Home / Blog / Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang di Laporan Keuangan

Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang di Laporan Keuangan

Sebuah perusahaan setidaknya memiliki 4 laporan keuangan yang biasanya sudah banyak kita pelajari sebelumnya yaitu: Laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas. Salah satu poin penting dalam laporan keuangan adalah metode pencatatan persediaan barang dagang khususnya dalam perusahaan perdagangan dan industri dimana barang dijadikan obyek utama dalam bisnis mulai dari pembelian hingga penjualan.

Bagaimana perlakuan pencatatan persediaan barang dagang terseut? Beberapa hal berikut ini perlu Anda pertimbangkan agar laporan keuangan Anda memiliki standar yang benar.

Pengelompokan persediaan barang dalam laporan keuangan

Persediaan barang dagangan dalam laporan keuangan dibagi menjadi dua yaitu barang dalam industri perdagangan dan barang dalam industri manufaktur.

  1. Barang dalam industri perdagangan meliputi kategori sebagai berikut:
  • Barang dibeli dari pemasok
  • Barang yang disimpan, dan kemudian dijual kepada pelanggan
  • Barang tersebut dalam proses sejak beli hingga jual tidak ada perubahan komposisi atas barang itu
  1. Sedangkan barang dalam industri manufaktur juga memiliki karakteristik tertentu yaitu memerlukan proses pengolahan lebih lanjut sebelum dijual kepada pelanggan dan dikategorikan dalam 3 kelompok sebagai berikut:
  • Bahan Mentah, yang dibeli dari pemasok untuk diolah lebih lanjut.
  • Bahan Setengah Jadi yang diolah namun masih perlu proses penyelesaian.
  • Barang Jadi yang sudah selesai diproduksi dan siap untuk dipasarkan.
Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang di Laporan Keuangan

Pencatatan persediaan memiliki dua cara yang secara gampang dikelola dengan sistem pencatatan metode buku dan sistem pencatatan metode fisik.

  1. Sistem Perpetual (Metode Buku)

Karakteristik umum metode buku adalah proses pencatatan yang berkesinambungan langsung pada jumlahnya dan harga pokoknya. Hal lain yang perlu dipertimbangkan:

  • Perusahaan langsung dapat melihat berapa jumlah persediaan beserta harga pokoknya secara riil time
  • Perlu rutin melakukan ¬†penyesuaian persediaan dengan cara stock opname.
  1. Sistem Periodik (Metode Fisik)

Karakteristik umum metode buku adalah pencatatan dilakukan hanya pada akhir periode baik secara fisik maupun nilai bukunya. Hal lain yang perlu dipertimbangkan:

  • Tidak berlaku jurnal akun persediaan dan harga pokok jika transaksi terjadi pada akhir periode
  • Jika transaski di akhir periode maka berlaku jurnal penyesuaian terhadap ikhtisar laba-rugi.
Metode penilaian persediaan barang dagang

Metode penilaian persediaan barang dagang yang paling umum digunakan adalah dengan menggunakan 3 metode harga pokok yaitu:

  1. Metode FIFO, rumus yang berlaku adalah barang masuk dikeluarkan sesuai urutan waktu sehingga saldo akhir persediaan ini menunjukkan barang yang dibeli terakhir.
  2. Metode LIFO, rumus yang berlaku adalah barang yang lebih akhir masuk dikeluarkan kali pertama, hasilnya menunjukkan saldo akhir persediaan adalah barang yang dibeli diawal.
  3. Metode Rata-rata, rumus yang berlaku adalah pengeluaran barang secara rawak, hasil yang didapat menunjukkan penentuan harga pokok dicari dengan nilai rata-ratanya.

Selain itu, perusahaan juga bisa menggunakan sistem persediaan Perpetual, namun kekurangannya adalah perusahaan memerlukan buku besar pembantu khusus untuk persediaan barang dagang. Dalam sistem ini metode Kartu Stok dan Mutasi Barang banyak digunakan. Adakah solusi lebih praktis sistem pencatatan seperti ini?

Anda bisa menggunakan software bee accounting, software akuntasi nomor 2 di Indonesia. Beriku ini manfaat menggunakan software bee accounting:

Bekerja Lebih Cerdas, Tidak Perlu Harus Lebih Keras

Hal ini penting apalagi jika usaha Anda masih baru berdiri (perusahaan start up). Anda perlu menampilkan keunggulan layanan pelanggan yang efisien untuk setiap klien yang Anda dapatkan. Cara termudah untuk mencapai cita-cita ini agar pencatatan lebih cepat dan lebih konsisten adalah dengan perangkat lunak software bee accounting.

Software Bee Accounting Bagus untuk Peningkatan Akurasi

Manusia bisa saja melakukan kesalahan. Itu adalah fakta kehidupan yang tak terhindarkan. Sayangnya, di dunia bisnis kecil, bahkan kesalahan kecil bisa sekalipun bisa menjadi bencana besar. Dengan perangkat lunak software bee accounting, peluang untuk mencatat lebih rapi dan praktis bisa terwujudkan. Selain itu, juga lebih mudah untuk memeriksa dokumen digital dan langsung memperbaiki kesalahan yang terjadi.

Nah, tunggu apalagi? Gunakan segera software bee accounting untuk medapatkan manfaat diatas.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.