknya sebuah menu makanan favorit. Apakah Anda punya tempat makan siang favorit? Mungkin sebuah kafe yang pernah membuat kesan luar biasa pada Anda? Jika Anda punya tempat makan favorit, itulah kekuatan branding yang akan membuat Anda untuk terus tergoda untuk membeli produk itu seterusnya.

Namun, membangun merek yang luar biasa tidak terjadi dalam semalam. Butuh waktu untuk mencari tahu bagaimana menjangkau audiens Anda dengan cara yang seefektif mungkin. Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini (tetapi sering diabaikan), Anda akan mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang diinginkan pelanggan Anda dan bagaimana cara melampaui harapan mereka.

  1. Fokus pada cerita merk yang bagus, bukan fitur produk

Tanpa cerita merek yang bagus, produk Anda tidak memiliki nilai yang melekat atau secara emosional mengikat pelanggan Anda. Seperti yang dikatakan penulis dan pelatih cerita Lisa Cron dalam jurnal Psychology Today 2013 manusia dipersiapkan untuk merespons cerita. Ketika sebuah merek membuat kesan mendalam pada pelanggan, hal itu dapat berdampak pada perilaku pembelian mereka. Ketika mengevaluasi beberapa merek, “Konsumen lebih banyak menggunakan emosi (perasaan dan pengalaman pribadi) daripada informasi (atribut merek, fitur, dan fakta).”

Hal ini terkait tentang membangun hubungan manusia dengan pelanggan Anda, bukan menggembar-gemborkan fitur produk Anda. Ingatlah bahwa cerita yang bagus perlu didukung oleh produk yang luar biasa. Bahkan materi iklan paling hebat sekalipun tidak dapat mengubah persepsi tentang produk yang buruk.

  1. Fokuslah pada bagaimana Anda memecahkan masalah nyata bagi kebutuhan pelanggan Anda

Untuk bertahan dalam ujian waktu agar produk Anda tetap digunakan pelanggan dalam jangka panjang, pesan merek Anda harus jujur tentang siapa Anda dan apa produk yang Anda pasarkan. Jangan terpaku pada apa yang keren atau tren sekarang. Sebagai gantinya, fokuslah pada bagaimana Anda memecahkan masalah nyata bagi kebutuhan pelanggan Anda. Tak jarang, beberapa produk yang paling ‘tidak keren’ justru memiliki merek terkuat. Pikirkan tentang software akuntansi online untuk membantu mengelola data based pelanggan tersebut sehingga Anda tahu pelanggan siapa pelanggan Anda dan bagaimana cara menjual kepada mereka. Anda bisa fokus pada apa yang Anda lakukan terbaik dan menawarkan pengalaman otentik untuk pelanggan Anda

       3. Berikan nilai yang berkesan bagi pelanggan agar pelanggan tetap ingat produk Anda

Pemasaran produk dan merk Anda harus fokus pada membangun hubungan dan membantu pelanggan Anda membuat keputusan yang terinformasi dan dipikirkan dengan matang. Dengan begitu, ketika mereka memilih produk atau layanan Anda, hal itu terjadi karena produk Anda sebenarnya yang paling cocok, yang akan mengarah pada hubungan yang lebih kuat dan lebih tahan lama.

Tidak semua pemasaran yang Anda lakukan harus tentang produk Anda atau mengarah pada penjualan langsung. Anda perlu memahami perjalanan pelanggan Anda dan di mana produk Anda cocok bagi mereka (itulah sebabnya Anda harus memiliki strategi yang terdokumentasi). Dengan strategi tersebut, Anda dapat mengembangkan pengalaman merek yang konsisten di semua saluran pemasaran Anda, yang sangat penting untuk penguatan merk dalam jangka panjang.

Jika Anda dapat menemukan strategi pemasaran merk yang tepat untuk bisnis Anda, maka Anda telah menemukan cara yang hemat biaya untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan pelanggan dengan merek Anda

      4. Jadilah customer-centric di bidang layanan media sosial

Anda harus mulai fokus pada jaringan yang relevan dengan audiens target Anda dan mulailah bersosialisasi. Tidak peduli seberapa besar atau kecil perusahaan Anda, sekitar 67 persen konsumen di AS menurut survey, berharap untuk menghubungi merek Anda di media sosial. Layanan pelanggan yang baik di bidang sosial terkait langsung dengan pertumbuhan bisnis Anda.

Bahkan sebuah laporan oleh Aberdeen Group menemukan bahwa bisnis dengan pengalaman layanan pelanggan sosial yang baik akan tumbuh sekitar 7,5 persen dari tahun ke tahun (dibandingkan dengan 2,9 persen tanpa layanan pelanggan sosial), jadi jangan meremehkan kekuatan layanan media social ini.

Merek seperti Zappos telah membangun seluruh citra merek dan reputasi mereka di sekitar layanan pelanggan yang luar biasa. Mereka memahami bahwa memiliki pelanggan yang loyal 10 kali lebih berharga daripada pembelian pertama pelanggan.

Jadi tunggu apa lagi? Membangun merk yang kuat tidak bisa selesai satu hari, jika tidak mulai hari ini, kapan lagi?

5 Strategi Pemasaran Produk yang Terbukti Laku Keras

Strategi pemasaran memegang peranan sangat penting dalam penjualan. Sukses tidaknya sebuah produk yang dijual tergantung strategi pemasaran ini. Dilansir dari YFS Magazine, sebagai CEO Ignite Visibility dan profesor pemasaran di University California San Diego, beliau telah mengerjakan lebih dari 400 kampanye pemasaran dan menyimpulkan bahwa banyak bisnis sukses dan gagal dalam pemasaran. Orang-orang yang gagal sering mengabaikan strategi pemasaran penting yang harus menjadi pokok dalam bisnis tersebut.

Pertanyaannya, bagaimana membuat strategi pemasaran untuk produk yang terbukti laku keras? Berikut adalah beberapa strategi pemasaran yang selalu berhasil yang bisa Anda coba praktekkan.

  1. Jelaskan tentang perbedaan produk Anda dibandingkan produk lainnya (diferensiasi produk)

Apa yang membuat produk Anda berbeda? Segera jelaskan di awal proses kampanye produk. Sebagai contoh, salah satu platform website paling popular yaitu WordPress mampu membuat seseorang yang ingin meluncurkan situs web bisa dilakukan dengan cepat. Hal ini yang membedakannya dengan platform web bisnis lainnya. Jika orang tidak memanfaatkan produk ini, mereka akan kehilangan sejumlah besar potensi penjualan mereka. Hal seperti ini yang perlu dijelaskan di awal saat kampanye produk.

  1. Dapatkan umpan balik pelanggan

Banyak pemasar berpikir bahwa survei pelanggan adalah sesuatu yang boros dan tidak up to date lagi. Pola pikir ini membatasi kreativitas Anda. Faktanya adalah, Anda tidak tahu banyak tentang kualitas produk atau layanan Anda jika Anda tidak meminta umpan balik dari pelanggan.

Salah satu contoh untuj produk skala global yang paling gencar promosinya adalah Dominos. CEO perusahaan ini telah mensurvei pelanggan dan menemukan tanggapan unik bahwa: “Dominos rasanya seperti karton. Pizza microwave jauh lebih unggul. ”Berdasar hasil umpan balik survey ini, CEO tersebut kemudian meluncurkan kampanye pemasaran untuk mengubah semua itu. Anda tidak perlu mensurvei pelanggan secara publik seperti halnya Domino, tetapi Anda harus bertanya bagaimana Anda dapat memperbaiki kelemahan Anda kepada pelanggan Anda.

  1. Bangun situs web perusahaan yang ramah pengguna

Situs web bisnis sangat penting bagi pemasar professional. Situs web bisnis yang baik juga harus user friendly alias mudah digunakan. Tidak ada yang akan membuat orang menjauh dari situs web Anda lebih cepat daripada desain antarmuka pengguna yang buruk. Baik di ponsel atau desktop, jika pengunjung Anda kesulitan menemukan menu navigasi atau tidak dapat menemukan cara mudah untuk mendaftar ke layanan Anda, Anda dijamin akan kehilangan pangsa pasar. Navigasi yang jelas dan mudah digunakan haruslah sederhana dan cukup menggunakan ibu jari dan jari telunjuk Anda saja.

  1. Membuat dan mendistribusikan konten yang hebat

Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan jangkauan penjualan Anda adalah dengan strategi pemasaran konten promosi produk yang luar biasa. Pemasaran melalui konten yang menjelaskan produk Anda akan mendatangkan pengunjung dari mesin pencari maupun saluran media sosial.

Itulah sebabnya banyak merek populer memanfaatkan pemasaran konten. Dan itu tidak harus hanya menjadi posting blog. Anda dapat membuat video, meluncurkan podcast, membagikan whitepapers atau apa pun yang sesuai dengan tujuan market Anda. Kuncinya adalah pemasaran yang kreatif.

  1. Buat dan bentuk komunitas penggemar produk Anda

Temukan cara untuk menawarkankembali dan tetap terhubung dengan orang-orang yang cenderung memiliki minat pada produk atau layanan Anda. Hal itu merupakan cara terbaik untuk memasarkan produk. Media social seperti facebook saat ini sudah makin banyak popular yang memanfaatkan halaman fans page untuk membangun komunitas penggemar produk Anda. Anda dapat melakukan hal serupa. Berkreasilah saja dan tentu saja yang terukur.

Dengan memanfaatkan berbagai strategi pemasaran yang tepat, produk Anda akan mudah untuk dijual dan tentu saja makin laris di mata pelanggan.

Tips Memilih Investor yang Tepat untuk Usaha Anda

Dalam sebuah survei Donna Harris, pendiri 1776, sebuah perusahaan bantuan startup baru-baru ini terhadap pemilik usaha kecil, dengan masing-masing 11 hingga 50 karyawan, mencatat bahwa “arus kas” sebagai perhatian utama mereka. Dua puluh satu persen melaporkan masalah “meningkatkan modal / pendanaan,” sebagai perhatian utama mereka. Salah satu sumber modal yang menarik adalah investor.

Ketika Anda bertemu dengan investor, biasanya insting pertama yang mucnul cukup sederhana: startup Anda membutuhkan uang dan investor memilikinya, jadi tak ada yang lebih penting untuk dilakukan selain meyakinkan mereka bahwa bisnis Anda memiliki banyak potensi tetapi membutuhkan banyak dana.

Saat ini mencari modal lebih mudah diakses daripada di masa lalu, tetapi yang lebih penting adalah bahwa pemilik memilih sumber pendanaan yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka. Maka dari itu inilah beberapa tips untuk menemukan investor yang tepat bagi usaha Anda.

  1. Memahami berbagai opsi investasi yang Anda miliki

Ada banyak opsi untuk mendapatkan investor. Beberapa diantaranya sebagai berikut:

  • Ekuitas pribadi (PE). PE mencakup sejumlah jenis investasi yang biasanya dibuat oleh perorangan atau lembaga swasta untuk membeli perusahaan, mendanai proyek, atau melakukan investasi swasta.
  • Modal ventura (VC). Investasi VC dikelola secara berbeda dan biasanya dirancang untuk mendanai perusahaan pemula dengan potensi pertumbuhan tinggi. VC juga menyediakan keahlian dan bantuan perencanaan bisnis pemula.
  • Angle investor (Investasi malaikat). Angel investor adalah individu dengan kekayaan bersih tinggi yang mencari pengembalian tinggi melalui investasi swasta di perusahaan pemula. Mereka menyediakan pembiayaan awal yang serupa dengan pemodal ventura dalam jumlah yang lebih kecil.

Pengusaha yang mencari pendanaan juga harus mempertimbangkan program modal ventura pemerintah yang tersedia melalui program Small Business Investment Company ata uyang sejenisnya dan biasanya dalam bentuk program pemerintah melalui BUMN.

  1. Ketahui apa yang ingin disediakan investor untuk Anda

Seberapa terlibat yang Anda inginkan dari investor Anda? Bo Yaghmaie, seorang mitra di firma hukum Cooley LLP, mengulas bahwa ketika bertemu dengan mitra keuangan potensial, Anda mestinya akan mendapat penjelasan tentang skema investasi mereka, apa yang biasanya mereka berikan kepada perusahaan, harapan mereka terhadap CEO dan bagaimana mereka ingin terlibat. Faktor-faktor lain yang harus Anda ketahui ketika datang ke calon investor termasuk diantaranya adalah area fokus dan pengalaman mereka, rencana pengembangan dari investasi tersebut dan reputasi mereka.

Memahami tips memilih investor diatas bisa membantu membesarkan usaha Anda dengan dukungan modal yang tepat.

  1. Tahu ke mana harus mencari investor

Menemukan jenis investor terbaik untuk perusahaan Anda adalah langkah penting dalam mewujudkan visi keseluruhannya, tetapi Anda juga perlu tahu cara terhubung dengan investor tersebut. Di perusahaan besar, biasanya sudah terbentuk semacam Angel Capital Association di seluruh AS, bersama dengan basis data yang luas untuk dibaca oleh para pengusaha. Mereka menyediakan platform lain yang memungkinkan CEO perusahaan baru menemukan dan berkomunikasi dengan calon investor. Untuk tanah air, Anda bisa bergabung dengan berbagai kelompok wirausaha di media sosial maupun asosiasi pengusaha yang biasanya banyak menggelar agenda acara untuk menambah jaringan Anda untuk mencari investor yang tepat.

  1. Sampaikan kerjasama yang jelas dan rinci sejak awal

Pahami bahwa investor lebih dari sekadar buku cek berjalan – mereka adalah layaknya seorang veteran industri. Kerjasama yang tepat dapat membantu Anda mengelola modal, infrastruktur, dan lainnya. Banyak investor yang justru memiliki kursi di dalam manajemen perusahaan Anda. Anda tentu menginginkan mitra yang memberikan panduan tanpa menantang setiap keputusan yang Anda buat.

Bahkan banyak juga investor yang layaknya sebuah perusahaan mandiri misalnya saja banyak perusahaan VC besar memiliki departemen pemasaran yang ditujukan untuk menangani pesan dan portofolio dari pihak eksternal. Strategi ini dapat memposisikan startup Anda di depan calon investor dan membantu mempromosikan usaha Anda yang mungkin tidak memiliki jangkauan luas sebelumnya.

Wujudkan Impian Anda Melalui Perencanaan Keuangan yang Benar!

Mewujudkan impian butuh perencanaan, jika impian tersebut butuh biaya maka perencanaan keuangan adalah solusinya. Dalam merencanakan keuangan, apakah Anda melakukannya sendiri atau menyewa konsultan keuangan, ada beberapa langkah penting untuk mengelola keuangan Anda dan menjadikannya referensi di masa depan.

Anda dapat mengingat enam langkah dengan menghafal akronim TKMKLP, huruf-huruf yang memulai kata pertama dari setiap langkah berikut ini:

  • Tetapkan tujuan
  • Kumpulkan data
  • Menganalisis data
  • Kembangkan sebuah rencana
  • Laksanakan rencana tersebut
  • Pantau rencananya

Langkah 1 dalam Perencanaan Keuangan: Menetapkan Tujuan

Tujuan menetapkan tujuan adalah untuk membentuk fondasi atau tujuan perencanaan itu sendiri atau dengan kata lain untuk memulai perjalanan finansial dengan konsep yang terarah. Terlalu banyak orang menabung dan menginvestasikan uang tanpa tujuan khusus. Sedikit lebih dalam lagi, terlalu banyak orang memiliki tujuan finansial tetapi tujuan ini bukan tujuan mereka sendiri. Tujuan keuangan harus mengikuti tujuan hidup, bukan sebaliknya.

Berikut beberapa contoh pertanyaan terbuka yang dapat Anda gunakan dalam perencanaan Anda sendiri:

  • Apa saja ingatan Anda yang paling awal dan pengalaman yang dihasilkan dari perencanaan keuangan (misalnya saat membuka rekening tabungan pertama, rekening giro pertama, dan kartu kredit pertama)
  • Apa kekuatan finansial Anda? Apa kelemahan finansial Anda?
  • Bagaimana Anda berencana menabung agar cukup untuk masa pensiun?

Sekarang Anda memiliki gagasan tentang tujuan keuangan Anda – filosofi panduan untuk mengarahkan tujuan investasi, manajemen kas, kebutuhan asuransi, dan instrumen keuangan lainnya untuk membantu mencapai tujuan Anda.

Langkah 2 dalam Perencanaan Keuangan: Kumpulkan Data yang Relevan

Langkah ini adalah tempat informasi yang diperlukan untuk membuat rekomendasi untuk strategi dan produk keuangan yang tepat untuk mencapai tujuan Anda. Misalnya, berapa horizon waktu Anda? Apakah Anda ingin mencapai tujuan ini dalam lima tahun, 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun? Apa toleransi risiko Anda? Apakah Anda bersedia menerima risiko pasar relatif tinggi untuk mencapai tujuan investasi Anda, atau akankah portofolio konservatif menjadi pilihan yang lebih baik untuk Anda?

Misalnya, jika Anda mengumpulkan data untuk perencanaan pensiun, Anda harus mengetahui penghasilan tahunan, tingkat imbal balik dari tabungan, berapa lama rencana menabung sampai tujuan terwujud, misal untuk persiapan masa pensiun, usia ketika Anda memenuhi syarat untuk menerima Jaminan Sosial atau dana pensiun, berapa banyak tingkat pengembalian yang diharapkan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Meskipun Anda mungkin sudah mengetahui informasi ini, sebaiknya semuanya dituliskan sehingga Anda dapat memvisualisasikan semua data yang diperlukan untuk membuat keputusan investasi – serta mampu memberi diri Anda “saran” yang bijaksana.

Langkah 3 dalam Perencanaan Keuangan: Analisis Data

Anda telah mengumpulkan data yang relevan, sekarang analisislah! Mengikuti contoh perencanaan pensiun, data yang Anda kumpulkan dapat membantu Anda mencapai beberapa asumsi dasar. Mari kita asumsikan Anda memiliki 30 tahun waktu menabung hingga sampai usia pensiun, Anda telah menabung Rp. 500 juta dan Anda mengharapkan pengembalian 8,00% dari investasi Anda, maka Anda dapat menabung Rp. 2,5 juta per bulan ke depannya.

Jika Anda tidak memiliki kalkulator keuangan, Anda dapat menganalisis data dengan kalkulator keuangan atau Anda dapat mengunjungi salah satu dari banyak kalkulator onlin. Anda tinggal masukkan angkanya dan lihat apakah hasilnya sesuai dengan harapan Anda.

Setelah Anda membuat kalkulasi, silahkan di cek apakah tujuan pensiun Anda dapat dicapai? Seringkali, asumsi awal tidak cukup untuk mencapai tujuan itu. Di sinilah Anda mulai menyusun solusi alternatif yang ada di langkah berikutnya.

Langkah 4 dalam Perencanaan Keuangan: Kembangkan Rencana

Katakanlah Anda membutuhkan Rp. 10 M untuk mencapai tujuan Anda. Asumsi sebelumnya (dalam Langkah 3: Analisis Data) ternyata Anda kekurangan Rp. 100 juta. Untuk kondisi seperti ini, Anda dapat mengambil risiko pasar yang lebih besar, dan meningkatkan eksposur Anda terhadap saham dalam portofolio investasi yang lebih agresif dan mengasumsikan tingkat pengembalian lebih tinggi misalnya 9,00%. Dengan asumsi semua asumsi lain tetap sama, dan dengan meningkatkan laba yang diharapkan naik sebesar 1,00%, dalam waktu 30 tahun Anda.

Langkah 5 dalam Perencanaan Keuangan: Terapkan Rencana (Tahap Implementasi)

Sekarang Anda cukup menjalankan rencana Anda! Walau sesederhana ini kedengarannya, namun banyak orang menemukan bahwa implementasi ini adalah langkah paling sulit dalam perencanaan keuangan. Meskipun Anda memiliki rencana yang dikembangkan, tetap saja dibutuhkan disiplin dan keinginan kuat untuk mewujudkannya. Menabung Rp.2,5-3 juta per bulan mungkin sulit. Anda mungkin mulai bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika Anda gagal. Di sinilah kelambanan tumbuh menjadi penundaan. Ingat petuah bijak bahwa baru memulai adalah aspek terpenting dari kesuksesan.

Anda tidak perlu memulai dengan tabungan tingkat tinggi atau strategi investasi tingkat lanjut. Anda bisa belajar cara berinvestasi hanya dengan satu dana atau Anda bisa mulai menabung beberapa rupiah per minggu untuk menambah investasi pertama Anda.

Intinya adalah membuat strategi keuangan Anda dapat dicapai dan mempertimbangkan untuk perlahan-lahan naik ke tingkat tabungan yang diinginkan daripada beralih ke sesuatu yang mungkin menantang namun jika diterapkan terlalu cepat justru mengganggu tingkat kenyamanan dan anggaran Anda.

Langkah 6 dalam Perencanaan Keuangan: Memantau Rencana

Ini bagian terpenting dari perencanaan keuangan karena suatu alasan: rencana berkembang dan berubah seperti kehidupan. Inilah sebabnya mengapa rencana tersebut perlu dipantau dan disesuaikan dari waktu ke waktu. Pikirkan apa yang bisa berubah dalam hidup Anda, seperti pernikahan, kelahiran anak-anak, perubahan karier, dan banyak lagi. Semua peristiwa ini membutuhkan perspektif baru tentang kehidupan dan keuangan. Sekarang pikirkan jika terjadi perubahan keuangan di luar kendali Anda, seperti perubahan regulasi yang mengganggu pendapatan Anda, suku bunga, tingkat inflasi, fluktuasi imbal balik investasi, dan resesi ekonomi.

Dengan menerapkan 6 langkah perencanaan keuangan diatas, diharapkan impian Anda lebih mudah diwujdukan. Ingat, tidak ada yang tetap kecuali perubahan itu sendiri!

Benarkah Perusahaan StartUp Cenderung Lebih Sukses Dibanding Perusahaan Besar?

Jaman sudah berubah begitupun cara cari uang sudah berubah, kalau Anda melakukan hal yang sama, maka hasil yang Anda dapatkan akan sama, Begitulah yang dikatakan Tung Desem Waringin – Pakar Marketing dan Properti.

Dengan berkembangnya teknologi saat ini sadar atau tidak sadar Bisnis Anda akan semakin tertinggal jika tidak melakukan PERUBAHAN atau INOVASI pemasaran maupun pengembangan produk/ jasa Anda. Inilah yang menjadi kekhawatiran perusahaan-perusahaan besar yang berada di indonesia.

Karena skala perusahaan yang lebih kecil dan usia perusahaan yang tergolong baru, startup lebih banyak menitikberatkan segala kegiatan kerjanya pada inisiatif (pemrakarsa) individu. Sehingga lingkungan kerja ini menuntut lebih pada inisiatif dan loyalitas karyawan. Jika Anda bukan inisiator, mungkin perusahaan korporasi lebih cocok untuk karir Anda.

Pada kehidupan korporasi, tuntutan untuk menjadi pemrakarsa lebih rendah karena pekerjaan sudah dirancang dan ditetapkan oleh klien atau manajer. Yang dapat dilakukan karyawan hanyalah menyelesaikan masalah yang dihadapi kantor, serta menetapkan dan mencapai target.

Startup bisa diartikan sebagai perusahaan yang baru berkembang. Startup biasanya berukuran kecil dan awalnya didanai serta dioperasikan oleh para pendirinya atau satu individu. Perusahaan startup menawarkan produk atau layanan yang tidak ditawarkan pihak lain, atau yang diyakini pendirinya ditawarkan dengan cara yang inferior.

Pada tahap awal, pengeluaran perusahaan startup cenderung melebihi pendapatan karena mereka bekerja mengembangkan, menguji, dan memasarkan ide mereka. Dengan begitu, mereka sangat membutuhkan pendanaan. Startup bisa didanai oleh pinjaman bisnis kecil tradisional dari bank atau satuan kredit, pinjaman yang disponsori pemerintah, atau dana dari organisasi non profit, dan pemerintah pusat. Teman dan keluarga juga bisa memberikan pinjaman.

Sebanyak 9 dari 10 startup mengalami kegagalan. Ini bukan fakta yang mudah diterima, tapi ini jadi hal yang perlu Anda perhatikan. Bahkan para wirausahawan perlu merencanakan kegagalan mereka sebelum memulai sebuah bisnis. Kenapa demikian? Karena pengusaha yang sangat optimis perlu melihat realita yang terjadi baik saat ini maupun nanti. Statistik ini tidak ditujukan untuk menakut-natkuti Anda, tapi untuk mendorong Anda bekerja lebih cerdas dan lebih keras.

Masalah umum yang menyebabkan startup gagal adalah tim manajemen yang lemah. Tim manajemen yang bagus akan cukup cerdas untuk menghindari alasan di atas. Tim manajemen yang lemah membuat kesalahan di banyak area:

  • Mereka sering kali lemah pada strategi, membangun produk yang tidak ada pembelinya karena mereka gagal bekerja untuk memvalidasi ide sebelum dan selama proses pengembangan.
  • Mereka biasanya tidak bagus pada tahap eksekusi, yang dapat memicu masalah dengan produk yang tidak dibangun dengan baik atau tepat waktu, dan menuju eksekusi pasar yang buruk implementasinya.
  • Mereka akan membangun tim yang lemah di bawah mereka. Ada pepatah mengatakan: pemain A mempekerjakan pekerja A, dan pemain B hanya bisa mempekerjakan pemain C, karena pemain B tidak ingin bekerja untuk pemain B yang lain. Jadi perusahaan akan berakhir dengan eksekusi yang lemah dan buruk.

Jika Anda seorang investor atau jurnalis, ketika Anda melihat sebuah startup, jangan hanya melihat idenya. Cobalah untuk mengerti bagaimana founder mengeksekusi idenya dan berjuang untuk mencapai kesuksesan. Itu adalah motor sebenarnya dalam suatu bisnis.

Jika Anda adalah startup tiruan di Asia, jangan merasa malu. Tapi juga jangan terang-terangan meniru ide orang. Eksekusilah ide Anda dengan baik dan berinovasilah sembari menyesuaikan ide Anda dengan pasar.

Ide memang penting, tapi bukan segalanya. Membangun startup bukan hanya tentang menjadi inovatif tapi juga tentang mengisi kekosongan pada pasar dan membangun sebuah bisnis dari situ. Ini adalah alur yang menentukan apakah sebuah startup akan terus hidup atau mati.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

5 Jenis Bisnis UKM yang Menguntungkan

Usaha kecil menengah (UKM) adalah salah satu motor penggerak perekonomian di negara kita. Bahkan menurut informasi yang saya baca di berbagai media informasi, Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan ‘tulang punggung’ perekonomian di Indonesia.

Peluang bisnis dengan modal kecil yang sangat menguntungkan dan usaha yang menjanjikan penghasilan besar, cocok untuk pemula yang ingin sukses merintis wirausaha, tentunya tidak terlepas dari cara atau strategi anda dalam menentukan target konsumen yang harus dibidik dengan tepat.

Menyimak sekilas tentang pertumbuhan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia saat ini memang mempunyai peranan penting, dan telah banyak memberikan kontribusi yang cukup besar dalam meningkatkan perekonomian serta pembangunan negara.

Sehingga bentuk peluang bisnis dan usaha yang paling sesuai bagi pemiliki modal kecil sebaiknya lebih mengedepankan kreatifitas, karena hal ini bertujuan agar mereka tetap mampu bersaing pada era ekonomi global seperti sekarang ini bahkan sampai masa yang akan datang. Berikut adalah 5 Jenis Bisnis UKM yang Menguntungkan.

Usaha Kecil Menegah di Bidang Kuliner

Bisnis kuliner adalah jenis usaha yang menguntungkan dan akan selalu laris sepanjang masa. Alasannya karena makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita. Bisnis kuliner ini pun punya banyak kategori, mulai dari makanan ringan (camilan), minuman, hingga makanan pokok. Semua kategori di bisnis kuliner ini (camilan, minuman, makanan pokok) punya potensi yang sangat bagus, tergantung cara kita dalam memasarkannya.

Menjalankan Bisnis Online Dengan Membangun Web atau Blog

Peluang bisnis online saat ini hingga kedepannya bisa dikatakan paling potensial mengingat pengguna internet di dunia yang akan terus bertambah setiap harinya. Setiap orang telah begitu akrab dengan internet untuk berbagai keperluan mulai dari sekedar mencari informasi, hiburan, hingga menjalankan bisnis dan usahanya.

Bahkan sampai pada saat ini telah banyak yang membuktikan bahwa dunia online bisa menjadikan sumber penghasilan yang sangat fantastis untuk mendapatkan uang dari internet dengan modal yang tidak terlalu besar. Di Indonesia sendiri tidak sedikit blogger yang sudah berpenghasilan hingga puluhan juta rupiah perbulan hanya dari mengelola sebuah blog maupun toko online.

Adapun cara menjadikan blog dan web sebagai sumber penghasilan ialah melalui beberapa metode diantaranya adalah:

  • Menjalankan program periklanan CPC, CPM hingga CPA
  • Bergabung dengan program affiliasi
  • Menjual produk sendiri (toko online)
  • Iklan advertorial (konten review) atau guest post
  • Membangun blog sebaiknya dengan memiliki domain sendiri agar brand yang di kelola menjadi semakin profesional apalagi untuk sebuah brand toko online.

Sebagai contoh, toko online atau blog gratisan dengan naman domain toko.blogspot.com tentunya sangat tidak profesional jika dibandingkan dengan www.toko.com bukan?

Nah, dengan demikian mulai sekarang saatnya anda memikirkan tentang nama domain sebagai brand yang akan anda pilih. Tidak perlu khawatir soal harga, saat ini domain beserta hosting untuk menjalankan bisnis online bisa anda dapatkan dengan harga cukup terjangkau namun sangat berkualitas.

Usaha Kecil Menengah di Bidang Fashion

Sama halnya dengan bisnis kuliner, bisnis fashion (pakaian) adalah jenis bisnis yang menjanjikan dan sangat potensial karena akan selalu dicari oleh banyak orang. Alasannya sangat sederhana, pakaian adalah kebutuhan sekunder bagi manusia, dan manusia sekarang ini punya banyak keinginan untuk model pakaian mereka.

Bisnis fashion memiliki banyak sekali kategori yang bisa dimanfaatkan. Misalnya kategori pakaian pria atau wanita, pakaian muslim, pakaian model korea, dan masih banyak lagi. Salah satu bisnis busana muslim yang cukup sukses adalah Jilbab Rabbani yang membidik target market khusus wanita muslimah. Jilbab Rabbani juga memberikan kesempatan kepada pengecer untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan produk mereka dengan cara menjadi reseller.

Yang menarik dari bisnis fashion saat ini adalah, kita bisa bisa memiliki bisnis fashion dengan modal yang sangat minim namun potensi keuntungannya cukup menggiurkan. Banyaknya suplier fashion yang menawarkan sistem penjualan dengan cara reseller ataupun dropship, sehingga kita cukup mengeluarkan modal yang relatif kecil untuk memulai bisnis ini.

Bisnis UKM di Bidang Agribisnis

Anda pasti pernah mendengar lagu Koes Plus “Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat, kayu dan batu jadi tanaman…”. Ya, negara kita memang terkenal dengan berbagai tanaman yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan kebutuhan lainnya. Mulai dari beras, aneka sayuran, aneka buah-buahan, dan tanaman penting lainnya.

Kebutuhan akan bahan pangan dan nutrisi nabati tentunya membuat bisnis UKM agrobisnis di bidang pertanian akan terus dibutuhkan masyarakat Indonesia. Bahkan kita bisa mengekspor ke luar negeri.

Bisnis UKM di bidang Agrobisnis lainnya adalah peternakan. Seperti kita ketahui, protein hewani adalah salah satu kebutuhan pokok manusia, itulah sebabnya mengapa bisnis peternakan akan selalu dibutuhkan.

Sayangnya, meski bisnis agrobisnis peternakan telah menelurkan banyak miliuner sukses di Indonesia. Belum banyak pengusaha muda yang menggeluti bidang ini karena dianggap kolot dan hanya cocok untuk masyarakat pedesaan.

Usaha Kecil Menengah di Bidang Otomotif

Perkembangan dunia otomotif di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Lihat saja jumlah sepeda motor dan mobil yang semakin banyak. Tentunya ini bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan bagi mereka yang jeli memanfaatkannya. Bisnis otomotif tidak harus besar, yang penting hasilnya menguntungkan dan jangka panjang.

Ada beberapa usaha yang bisa dimanfaatkan di bidang otomotif. Diantaranya jasa bengkel dan spare part, jasa cuci motor/mobil, menjual perlengkapan kendaraan bermotor, dan masih banyak lagi. Banyak sekali ceruk di bisnis otomotif yang bisa kita manfaatkan, misalnya menjual helm sepeda motor. Bagi sebagian orang mungkin jualan helm itu biasa saja. Namun bagi mereka yang jeli pasti akan bisa mendapatkan keuntungan besar hanya dari berjualan helm sepeda motor.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree