Home / Blog / Siapa Sajakah Pengguna Aktif Perangkat Lunak Aplikasi Akuntansi Dalam Sebuah Perusahaan?
Aplikasi akuntansi

Siapa Sajakah Pengguna Aktif Perangkat Lunak Aplikasi Akuntansi Dalam Sebuah Perusahaan?

Bisnis yang berkembang memiliki begitu banyak potensi untuk ekspansi di masa depan, yang dapat saja menimbulkan kerumitan dalam pengelolaan konvensional. Hal ini yang mendorong banyak pemilik usaha mulai beralih ke penggunaan aplikasi akuntansi berbasis teknologi berbasis komputasi awan yang bisa diakses oleh banyak pihak sesuai dengan kewenangannya. Tim-tim ini membutuhkan peningkatan fungsionalitas dan kemampuan akses dengan dukungan lebih banyak fitur agar pekerjaan mereka lebih efisien dalam mendukung produktifitas perusahaan.

Siapa sajakah pengguna aktif perangkat lunak aplikasi akuntansi yang membutuhkan akses ke sistem akuntansi tersebut? Berikut ini beberapa diantaranya:

Manajer akuntansi

Aplikasi Akuntansi
Gambar 1. Manajer (Sumber: Freepik.com)

Dalam perangkat lunak aplikasi akuntansi perusahaan, manajer akuntansi harus memiliki akses penuh ke alat bantu perangkat lunak ini. Pengguna ini sering kali adalah administrator untuk seluruh perangkat lunak, bertugas mengatur peran pengguna, membangun formulir dan kategorisasi khusus, dan memantau proses untuk menjaga agar akun keuangan tetap pada jalurnya.

Staf akuntansi

Staf akuntansi akan menyediakan sebagian besar pembaruan akun sehari-hari, menambahkan pengeluaran dan debet, memantau pembayaran dan faktur, dan menangani permintaan pesanan keluar masuk barang. Staf akuntansi ini harus memiliki akses ke jenis transaksi dan akun yang paling sering mereka tangani. Juga pertimbangkan untuk memberi pengguna ini akses ke alat pelaporan dan analisis untuk membantu mereka membangun budaya perbaikan dan ketertiban administrasi.

Baca Juga: 3 Manfaat Software Akuntansi Berbasis Cloud untuk Pemilik Usaha Kecil

Manajer penggajian

Di sebuah perusahaan, sebagian besar manajer penggajian menjalankan pengawasan dalam proses penggajian untuk semua divisi perusahaan, dan akan memerlukan akses ke ruang lingkup informasi penggajian. Ruang lingkup ini dapat mencakup akses ke data waktu dan kehadiran dan beberapa informasi keluar masuk karyawan. Mereka mungkin juga memerlukan akses ke pelaporan dan analisis status keuangan perusahaan yang lebih besar untuk memiliki wawasan tentang bidang-bidang yang perlu ditingkatkan.

Staf penggajian (HRD)

Staf bagian penggajian akan membutuhkan akses pengeditan ke akun penggajian tertentu di bawah lingkup mereka. Sekali lagi, untuk menanamkan budaya perbaikan, rekan ini juga dapat diizinkan mengakses alat pelaporan dan analitik untuk lebih memahami cara mengimplementasikan alat bantu tersebut yang dampaknya bisa menghemat uang di seluruh departemen mereka.

Tim eksekutif perusahaan

Tim eksekutif organisasi perusahaan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk menyusun strategi pengembangan perusahaan. Di perusahaan yang digerakkan oleh data, C-level (komisaris level), VP (vice president), dan Direktur akan menggunakan perangkat lunak akuntansi untuk mendapatkan pemahaman tentang status keuangan perusahaan untuk mendorong strategi makro dan departemen yang ada. Jika perangkat lunak akuntansi ditulis dalam platform ERP, tim harus memiliki akses ke alat analitik yang menggabungkan data keuangan dari seluruh perusahaan. Jika menggunakan perangkat lunak akuntansi ini, tim eksekutif bisa mengumpulkan informasi akuntansi yang terkait dengan masing-masing KPI yang ditentukan dalam perangkat lunak lain seperti analisa penjualan, otomatisasi pemasaran, dan manajemen rantai pasokan.

Direktur atau Manajer Penjualan

Dalam organisasi perusahaan, Direktur Penjualan atau Manajer Penjualan akan terlibat langsung dalam strategi pengembangan tim penjualan, dan akan membutuhkan akses ke data keuangan yang terkait dengan departemen mereka. Anggota tim ini harus memiliki akses untuk melihat dan mengedit akses ke data penjualan dari tim mereka, dan akses langsung ke setiap pelaporan atau analisa yang disediakan oleh perangkat lunak akuntansi.

Staf Penjualan

Bergantung pada jenis perangkat lunak aplikasi akuntansi Anda, staf penjualan mungkin tidak perlu mengakses perangkat lunak akuntansi. Beberapa tim akan meminta perwakilan penjualan memasukkan faktur langsung ke dalam perangkat lunak, dalam hal ini mereka akan memerlukan akses edit untuk akun mereka. Jika tim Anda menggunakan ERP, atau CRM dengan kemampuan membuat e-faktur, atau alat penjualan lainnya untuk mengelola faktur dan kontrak, staf penjualan mungkin tidak akan memerlukan akses ke alat bantu aplikasi akuntansi Anda. Namun, dalam hal ini, pastikan bahwa perangkat lunak penjualan memiliki integrasi antar muka yang diperlukan.

Memberikan akses karyawan sesuai dengan kebutuhan bisnis dan kewenangannya merupakan langkah manajemen bisnis yang penting dan bisa mendukung produktivitas perusahaan.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.