Home / Blog / Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Memulai Usaha

Tidak Ada Alasan Untuk Tidak Memulai Usaha

tidak-ada-alasan-untuk-tidak-memulai-usaha

Dalam mengembangkan usaha atau berinvestasi, Anda tidak harus menunggu sampai punya modal cukup baru memulai berbisnis. Saat ini anda dapat mengembangkan kemampuan anda dengan memanfaat kelebihan pihak lain untuk menjadi partner dengan kejelasan pembagian hasil. Anda dapat langsung memulai usaha anda.

Ada 8 cara untuk anda memaksimalkan orang lain:

1.Other People’s money (uang orang lain)

Saat ini ada tidak punya dana untuk memulai bisnis. Jangan lagi menggunakan  alasa itu. Basi. Sekarang banyak cara untuk memperoleh modal dari orang lain yang terpenting tetapkan dulu keyakinan anda.  Tugas anda diawal hanya dua, yaitu meyakinkan mereka dengan tujuan anda berbisnis dan kesepakatan untuk berbagi penghasilan dengan adil. Pastikan anda tahu ROI (return on investation).

2. Other people’s time (waktu)

Bila anda masih merasa kekurangan waktu yang anda miliki, anda dapat meningkatkan jumlah waktu anda dengan cara menduplikasi ke staff anda. Dengan menduplikasi kemampuan kepada staf anda, maka waktu yang anda miliki menjadi puluhan jam, bahkan ratusan jam per hari.

3. Other people’s expertise (keahlian)

Cara jitu memanfaatkan keahlian orang lain. Banyak tenaga ahli dan konsultan di sekitar kita yang dapat dikontrak untuk menjual keahliaanya demi mempercepat kesuksesan Anda. Anda pusing masalah keuangan? Tenang.. ada banyak cara meminimalisir kesusahaan anda bisa dengan ke konsultan keuangan atau menggunakan software yang mengontrol usaha anda.

4. Other People’s Experience (pengalaman)

Menggunakan ilmu dari orang yang telah memiliki pengalaman dibidangnya. Ini anda akan lebih menghemat banyak waktu dan tenaga anda untuk mengajarkan/belajar dibidang tersebut. Praktisnya lagi anda dapat mengkaryakan orang tersebut sehingga menghasilkan pendapatan lebih.

5. Other people’s Idea (Ide)

Mencuri ide orang yang belum melakukan aksi nyata terhadap idenya itu tidak ada salahnya. Anda jangan ragu-ragu menerapkan ide bisnis yang dapat memperkaya anda daripada ide tersebut hanya sebatas ide. Namun, alangkah lebih baiknya jika meminta ijin si empunya ide. Jangan mencari musuh, mungkin dengan berdiskusi dengan si empunya ide anda semakin matang menjalankan ide tersebut.

6. Other people’s facilities

Anda tidak punya fasilitas, tetapi orang lain mempunyai itu dan tidak digunakan dengan maksimal? Sikaat aja fasilitas itu daripada sia-sia. Meminta ijinlah kepada orang tersebut dan buatlah kesepatakan yang sama-sama menguntungkan.

7. Other people’s connection

Anda tidak memiliki koneksi dibidang bisnis baru anda, tenang. Anda dapat bergabung dengan sebuah komunitas khusus dibidang itu. Jangan malu-malu memanfaatkan koneksi orang lain. Dekatin terus salah satu orang disana yang kamu agap berpengaruh dan anda akan mendapatkan banyak kenalan berkualitas untuk mengembangkan diri anda dan bisnis anda

8. Other people’s name/trade mark and system

Anda tidak memilik bendera untuk membuka usaha? Jangan khawatir, dengan memiliki koneksi yang luas dan membangun kepercayaan dengan kolega. Anda dapat meminjam bendera dagang mereka. Seperti  CV atau ikut membantu produk dalam brand Merk mereka. Jadi anda tidak perlu repot-repot mengurus ijin usaha. Namun inget, perjanjiannya harus jelas dan sama-sama menguntungkan. Oiya, Ada cara yang paling mudah jika ingin menggunakan merk orang lain adalah menjadi distributor, reseller atau agen pemasaran mereka. Tanpa modal hanya bermodal keinginan menjual saja.

Gampang bukan memulai berbisnis. Jadi jangan menunda lagi dengan berbagai alasan untuk cegah niat anda dalam berbisnis.  Anda dilahirkan untuk menjadi seorang pemenang dan juga pemenang dalam mewujudkan impian anda dengan keyakinan dan semangat. Jangan lupa tetap terus belajar dan memanfaatkan beeaccounting yang memiliki berbagai software untuk memudahkan pebisnis mengelola uang dan operasional bisnisnya. 

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda