Home / Blog / Skema Kerja Sales Berdasarkan Pembagian Territory Bisnis Distributor
skema-kerja-sales-berdasarkan-pembagian-territory-bisnis-distributor-photo

Skema Kerja Sales Berdasarkan Pembagian Territory Bisnis Distributor

Untuk menyambung artikel mengenai territory sales yang berisi tentang pengertian sales teritorry dan juga dasar-dasar yang harus Anda ketahui dalam merancang territory penjualan. Sekarang saya akan membahas mengenai skema territory. 

Desain territory ini menentukan batas converage dan titik focus (Home Base) berdasarakan :

  • Batasan politisi/ adminsitrasi (status,kota, daerah/propinsi,kab, kec, dan kelurahan)
  • Wilayah perdagangan
  • Batasan alam : pegunungan, sungai, jalan kereta api dan lainya.

Setelah Anda menentukan batas coverage. Anda juga harus menentukan bentuk territory agar waktu dan routing  yang dilakukan oleh sales dapat efektif dan effisien. Bentuk territory ini ada 2 macam :

  • Wedge (Irisan dengan bentuk pastel)
  • Circle (lingkaran)

Langkah selanjutnya setelah Anda menentukan bentuk territory. Anda harus melakukan Petunjuk Routing atau Membuat Rute. 

Hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menentukan Routing agar perjalanan dalam mencover area menjadi lebih pendek dengan waktu yang sesingkat-singkatnya adalah:

  • Perjalanan keliling harus berbentuk melingkar
  • Perjalanan keliling tidak boleh menyilang (cross)
  • Rute yang sama tidak boleh digunakan untuk pergi ked an dari suatu pelanggan (Harus mencari jalur yang berbeda dan lebih dekat untuk kembali ke home base)
  • Pelanggan pada area yang berdekatan harus dikunjungi secara berurutan

Metode untuk mendevelop rute yang efisien ada 2 macam;

1. Largest Angle Heuristic

Contoh : Sales telah menempuh perjalanan dari titik A ke B. harusnya sales melanjutkan ke titik C atau D. Jika menggunakan metode sudut heuristik yang paling besar, sales harus memilih untuk menuju D.

Karena Ketika memilih suatu rute yang menggunakan Sudut heuristik yang paling besar, sales harus selalu menuju ke suatu titik yang menghasilkan penjuru/sudut yang paling besar untuk titik akhir yang dikunjungi.

Heuristik ini akan membantu memastikan bahwa rute berbentuk lingkar dan menuju ke untuk menghasilkan rute yang efisien.

2. Closest Next Heuristic

Contoh : Sales telah menempuh perjalanan dari Titik A ke B. harusnya sales melanjutkan ke titik C atau D? Jika menggunakan metode Closest Next Heuristic, Sales harus memilih untuk menuju D.

Karena jika design route menggunakan metode Heuristik berikutnya yang terdekat, maka sales harus selalu menuju ke titik yang terdekat dari posisi sales terakhir.

Lalu apakah hubungannya antara Territory Sales dan Fokus kerja Distributor Company?

1. MENGEMBANGKAN OUTLET PARETO (20%)

2. DISTRIBUSI/SPREADING PRODUK/JAGA KERAPATAN DISTRIBUSI

Fokus Territory Sales :

Pembuatan rute yang efektif dan efisien

Sehingga hubungannya adalah jika territory sales dibuat secara efektif dan efisien maka akan berpengaruh dalam kecepatan operasional distributor tersebut dalam menyebarkan produk-produknya.

Dan akan mempermudah distributor tersebut dalam mengelola customer-customernya, baik itu dalam aspek penjualan, aspek penagihan, aspek pengiriman, penambahan customer, atau review terhadap efektifitas bisnis dengan customer tersebut.

Ilustrasi Design Territory management :

 picture53

Ilustrasi Sales Activity

picture54

Ilustrasi Rute Sales

picture55

Ilustrasi skema kerja sales ini dapat membantu Anda untuk kerja lebih efisen dan efektif lagi. Agar lebih mudah dalam penerapannya Anda dapat dibantu oleh aplikasi khusus untuk sales order yang akan di lauching.

Supaya anda tidak ketinggalan update teknologi sales order ini silahkan ikuti waiting listnyaSemoga artikel ini bermanfaat. Jika ada yang ingin ditanyakan atau masukan silahkan koment dibawah. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda