Home / Blog / Tahapan-tahapan Membuat Jurnal Umum dan Contohnya

Tahapan-tahapan Membuat Jurnal Umum dan Contohnya

Aktivitas yang pertama kali dilakukan sesuai dengan siklus akuntansi adalah mengumpulkan data-data keuangan atau bukti-bukti transaki. Dengan syarat bahwa data atau bukti transaksi tersebut harus valid, akurat serta dapat dipertanggungjawabkan.

Contohnya : kwitansi, nota pembelian, faktur atau invoice, cek, dan sebagainya. Selanjutnya, buatlah jurnal umum. Apakah jurnal umum itu?

Jurnal umum adalah lembar kerja yang meruapakan tempat untuk mencatat semua transaki keuangan perusahaan pada periode tertentu secara kronologis. Untuk  membuat jurnal umum bisa menggunakan metode fisik ataupun perpetual.

Perusahaan yang menjual barang dagangan dengan harga yang relatif murah dan sering terjadi lebih tepat menggunakan metode fisik. Sedangkan untuk perusahaan yang memberlakukan tarif relatif mahal pada barang dagangannya lebih tepat menggunakan metode perpetual. Selanjutnya perlu Anda ketahui bagian-bagian jurnal umum.

Bagian-Bagian Jurnal Umum

Dalam jurnal umum terdapat kolom-kolom yang memuat tanggal, akun atau keterangan, nomor referensi, kolom nominal debet dan kolom nominal kredit. Berikut contoh jurnal umum yang sering digunakan.

PT Anugerah Bumi Sejahtera

Jurnal Umum

Per 28 Februari 2018

Tanggal Keterangan Ref. Debit (Rp) Kredit (Rp)
           

(1)

  (2) (3) (4) (5)

 

Keterangan, nomor–nomor pada kolom tersebut diisi :

(1) Bulan dan tanggal terjadinya transaksi yang dicatat berdasarkan urutan kronologi kejadiannya

(2) Ayat-ayat jurnal transaksi. Akun yang di debit ditulis terlebih dahulu sedangkan akun yang di kredit ditulis di bawahnya dengan posisi menjorok ke dalam (sebelah kanan). Dan tulis penjelasan ringkas transaksi tersebut dibawahnya.

(3) Untuk menandai ayat-ayat jurnal yang sudah diposting ke dalam buku besar

(4) Untuk mencatat jumlah yang harus di debit dari suatu transaksi

(5) Untuk mencatat jumlah yang harus di kredit dari suatu transaksi

Tahapan–Tahapan Membuat Jurnal Umum

Untuk membuat jurnal umum terlebih dahulu harus Anda menganalisa transaksi keuangan yanga telah terjadi. Kemudian menggolongkan akun-akun dan menentukan bukti-bukti transaksi apakah masuk kedalam debit atau kredit. Setelah itu, Anda bisa mencatatnya kedalam jurnal umum. Perhatikan contoh-contoh berikut.

1. Tanggal 1 Februari 2018, Pak Joni menginvestasikan Rp 30.000.000 dalam perusahaannya, PT Anugerah Bumi Sejahtera

Analisa transaksi : harta perusahaan dalam bentuk kas bertambah Rp 30.000.000 (debit). Modal Pak Joni bertambah Rp 30.000.000 (kredit).

2. Tanggal 5 Februari 2018, Dibayar Rp 6.000.000 untuk sewa kantor enam bulan

Analisa transaksi : harta perusahaan dalam bentuk sewa dibayar di muka bertambah Rp 6.000.000 (debit). Harta perusahaan dalam bentuk kas berkurang Rp 6.000.000 (kredit).

3. Tanggal 8 Februari 2018, Diterima pendapatan sewa gedung Rp 5.500.000

Analisa transaksi : harta perusahaan dalam bentuk kas bertambah Rp 5.500.000 (debit). Pendapatan perusahaan bertambah Rp 5.500.000 (kredit).

4. Tanggal 12 Februari 2018, Dibeli perlengkapan secara tunai sebesar Rp 4.500.000

Analisa transaksi : harta perusahaan dalam bentuk perlengkapan bertambah Rp 4.500.000 (debit). Harta perusahaan dalam bentuk kas berkurang Rp 4.500.000 (kredit).

5. Tanggal 15 Februari 2018, Dibayar sisa gaji karyawan untuk bulan Januari sebesar Rp 7.000.000

Analisa transaksi : beban gaji bertambah Rp 7.000.000 (debit). Harta perusahaan dalam bentuk kas berkurang Rp 7.000.000 (kredit).

Selanjutnya bentuk Jurnal umunya sebagai berikut;

PT Anugerah Bumi Sejahtera

Jurnal Umum

Per 28 Februari 2018

Tanggal Keterangan Ref. Debit (Rp) Kredit (Rp)
Februari 1 Kas   30.000.000  
   

Modal

    30.000.000
  5 Sewa dibayar di muka   6.000.000  
   

Kas

    6.000.000
  8 Kas   5.500.000  
   

Pendapatan

    5.500.000
  12 Perlengkapan   4.500.000  
   

Kas

    4.500.000
  15 Beban gaji   7.000.000  
   

Kas

    7.000.000

Total

  53.000.000 53.000.000

Selain menggunakan cara manual, untuk membuat jurnal umum Anda bisa menggunakan software akuntansi yang sudah banyak beredar di masyarakat. Namun Anda tetap perlu mengetahui prinsip dasar dalam menjurnal.

Itulah sekilas pembahasan tentang tahapan-tahapan dalam membuat jurnal umum dan contohnya. Cukup mudah bukan?

Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, maka jangan lupa membagikannya kepada pembaca yang lain. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Anggara Farhan

Graphic Designer, Video Editor, Film Making, 2D Animator, Digital Marketer, Seller, Writer, Content Creator

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.