Home / Blog / Mengenal Akuntansi Lebih Jauh
mengenal-lebih-jauh-apa-itu-akuntansi-photo

Mengenal Akuntansi Lebih Jauh

Robert Kiyosaki menjelaskan dalam bukunya “Rich Dad Poor Dad”, bahwa dalam cashflow quadrant , ada 4 tipe orang yaitu employee, self-employed, business owner dan investor.

Employee dan self-employed berada dalam kuadran 1, yaitu mereka yang bekerja untuk uang. Sedangkan business owner dan investor berada di kuadran ke 2, uang bekerja untuk mereka.

Tentu Anda ingin berada dalam kuadran ke 2, ingin segera memulai usaha. Bahkan mungkin tempat usaha sudah ada. Sisanya hanya tinggal menyiapkan produk dan itu membutuhkan modal (uang). Sebagai seorang pengusaha salah satu modal yang harus Anda punya adalah uang.

Meskipun banyak orang bilang untuk memulai usaha saat ini tidak butuh modal uang. Cukup dengan modal dengkul. Hem, gak salag sich tapi gak benar juga. Tergantung dengan usaha yang akan Anda mulai. Tapi yang pasti semua usaha itu butuh modal uang. Yang membedakan adalah besaran modal uang yang Anda butuhkan.

Uang harus Anda siapkan untuk usaha adalah kas, yang didalam bahasa inggrisnya cash. Anda sebagai seorang pebisnis tentunya ingin dapat men-track uang yang hasilkan dari bisnis Anda. Cara untuk mencatat uang apa yang masuk dan keluar dari usaha Anda, pencatatan ini lah akuntansi.

Catatan yang Anda butuhkan agar setiap aktifitas keuangan dalam usaha Anda dapat terus ditrack, dalam akuntasi disebut neraca keuangan, bahasa inggisnya balance sheet. Neraca ini semacam scorecard, yang mencatat dua hal, yaitu debit (tentang apa yang kita/usaha kita miliki dan alokasi/di pake buat apa) dan kredit (tentang sumber dana). Bentuknya biasanya seperti gambar berikut;

d-k

Nah, mari saat ini Anda mulai mencatat dari awal, yang usaha  Anda miliki yaitu kas. Selanjutnya dari mana sumber kas tersebut. Bila sumber kas tersebut dari owner maka itu adalah original investment atau investasi awal.

Catat investasi awal di kolom kredit, lalu catat apa yang terjadi setelah usaha Anda mendapat investasi awal, kas di kolom debit. Aturan penting dalam neraca adalah neraca harus balance, yaitu jumlah debit dan kreditnya harus sama.

d-k-2

Mungkin Anda masih merasa kurang modal uang lebih untuk menjalankan usaha. Maka Anda bisa mengajukan pinjaman kepihak ke-3. Bisa Bank atau perusahaan-perusahaan pemijam modal.

Di saat Anda melakukan perjanjian dengan pihak ke-3 maka akan ada yang namanya perjanjian tertulis, antara Anda dan pihak yang meminjamkan. Surat perjanjian itu di sebut dengan istilah wesel bayar (note payable).

Wesel bayar itu masuk dalam kelompok liabilitas (kewajiban yang harus Anda selesaikan dalam jangka waktu yang sudah di sepakati), bahasa inggrisnya liability.

Jadi dalam neraca, yang Anda catat di kolom debit itu mengambarkan apa yang Anda/usaha Anda miliki, itu disebut aset. Lalu bagaimana dengan kolom kredit?

Seperti yang Anda bahas sebelumnya, kolom kredit tentang sumber dana. Sejauh ini Anda memiliki investasi awal dan wesel bayar di kolom kredit. Jika wesel bayar itu liabilitas maka investasi awal Anda masukan dalam kelompok ekuitas pemilik, bahasa inggrisnya owner’s equity.

dk3

Jadi sejauh ini yang Anda miliki adalah aset = liabilitas + ekuitas pemilik. Perlu di ingat adalah neraca harus balance. Dan sekarang semua sudah di awali dengan baik, Anda siap move on untuk memulai usaha.

Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.