Home / Setting (page 2)

Setting

setting

Setting dan Daftar Customer / Pole Display pada BeeAccounting 2.7

BeeAccounting sudah mensupport pemasangan Pole Display!. Dan untuk mensetting atau Install Pole display pada BeeAccounting 2.7, dibutuhkan beberapa file tambahan yang bisa di unduh pada situs kami. Sebagai catatan, unduhan tersebut harus ditaruh pada Folder yang tepat!. Cara mengunduhnya pun mudah, Klik kanan pada List File di bawah ini dan pilih Save Link As. Lalu taruh file yang akan diunduh pada folder yang ditunjuk di bawah, atau disesuaikan dengan letak instalasi program BeeAccounting dan Java 1.6.x.x. Berikut untuk daftar file tambahan yang harus diunduh:

File Bee.hardware.properties, simpan pada C:\program Files\Beeaccounting\2.7.

File Javax.comm.properties, simpan pada C:\Program Files\Java\jre6\lib.

File Win32comm.dll, simpan pada C:\Program Files\Java\jre6\bin.

File Comm.jar, simpan pada C:\Program Files\Java\jre6\lib\ext.

Cara setting

Setelah seluruh File berhasil diunduh dan ditaruh pada tempatnya masing-masing. Sekarang akan saya jelaskan cara mensettingnya. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan:

  • Langkah 1, Pasang Pole display atau Customer display.
    pole-display
    Gambar 1. Pole Display atau Customer Display
  • Langkah 2, Install driver. Driver series yang support di BeeAccounting saat ini adalah CD-5220, POS-7300, Epson, NEC. Untuk pengguna Windows 7 ke atas, driver otomatis terinstall ketika pole display terpasang pada komputer. Dan untuk mengetahui Driver series yang otomatis terinstall pada Win7, caranya adalah dengan melihat tampilan pada layar Pole Display saat baru dipasangkan pada komputer.
  • Langkah 3, Lihat port yang dipakai oleh Pole Display saat ini. Caranya buka Devices and Printers pada Control Panel.
screenshot_1
.                       Gambar 2. Pole Display yang terpasang

Klik kanan pada Pole Display, pilih properties. Pindah tab Hardware, posisi Port yang digunakan oleh pole display saat ini ada pada nama devices di dalam kurung.

screenshot_2
.                  Gambar 3. Pole Display Properties
  • Setelah Driver dan Port yang digunakan sudah diketahui, sekarang tinggal mensettingnya pada file Bee.hardware.properties yang sudah diunduh sebelumnya. Buka file tersebut dengan wordpad atau notepad:

Isi Awal Bee.hardware.properties

# To change this template, choose Tools | Templates
# and open the template in the editor.
poledisplay.serialport=<isi_dengan_Port_yang_digunakan> 

#built in driver epson, cd5220, pos7300
poledisplay.driver=<isi_dengan_Driver>

welcome.line1=<isi_dengan_greeting_baris_pertama>
welcome.line2=<isi_dengan_greeting_baris_kedua>

Contoh:

# To change this template, choose Tools | Templates
# and open the template in the editor.
poledisplay.serialport=COM3

#built in driver epson, cd5220, pos7300
poledisplay.driver=cd5220

welcome.line1=Welcome : )
welcome.line2=

  • Buka Aplikasi BeeAccounting, dan lakukan penjualan dengan menu Penjualan Kasir.

Sebagai tambahan informasi, berikut adalah Merk Pole Display yang berhasil kami catat dan sudah di support oleh BeeAccounting:

  1. PartnerTech CD-5220
  2. Eutron LCD PD-7028
  3. Proline POS Black Vacum Flourescent RS-232

Daftar diatas akan terus kami Update seiring waktu. Dan jika Pole Display anda tidak support, silahkan mengirim E-Mail ke support@beeaccounting.com agar bisa segera kami tangani.

Jika setelah mengikuti tutorial diatas namun Pole/Customer Display tetap tidak tertampil dengan baik. Silahkan mengikuti tutorial berikut http://www.beeaccounting.com/kb/setting-customer-pole-display-pada-beeaccounting-2-7-ii/

Selamat Mencoba dan salam #LET’SBEEFREE : )

Cara Cetak Logo pada Nota POS/Kasir

Berikut ini adalah cara mencetak logo pada nota POS/Kasir. Syarat yang harus dilakukan adalah printer harus sudah di share. Lakukan cara berikut ini untuk melakukan share printer.

  1. Buka Devices and Printers, klik kanan pada printer yang digunakan lalu pilih Printer properties.
    1-setting-printer

    Gambar 1.a Mensetting printer yang digunakan

  2. Pilih menu Sharing, lalu ceklis pada Share this printer, pada Share name isi nama printer yang akan dishare. Nama printer yang akan di share tidak boleh menggunakan spasi. Apabila sudah selesai klik OK|
    2-sharing-printer

    Gambar 2.a Melakukan sharing printer

  3. Buka Aplikasi Bee, lalu buka menu Sistem – Perusahaan.
    3-membuka-menu-perusahaan

    Gambar 3.a Membukan menu perusahaan

  4. Pilih tab Logo Nota, Pilih logo yang akan digunakan pada nota dengan cara klik Ganti Logo, lalu pada Setting Printer isi dengan format ‘\\(NamaPC)\(Nama Printer yang di share)‘ Contoh: \\bits-PC\KASIR. Bila sudah sesuai klik Save.
    4-setting-logo-perusahaan

    Gambar 4.a Mensetting logo perusahaan

  5. Buka menu Sistem – Desain Laporan.
    5-membuka-menu-desain-laporan

    Gambar 5.a Membuka menu desain laporan

  6. Klik Open, Pilih POS atau desain laporan yang digunakan, lalu klik Oke.
    6-memilih-desain-laporan

    Gambar 6.a Membuka desain laporan yang digunakan.

  7. Centang pada Cetak Logo, lalu klik Save
    7-setting-desain-laporan

    Gambar 7.a Mensetting desain laporan.

Selesai.

Apabila menggunakan default driver printer tidak bisa, silahkan coba untuk menggunakan driver printer “Generic Text Only”. Silahkan kunjungi “Cara Tambah / Add Printer Generic Text Only” untuk melihat panduannya.
Selamat Mencoba..

Cara Tambah / Add Printer Generic Text Only di Windows

Tujuan cara ini adalah apabila saat instal default driver printer termal, namun saat Test Print tidak keluar kertas hasil test pada printer bisa dilakukan cara berikut ini.

  1. Buka Device and Printers pada Control Panel, pilih Add Printer, lalu pilih Add a local printer
    2017-08-05_094216

    Gambar 1.a Menambah Printer baru pada Devices and Printers

  2. Pada Use an existing port klik LPT1 untuk menampilkan jenis-jenis port yang digunakan, selanjutnya klik USB001 apabila printer menggunakan port USB, lalu klik Next
    2017-08-05_094640

    Gambar 2.a Memilih port USB yang digunakan.

  3. Pada Manufacturer pilih Generic, pada Printers pilih Generic / Text Only, lalu Klik Next.
    3-memilih-driver-printer

    Gambar 3.a Memilih driver yang akan digunakan.

  4. Pilih Use the driver that is currently installed (recommended) apabila driver yang digunakan ingin di instal baru. Apabila driver yang digunakan ingin menimpa driver yang lama, pilih Replace the current driver, lalu klik Next.
    4-memilih-versi-driver

    Gambar 4.a Memilih versi driver yang akan digunakan

  5. Isi nama Printer yang akan digunakan, lalu klik Next.
    5-memberi-nama-printer

    Gambar 5.a Mengisi nama printer.

  6. Pada step ini, bila Printer tidak ingin di sharing pilih pilihan no. 1 seperti pada gambar. Bila printer ingin di sharing pilih pilihan nomer 2, pada Share Name di isi nama printer yang akan di share.
    2017-08-04_160128

    Gambar 6.a Setting untuk sharing printer

  7. Tahap ini driver printer berhasil di instal. Centang pada Set as the default printer apabila ingin dijadikan default printer, lalu klik Print a test page untuk menguji apakah printer sudah dapat digunakan atau belum. Bila printer sudah berhasil mengeluarkan hasil print test page, klik Finish.
    7-printer-sudah-terinstal

    Gambar 7.a Driver sudah selesai di tambahkan.

Selesai.

Selamat Mencoba

Menimpa Item Lama Menggunakan Item Merge

Pada Beeaccounting dapat melakukan Item Merge yang bertujuan untuk menimpa item yang lama dengan item yang baru. Tujuannya adalah jika terjadi kesalahan input pada master item dan item tersebut sudah dilakukan transaksi, maka bisa dilakukan Item Merge untuk memperbaiki kesalahan input tersebut.

*Resiko: Item lama tidak dapat dilihat lagi pada laporan, sehingga pada laporan hanya tertampil item baru yang di timpa.

*Harap Backup database terlebih dahulu untuk menghindari kesalahan saat melakukan timpa item.

  1. Buka menu Master – Item – Item Merge
     Gambar 1. Membuka Menu Item Merge

    Gambar 1.a Membuka Menu Item Merge

  2. Item Asal: Pilih Item lama yang akan Ditimpa
    Item Tujuan: Pilih Item Baru
    Menimpa Item Lama Menggunakan Item Merge

    Gambar 2.a Memilih Item

    Menimpa Item Lama Menggunakan Item Merge

    Gambar 2.b Item sudah dipilih

  3. Tunggu hingga proses merge selesai. Jika sudah Klik OK.
    Menimpa Item Lama Menggunakan Item Merge

    Gambar 3.a Item sudah tertimpa

     

Selamat Mencoba 🙂

Cara Menampilkan NPWP Customer pada Invoice Penjualan / Text Report

Kali ini saya akan berbagi tentang cara menampilkan NPWP pada Invoice Penjualan mode Text Report di BeeAccounting.

Pertama pastikan input data NPWP pada mitra bisinis tepatnya di customer, seperti berikut ;

  1. Pilih menu Master > pilih Daftar Mitra Bisnis  , edit salah satu Customer1_Npwp
  2. Pilih Tab Bank/Pajak , Input NPWP lalu Save. 2_Npwp
  3. Masuk Menu Sistem > pilih Desain Laporan > pilih Open > pilih Sale. 3_NpwpBerikutnya 4_Npwp
  4. Pilih Tab Variable > Pilih Tambah Item
  5. isikan sbb :
          Variable ID       : Z
          Keterangan       : TAXREGNO
          Filed                   : TAXREGNO
          Align                   : L 5_Npwp
     6. Pilih Tab Design Layout
    Tambah Item isi sbb :
          Baris          : 9
          Band Tipe : PAGEHEADER
          Band Text : NPWP : &Z……………..
Artinya &Z……. 
          & : perintah yg digunakan untuk memanggil variabel
          Z : variabel yang dibuat di tab Variable
   ………. : Jumlah karakter / digit yang ingin ditampilkan
6_Npwp
 Lalu Pilih Save
 Silahkan coba ditransaksi penjualan , akan tampil seperti ini 7_Npwp

Lacak siapa dan kapan yg EDIT, VOID transaksi

Apa bisa kita melihat siapa yang sudah edit, hapus transaksi di program akuntansi ?

jelas pasti bisa hanya di Program Akuntansi BeeAccounting versi apapun, berikut langkah-langkah untuk mengecek dan melacak siapa dan kapan yang EDIT, VOID transaksi.

  1.  Buka Program BeeAcconting pilih Menu Sistem => Pilih Riwayat Aktivitas Pengguna.          Riwayat_Aktifitas_pengguna
  2. Akan Tampil  Form Riwayat Aktifitas Pengguna. seperti berikut :  Riwayat_Aktifitas_pengguna_2Keterangan Filter :
    Aktifitas Pengguna : Aktivitas menu yang ingin di tampilkan
    Status : Melihat status yang diinginkan seperti (NEW, EDIT, VOID)
    Nomor : Di inputkan Nomer Transaksi yang ingin di tampilkan
    Dibuat Oleh : Dipilih nama user yang ingin ditampilkan
    Dibuat Tgl. : Memilih Periode tanggal  yang ingin ditampilkan

    Setelah kita pilih berdasarkan filter yang ingin ditampilkan , kemudian pilih Refresh untuk menampilkannya

  3. Contohnya sebagai berikut , siapa yang EDIT transaksi : Riwayat_Aktifitas_pengguna_3Keterangan :
    Tipe Ref. : Aktivitas Transaksi yang dilakukan
    No. Referensi : Ber-isi  nomer Transaksi
    Dibuat Oleh : User yang melakukan aktifitas tersebut/
    Dibuat Tgl. : Tanggal, Waktu membuat & melakukan transaksi tersebut.
    Status : Status yang dilakukan User
  4. Contoh User yang melakukan Transaksi VOID. Riwayat_Aktifitas_pengguna_4

 

 

Remote Komputer Menggunakan Google Chrome

Buka Google Chrome anda
Buka link https://chrome.google.com/webstore/category/home pada google chrome anda.
null
Ketikkan “remote” tanpa tanda petik pada kolom pencarian.
Maka akan muncul Aplikasi remote untuk Google Chrome.
Pada aplikasi Chrome Remote Desktop BETA klik +TAMBAH KE CHROME.
null
Masukkan Email dan Password Gmail anda.
null
Pilih +TAMBAH KE CHROME di sebelah pojok kanan atas.
null
Maka akan muncul jendela konfirmasi instalasi/pemasangan
null
Tunggu beberapa saat hingga pemasangan Chrome Remote Desktop selesai.
Setelah selesai maka akan muncul tab yg terdapat logo Chrome Remote Desktop.
Klik logo tersebut untuk memulai remote ke komputer lain atau mengizinka komputer lain untuk mengakses ke komputer kita.
null
null
null
Terdapat 2 pilihan,pakai pilihan pertama jika komputer anda ingin di akses atau di remote oleh komputer lain.
Pakai pilihan ke-dua jika anda ingin mengakses komputer lain mengunakan Google Chrome.
null
Jika anda menggunakan pilihan pertama maka akan muncul kode akses yg bisa anda berikan kepada komputer lain yg akan mengakses atau komputer yg akan meremote komputer anda.
null
Jika anda menggunakan pilihan kedua maka anda hanya diminta memasukkan kode akses komputer yg akan anda remote atau akan anda masuki.
null
null

Cara Menampilkan Gambar Item di Invoice Grafik BeeAccounting

Cara Menampilkan Gambar Item di Invoice Grafik BeeAccounting

Apakah anda ingin menampilkan gambar item pada invoice anda? Jika iya, berikut akan dijelaskan step-by-step cara menampilkan gambar item
pada invoice grafik di software akuntansi Bee Accounting. (Note: Fitur ini hanya bisa dilakukan pada Bee versi 2.2 update tanggal 16 Mei 2013)

1. Langkah pertama, klik tombol Start pada taskbar -> klik All Programs -> iReport


Gambar 1. Masuk ke aplikasi iReport

2. Setelah aplikasi iReport telah terbuka, klik tombol Open untuk membuka template invoice penjualan


Gambar 2. Klik tombol Open

3. Masuk ke folder Penjualan pada jendela Load XML jasperreports file -> Klik dua kali file dengan nama InvoicePenjualan.jrxml


Gambar 3. Buka template InvoicePenjualan.jrxml

4. Lebarkan kolom detail item supaya gambar item muat untuk ditampilkan


Gambar 4. Lebarkan kolom detail item

5. Klik tombol Image pada toolbar iReport untuk menambahkan komponen gambar


Gambar 5. Klik tombol Image pada toolbar iReport

6. Sesuaikan lokasi dan ukuran dari gambar item


Gambar 6. Sesuaikan ukuran gambar item

7. Setelah itu, klik kanan pada komponen gambar yang baru -> klik Properties


Gambar 7. Klik kanan pada komponen gambar baru lalu klik properties

8. Pada tab Image, klik tombol Expression Editor


Gambar 8. Pada tab Image, klik Expression Editor

9. Tambahkan ekspresi berikut : com.bits.bee.bl.Pic.getInstance().getItemPictureImage(field_itemid)


Gambar 9.1. Tambahkan ekspresi berikut

Block atau highlight bagian field_itemid -> klik menu Fields dari daftar Objects and expressions -> lalu klik 2 kali pada tulisan d1_itemid


Gambar 9.2. Block/highlight bagian field_itemid, pilih Fields, lalu klik 2 kali pada tulisan d1_itemid

Berikut tampilan dari ekspresi yang sudah diedit, apabila sukses seperti gambar berikut lanjutkan dengan klik tombol Apply


Gambar 9.3. Hasil jadi

10. Masih pada jendela InvoicePenjualan, ganti Image Expression Class menjadi java.awt.Image, setelah itu klik tombol close (x) pada pojok kanan atas dari jendela InvoicePenjualan


Gambar 10. Ganti Image Expression Class

11. Klik tombol Save Report untuk menyimpan perubahan pada invoice penjualan


Gambar 11. Klik tombol Save Report

12. Berikut hasil jadi dari Invoice Penjualan yang sudah bisa menampilkan gambar item :


Gambar 12. Invoice yang sudah bisa menampilkan gambar item

 

Cara Mengganti Kode Gudang Menjadi Nama Gudang di Text Report Mutasi BeeAccounting

Berikut akan dijelaskan step-by-step cara mengganti kode gudang menjadi nama gudang di text report mutasi software akuntansi Bee Accounting

1. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menambahkan parameter tersendiri untuk menampilkan nama gudang itu sendiri. Masuk ke menu [Sistem] – Desain Laporan


Gambar 1. Masuk ke menu Desain Laporan

2. Klik Open, lalu tekan F2 untuk mencari kode. Ketik : STTR pada kolom Kode di jendela Cari Kode, lalu klik OK


Gambar 2. Buka laporan dengan kode STTR

3. Pilih kolom dengan Kode STTR dan Keterangan Stock Transfer, lalu klik OK


Gambar 3. Pilih kolom dengan kode STTR lalu klik OK

4. Klik tab Parameter, lalu klik tombol Tambah Item di pojok kanan bawah dari jendela Desain Laporan


Gambar 4. Klik tab Parameter lalu klik Tambah Item

5. Pertama, kita buat parameter untuk nama gudang asal terlebih dahulu. Isikan baris pertama sebagai berikut :

– Parameter ID     : G1
– Fungsi                  : CLASS
– Reset                     : NONE
– Expression         : com.bits.bee.bl.WhList.getInstance().getWhName(G)
– Align                     : R
– Deskripsi             : Isikan bila perlu


Gambar 5. Buat parameter untuk menampilkan nama gudang asal

6. Selanjutnya, kita klik tombol Tambah Item sekali lagi untuk menambahkan parameter kedua yang berfungsi untuk menampilkan nama gudang tujuan


Gambar 6. Klik tombol Tambah Item

7. Isikan baris yang baru kita tambahkan tsb sebagai berikut :

– Parameter ID    : H1
– Fungsi                  : CLASS
– Reset                    : NONE
– Expression        : com.bits.bee.bl.WhList.getInstance().getWhName(H)
– Align                    : R
– Deskripsi            : Isikan bila perlu


Gambar 7. Buatkan parameter kedua untuk menampilkan nama gudang tujuan

8. Langkah selanjutnya, masuk ke tab Design Layout. Ganti tanda &G dan &H menjadi ^G1.. dan ^H1, klik Save untuk menyimpan data


Gambar 8. Ganti &G dan &H menjadi ^G1 dan ^H1

9. Sekarang kita lihat hasilnya, masuk ke menu [Stock] – Mutasi Stock


Gambar 9. Masuk ke menu Mutasi Stock

10. Klik Open, lalu pilih salah satu kegiatan mutasi stock. Setelah itu klik Print – Text Report


Gambar 10. Buka salah satu kegiatan Mutasi Stock, lalu klik Print – Text Report

11. Centang Laporan Stock lalu klik Preview


Gambar 11. Preview Laporan Stock

12. Berikut hasilnya :


Gambar 12. Hasil jadi, Item Gudang sudah menjadi Nama Gudang

Cara Input Penggunaan/Pengeluaran Barang untuk Promosi di BeeAccounting

Cara Input Penggunaan/Pengeluaran Barang untuk Promosi di BeeAccounting

Apabila anda menggunakan sistem promosi barang dalam bisnis anda, berikut akan dijelaskan step-by-step cara input penggunaan/pengeluaran barang untuk promosi di software akuntansi Bee Accounting

1. Langkah pertama adalah membuat akun penampung untuk biaya promosi itu sendiri. Masuk ke menu [Akuntansi] – Daftar Akun


Gambar 1. Masuk ke menu Daftar Akun

2. Filter daftar akun dengan cara pilih klasifikasi akun Biaya Produksi, lalu klik Refresh


Gambar 2. Filter daftar akun dengan cara pilih klasifikasi akun Biaya Produksi lalu klik Refresh

3. Klik New, lalu isikan data akun baru sebagai berikut :
– No. Akun                  : Nomor urut akun terakhir dari daftar akun dengan klasifikasi Biaya Produksi
– Nama                         : Biaya Promosi
– Klasifikasi Akun    : Biaya Produksi

Klik Save untuk menyimpan data


Gambar 3. Klik New, lalu isikan data akun baru dengan nama Biaya Promosi

4. Langkah selanjutnya adalah mengeluarkan/mengurangi stok dari barang yang digunakan untuk promosi. Masuk ke menu [Stock] – Stock Keluar


Gambar 4. Masuk ke menu Stock Keluar

5. Klik New, lalu klik tombol kaca pembesar dari kolom Akun P/L untuk mengganti akun default P/K Selisih Stock menjadi akunBiaya Promosi. Hal ini dimaksudkan agar biaya pengeluaran stok barang yang digunakan untuk promosi tidak dianggap sebagai kerugian karena kehilangan/kerusakan barang melainkan dianggap sebagai biaya untuk promosi itu sendiri


Gambar 5. Klik tombol kaca pembesar untuk mengganti akun menjadi Biaya Promosi

6. Pilih klasifikasi akun Biaya Produksi, lalu klik Refresh. Lanjutkan dengan memilih akun Biaya Promosi, lalu klik OK


Gambar 6. Pilih akun Biaya Promosi

7. Selanjutnya pilih item yang digunakan untuk promosi beserta qty nya, tambahkan keterangan pada kolom Keterangan di bawah bila perlu. Klik Save untuk menyimpan data


Gambar 7. Pilih item yang digunakan untuk promosi beserta qty nya

8. Berikut penjurnalan yang terjadi :


Gambar 8. Penjurnalan yang terjadi

Apabila anda ingin membuat sistem promosi diskon untuk transaksi anda, silahkan klik link berikut : http://beeaccounting.com/z/promosi
Apabila anda ingin membuat sistem bonus untuk transaksi anda, silahkan klik link berikut : http://beeaccounting.com/z/bonus