Home / Tips Bisnis (page 4)

Tips Bisnis

Tips Memahami Piutang Dagang agar Usaha Anda Sukses

Piutang dagang sebenarnya merujuk pada piutang yang timbul dari penjualan barang-barang atau jasa-jasa yang dihasilkan oleh perusahaan secara kredit. Piutang dicatat dengan mendebit akun piutang dagang. Piutang dagang semacam ini normalnya diperkirakan akan tertagih dalam periode waktu yang relatif pendek, seperti 30 atau 60 hari sehingga dikelompokkan dalam aktiva lancar. Untuk itu kami akan memberikan Tips Memahami Piutang Dagang agar Usaha Anda Sukses.

Dalam operasional perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan pemasaran kita akan mengenal tiga macam transaksi penjualan, yaitu penjualan tunai, penjualan kredit / tempo dan penjualan secara titip / konsinyasi. Untuk penjualan dengan cara tunai secara umum tidak akan terjadi masalah, karena siklus penjualan sudah selesai, dengan asumsi barang telah diterima dengan baik dan benar.

Namun akan berbeda halnya jika penjualan dilakukan secara kredit / tempo, ketika telah terjadi kesepakatan antara salesman mengenai jenis barang, kuatitas dan harganya, maka penjualan kredit masih menyisakan tugas lanjutan, yaitu penagihan piutang dagang pelanggan / account receivable tersebut. Masalah akan muncul saat piutang (dagang) pelanggan tersebut tidak terbayar sesuai tempo yang telah disepakati, dimulai dari cash flow yang terganggu, bertambahnya biaya operasional karena harus melakukan penagihan ulang, hingga kerugian perusahaan karena ternyata piutang tersebut tidak terbayar.

Jika demikian, kenapa tidak berjualan tunai saja ?, apa sebenarnya fungsi dari penjualan kredit ? Hakekat dari sebuah transaksi adalah pertukaran, termasuk transaksi penjualan, adalah pertukaran barang dengan alat pembayaran yang sah, yaitu uang. Akan tetapi dikarenakan beberapa hal, diantaranya adalah keterbatasan dana, maka ditempuhlah penjualan secara kredit atau bayar secara tempo.

Untuk mengantisipasi Piutang Dagang yang mengganggu operasional bisnis, biasanya perusahaan besar memiliki berbagai macam department untuk mengontrol piutang dagang. Seperti :

  • Bagian keuangan atau akunting, untuk melakukan pencatatan nominal beban kerugian dan keuntungan yang akan di tanggung dan mengantur jadwal jatuh tempo pembayaran.
  • Bagian operasional, untuk mengontrol kestabilan perusahaan saat melakukan proses piutang.
  • Bagian penjualan & pemasaran, untuk menjadi jembatan antara perusahaan dan debitur atau customer yang akan diberikan piutang dagang dan melakukan penagihan piutang.
  • Sampai level yang paling tinggi baik dicabang-cabang maupun kantor pusat, untuk mengawasi semua proses piutang dengan cara memberikan persetujuan piutang dagang.

Itulah sebabnya diperlukan cara-cara strategis untuk mengelola piutang ini, diantaranya adalah

  • Buat Prosedur Pengajuan Kredit

Modal kerja pedagang atau outlet secara umum cukup terbatas, sehingga outlet seringkali hanya order barang yang laku keras saja, itupun dalam jumlah yang terbatas, sangat sulit bagi sales team untuk meminta pedagang pelanggan ini menambah jumlah orderannya.

Salah satu cara bagi distribuor dan principal untuk meningkatkan volume penjualan adalah dengan memberikan fasilitas penjualan secara kredit. Namun tidak semua outlet harus diberi fasilitas ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan fasiltas kredit ini.

Untuk itu harus ada sistem dan prosedur untuk proses pengajuan penjualan secara kredit, dimana isinya memuat setidaknya mengenai :

Type outlet apa saja yang bisa mendapat fasilitas kredit, misal Grosir / Wholesales, Retailer-1 (penggecer kelas 1, berada dijalan utama), Retailer-2 (pengecer kelas 1, berada di sekitar pasar), Supermaket, Minimarket, Dept Store dst. Kelayakan outlet dalam hal tingkat keuangan, tingkat keramaian / potensi outlet (perputaran barang yang dijual) dan seberapa tinggi komitmen pemiliknya untuk memperbesar usaha dagangnya.

Standar penetapan batas kredit atau plafon kredit, serta bagaimana prosedur jika over credit limit, siapa dengan batas over CL berapa yang berhak memberikan approval, serta sejauh mana beban tanggung jawab atas approval tersebut, bagaimana jika ingin menaikan batas kredit limit. Bentuk jaminan bank garansi apa saja yang bisa diterima, rasio antara CL dengan nilai jaminan dan tatacara pencairannya.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Tips Meningkatkan Teamwork Karyawan Anda

Yang menjadi hal penting dan mempengaruhi sukses tidaknya suatu perusahaan atau bisnis salah satunya adalah teamwork skill.  Teamwork bukan sekadar bekerja sama dengan tim, tapi bagaimana tim bisa bekerja sama dengan baik demi kepentingan bersama, bukan pribadi. Bagaimana bisa bisnis bisa melesat maju dan memberikan banyak keuntungan kalau para pegawainya saling sikut dan ingin menunjukkan kehebatannya masing-masing?

Tentu Anda memerlukan berbagai cara membangun kerja sama tim yang efektif agar tujuan dari tim Anda berhasil dan perusahaan Anda mencapai kesuksesan. Berikut adalah Tips Meningkatkan Teamwork Karyawan Anda.

  • Tujuan yang jelas

Pertama yang harus dilakukan adalah menciptakan tujuan tim yang jelas. Tentukan tujuan dan harapan dalam tim secara spesifik. Untuk itu Anda harus melakukan rapat rutin dan mengatur pola komunikasi yang terbuka. Setiap anggota divisi perlu memiliki visi dan misi yang sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam perusahaan tersebut. Akan menjadi kendala yang sangat berarti jika dari awalnya saja sudah berbeda visi. Tentu Anda dapat memastikan bahwa anggota tim tersebut tidak akan bertahan lama di tempat perusahaan tersebut.

  • Buat kegiatan untuk mendekatkan anggota tim

Hubungan antar anggota perlu dipupuk dengan kegiatan-kegiatan kebersamaan, baik itu diadakan di dalam kantor atau saat hari di luar kegiatan kantor. Mengadakan kegiatan makan bersama di salah satu rumah anggota tim bisa menjadi salah satu pilihan. Pernahkah Anda melakukan liburan bersama dengan anggota tim Anda?

Tak ada salahnya sesekali melakukan kegiatan yang bisa mendekatkan anggota tim. Melakukan makan siang atau makan malam bersama-sama tim secara rutin, merupakan contoh sederhana sebuah kegiatan yang bisa mendekatkan tim. Dengan bertemu di luar lingkungan kerja, sesama anggota tim bisa saling mengenal secara personal.

  • Saling Menghargai Kinerja Antar Anggota

Jika Anda pernah ke sebuah restoran cepat saji, tentu Anda sempat melihat sebuah foto salah satu karyawan restoran tersebut yang mendapat predikat karyawan terbaik bulan tersebut. Hal ini memang menjadi salah satu strategi manajemen dari restoran tersebut untuk meningkatkan kualitas kinerja dari karyawannya. Selain menghargai hasil kerja dari karyawan tersebut, hal ini dapat memacu karyawan lain untuk bekerja lebih baik dan bertanggung jawab serta meningkatkan pelayanan mereka.

Ide tersebut ada baiknya diterapkan dalam divisi Anda untuk meningkatkan kerja sama tim. Jika Anda seorang atasan, jangan enggan untuk mengatakan pujian Anda kepada bawahan Anda yang melakukan prestasi sekecil apapun. Rasa penghargaan yang Anda berikan bahkan sebuah kata “terima kasih atas kerja dan usahanya”, dapat membuatnya semakin percaya diri dan juga timbul rasa ingin bekerja lebih maksimal dari sebelumnya.

Jangan langsung mematahkan pendapat seseorang, karena itu akan membuat mereka menahan diri untuk bicara. Ciptakan juga komunikasi timbal balik, sehingga anggota tim bisa saling memberi kritik tanpa terkesan menjatuhkan. Meskipun gagal, tentunya tiap orang ingin mendapatkan penghargaan atau sekedar apresiasi dari usaha yang telah dilakukan. Anda pun juga harus memberikan apresiasi serta dukungan positif kepada semua pegawai atas kerja keras mereka terhadap perusahaan. Adanya motivasi akan membuat mereka semakin bersemangat dalam bekerja.

  • Pengkajian performa tim dan umpan balik

Setelah selesai kerjasama tim, jangan lupa untuk mengkaji ulang performa ekspektasi dan tujuan tim. Dan jangan lupa meminta umpan balik dari rekan-rekan tim Anda. Hal ini perlu untuk mengukur apakah pencapaian kinerja tim. Nah, dari sinilah Anda bisa melihat ruang untuk memperbaiki kinerja untuk proyek tim selanjutnya.

Berikanlah reward (hadiah) dan insentif seperlunya untuk memotivasi seluruh anggota tim agar kinerjanya lebih baik di masa depan dan sebagai bukti penghargaan atas kerja sama. Sehingga tidak akan ada lagi tim Anda yang menambah penghasilan dari uang yang tidak halal dibelakang Anda.

Kecurangan bukan karena ada niat pelakunya, namun karena kesempatan. Jadi Anda harus membuat sistem yang seefektif dan seefesien mungkin untuk mencegah dan meningkatkan perfoma tim Anda tanpa mereka sadar. Budaya yang bagus sangat berpengaruhi untuk perkembangan karakter tim Anda dan kejayaan bisnis Anda. 

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

5 Strategi Pemasaran Jitu untuk Produk Anda

Pemasaran dibangun berdasarkan empat bagian utama yaitu pasar sebagai sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terpadu dan profitabilitas. Oleh karena itu, saat sebuah bisnis sudah memasuki pasar maka strategi pemasaran produk yang dilakukan juga harus tepat. Ada 5 Strategi Pemasaran Jitu untuk Produk Anda.

Memasarkan produk baru memang tidak mudah, apalagi jika produk tersebut belum dikenal luas. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pebisnis. Jika Anda mengalami kondisi seperti ini, berikut beberapa strategi pemasaran yang jitu dan patut dicoba untuk produk Anda.

  • Riset Pasar (Market Research)

Riset adalah hal mutlak yang harus dilakukan seorang wirausahawan sebelum melakoni bisnis. Riset yang perlu dilakukan juga beragam seperti riset produk, riset kompetitor, dan riset pasar. Pastikan sebelum Anda membuat sebuah produk, riset dulu apakah ada pasar yang mau menggunakan produk Anda? Dengan melakukan riset, Anda bisa mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen dan mampu menciptakan produk sesuai kebutuhan tersebut.

Terkadang banyak kasus yang terjadi pada pengusaha pemula dan masih muda adalah sikap idealisme yang masih tinggi. Sehingga masih menguatkan egonya untuk mencapai “kesempurnaan” produk, tetapi mereka lupa akan kebutuhan pasar. Terkadang pasar yang layak kita tuju sebenarnya tidak terlalu membutuhkan produk yang seperti kita bayangkan.

  • Menggunakan Online Marketing

Salah satu strategi pemasaran yang sedang gencar dilakukan ialah Online marketing. Dengan menampilkan produk usaha anda pada situs jejaring sosial, maka anda dapat mengetahui bagaimana selera konsumen dan apa yang mereka butuhkan. Semakin hari aktivitas jual beli melalui online shop semakin marak dilakukan.Para konsumen cenderung ingin berbelanja dalam ruang yang lebih privat dan terhindar dari keramaian. Internet membuka pintu yang lebar bagi anda untuk berinovasi.

Anda dapat menampilkan produk usaha anda pada website, blog, facebook, dan situs lainnya, dengan memasang foto-foto yang sekiranya dapat menarik konsumen.Dengan menggunakan internet marketing, anda juga dapat berinteraksi secara langsung dengan konsumen tanpa dibatasi ruang dan waktu dengan kenyamanan-kenyamanan tersendiri kepada pelanggan.

  • Membangun Citra Produk

Pemasaran terbaik untuk setiap produk apalagi yang baru adalah dengan berorientasi pada citra. Karena saat sebuah produk berhasil membangun citra sesuai yang diinginkan biasanya pasar akan memberi sebuah tanda yang akan menjadi identifikasi atas produk Anda tadi.

Identifikasi ini yang akan memberi Anda kemudahan dalam menarik rasa penasaran pasar akan produk baru Anda. Bahkan terkadang identifikasi ini membuat produk dengan sendirinya menjadi lebih dekat dengan konsumen dan mendorong pasar untuk toleran pada harga yang Anda bandrolkan pada produk.

  • Kenalilah Pelanggan Anda

‘Pelanggan adalah Raja’ Istilah tersebut memang benar, sang Raja sangat senang apabila dilayani dengan baik. Dia bahagia jika para pelayannya tahu apa yang dia inginkan. Terlebih lagi, jika sang Raja belum mengutarakan keinginannya, para pelayan sudah menyediakannya. Pertanyaannya adalah, bagaimana kita bisa memberikan pelayanan baik? Kenalilah Pelanggan Anda.Lihatlah para pelayan Raja yang sangat cermat dalam memperhatikan tingkah laku sang Raja.

Mereka tahu ciri-ciri Raja jika mengantuk, gelagat Raja jika dia lapar, dan sebagainya, sehingga dia bisa melayani berdasarkan data hasil pengamatannya dan menghasilkan pelayanan yang lebih akrab. Begitulah seharusnya seorang pengusaha, mereka harus mampu membaca profil para pelanggan mereka. Kemudian memberikan pelayanan yang sesuai dengan profil mereka masing-masing. Percayalah, pelanggan Anda akan jauh lebih loyal pada Anda.

  • Menjalin Hubungan Dengan Pelanggan

Buatlah database pelanggan, masukkan data-data penting beserta kemajuan yang telah dicapai, hubungi mereka secara berkala dengarkan dan perhatikan kebutuhan pelanggan, dan informasikan pelanggan mengenai promo produk yang sedang berjalan serta berikan support yang terbaik. Menjalin hubungan yang baik dengan konsumen merupakan kunci terakhir yang harus anda pegang untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Tips Mempertahankan Bisnis Anda Ditengah Perekonomian Kurang Stabil

Dalam bisnis urusan internal yang berkaitan dengan sumber daya manusia maupun cash flow sebuah perusahaan bisa saja tiba-tiba mengalami guncangan. Penyebabnya bisa jadi karena masalah internal perusahaan atau bisa juga dari luar perusahaan itu sendiri.

Contoh paling umum bisa disaksikan ketika Indonesia memasuki krisis ekonomi medio 97 lalu. Banyak perusahaan gulung tikar, beberapa bahkan mengalami kebangkrutan dan tak bisa lagi memasuki pasaran. Bagi yang kreatif, sisanya bisa berevolusi dan masih eksis hingga hari ini.

Dari beberapa kilasan fakta diatas bisa diketahui kalau, ada bisnis yang bahkan dalam kondisi perekonomian makro yang kurang stabil masih mampu bertahan. Tentunya ada kiat-kiat tersendiri yang secara umum dilakukan oleh perusahaan-perusahaan semacam itu. Berikut ini, adalah intisarinya.

  1. Tak Pernah Bermain-Main Dengan Kualitas

Kualitas dalam keadaan apapun bukanlah mainan. Perusahaan yang langgeng di segala jaman punya cara tersendiri untuk bisa menjalankan roda ekonominya. Berfokus pada kualitas pula, produk masih diterima pasar, bahkan dalam sebuah situasi ekonomi makro yang carut marut. Terlebih bila produk tersebut memang bagian dari kebutuhan primer atau sekunder sekalipun.

  1. Evolusi dan Inovasi

Tak boleh cepat berpuas diri apalagi merasa nyaman adalah cara terbaik dan merupakan intuisi para pebisnis besar. Mereka berpikir secara futuristik bahkan hingga melampau jamannya. Inovasi dijawab dengan realitas, sementara, terkadang harus juga mengorbankan sudut pandang tertentu yang tak lain adalah sisi idealis. Hinga bisnis tetap eksis meski hanya berubah bentuknya saja.

  1. Membaca Trend, Melihat Kelanggengan

Disaat trend naik, pengusaha yang survive biasanya akan mengikuti dengan cara dan kiat tersendiri. Sementara bila trend turun mereka sudah siap, ada sisi langgeng yang sudah dipegang dan menjadi core of business. Cara ini menjadi perpaduan agar jangan sampai bisnis mengalami kematian.

  1. Menguatkan sisi networking

Jaringan adalah segala-galanya. Ketika sebuah pasar jemu atau negara mengalami goncangan perekonomia. Sudah seyogianya pengusaha untuk mencoba mencari ceruk baru. Ceruk pasar baru inilah yang nantinya akan menyangga kehidupan perusahaan secara keseluruhan. Dan ini tentu saja tak akan bisa dicapai dengan tanpa networking yang kuat dan solid.

  1. Harga Bersaing

Keberanian sebuah perusahaan untuk tetap mempertahankan konsumen ketimbang membentuk keuntungan lebih sering menyelematkan kehidupan perusahaan itu sendiri ketimbang mematikannya. Pengusaha yang lebih memilih menaikkan harga akibat tekanan ekonomi kadang kehilangan pasar. Karena itu, ada beberapa perusahaan yang sudah tahu untuk membentuk second opinion sebelum market memang berubah mengalami kelesuaan. Tujuannya agar roda produksi tetap berjalan meski tak harus menaikkan harga secara signifikan.

  1. Mempertahankan USP (Unique Selling Product)

Untuk urusan pemasaran USP atau Unique Selling Product adalah segala-galanya. Karena sisi keunikan inilah yang menjadikan konsumen memutuskan mengapa memilih membeli produk tersebut. Bukan rahasia kalau perusahaan-perusahaan yang bertahan ditenggah badai ekonomi makro sering tetap berusaha mempertahankan sisi keunikan produknya. Dengan cara ini pula mereka mempertahankan ceruk pasar yang jadi sumber cash flow untuk terus menghidupi perusahaan.

  1. Fokus, dan SDM yang Loyal

Perusahaan yang kerap berganti strategi manajemen kadang tak bisa langgeng di tahun-tahun awal berdiri. Apalagi ketika badai ekonomi makro terjadi. Karenanya, sangat penting untuk perusahaan dalam memilih SDM (Sumber Daya Manusia) yang loyal pada kemajuan usaha sekaligus tetap berfokus pada ancangan manajerial yang sudah dibuat.

Banyak hal yang menyebabkan perekonomian kurang stabil. Masing-masing perusahaan tentu punya kiat tersendiri dan super unik. Beberapa bertahan dengan 7 konsep umum diatas, sementara sisanya punya cara tersendiri yang khas.

Berikut Keuntungan Bisnis Properti yang Perlu Anda Ketahui

Mempunya investasi atau bergerak dalam bidang bisnis tertentu sampai Anda ahli di bidang tersebut merupakan strategi yang tepat. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan maksimal dimasa depan. Sejak dulu hingga kini, instrumen investasi terus berkembang seiring dengan perubahan jaman. Beberapa yang tadinya dianggap sebagai instrument investasi dan punya nilai tinggi malahan menurun dan tak lagi diminati seiring jaman, begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, Anda harus peka terhadap perkembangan bisnis dan investasi termasuk tren bisnis masa depan.

Meski ada beberapa instrumen investasi yang mengalami penurunan nilai, namun beberapa instrumen investasi masih tergolong abadi dan masih tetap diminati hingga hari ini. Yang paling tampak tentu saja adalah di bidang bisnis properti.

Bisnis properti umum dijalankan oleh sebagian besar investor untuk menggerakkan roda perekonomian, sekaligus sebagai simpanan di masa mendatang. Bentuk investasi properti yang paling umum ditemukan antara lain, rumah, tanah, kos-kosan, ruko atau rumah toko serta berbagai bidang properti lainnya.

Tak mungkin orang akan menjalani bisnis ini jika tanpa sebab. Pemain di bisnis ini sadar betapa jenis investasi properti tergolong jenis investasi yang abadi dan punya tren harga yang selalu naik kedepannya. Dari sekian banyak sumber, berikut ini adalah rangkuman keuntungan bisnis properti yang perlu Anda ketahui.

  • Investasi Properti Rendah Resiko

Untuk memulai bisnis ini orang memang perlu merogoh kocek dalam-dalam. Bagaimana tidak, membeli sebidang tanah, atau sebuah rumah juga ruko tentu bukan sesuatu yang murah. Selain itu ada proses perijinan terkait sertifikasi properti dan legalitas menyangkut kepemilikan yang juga harus diperhatikan. Semua perlu biaya.

Tetapi meski demikian, harga properti yang cenderung stabil, bahkan selalu naik diwaktu mendatang menjanjikan resiko yang minimal. Belum lagi, masih ada faktor pendukung lainnya seperti, lokasi yang strategis, perkembangan tata kota, serta hal lainnya yang mungkin meningkatkan nilai jual sebuah objek properti,

  • Keuntungan Signifikan

Berkaitan dengan resiko ketika menjalankan bisnis properti yang cukup rendah, keuntungan yang dijanjikanpun menjadi lebih signifikan. Pasalnya, jumlah dan luasan tanah selalu tetap sedangkan jumlah manusia selalu bertambah. Hal inilah yang menjadikan properti sebagai salah satu instrument investasi yang masih terus digemari sampai sekarang.

  • Bisa Dijadikan Aset Kepemilikan Yang Membawa Keuntungan Ganda

Bisnis properti menggerakkan pasiva sebagai modal utama. Artinya ketika pemilik ingin menjalankan bisnis pendamping, hal ini bisa dilakukan dengan mudah. Sebut saja, rumah pribadi yang disewakan atau dikontrakkan, rental gudang, ruko untuk rumah makan dan lainnya. Jadi dalam satu bentuk bisnis terdapat keuntungan ganda.

  • Rendah Biaya Maintenance

Seorang pemilik tanah, acapkali biasanya juga menjadi penggarap lahan. Sementara seorang pemilik rumah tinggal yang tak ditempati bisa menyewakannya pada orang lain. Hal yang sama berlaku pada bentuk properti lain seperti ruko atau gudang di kawasan niaga. Dengan demikian pemilik tak harus menanggung biaya maintenance atau perawatan untuk properti yang dimilikinya. Hal ini menjadikan bisnis properti sebagai bisnis yang rendah biaya pengelolaan.

  • Berprospek Tinggi

Untuk seorang pebisnis, properti memiliki kesinambungan kenaikan yang cukup signifikan di masa depan sehingga antara modal yang dikeluarkan dengan pengembalian investasi atau ROI (Return of Investment) bisa seimbang, artinya modal besar namun ROI juga tinggi. Ada sedemikan banyak elemen dalam bisnis properti yang menjamin prospek dari masa kemasa. Salah satunya tentu yang terkait dengan perubahan tata kota, dimana tempat yang tadinya kurang strategis dan dibeli dengan harga murah, bisa tiba-tiba melonjak harganya sekian waktu mendatang karena sebab-sebab pembangunan di sekitarnya.

Dari daftar diatas tentu bisa dikenali sedemikian banyak aspek yang menjadikan bisnis properti sebagai bisnis yang menjanjikan keuntungan. Tentu saja ini kembali lagi pada pengelolaan aset serta faktor-faktor lain menyangkut kestabilan politik dan sosio kultural. Intinya, sebagai pebisnis atau investor Anda harus paham mengelola portofolio Anda.

Alasan Pekerjaan Admin Selalu Diminati

Bekerja apa saja punya kelebihan, kekurangan dan resiko masing-masing. Beberapa tipe pekerjaan malahan tergolong jenis pekerjaan berisiko, dimana sudah sangat wajar kalau tentu gajinya tinggi. Sementara itu beberapa jenis pekerjaan (job) tertentu diburu dengan alasan-alasan lain, hingga menyebabkan tak pernah sepi peminat.

Salah satu posisi favorit bagi para job seeker (pencari kerja), adalah posisi admin. Admin ini berarti administrator baik untuk office (pegawai kantoran) perusahaan swasta maupun pekerjaan admin yang menyangkut institusi negara. Tak pelak, ruang job admin kantor tak pernah surut dari antusiasme para pencari kerja.

Banyak alasan mengapa orang cenderung favourable dengan job yang satu ini, hingga posisi admin selalu banyak jadi pilihan pelamar kerja. Berikut ini adalah daftar alasan paling umum dari sekian banyak orang tentang mengapa sangat tertarik untuk bekerja sebagai admin.

  • Image (Kesan) Keren sebagai Pegawai Kantoran dan Kerjaannya Enak

Bersih rapi serta bekerja hanya berhadapan dengan setumpuk berkas serta tidak perlu menguras pikiran di depan komputer adalah image pertama yang muncul dibenak para pencari kerja tentang admin kantor. Image inilah yang jadi stigma berpikir umum sehingga sangat banyak orang tertarik bekerja sebagai admin.

Umumnya dengan gambaran semacam itu orang akan mengira kalau dengan kondisi kerja seperti itu maka admin adalah pekerjaan yang enak. Riilnya sama sekali tidak demikian, masing-masing office punya aturan dan job desk-nya sendiri-sendiri, ada tanggung jawab dan tuntutan kerja yang mesti deselesaikan dengan cermat dan tepat waktu.

  • Fleksibilitas Jenjang Pendidikan

Urusan jenjang pendidikan memang prasyarat utama dalam hal mencari kerja. Pekerjaan tertentu mensyaratkan jenjang minimal S1, bahkan ada juga yang mengharuskan si pelamar untuk entry dari jalur S2.

Persyaratan jenjang pendidikan ini kadang membebani sebagian orang. Sedangkan posisi admin kantor dirasa masih cukup fleksible antara jenjang pendidikan dengan tuntutan pekerjaan. Sehingga beberapa kantor tidak mematok jalur entri persyaratan yang cukup tinggi, biasanya posisi admin bisa diisi oleh lulusan D3, tak jarang juga bisa dimasuki mereka yang menyandang ijazah Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan.

  • Tuntutan Skill (Ketrampilan Kerja) Standar, Tak Perlu Skill Tinggi

Skill utama bagi mereka yang ingin menjadi seorang admin kantor adalah mengoperasikan perangkat komputer untuk program office tools (Ms Word, Excell sederhana). Dengan persyaratan skill ini, orang sudah bis amenjadi seorang admin.

Sementara itu, skill yang terkait dengan kemampuan manajerial, asal si pegawai dianggap punya sikap kerja yang baik, perusahaan tak akan segan untuk terus meningkatkannya. Skill manajerial ini termasuk diantaranya, kemampuan komunikasi yang baik, penyusunan dokuman, adminstrasi dan surat menyurat sederhana. Skill semacam ini, bisa dipelajari secara umum oleh sebagian besar orang, baik melalui institusi maupun lewat membaca referensi-referensi yang kini banyak tersedia di internet.

  • Punya Waktu Untuk Pengembangan Diri

Seorang admin lebih banyak berada di kantor menghadap komputer atau berurusan dengan berkas-berkas. Dengan demikian umumnya, jam kerja menjadi lebih teratur dengan jadwal yang pasti. Kondisi ini bagi sebagian orang dirasa menjadi habitat yang nyaman untuk bisa mengembangkan diri lebih lanjut. Seorang pekerja di bidang adminstrasi banyak yang masih punya pekerjaan sampingan di luar jam kerja kantor yang baku, beberapa juga masih bisa menekuni hobi serta antusiasme pribadi masing-masing.

Ulasan diatas, menjadi banyak alasan bagi sebagian besar orang untuk bergelut sebagai profesi admin kantoran. Disisi lain posisi admin juga dirasa aman dari target sehingga tidak beresiko kena PHK. Sementara sisanya lagi, banyak orang memang menganggap bahwa posisi admin adalah posisi dengan prestise diri yang baik karena citra yang disandang sebagai profesi pekerja kantoran ini.

6 Tipe Karyawan yang Paling Dicari oleh Perusahaan Menurut Penelitian

Bagaimana kita bisa mendefinisikan kualitas karyawan yang baik dan banyak dicari perusahaan? Apa yang dicari perusahaan ketika melakukan proses rekrutmen karyawan untuk mencari yang paling tepat dengan kebutuhan?

Untuk lebih memahami kualitas umum dari karyawan yang baik yang rata-rata dicari oleh perusahaan, CareerBuilder sebah lembaga survey karir melakukan penelitian dengan Harris Poll tahun lalu. Mereka mensurvei lebih dari 2.000 manajer dan profesional bidang SDM tentang masalah soft skill, hard skill dan karakteristik yang mereka cari selama ini. Berikut ini hasilnya:

1. Karyawan dengan etika dan etos kerja yang kuat
Etika dan etos kerja yang kuat jelas merupakan salah satu kualitas yang paling populer yang dicari oleh manajer SDM dari seorang kandidat. Menurut CareerBuilder, 73% responden ingin melihat pelamar menunjukkan kemampuan mereka untuk bekerja keras. Calon yang menetapkan tujuan karir jelas untuk diri mereka sendiri, atau merespon dengan baik untuk rencana karir dan tujuan yang jelas, menunjukkan kesediaan untuk melakukan lebih baik setiap harinya.

2. Karyawan dengan sikap positif dan mampu menciptakan lingkungan yang baik
Survei CareerBuilder 72% manager SDM menyatakan bahwa sikap positif memiliki banyak manfaat bagi karyawan individu dan rekan-rekan mereka. Sikap positif membuat mereka lebih produktif, dan menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk sesama karyawan.

Satu sifat yang harus dicari dalam kandidat adalah kemampuan mereka untuk mengakui kesalahan dan masih bergerak maju dengan cara yang positif. Ini menunjukkan bahwa mereka akan sama tangguhnya di tempat kerja.

3. Mampu motivasi diri sendiri dan bekerja efektif dengan sedikit pengarahan
Dua pertiga responden, sekitar 66%, menyatakan bahwa mampu memotivasi diri sendiri sebagai keterampilan utama di antara para kandidat. Manager SDM selalu mencari kandidat yang dapat mengambil inisiatif dan menyelesaikan pekerjaan dengan sedikit pengarahan. Antusiasme yang rendah dan minat pada pekerjaan yang kurang mantap seringkali membutuhakn motivasi yang kuat dari dalam diri sendiri.

4. Mampu berorientasi pada tim dengan memanfaatkan kolaborasi
Menurut CareerBuilder, 60% dari manajer SDM mencari kandidat yang berorientasi tim selama proses rekrutmen. Banyak perusahaan berhasil berdasarkan kerja tim dari seluruh departemen, bukan hanya individu. Jadi saat Anda meninjau aplikasi dan melakukan wawancara, cari kandidat dengan riwayat kolaborasi, serta mampu memberi dan menerima umpan balik dari anggota tim yang sifatnya membangun.

5. Mampu berkomunikasi dengan efektif
Keahlian lain yang dipilih oleh manajer SDM adalah kemampuan komunikasi. Lebih dari 56% responden mencari softskill ini dari para kandidat. Karyawan yang ideal akan memahami pentingnya komunikasi yang baik, dan betapa buruknya hal-hal yang dapat salah ketika pesan tidak jelas atau tidak terjawab sama sekali. Ketika mencari SDM berkualitas ini di antara para pelamar, ajukan pertanyaan tentang metode komunikasi yang mereka sukai, atau contoh komunikasi yang baik yang pernah mereka alami. Jika tanggapan mereka (verbal dan nonverbal) selaras dengan harapan Anda, mereka mungkin menjadi karyawan yang cocok dengan bisnis Anda.

6. Fleksibel, mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja
Fleksibilitas atau kemampuan beradaptasi dipilih oleh 51% responden. Seorang karyawan yang baik tidak akan menolak perubahan secara membabi buta, tetapi berusaha untuk beradaptasi dengannya karena meyakini perubahan itu diperlukan dalam bisnis. Apakah mereka mau mengambil keterampilan baru dan menyesuaikan diri dengan pergeseran bisnis? Jika pelamar Anda dapat menunjukkan fleksibilitas, Anda akan yakin mereka akan bisa beradaptasi dengan mudah ke lingkungan kerja baru mereka.

Anda mungkin tidak sepenuhnya setuju dengan pentingnya setiap soft skill diatas, tetapi Anda setidaknya pasti akan setuju bahwa karyawan dengan kemampuan skill diatas merupakan pilihan setiap Manager SDM yang sedang mencari karyawan untuk perusahaannya.

Tips Memelihara Aset Perusahaan Sesuai dengan Visi Bisnis yang Dijalankan

Aset perusahaan adalah hal yang penting dan perlu untuk dipelihara. Pasalnya, aset berarti berjalannya sebuah perusahaan dengan baik. Ini berhubungan secara langsung dengan hal-hal yang terkait dengan operasional sehari-hari sebuah perusahaan, mulai dari belanja perusahaan, mekanisme gaji karyawan, sampai berhubungan dengan kegiatan utama perusahaan seperti misalnya penjualan untuk tipe perusahaan dagang, layanan untuk tipe perusahaan jasa, maupun produksi bagi tipe perusahaan industri.

Tak pelak, memelihara aset perusahaan agar tetap dalam performa optimal serta dapat beroperasi secara efektif mutlak adanya. Dalam artikel kali ini, akan diurakan bagaimana cara-cara tepat untuk memelihara aset perusahaan. Tips yang dirangkum bersifat umum dan dapat diterapkan untuk jenis usaha apa saja.

  • Siapkan legalitas dan bentuk usaha yang tepat sesuai dengan visi bisnis Anda

 Diawal memulai usaha, sangatlah wajar bilamana kepemilikan bersifat tunggal. Akan tetapi bila usaha sudah mulai membesar dan memasuki ranah yang lebih complicated ada baiknya untuk memikirkan sebuah entitas yang tepat. Bisa jadi melangkah ke arah perseroan terbatas bisa dilakukan, hal semacam ini akan menjaga berbagai aset yang dimiliki sehingga tidak bercampur mana yang milik perusahaan dan pribadi.

Sisi lain dari segi pengembangan bisnis menjadi sebuah entitas adalah langkah-langkah untuk menegakkan legitimasi bisnis. Legalitas yang ada, juga urusan perpajakan yang efektif akan membawa kemajuan dari sisi manajerial.

  • Berpikirlah Untuk Mengasuransikan Bisnis agar terhindar dari resiko fatal

Dalam bisnis dikenal rumus mutlak yaitu hukum untung rugi. Kerugian adalah hal yang jelas dihindari apapun alasannya. Tetapi, terkadang kondisi juga mengarah pada hal-hal dimana kecenderungan kerugian bisa saja muncul.

Bila sudah dirasa begini, ada baiknya untuk mulai berpikir tentang asuransi. Ini karena dengan memilih mitra perusahaan asuransi yang tepat maka tanggungan kerugian menjadi beban perusahaan asuransi dan bukan sepenuhnya bergantung dari kantong perusahaan. Oleh karena itu, asuransi bisnis adalah langkah tepat untuk menjaga dan melindungi aset secara finansial. Hal serupa juga berlaku untuk element lain termasuk para karyawan, sangat tepat kalau juga terlindungi asuransi.

  • Kenali Apa itu Arus Kas, Pisahkan Rekening Pribadi dengan Perusahaan

Bisnis dilandasi perhitungan yang matang. Pebisnis yang terlalu berani mengambil keputusan akan berada dalam skala resiko tinggi untuk jangka waktu tertentu. Sementara bila tidak berani keluar dari zona nyaman, maka kemungkinan pengembangan usaha juga akan semakin kecil sebab kompetitor akan terus muncul.

Oleh karenanya memahami arus kas, besaran pendapatan dan pengeluaran, simpanan serta hal lain adalah hal mutlak untuk proyeksi pengembangan bisnis. Senada dengan itu, pemisahan rekening antara milik pribadi dengan perusahaan juga harus dijalani. Agar lalu lintas pendapatan dan pengeluaran terpantau secara faktual. Memantau lalu lintas keuangan dalam bisnis berarti sama saja mengamankan aset yang sudah dimiliki perusahaan.

  • Cermat atas setiap bentuk kerjasama/kontrak yang dilakukan

Sudah banyak pebisnis yang jatuh dan harus kehilangan banyak aset perusahaan bahkan pailit karena kesalahan sistem kontrak. Di dalam bisnis kepercayaan memang adalah hal yang utama. Tetapi berpijak pada kepercayaan atau kontrak lisan saja, terlalu besar pertaruhannya.

Ketika bisnis mulai bergerak dan aset sudah meningkat. Ada baiknya untuk menggunakan sistem kontrak tertulis. Ini juga dimaksudkan untuk menghindari kreditur nakal yang pada saat tertentu bisa saja menjatuhkan bisnis yang sudah susah payah dibangun dari nol. Hadirkan saksi notaris atau penasihat hukum dalam setiap perjanjian kontrak bisnis. Maksudnya agar bargaining power perusahaan di mata kreditur terjaga dan aset tetap aman.

Itulah tadi cara-cara terbaik yang bisa menjadi langkah dalam mengamankan aset bisnis yang sudah dimiliki. Mencoba salah satu atau setiap tips bisa jadi jalan terbaik agar aset tetap aman dan pengembangan bisnis semakin cemerlang dari hari ke hari.

4 Cara Efektif Mengelola Pendapatan Pada Perusahaan Jasa

Mengelola pendapatan adalah kunci bagi setiap alur keuangan yang sehat. Baik untuk pribadi ataupun perusahaan, tata kelola pendapatan yang benar harus diperhatikan dengan seksama. Apalagi bagi perusahaan jasa dimana bentuk-bentuk pendapatan berbeda dengan perusahaan industri atau manufakturing, juga tidak sama dengan perusahaan dagang.

Pendapatan perusahaan jasa bersumber dari imbalan yang diberikan konsumen atas layanan yang diberikan. Secara umum, hal paling pokok yang mesti diperhatikan adalah bagaimana sebuah usaha jasa menangani berbagai macam kebutuhan konsumennya sampai pada kualitas layanan itu sendiri.

Tapi tentu, kepiawaian seorang manager dalam mengelola pendapatan usaha jasa sehingga semakin berkembang dari waktu ke waktu. Ada cara-cara khusus yang harus ditempuh, berikut ini rangkumannya.

  • Alokasikan Pendapatan Dari Sumber Gaji dan Laba Perusahaan

Sebagai seorang pemilik perusahaan, tak jarang pula orang masih bekerja di tempat lain. Karenanya perlu disiplin dalam membuat alokasi pengeluaran. Jangan sampai dana perusahaan tercampur dengan gaji.

Karena itulah, perlu dibuat pembukuan sederhana agar bisa diketahui mana yang dana pribadi dan berasal dari gaji hasil bekerja serta mana yang adalah pendapatan perusahaan. Kalaupun ada kebutuhan yang sifatnya mendesak serta harus menggunakan uang perusahaan, catatlah berapa pinjaman tersebut dan harus disiplin untuk kemudian dikembalikan ke kas perusahaan.

  • Catat Proyeksi Arus Kas, Langkah Antisipasi Problem Keuangan

Bagi pemilik usaha bentuk apapun, termasuk perusahaan jasa, pailit atau kebangkrutan adalah hal yang sangat dihindari. Karenanya perlu dibuat catatan proyeksi arus kas. Dengan cara ini, maka akan diketahui seberapa besar pendapatan yang masuk serta pengeluaran, bahkan kapan ada pendapatan dalam bentuk kas, besarnya piutang atau hal lain.

Dengan membuat catatan semacam ini tujuannya adalah bisa mengambil antisipasi, sehingga bila dalam waktu tertentu akan ada kondisi yang menjadikan minus dalam hal pendapatan, maka solusi dapat ditemukan lebih dini.

  • Bedakan antara Rekening Pribadi dan Perusahaan

Alur keuangan yang bercampur antara pribadi dan perusahaan adalah salah satu awal dari problem finansial sebuah perusahaan. Karenanya untuk mengantisipasi hal tersebut perlu diterapkan perbedaan antara rekening pribadi dan perusahaan.

Dengan cara ini, maka diharapkan akan memberikan dampak untuk memudahkan pengelolaan pendapatan. Sebab seluruh arus keuangan untuk perusahaan dijalankan lewat satu pintu sementara demikian pula dengan arus pengeluaran pribadi. Harapannya tentu saja agar arus keuangan lebih terkontrol.

  • Buat Job Deskripsi yang Jelas Untuk Karyawan, Hindari Uang Menginap

Tak jarang sebuah perusahaan jasa juga punya karyawan. Karenanya tetap perlu dilakukan managerial yang tepat. Seperti misalnya membedakan posisi akuntan dan kasir. Ini perlu dan penting agar jangan sampai orang yang memegang uang adalah sekaligus yang membuat laporan keuangan. Hal yang demikian akan mengundang kerancuan.

Selain itu, terkait dengan teknis tertentu ada baiknya uang jangan sampai terbawa pulang karyawan. Biasanya setelah penagihan atau hal lain, karyawan di bagian penagihan membawa pulang uang dengan alasan jam kantor sudah habis. Sebaiknya semua urusan diselesaikan di kantor pada jam kerja, sekali lagi agar alur pendapatan jelas serta tidak muncul kerancuan pada banyak aspek.

Dengan menerapkan cara-cara diatas diaharapkan tata kelola pendapata sebuah usaha jasa akan semakin terstruktur. Mekanisme semacam ini tentu tak bisa dilakukan sekali jalan, perlu pembiasaan dengan disiplin ketat serta kemauan dari seluruh pihak didalam perusahaan tersebut. Intinya toh kembali pada kemajuan perusahaan dan kesejahteraan itu sendiri.

Cara Jitu Memelihara Aset Perusahaan agar Terkontrol dan Cepat Berkembang

Ketika menjalankan perusahaan atau setidaknya usaha sendiri, Anda pasti akan membeli aset  untuk menunjang operasional perusahaan baik itu perangkat keras komputer, meja atau kursi untuk kantor dan sebagainya. Penting untuk dilakukan setelah pembelian aset adalah melacak aset perusahaan Anda untuk memastikan aset tersebut bekerja seefisien mungkin.

Secara umum, aset adalah item yang dibeli untuk penggunaan jangka panjang oleh perusahaan – misalnya laptop baru, printer atau kursi kantor biasanya digolongkan sebagai aset, sedangkan DVD kosong atau tinta printer tidak karena habis dipakai dalam jangka pendek.

Penting bagi Anda untuk mengklasifikasikan pengeluaran dan aset Anda dengan benar. Ada dua pertanyaan sederhana untuk ditanyakan pada diri sendiri saat melakukan pembelian yaitu apakah barang tersebut memiliki masa manfaat lebih dari satu tahun? Dan, apakah harganya lebih dari Rp. 500 ribu? Dengan demikian Anda bisa mengelompokkan pembelian sebagai aset atau biaya.

Cara jitu cek dan kontrol posisi aset

Ada banyak cara yang bis dilakukan untuk memudahkan kita mengontrol posisi dan efektivitas aset perusahaan, salah satunya bisa denga nmetode dibawah ini:

Barcode

Metode pelacakan ini cocok untuk barang inventaris. Setelah produk tiba di gudang Anda, berikan nomor khusus dan dari nomor ini Anda dapat melacak pergerakan produk di seluruh gudang sampai Anda harus mengirimkannya ke konsumen.

Dengan sistem barcode, Anda dapat menetapkan jenis produk tertentu dengan kode unik untuk memudahkan identifikasi produk di gudang dan mengatur fasilitas penyimpanan sesuai dengan nomor unik cukup dengan memindai barcode dengan smartphone Anda.

Tunjuk karyawan khusus bagian kontrol aset

Sistem barcode yang anda siapkan bisa berjalan dengan baik manakal ada karyawan atau petugas khusus yang menjalankan sistem dengan benar. Karyawan yang bertanggung jawab melacak persediaan ini harus memberi Anda laporan terbaru setiap bulan atau kuartal.

Masukkan data aset kedalam sistem database

Untuk memudahkan kontrol, buat basis data aset yang menggambarkan detil aset yang Anda miliki, mulai dari tahun pembelian, nilai aset, lokasi dan bagian yang bertanggung jawab atas aset tersebut untuk meminimalkan pencurian atau kerusakan. Anda kemudian harus mem-backup database pada komputer yang berbeda atau melalui cloud computing. Ini memastikan Anda memiliki titik referensi jika terjadi kerusakan pada databased asli.

 

Cara jitu memelihara aset perusahaan

Berikut adalah beberapa strategi yang dapat Anda rencanakan untuk menjaga aset perusahaan.

Lakukan proteksi aset dengan asuransi

Asuransi ada banyak macamnya. Sesuaikan saja dengan kebutuhan proteksi aset perusahaan, misalnya saja asuransi kendaraan, asuransi kebakaran, asuransi properti dan sebagainya. Biaya premi asuransi harus diperhitungkan tidak menjadi beban berlebihan pada anggaran dan nilai proteksi bisa menutup kerugian jika terjadi resiko.

Jika usaha masih skala kecil menengah, pastikan rekening pribadi dan perusahaan terpisah

UKM (usaha Kecil Menengah) apalagi jika masih skala mikro sering tidak rapi dalam mencatat aset perusahaan akibat rekening pribadi dan perusahaan masih tercampur. Catatan terpisah ini memudahkan dalam mengelola arus kas, dan juga memudahkan Anda dalam mengelola aset perusahaan. Reputasi usaha juga meningkat jika menggunakan nama perusahaan disetiap pertemuan bisnis.

Jeli dan cermat dalam setiap menjalin kerjasama bisnis

Anda mungkin pernah atau sering melihat usaha dipailitkan pihak kreditur akibat gagal bayar atau wan prestasi atas sebuah kesepakatan (MOU)? Belajar dari sini, Anda harus lebih jeli jika menjalin kerjasama usaha yang melibatkan penyelesaian kewajiban dalam jangka tertentu misalnya saja perjanjian kerja sama, perjanjian sewa menyewa, atau jual beli. Tidak cermat dalam mempelajari klausul MOU, bisa jadi Anda akan terjebak dalam tuntutan yang otomatis aset usaha Anda akan terancam.  

Dengan mempelajari strategi diatas, aset yang Anda miliki akan tercatat dengan rapi sehingga memudahkan dalam pengembangan aset itu sendiri.