Home / Tips Bisnis

Tips Bisnis

Darimana Bisnis Besar itu Dimulai?

Banyak pengusaha bermimpi memulai hal “besar”, seperti yang dilakukan Jim Shennan dengan Starbucks atau Mark Zuckerberg dengan Facebook. Tetapi memulai bisnis besar membutuhkan lebih dari sekadar memiliki ide besar. Meluncurkan bisnis yang benar-benar besar membutuhkan konsep bersama yang tepat, orang yang tepat, dan sumber daya yang tepat, yang memungkinkan bisnis untuk tumbuh dari kecil menjadi besar.

Identifikasi konsep bisnis Anda mulai dari usaha untuk memecahkan masalah nyata atau kebutuhan untuk sejumlah besar orang di mana Anda dapat unggul dengan cara yang unik terhadap pesaing Anda. Bisnis ini bisa dalam bentuk penambahan unit (seperti waralaba) atau pasar tambahan (seperti penjualan produk untuk konsumsi dalam negeri atau luar negeri). Hanya bisnis yang berhasil “meningkatkan” nilai tambah saja yang berpotensi menjadi perusahaan besar yang sukses.

Tahapan usaha kecil menuju bisnis yang besar

Secara formal Anda bisa mendaftarkan usaha Anda dalam bentuk Perusahaan Perseroan Terbatas, yang masing-masing memberikan struktur hukum yang akan memungkinkan Anda untuk mengumpulkan sejumlah besar modal/dana dalam bentuk investasi saham atau pinjaman bisnis lainnya.

Tuliskan rencana bisnis yang menggambarkan konsep inti bisnis Anda, keunggulannya dibandingkan pesaing saat ini di bidangnya, model distribusinya, tujuan jangka panjangnya dalam frame (bingkai) waktu yang terukur, termasuk di dalamnya anggaran, dan pendapatan yang diproyeksikan melalui tahapan mulai dari tiga hingga lima tahun pertamanya. Juga diperlukan tentang strategi pemasaran perusahaan, strategi pengembangan perusahaan jangka panjang dan opsi menarik minat dana pengembangan usaha dari investor. Konsultasikan dengan bankir Anda, akuntan atau profesional bisnis lainnya untuk mendapatkan saran yang tepat tentang membuat rencana bisnis Anda.

Sampaikan rencana bisnis Anda kepada keluarga, teman, kenalan, dan angel investor untuk meningkatkan modal awal yang dibutuhkan sesuai rencana bisnis Anda. Tujuan Anda harus setidaknya 100 persen pendanaan dari anggaran rencana Anda. Idealnya, menaikkan dua kali lipat dari jumlah itu akan mencegah biaya tak terduga atau komplikasi masalah bisnis yang bisa menggagalkan rencana Anda. Anda mungkin harus dapat menunjukkan bukti konsep bisnis Anda dengan sampel produk Anda, lebih bagus lagi jika dalam bentuk demonstrasi perangkat lunak.

Bagaimana membangun tim yang solid untuk membesarkan usaha?

Bangun tim dalam perusahaan yang sejalan dengan visi bisnis Anda. Pekerjakan staf profesional terbaik yang mampu Anda miliki yang keahliannya ada pada bidang-bidang penting yang kurang Anda miliki. Karena tim ini akan menjadi orang penting yang menjadi sandaran seluruh kesuksesan atau kegagalan bisnis tersebut, oleh karena itu Anda harus pastikan untuk bisa menarik karyawan terbaik. Banyak perusahaan pemula menawarkan saham karyawan atau partisipasi ekuitas lainnya untuk menjamin kesetiaan dan kinerja mereka pada perusahaan.

Bangun bisnis baru Anda dan mulai desain konsep untuk skala yang lebih besar. Selama periode ini, Anda harus mengamankan basis pelanggan yang sudah ada saat ini. Presentasikan model bisnis Anda dan revisi rencana bisnis kepada pemodal dan alternative calon investor yang lainnya. Untuk tahapan lebih serius, biasanya Anda harus menyerahkan 20 hingga 40 persen dari ekuitas perusahaan Anda kepada investor jika mereka bergabung sebagai pemodal. Pada umumnya invsestor tertarik pada potensi pertumbuhan perusahaan dengan “time horizon” selama tiga hingga lima tahun, titik di mana investasi mereka bisa mulai memberikan imbal balik dengan banyak keuntungan.

Menyewa tim manajemen eksekutif yang berpengalaman, termasuk Chief Executive Officer (CEO) untuk mengambil alih operasi bisnis sehari-hari merupakan langkah lanjutan yang tepat. Sebagian besar perusahaan yang akan berkembang memerlukan ini, namun satu atau lebih kursi di dewan direksi Anda adalah porsi untuk investor, sebagai syarat untuk investasi mereka. Bersiaplah untuk tetap terlibat kompak dalam bisnis, tetapi pahamilah bahwa peran Anda sebagai pendiri akan berkurang ketika kontrol operasional bisnis bergerak menuju tim profesional yang fokus pada pertumbuhan eksponensial.

Tips Sederhana Membuat 5 Jenis Laporan Keuangan Usaha Kecil

Ketika menyangkut masalah pencatatan/akuntansi sebuah bisnis kecil, kebanyakan orang tahu bahwa itu penting, namun tak jarang banyak juga yang tidak disiplin dalam menjalankannya. Ada banyak manfaat lain dari akuntansi bisnis kecil yang dapat Anda gunakan untuk menumbuhkan, meningkatkan, dan memperluas bisnis Anda. Berikut adalah beberapa laporan akuntansi paling penting untuk bisnis kecil Anda yang harus Anda ketahui, walaupun usaha Anda masih dalam kategori usaha kecil.

Laporan laba rugi

Laporan paling penting untuk bisnis apa pun adalah laporan laba rugi, juga disebut P&L atau laporan profit and lost. Laporan ini memberi tahu Anda berapa banyak uang yang dihasilkan bisnis, dan lebih banyak lagi. Operasi pembukuan yang dikelola dengan baik mencakup perincian dari mana Anda menghabiskan dan dari mana uang Anda berasal. Setiap bisnis akan memiliki akun yang berbeda untuk kategori pendapatan dan pengeluarannya sendiri. 

Baca Juga: Teknik Memenangkan Persaingan Bisnis Kuliner

 

Pemilik usaha kecil harus melihat laporan ini setidaknya setiap bulan. Ini juga merupakan ide yang baik untuk melihat tren, membandingkan hasil saat ini dengan periode yang sama di tahun sebelumnya dan membandingkan bulan terbaru dengan beberapa bulan terakhir. Laporan ini akan memberi tahu Anda apa unit usaha apa saja yang bekerja dengan baik, apa yang tidak, dan membantu Anda fokus pada bagian bisnis yang paling menguntungkan.

Neraca keuangan

Neraca memberi Anda gambaran tentang apa yang dimiliki oleh bisnis Anda pada waktu tertentu. Untuk usaha kecil, aset biasanya mencakup hal-hal seperti rekening bank, piutang, dan mungkin rekening investasi. Neraca juga dapat mencakup aset seperti properti, komputer, peralatan, dan properti fisik dan tidak berwujud lainnya yang dapat dijual. Kewajiban umumnya mencakup hal-hal seperti kartu kredit, pinjaman bisnis, dan hal lain yang menjadi kewajiban bisnis Anda.

Persamaan akuntansi didasarkan pada neraca. Ini memberitahu kita bahwa Aset + Kewajiban = Ekuitas. Laporan ini idealnya menjadi angka yang tumbuh seiring waktu.

Saat memeriksa neraca, lihat juga aset jangka pendek versus liabilitas jangka pendek. Jika Anda memiliki pembayaran yang terhutang segera, pastikan Anda tidak kehabisan uang tunai tanpa memperhatikan bahwa aset Anda tidak likuid.

Piutang usaha

Anda tidak bekerja secara gratis, dan bisnis Anda bukan amal atau tujuan social bukan? Melakukan pekerjaan dan mengirimkan faktur hanyalah bagian dari usaha mendapatkan penghasilan. Anda juga harus memastikan pembayaran itu dibayar dan dikumpulkan. Laporan penuaan piutang Anda (A / R-accout receivables) memberi tahu Anda tentang sebaik apa kinerja Anda di sisi penagihan. Perbaiki system penagihan Anda sehingga arus kas Anda terjaga dengan baik.

Laporan arus kas

Sama seperti Anda harus melihat siapa yang berutang kepada Anda, Anda juga harus melihat siapa yang memberi Anda sebagian besar uang itu. Pendapatan Anda menurut laporan arus kas memberi tahu Anda berapa banyak yang Anda hasilkan dari setiap pelanggan selama periode waktu tertentu. Freelancer dan bisnis layanan profesional sangat bergantung pada bisnis berulang di banyak industri. Membangun hubungan yang baik dengan klien yang berkualitas dapat berubah menjadi aliran pendapatan yang menguntungkan, dapat diandalkan, dan sehat.

Namun, berhati-hatilah untuk tidak terlalu percaya pada satu sumber pendapatan. Jika terlalu banyak pendapatan berasal dari satu sumber, itu disebut “risiko konsentrasi pendapatan.” Jika satu klien pergi akan merusak seluruh bisnis Anda, Anda perlu lebih beragam dalam melayani bisnis Anda. Menempatkan terlalu banyak telur dalam satu keranjang bisa membuat perusahaan Anda bangkrut.

Laporan hutang

Anda mungkin tidak akan suka jika perusahaan membutuhkan waktu terlalu lama untuk membayar Anda, begitupun vendor atau mitra usaha Anda. Jika Anda punya hutang atau tagihan, bantulah vendor Anda dan membayar mereka tepat waktu juga. Laporan hutang Anda memberi tahu berapa Anda berutang dan berapa banyak. Selama laporan keuangan Anda rutin diperbarui, Anda dapat dengan mudah mencari dan menemukan siapa yang perlu Anda bayar sehingga Anda tidak ketinggalan tanggal jatuh tempo.

Membayar terlambat dapat merusak hubungan dan dapat menyebabkan keterlambatan biaya lainnya. Bayar tepat waktu. Anda bahkan mungkin mendapatkan diskon pembayaran awal dari beberapa vendor.

Kiat Sukses Menjadi Pengusaha Muda Inspiratif!

Saat ini, hampir setiap orang memiliki impian untuk memulai perusahaan mereka sendiri. Lagi pula, apa yang bisa lebih baik daripada menjadi bos untuk Anda sendiri dan membawa banyak berkah untuk orang lain?

Tentu saja, terjun ke dunia wirausaha butuh keberanian, terutama jika Anda terpaku pada mitos bahwa 90 persen startup (usaha baru) gagal. Berita baiknya adalah tingkat kegagalan startup hampir tidak setinggi itu – terutama jika Anda menggunakan taktik yang tepat untuk memulai dengan tekat yang kuat. Jadi, apa yang dapat dilakukan pengusaha muda untuk meningkatkan kemungkinan mereka untuk sukses? Berikut adalah beberapa metode yang terbukti bisa membantu Anda memulai usaha di jalan yang benar.

1. Temukan Gairah Anda

Usaha baru (startup) yang paling sukses selalu didirikan oleh orang-orang yang bersemangat dengan apa yang mereka lakukan. Jadi, apa gairah hidup Anda? Temukan dulu hal itu. Cari hal-hal yang paling menarik bagi Anda yang dapat menjadi sumber inspirasi yang bagus untuk ide-ide wirausaha. Ketika Anda mendasarkan ide-ide Anda dari sesuatu yang benar-benar Anda sukai, Anda akan lebih fokus dan termotivasi.

Lebih baik lagi, Anda akan membawa pengetahuan dan pengalaman pribadi Anda sendiri. Hal ini dapat membantu Anda menemukan sudut unik ceruk bisnis yang bisa membantu Anda sukses.

2. Ketahui pasar Anda

Kegagalan untuk memahami pasar Anda adalah salah satu alasan utama mengapa bisnis baru gagal. Jika Anda ingin peluang sukses, Anda perlu meneliti pasar target Anda secara menyeluruh sebelum meluncurkan bisnis Anda. Hal ini akan membantu Anda mengidentifikasi potensi penting seperti kebutuhan pasar, titik harga jual yang sesuai dan strategi pemasaran yang akan menarik bagi audiens target Anda.

Semakin baik Anda memahami target pasar Anda, semakin mudah untuk menghindari salah strategi yang mahal konsekuensinya. 

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Rumahan Modal Kecil

 

3. Bersiaplah untuk berkorban

Tidak ada yang namanya sukses dalam semalam. Bahkan startup seperti facebook dan google yang bernilai jutaan dolar juga tidak muncul begitu saja tetapi merupakan hasil dari kerja keras yang tak terhitung jumlahnya sebelum mereka mulai menjadi berita utama alias booming.

Menjadi wirausahawan yang sukses membutuhkan tingkat pengabdian yang kuat pada impian Anda – dan ini berarti mengorbankan waktu dan uang untuk mewujudkannya. Mungkin tidak menyenangkan mempertaruhkan masa muda Anda untuk bisnis yang baru dibuka, tapi itulah konsekuensinya. Jika berhasil, Anda akan dikenang sebagai wirausahawan muda yang inspiratif.

4. Temukan seorang mentor yang tepat

Menjalankan bisnis membutuhkan beragam keterampilan dan keahlian yang mungkin belum Anda kuasai. Anda tidak harus mencoba membuat keputusan bisnis yang menantang dengan sendirian. Karena itu, menemukan seorang mentor adalah salah satu hal paling penting yang dapat dilakukan pengusaha muda.

Mentor yang Anda jadikan pilihan harus membawa pengetahuan dan pengalaman untuk membantu Anda bergerak maju dan membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas. Gunakan jaringan alumni, konferensi, dan sumber daya lainnya untuk membentuk koneksi yang berharga ini.

5. Tambah terus pengetahuan bisnis Anda

Anda mungkin bersemangat tentang ide besar Anda, tetapi energi kreatif saja tidak cukup. Bisnis yang sukses membutuhkan lebih dari sekadar produk inovatif; mereka juga memerlukan tim yang kompeten untuk mengelola keuangan, operasi, manufaktur, pemasaran, dan semua hal lain yang masuk ke dalam produksi dan penjualan suatu produk.

Luangkan waktu untuk meningkatkan IQ bisnis Anda dan cari orang-orang yang berpikiran sama yang dapat bergabung dengan tim Anda dan bisa menutup kekurangan Anda. Dengan memberi perhatian yang sama pada sisi bisnis dari sisi kreatif, Anda akan meletakkan dasar bagi startup tersebut agar bisa bertahan lama.

Selamat mencoba, dan semoga sukses !

5 Cara Mudah Menghemat Biaya Perusahaan

Pertengahan tahun seperti saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi bisnis Anda. Di pos mana saja Anda bisa menghemat uang? Berikut daftar beberapa pos biaya yang bisa Anda lakukan penghematan. Apalagi dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti dimana setiap rupiah senantiasa dihitung, maka peningkatan terkecil dalam pendapatan atau pengurangan biaya dapat berdampak pada profitabilitas perusahaan. Berita baiknya adalah perombakan besar-besaran perusahaan tidak perlu dilakukan. Beberapa hal berikut ini sering kali langkah sederhana, namun cukup efektif menghemat biaya dan menambah profit usaha Anda.

1. Mengurangi biaya pasokan

Hemat uang untuk keperluan kantor dengan menghubungi vendor untuk memberi tahu mereka bahwa Anda ingin belanja dengan harga murah. Coba lihatlah ke luar dan bandingkan dengan kumpulan vendor tradisional Anda. Pemasok diskon besar seperti dalam skala global kita ambil contoh saja BJ, Amazon atau Wal-Mart sering kali dapat mengalahkan harga vendor pemasok kantor tradisional.

2. Memotong biaya produksi.

Sebagai pemilik bisnis, Anda harus selalu mencari cara untuk memotong biaya material, dan mengoptimalkan sumber daya Anda. Berikut ini beberapa saran: Coba jual sisa kardus, kertas, dan logam material tak terpakai untuk dimanfaatkan kembali daripada mengirimnya ke pusat daur ulang. Juga, pertimbangkan cara untuk menggunakan limbah Anda untuk membuat produk lain. Baca

Pastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari hasil produksi Anda. Pusatkan atau konsolidasi ruang yang diperlukan untuk produksi. Lacak dan ukur efisiensi operasional bisnis Anda, untuk menyesuaikan dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia. Tetapkan parameter kinerja yang mencerminkan sasaran efisiensi Anda dan tawarkan insentif ketika sasaran tersebut dipenuhi.

3. Turunkan pengeluaran keuangan

Lihatlah kembali beberapa pos pengeluaran seperti premi asuransi, cek juga beberapa pos dan akun keuangan Anda untuk mencari pos apa yang bisa digunakan untuk menghemat uang. Menghemat uang pada asuransi dengan membandingkan paket asuransi untuk tingkat yang paling kompetitif; kemudian mintalah pemberi pinjaman atau penyedia asuransi Anda untuk memberikan penawaran terendah. Mengevaluasi polis asuransi juga bisa untuk memastikan Anda tidak memiliki asuransi yang berlebihan atau duplikasi pertanggungan.

Jangan mengambil hutang yang tidak perlu. Lakukan analisis biaya-manfaat secara menyeluruh dan perkiraan masa depan saat mempertimbangkan ekspansi bisnis. Pertimbangkan biaya peluang dan pengaruh pembayaran utang terhadap arus kas. Kelebihan hutang mempengaruhi peringkat perusahaan, suku bunga dan kemampuan untuk meminjam di masa depan.

4. Modernkan upaya pemasaran Anda.

Tentu saja, Anda tidak ingin menghilangkan iklan berbayar yang berfungsi baik untuk bisnis Anda; namun, Anda bisa mencari beberapa alternatif yang lebih murah. Bangun daftar email pelanggan Anda dan terapkan program rujukan. Rekomendasi dari pelanggan saat ini jauh lebih mungkin menghasilkan penjualan daripada pemasaran tradisional.

Anda bisa juga membuat jaringan lebih banyak, kurang beriklan. Klien lebih cenderung untuk menyewa bisnis dengan wajah yang mereka kenal. Anda bisa memotong biaya pemasaran dengan melakukan lebih banyak pemasaran dari rumah ke rumah. Anda bisa meningkatkan penggunaan media sosial dan mengurangi pemasaran tradisional.

5. Gunakan strategi waktu yang efisien.

Mengoptimalkan produktivitas secara efektif bisa menurunkan biaya Anda dalam melakukan bisnis. Ingat, waktu terbuang sama dengan uang terbuang. Minimalkan gangguan dan batasi akses ke pemboros waktu. Gunakan aplikasi canggih yang sudah banyak digunakan seperti Focus Booster atau Rescue Time untuk membantu karyawan fokus dan berkonsentrasi untuk tetap mengerjakan tugas.

Tetapkan target untuk jumlah waktu yang wajar untuk menyelesaikan jenis kegiatan atau tugas tertentu. Tawarkan insentif untuk memenuhi atau melampaui target/harapan itu. Jadwalkan kegiatan bisnis dan dorong karyawan untuk mematuhi jadwal harian atau mingguan.

Jadwalkan juga alokasi blok waktu yang telah ditentukan untuk rapat. Jelaskan bahwa Anda mengharapkan peserta datang tepat waktu, tetap berpegang pada agenda yang ada dan bisa selesai pada waktu yang ditentukan.

Dengan menjalankan beberapa tips diatas, maka diharapkan Anda bisa membuat bisnis Anda lebih efisien dan produktif.

Berikut Kebiasaan Pengusaha Dalam Mengelola Keuangan dan Memanfaatkan Waktu Luang

Bagi pengusaha sukses, cash flow sangat vital, oleh karena itu mereka punya kebiasaan mengelola keuangan yang berbeda dengan kebanyakan orang. Termasuk didalamnya bagaiamana memanfaatkan waktu luang, seperti pepatah time is money. Selama beberapa dekade, psikolog telah mempelajari apa yang dilakukan pengusaha sukses di waktu luang mereka untuk melihat apakah ada kesamaan dengan umumnya orang lain atau berbeda. Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa pengusaha sukses total fokus dengan pekerjaan mereka, tidak pernah mencurahkan cukup waktu untuk kehidupan pribadi atau minat mereka. Ini tidaklah benar.

Kesuksesan pengusaha tidak hanya tentang apa yang Anda lakukan saat Anda bekerja, tapi juga tentang apa yang Anda lakukan saat waktu luang. Jika Anda ingin sukses, tempat terbaik untuk memulai adalah mempelajari apa yang dilakukan orang sukses. Berikut ini kebiasaan mereka di waktu luang:

Mereka rajin membaca

Orang yang paling sukses haus akan pengetahuan. Mereka ingin tahu secara alami. Itu sebabnya mereka suka membaca. Topiknya tidak terlalu relevan. Mereka akan membaca tentang topik apa pun yang menarik minat mereka. Semakin banyak pengetahuan yang mereka peroleh, semakin baik bagi mereka. Salah satu tema membaca yang paling banyak diminati adalah topic tentang cara mengelola keuangan.

Membaca menumbuhkan kreativitas, yang pada gilirannya dapat menerjemahkan ke ide-ide baru dan inovatif yang dapat diterapkan di semua aspek kehidupan Anda, termasuk bisnis Anda. Mengejar pengetahuan adalah bagian dari apa yang membuat pengusaha sukses terus tergerak untuk mencarinya. Di dunia digital saat ini, menjadi lebih mudah dari sebelumnya untuk mendapatkan informasi dari internet.

Mereka memiliki waktu banyak untuk berolahraga

Anda akan berasumsi bahwa orang yang sangat sukses tidak punya waktu untuk berolahraga, bukan? Bahkan, sebagian besar dari kita tampaknya tidak punya waktu. Padahal orang-orang sukses adalah bahwa mereka MEMBUAT waktu. Mereka memahami bahwa olahraga bukan hanya menjaga kesehatan tubuh mereka, tetapi juga ada manfaat psikologis. Latihan melepaskan endorfin yang menyenangkan yang memberi Anda energi abadi dan menumbuhkan pemikiran positif. Penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga merangsang kreativitas dan membantu Anda fokus. 

Baca Juga: Pengertian, Tujuan Jurnal Umum Dalam Sebuah Bisnis

 

Mereka menghabiskan waktu luang untuk berefleksi

Merefleksikan keputusan bisnis, operasi sehari-hari, dan keseimbangan kehidupan kerja secara keseluruhan adalah aspek kunci dalam menemukan kesuksesan dalam berwirausaha. Memulai bisnis adalah salah satu pengalaman paling menantang yang dapat dilalui oleh individu, dan selama tahun-tahun awal, pekerjaannya dapat terlihat selalu konstan dan membosankan. Meski begitu, orang-orang ini memahami betapa pentingnya mengambil waktu sejenak untuk berhenti dan merenung akan langkah yang telah dan akan mereka lakukan.

Menggunakan pola pikir tabungan

Menyimpan uang sangat penting untuk gaya hidup finansial yang sehat. Sebagai pengusaha yang bercita-cita tinggi, memiliki cadangan keuangan yang setara dengan enam bulan penghasilan biasanya direkomendasikan. Tetapi Anda bisa mengambilnya sedikit lebih jauh dari itu.

Tabungan Anda harus dapat membantu Anda mengurus kebutuhan Anda ketika segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.

Langkah pertama untuk membuat kebiasaan menabung adalah dengan selalu menyisihkan apa pun yang ingin Anda simpan terlebih dahulu sebelum mengurangi pengeluaran lain dari penghasilan Anda.

Hemat

Menjadi wirausahawan berarti Anda harus hemat dengan uang Anda. Hemat tidak berarti pelit. Anda tidak lagi dapat berbelanja secara tidak perlu seperti yang Anda lakukan saat Anda bekerja untuk orang lain. Ini bukan karena Anda tidak mampu membayar pengeluaran, melainkan untuk membantu Anda menanamkan budaya disiplin.

Menjadi hemat bukan berarti Anda tidak mencintai diri sendiri, dan juga tidak berarti Anda pelit. Mark Pearson, dari Mydeals.com (sebuah blog hemat uang), berpikir bahwa berhemat telah membantu banyak pengusaha dan pemilik bisnis yang sukses. “Berhemat bisa menjadi sangat penting ketika Anda berkomitmen untuk menabung dan tidak mendapatkan penghasilan tambahan,” katanya. Membentuk kebiasaan hemat juga akan berdampak positif pada bisnis dan kehidupan Anda secara keseluruhan.

Mampu Membuat Prioritas Pengeluaran

Untuk meluruskan pengelolaan keuangan Anda, Anda harus mulai mengembangkan kebiasaan memprioritaskan pengeluaran Anda. Membentuk kebiasaan ini akan membantu Anda menentukan apa yang paling menuntut perhatian finansial Anda dan memahami mengapa hal itu terjadi.

Memberikan lebih banyak perhatian pada kebutuhan Anda yang paling mendesak dan kurang memperhatikan keinginan yang lebih sembrono dapat membantu Anda menjadi manajer keuangan yang lebih baik. Menjadi manajer keuangan yang baik sangat penting bagi setiap pengusaha. Cara terbaik untuk menjadi wirausahawan yang sangat sukses adalah mulai membentuk kebiasaan baik yang akan memfasilitasi pertumbuhan bisnis Anda. Mengatur keuangan Anda adalah langkah pertama yang baik, dan sangat penting, untuk dilakukan.

Sebagai seorang pengusaha yang bercita-cita tinggi, kebiasaan mengelola uang yang seperti apa yang Anda rencanakan untuk bisa dikembangkan?

Mengapa Laporan Keuangan Penting Bagi Bisnis UKM?

Walaupun skalanya masih kecil, namun Usaha Kecil Menengah tetap perlu memiliki laporan keuangan yang memberikan gambaran tentang bagaimana model bisnis saat ini berjalan dan apakah bisnis UKM tersebut saat ini menguntungkan atau tidak. Laporan keuangan dapat mencakup informasi tentang pengeluaran modal, pendapatan bisnis, tren bisnis, arus kas, neraca perusahaan, dan bagaimana kas ditangani. Sebagai pemilik UKM, ada berbagai alasan mengapa penting bagi Anda untuk terus-menerus menganalisis laporan keuangan perusahaan Anda. Berikut ini alasan mengapa laporan keuangan penting bagi bisnis UKM:

Agar Tidak Terlmabt Bayar Pajak

Walaupun kelasnya masih UKM, namun Anda tetap harus bisa memastikan bahwa semua laporan keuangan akurat dan dilaporkan dengan benar serta bebas kesalahan kepada pemerintah selama musim pajak. Sebagai pemilik UKM, Anda perlu memantau hal-hal seperti arus kas, pengeluaran modal, masalah penggajian, tagihan pelanggan, jadwal bayar suplier dan sebagainya. Untuk itulah laporan keuangan dibuat agar tertib administrasi.

Agar Akuntabilitas Usaha Anda Terjaga Dengan Baik

Menganalisis laporan keuangan akan mendorong akuntabilitas karyawan yang berkontribusi pada usaha Anda. Hal ini penting untuk memastikan bahwa tidak ada penyelewengan atau penggelapan yang dilakukan oleh karyawan atau yang lainnya. Mumpung usaha Anda masih kecil, maka menganalisis laporan keuangan penting untuk memastikan akuntabilitas usaha Anda.

Sebagai Dasar Dalam Mengambil Keputusan Keuangan

Laporan keuangan diperlukan ketika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda, karena laporan keuangan ini dapat melukiskan gambaran kesehatan keseluruhan perusahaan Anda. Sebagai pemilik usaha kecil, Anda dapat melihat tindakan dan keputusan manajemen apa yang harus diambil berdasarkan informasi yang diberikan oleh laporan keuangan Anda. Misalnya, jika laporan keuangan Anda menunjukkan tumpang tindih departemen yang mengganggu akselerasi usaha Anda, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan konsolidasi antar departemen. 

Baca Juga: 5 Strategi Menjalankan Usaha Kuliner yang Tepat & Berhasil

Menjaga Kesehatan Keuangan Perusahaan

Keberhasilan bisnis seringkali tergantung pada keberhasilan keuangannya. Menganalisa laporan keuangan perusahaan Anda akan memberi Anda gagasan yang lebih baik tentang kesehatan keuangan bisnis Anda. Gambaran keuangan ini dapat mencakup informasi tentang likuiditas, leverage, dan profitabilitas, dan akan jadi alat bantu dalam memandu strategi manajemen Anda untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan Anda.

Apa Sajakah yang Harus Anda Perhatikan Dalam Melakukan Analisa Laporan Keuangan Anda?

Ada tiga laporan dasar yang dibutuhkan usaha kecil menengah untuk melacak keuangannya: neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas. Laporan arus kas bisa dibilang yang paling penting dari laporan keuangan usaha kecil. Laporan ini pada dasarnya menunjukkan apakah bisnis menghasilkan uang, atau tidak. 

Laporan Keuangan yang Komprehensif

Dalam laporan keuangan, Neraca menunjukkan aset, kewajiban, dan kekayaan bersih perusahaan, dan tidak terlalu berkaitan dengan operasi harian bisnis. Sedangkan Laporan laba rugi terkait erat dengan arus kas – ini menunjukkan apakah bisnis telah menghasilkan untung atau rugi, dengan mempertimbangkan total pendapatan dikurangi total biaya. Arus kas memecah informasi dalam neraca dan laporan laba rugi menjadi data yang lebih sederhana. Data yang lebih sederhana ini memberikan gambaran tentang seberapa baik kinerja bisnis Anda.

Fokus Pada Arus Kas

Sebuah bisnis skala kecil menggunakan laporan arus kas untuk melaporkan arus masuk dan keluar bisnis. Arus masuk adalah uang tunai atau pendapatan yang masuk ke bisnis melalui penjualan komoditas; sedangkan arus keluar adalah uang tunai yang digunakan dalam operasi harian bisnis. Aliran uang masuk dan keluar ini penting untuk menjaga bisnis tetap beroperasi. Tanpa arus masuk yang memadai, maka bisnis akan kekurangan uang tunai untuk membayar pengeluaran dan untuk membeli persediaan atau stok.

Frekuensi

Seberapa seringkah suatu usaha kecil mengelola laporan arus kasnya? Pemilik usaha kecil harus melaporkan arus kasnya setiap bulan. Hal ini karena sebagian besar usaha kecil membeli inventaris dan membayar biaya setiap bulan. Karena peran krusial yang dimainkannya dalam bisnis, penting untuk tidak mengabaikan pelaporan dan akuntantabilitas untuk arus kas ini. Hal ini penting terutama karena usaha kecil seringkali mengalami kesulitan dalam meningkatkan dan menghasilkan uang ketika mereka baru saja memulai usaha.

Dengan memahami pentingnya laporan keuangan diatas, diharapkan setiap pemilik UKM memiliki panduan dalam mengelola usahanya menuju ke arah yang benar.

Inilah Jenis-Jenis Biaya Pengelolaan Bisnis

Jenis Jenis Biaya Pengelolaan Bisnis dicatat dalam akuntansi biaya. Akuntansi biaya adalah proses akuntansi yang mengukur dan menganalisis biaya yang terkait dengan produk, proses produksi, dan pemasaran, dan dilaporkan pada laporan keuangan perusahaan. Alat bantu akuntansi biaya dalam proses pengambilan keputusan memudahkan perusahaan untuk menghitung, mengevaluasi, dan memantau biayanya.

Berikut adalah beberapa jenis biaya pengelolaan bisnis yang digunakan dalam akuntansi biaya:

Biaya langsung

Biaya langsung terkait dengan memproduksi barang atau jasa. Biaya langsung termasuk biaya material/bahan, tenaga kerja, biaya distribusi yang terkait dengan memproduksi suatu produk. Misalnya saja, Ford Motor Company memproduksi mobil dan truk. Seorang pekerja pabrik menghabiskan delapan jam merakit mobil. Biaya langsung yang terkait dengan mobil adalah upah yang dibayarkan kepada pekerja dan suku cadang yang digunakan untuk merakit mobil.

Biaya tidak langsung

Biaya tidak langsung adalah pengeluaran yang tidak terkait dengan proses produksi barang atau jasa. Biaya tidak langsung tidak dapat dengan mudah ditelusuri. Misalnya saja Ford Motor Company,memiliki biaya langsung yang ada dalam setiap kendaraan termasuk material ban dan kerangka kendaraan. Namun, listrik yang digunakan untuk menyalakan pabrik dianggap sebagai biaya tidak langsung karena listrik digunakan untuk semua produk yang dibuat di pabrik.

Biaya Tetap

Biaya tetap terkait erat dengan jumlah barang atau jasa yang diproduksi perusahaan dalam jangka pendek. Sebagai contoh, anggaplah perusahaan menyewa mesin untuk produksi selama dua tahun. Perusahaan harus membayar Rp. 20 juta per bulan untuk menutupi biaya sewa, tidak peduli berapa banyak produk yang digunakan mesin tersebut. Pembayaran sewa dianggap sebagai biaya tetap karena tidak berubah. 

Baca Juga: Manfaat Membayar Pajak Bagi Pengusaha

Biaya Variabel

Biaya variabel berfluktuasi ketika tingkat output produksi berubah, hal ini berkebalikan dengan biaya tetap. Jenis biaya ini bervariasi tergantung pada jumlah produk yang diproduksi perusahaan. Biaya variabel meningkat ketika volume produksi meningkat, dan turun ketika volume produksi menurun. Misalnya, produsen mainan harus mengemas mainannya sebelum mengirim produk ke toko. Ini dianggap sebagai jenis biaya variabel karena produsen memproduksi lebih banyak mainan, biaya pengemasannya meningkat. Namun, jika tingkat produksi produsen mainan menurun, biaya variabel yang terkait dengan kemasan menurun.

Biaya operasional

Biaya operasi adalah biaya yang terkait dengan kegiatan bisnis sehari-hari tetapi tidak dapat atau sulit ditelusuri untuk satu per satu produk. Biaya operasi dapat bervariasi atau tetap. Contoh biaya operasional adalah sewa dan utilitas untuk pabrik. Biaya operasional adalah biaya sehari-hari, tetapi diklasifikasikan secara terpisah dari biaya tidak langsung – yaitu, biaya yang terkait dengan produksi secara langsung. Investor dapat menghitung rasio biaya operasional perusahaan, yang menunjukkan seberapa efisien suatu perusahaan dalam menggunakan biaya mereka untuk menghasilkan penjualan.

Stand By Cost (Biaya utuk Berjaga-Jaga)

Stand By Cost adalah semua biaya yang dikeluarkan untuk mempertahankan kapasitas atau kemampuan organisasi dalam menjalankan kegiatan produksi, pemasaran dan administrasi. Secara berkala beban biaya ini masuk dalam laporan laba rugi. Untuk memahami biaya ini paling mudah bisa melihat contoh biaya penyusutan aktiva tetap yang secara periodik (bulanan dan tahunan) selalu ada sepanjang umur aktiva tetap tersebut masih tercatat. Biaya ini juga tidak memandang perusahaan sedang surut atau maju dan tidak pula dapat dihapuskan atau ditiadakan.

Dengan memahami berbagai jenis biaya pengelolaan bisnis diatas, diharapkan pemilik perusahaan mampu mengelolanya dengan baik sehingga bisa efektif. Prinsip untuk meningkatkan laba perusahaan adalah menghasilkan omset penjualan produk atau jasa yang lebih tinggi dengan biaya yang lebih rendah.

5 Pola Pikir Pengusaha Sukses yang Wajib Anda Tiru

Bagi seorang pebisnis, keberhasilan dan kegagalan sering kali semuanya tergantung pada mentalitas seseorang. Meskipun wirausahawan yang sukses dapat saja memiliki berbagai tipe kepribadian, ada beberapa ciri yang sama-sama mereka miliki. Penting bagi wirausahawan pemula untuk mengadopsi sifat-sifat ini ketika menjalankan bisnis mereka. Kami melihat setidaknya ada 5 elemen kunci yang menentukan pola pikir pelaku bisnis yang sukses seperti berikut ini:

1. Pengusaha Sukses Selalu Lapar Untuk Mengejar Pengetahuan Baru

Tidak ada individu yang tahu segala hal atas bidang yang akan maupun sedang dia tekuni. Dan faktanya, banyak pengusaha sukses di dunia ini yang memiliki budaya membaca dan selalu mencari pengetahuan baru yang akan meningkatkan pekerjaan dan kehidupan sosial mereka.

Jika Anda ingin menjadi lebih baik dalam mencapai tujuan bisnis dan pribadi Anda, kembangkan kebiasaan membaca yang sehat. Jangan mudah tergoda berita hoax maupun gosip karena itu justru akan meracuni pikiran Anda sendiri. Budaya membaca ini tidak terbatas pada buku dan majalah tetapi juga situs web informatif yang terkait dengan bisnis Anda tentunya.

2. Kegigihan Yang Luar Biasa

Sebagian besar perusahaan yang baru dibentuk akan membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk mencapai titik impas. Lebih buruk lagi, menghasilkan untung tidak berarti Anda keluar dari usaha keras tersebut. Membangun perusahaan yang sukses adalah tugas harian yang tidak pernah benar-benar berakhir sampai kapanpun. Hanya saja kadang orang melihat pengusaha sukses itu jika sudah santai dan punya banyak uang. Padahal tidak. Di masa seperti itupun, mereka tetap bekerja keras.

Jika Anda memulai bisnis dengan harapan bisa menjadi besar dalam semalam, kemungkinan Anda akan sangat kecewa. Tentu saja, wirausahawan terbaik adalah yang gigih bekerja tetapi juga bijaksana. Mereka memiliki perasaan yang baik untuk mengetahui kapan saatnya untuk melepaskan upaya sia-sia yang tidak produktif.

3. Pengusaha Sukses Selalu Berpikir untuk Menciptakan Tim yang Mandiri

Pengusaha besar adalah manajer yang baik. Mereka tahu bagaimana mengerahkan pasukan, menggalang mereka ke arah suatu tujuan dan memastikan semua orang di tim mampu menarik beban dan tanggung jawab secara bersama-sama.

Jika Anda ingin sukses sebagai pengusaha, Anda harus menghilangkan ketergantungan pada satu orang. Sebaliknya, kembangkan sistem yang bebrasis teknologi dan proses otomasi untuk menciptakan prosedur dan kebijakan yang memastikan tim berfungsi dengan lancar bahkan ketika satu anggota tidak ada atau tidak dapat diandalkan.

4. Pengusaha Sukses Selau Siap Berubah Dalam Menghadapai Persaingan Bisnis

Lingkungan bisnis tidak pernah statis. Ini terus menerus berubah dengan teknologi, regulasi, pesaing, dan harapan pelanggan yang terus berubah. Umumnya manusia dibentuk dalam kondisi suka untuk menikmati zona nyaman mereka, tetapi ini bisa menjadi kesalahan fatal dalam menjalankan bisnis.

Pengusaha yang sukses selalu memiliki telinga yang peka dan tahu kapan saatnya untuk mulai melakukan hal-hal yang berbeda. Mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk mengantisipasi perubahan sehingga memberi mereka awal yang baik untuk memulai kompetisi.

5. Pengusaha Sukses Selau Berfikir Untuk Maju, Setiap Saat

Ketika Anda seorang karyawan, Anda adalah bagian dari tim yang bekerja menuju tujuan yang ditentukan perusahaan atau boss Anda. Namun sebaliknya, berbeda jika Anda pengusaha. Kehidupan seorang wirausahawan bisa jadi sangat sunyi. Keberhasilan bisnis terletak di pundak Anda. Pada akhir setiap akhir hari, Anda tidak hanya harus berpikir apakah Anda menghasilkan cukup uang banyak untuk membayar staf Anda, tetapi juga apakah usaha Anda hari ini cukup untuk membuat bisnis berjalan ke arah yang Anda impikan?

Beban dan harapan inilah yang menjadi dorongan bagi seorang wiraswasta yang tanpa henti untuk menghasilkan lebih banyak lagi hasil setiap harinya. Hal ini kadang menyebabkan kelelahan. Pengusaha besar sangat memperhatikan perawatan diri karena mereka mengenali pentingnya menyegarkan pikiran dan memulihkan tingkat energi mereka.

Cara Sederhana Mengelola Keuangan UKM/UMKM

Melakukan bisnis sendiri adalah sebuah pertaruhan besar akan masa depan kita. Bisa jadi sukses, atau gagal. Bisnis Anda lebih merupakan hobi jika Anda tidak menghasilkan uang. Oleh karena itu mengelola dan mengatur keuangan bisnis kecil Anda , dalam skala UKM/UMKM dengan tepat dapat berkontribusi pada keberhasilan bisnis Anda dan memastikan Anda mencapai sasaran laba yang diinginkan. Seperti keuangan pribadi, ada banyak cara untuk mengatur keuangan usaha kecil Anda tergantung pada apa tujuan Anda.

Untuk membantu Anda dalam mengelola keuangan dan mencapai target yang diinginkan, berikut ini cara sederhana mengelola keuangan UKM/UMKM

Telusuri Penghasilan Usaha Anda Baik Minggunan atau Bulanan

Penting untuk mengetahui berapa banyak yang Anda hasilkan. Anda dapat melacak penghasilan Anda, bulanan, mingguan, atau bahkan setiap hari sehingga Anda dapat lebih memahami berapa banyak uang yang Anda miliki saat itu. Saya suka menggunakan spreadsheet untuk melacak pendapatan saya dan saya membagi pendapatan saya ke dalam kategori yang mewakili berbagai aliran pendapatan bisnis saya.

Jika Anda menggunakan perangkat lunak faktur atau pembukuan, Anda juga dapat menggunakan program tersebut untuk membantu Anda melacak pendapatan bisnis Anda. Manfaat lain dari melacak penghasilan Anda adalah memungkinkan Anda memantau hal-hal dengan lebih baik sehingga Anda dapat menentukan stratgei bisnis ke depannya.

Lacak dan Audit Biaya Anda

Jika Anda melacak penghasilan Anda, Anda perlu juga melacak pengeluaran Anda juga. Pengusaha memiliki pengeluaran penting yang harus dibayar untuk menjaga bisnis tetap berjalan. Anda dapat mengurangi sebagian pengeluaran bisnis Anda untuk pajak misalnya, dan ini akan menurunkan penghasilan kena pajak Anda. Ini juga akan menurunkan jumlah uang yang ada di laporan arus kas usaha Anda.

Anda dapat melacak pengeluaran Anda dengan cara yang sama dengan saat Anda melacak pengeluaran Anda. Melakukan hal ini akan memungkinkan Anda untuk mengaudit pengeluaran Anda secara teratur juga sehingga dapat memastikan Anda tidak mengeluarkan uang terlalu banyak pada biaya yang tidak perlu.

Simpan Rekening Bank Terpisah

Segera setelah bisnis Anda mulai menghasilkan uang, Anda perlu memisahkan keuangan Anda. Sekedar berbagai pengalaman, saya menyimpan semua keuangan pribadi dan bisnis saya di satu rekening bank selama tahun pertama saya berwirausaha dan saya benar-benar menyesalinya. Saya sangat bingung saat pajak dan semua pengeluaran sangat tidak terorganisir. Butuh berjam-jam untuk kembali ditata.

Anda dapat menghindari sakit kepala ini hanya dengan membuka rekening bank terpisah untuk bisnis Anda.

Biarkan penghasilan Anda terkontrol melalui akun itu dan Anda dapat membayar semua pengeluaran Anda dari akun itu. Setiap bulan Anda akan menerima laporan dan akan lebih mudah untuk melacak arus kas Anda.

Pertimbangkan Cara Anda Menerima Pembayaran

Jika Anda ingin membuat sistem pembayaran menjadi lancar dan mudah, maka Anda perlu menentukan bagaimana Anda akan menerima pembayaran. Membuat sistem pembayaran ini  tergantung pada cara kerja bisnis Anda. Jika bisnis Anda adalah bisnis jasa Anda mungkin ingin mengirim faktur secara teratur. Jika Anda menjual produk, Anda mungkin ingin menerima pembayaran kartu kredit di lokasi Anda atau menyiapkan opsi keranjang online untuk situs web Anda. Bandingkan opsi dan pertimbangkan berapa biayanya untuk menemukan solusi yang tepat untuk Anda.

Buat Sistem Anda Secara Digital

Di era teknologi seperti saat ini, banyak orang benci berurusan dengan banyak kertas. Itulah sebabnya saya mencoba mendigitalkan sebagian besar dokumen keuangan agar bisnis saya tetap teratur. Anda dapat menyimpan dokumen secara digital dan melindunginya dengan menggunakan layanan aman pihak ketiga. Anda tidak harus menyimpan semuanya di komputer Anda dan mungkin justru tidak boleh karena alasan keamanan.

Jika Anda lebih suka menyimpan beberapa salinan cetak, pastikan untuk memilah-milah dan mengaturnya dalam lemari arsip. Anda juga perlu melacak dokumen penting seperti berikut ini:

  • Catatan akuntansi dan pembukuan
  • Catatan bank
  • Kontrak, termasuk sewa dan perjanjian pembelian
  • Aplikasi dan paten merek dagang
  • Izin dan lisensi
  • Catatan karyawan

Percayalah pada saya, mengatur dan mendigitalkan dokumen-dokumen ini sangat penting.

Jadwalkan Pembahasan Laporan Keuangan Secara Berkala

Penting untuk menjadwalkan waktu untuk duduk bersama tim dan memeriksa keuangan bisnis Anda secara teratur. Penghasilan dan pengeluaran Anda akan berfluktuasi, jadi yang terbaik adalah tetap fokus dan konsisten memeriksa keuangan Anda.

Beberapa langkah awal dasar ini akan membantu Anda berada di jalur yang benar dalam mengatur keuangan usaha kecil Anda dengan lebih baik.

Manfaat Membayar Pajak Bagi Pengusaha

Pajak merupakan sumber pendapatan negara yang paling utama. Pemasukan pajak, diharapkan menjadi salah satu sarana pemerataan pendapatan warga negara dan sumber dana pembangunan negara bagi pemerintah. Warga negara yang baik memiliki kewajiban untuk melakukan pelaporan pajak yang dikenal dengan SPT atau surat Pemberitahuan Tahunan. Batas waktu pelaporan SPT Tahunan dibagi menjadi 2 yaitu , setiap tanggal 31 Maret untuk pribadi dan 30 April untuk badan usaha atau perusahaan. Anda bis melaporkannya secara manual atau online.

Manfaat Membayar Pajk Bagi Pengusaha

Selain untuk kepentingan warga negara dan juga mendukung pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, pajak juga memberikan manfat bagi pengusaha. Berikut ini sederet manfaat ajak bagi pengusaha yang perlu Anda pahami agar Anda makin semangat mendukung pembangunan melalui sektor pajak ini:

  1. Usaha Anda makin punya reputasi dan dipercaya di mata konsumen. Jika usaha Anda sudah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) maka perkembangan bisnis juga lebih mudah dilakukan karena NPWP seringkali menjadi syarat kontrak dengan konsumen.
  2. Usaha Anda akan semakin mudah untuk mendapatkan modal dari kreditur (bank). Salah satu syarat utama untuk mendapatkan pendanaan dari bank adalah memiliki NPWP. Dengan memiliki NPWP, usaha Anda akan lebih mudah mengajukan pinjaman modal, makin terlihat lebih profesional dan pada akhirnya membuat pertumbuhan bisnis semakin cepat dengan dukungan modal yang lebih mudah untuk didapatkan.
  3. Dengan memiliki NPWP, artinya usaha Anda akan tertib membayar pajak yang pada akhirnya Anda akan membantu pemerintah secara aktif dan nyata berkontribusi dalam pembangunan negara. Oleh karena itu, pemerintah dalam hal ini akan makin gencar mendorong tumbuhnya pengusaha baru demi menunjang pendapatan negara dari sektor pajak.

Bagaimana hutang dan pajak dapat membuat pengusaha semakin sukses?

Untuk menjadi pengusaha sukses, Anda harus pintar dalam mengelola hutang dan juga pajak. Dalam hal ini kami akan lebih banyak mengulas dari sisi manfaat keduanya bagi pengusaha.

  • Pengusaha jadi lebih paham dengan risiko. Semua pasar memiliki risiko. Apakah Anda berinvestasi dalam real estat, energi, pertanian atau membuat bisnis Anda lebih besar, ada risiko kehilangan uang. Tren bisnis bisa dianalisa dari tren pembayaran pajak anda, sedangkan resiko bisnis bisa dianalisa dari hutang usaha Anda. Tertib dalam mengelola kedua hal ini akan membuat usaha Anda makin besar dan sehat.
  • Taklukkan fobia audit Anda. Pengusaha bisnis besar sering membiarkan ketakutan akan audit menghalangi mereka mengambil keuntungan dari setiap manfaat pajak yang mungkin saja tersedia. Jadikan audit sebagai peluang untuk mempelajari dan meningkatkan kesehatan bisnis Anda. Pikirkan audit sebagai pemeriksaan tahunan, seperti ujian fisik. Jika Anda telah memilih akuntan Anda dengan baik, ia akan mengajari Anda jika Anda menghadapi audit.

Kedua hal ini bisa Anda lihat dari kedua sisi. Jika Anda seorang karyawan yang bermimpi menjadi bos bagi Anda sendiri atau pemilik usaha kecil, Anda mungkin fokus untuk bekerja demi uang dan menghindari hutang. Anda mungkin berpikir bahwa 1 persen harus menanggung lebih banyak beban pajak. Coba lihat perspektif pihak lain. Bayangkan Anda seolah berdiri di tepi koin logam. Dari sudut pandang itu, Anda dapat melihat kedua sisi dan membuat keputusan yang cerdas dalam hal ini keputusan untuk mengelola uang, hutang dan juga pembayaran pajak termasuk didalamnya.