Home / Blog / Software Laporan Keuangan: Bisnis si Aman Makin Handal!

Software Laporan Keuangan: Bisnis si Aman Makin Handal!

Software laporan keuangan apa yang pernah anda gunakan? Aman (baca: bukan nama sebenarnya) pernah menggunakan beberapa software keuangan untuk menangani perusahaannya yang sedang berkembang cukup massif dalam beberapa tahun terakhir, namun ternyata tidak semuanya berakhir dengan cerita bahagia, sampai akhirnya dia menemukan software akuntansi produk local yang dirasa cocok untuk mendukung gerak usahanya melaju kencang mendahului kompetitornya.

Menjadi besar itu memang sulit dan butuh kerja keras, kerja cerdas yang tidak hanya dilakukan pimpinan atau segelintir orang namun butuh semua personil di kantor menjadi solid. Namun ternyata lebih sulit lagi mempertahankan geliat perusahaan tetap gesit dan responsif saat sudah memiliki banyak anak cabang. 7 kantor cabang dan 1 kantor pusat yang berarti 8 kantor di 8 kota besar di Indonesia membuat Aman juragan bisnis travel dan ekspedisi pusing tujuh keliling saat dia ingin melihat laporan keuangan, di saat rapat manajemen dan dibutuhkan data utang dan piutang perusahaan ternyata data yang bisa ditunjukkan adalah hasil rekapitulasi seminggu yang lalu.

Maka keputusan beralih menggunakan software laporan keuangan adalah pilihan yang tidak bisa ditolak lagi. Implementasi pun segera dilakukan. Karena merasa proses bisnis di perusahaannya yang unik dan tidak ada duanya maka diputuskan untuk membuat software keuangan khusus melalui jasa software developer. Tapi ternyata setelah proyek berjalan hampir 1 tahun gagal total yang didapat, implementasi tidak berjalan lancar karena aplikasi yang di-develop masih banyak error, tim programmer yang gonta-ganti personil dan akhirnya membuat demotivasi karyawan perusahaan si Aman tersebut. Bagaimana tidak, menjelaskan..menjelaskan dan menjelaskan ulang tentang proses bisnis kepada system analis tanpa ada hasil itulah yang dijalani selama setahun terakhir.

Maka pilihan berikutnya jatuh pada accounting software nomer wahid di negeri ini, yang sudah banyak dikenal dengan logo khasnya. Namun ternyata kendala langsung muncul karena system operasi perusahaan tersebut banyak menggunakan basis Linux alias open source. Oya, perlu diketahui kalau OS open source itu tidak membutuhkan biaya untuk lisensi sama sekali, bebas virus dan program aplikasi office nya pun lengkap. Tapi ternyata software accounting tersebut tidak mendukung OS open source tersebut. Setengah tahun pun berlalu untuk menangani problem yang bertele-tele tentang spesifikasi OS, instalasi program dan ujung-ujungnya perlu dikastemisasi lagi.

Pilihan terakhir setelah jalan berliku selama 1,5 tahun terakhir dilalui, jatuh pada software laporan keuangan produk local yang di-develop berbasis java. Beberapa keunggulan yang dapat langsung dirasakan adalah:

  1. Mampu berjalan dengan stabil pada multi platform OS, seperti windows XP, Windows 7, Windows Vista, Windows 2000, linux dan macintosh
  2. Melayani fitur multi cabang, kemampuan ini dimungkinkan karena server program aplikasi keuangan tersebut dapat diinstall pada server eksternal secara khusus yang terhubung melalui VPN sehingga akses masing-masing cabang perusahaan tersebut dapat terkoneksi kapan saja, sehingga bermanfaat setiap transaksi yang ada menjadi online
  3. Gratis, tentu bukan selamanya tapi di saat awal implementasi software akuntansi produk Bee Accounting ini dapat di-download gratis dan di-implementasi untuk lingkup kecil perusahaan terlebih dahulu, baru di saat diputuskan semua proses bisnis bisa di-integrasikan maka pihak perusahaan tinggal upgrade ke versi berbayar.

Yang dimaksud software keuangan di pilihan ketiga perusahaan Aman adalah software laporan keuangan milik Bee Accounting! Produk local yang telah memenangkan penghargaan Telkom Indigo 2010 sebagai program aplikasi paling inovatif dan menjadi perangkat handal untuk bisnis berupa software laporan keuangan.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About beeaccounting

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.