Menekan Piutang Macet Tak Tertagih Hingga Tak Terulang Kembali
Home / Blog / Menekan Piutang Macet Tak Tertagih Hingga Tak Terulang Kembali
menekan-piutang-macet-tak-tertagih

Menekan Piutang Macet Tak Tertagih Hingga Tak Terulang Kembali

Piutang dalam bisnis merupakan hal yang wajar dilakukan untuk menciptakan mitra bisnis. Piutang biasanya timbul dari penjualan kredit barang/jasa yang merupakan hasil usaha dari perusahaan yang bersangkutan. Penyelenggaraan Piutang ini diadakan atas kesepakatan kedua bela pihak untuk melakukan transaksi dan waktu pembayarannya. 

Keputusan untuk mengadakan suatu piutang usaha dalam proses penjualanya bertujuan guna untuk meningkatkan volume penjualan. Akan tetapi, hal tersebut akan memberikan resiko bagi perusahaan seperti akan adanya kemungkinan piutang-piutang yang tidak tertagih. Meski begitu Pebisnis tidak bisa menghindarinya. Tanpa disadari kebanyakan pebisnis Distributor menimbun 78% profit mereka pada piutang. 

Pebisnis yang akan melakukan piutang usaha  disarankan membuat keputusan kebijakan piutang yang akan diambil sematang mungkin. Berikut Cara efektif menekan agar tidak macet dan tak tertagih:

1.  Memisahkan Pencatatan dengan bagian piutang dan kas

Menghindari terjadinya penyelewengan akun piutang oleh bagian internal caranya adalah dengan memisahkan antara bagian pencatatan dengan bagian piutang dan kas. Jika bagian piutang digabungkan bersama bagian pencatatan dan bagian penerimaan kas dikhawatirkan memberikan peluang untuk melakukan kecurangan

2. Akun piutang khusus 

Sebagai pengingatkan pebisnis kepada pelanggan akan habisnya waktu jatuh tempo dari pada piutang tersebut. Maka disarankan pihak perusahaan untuk selalu memiliki data pelanggan dengan lengkap terutama informasi tentang nomor yang bisa dihubungi baik nomor end user ataupun nomor kantor pelanggan jika pelanggan kita suatu instansi perusahaan juga.

3. Jalinlah hubungan yang baik kepada setiap pelanggan

Melakukan pendekatan terhadap pelanggan akan penerapan kebijakan piutang yang telah disepakati agar dipatuhi oleh pelanggan. Maka jalinlah hubungan yang baik kepada setiap pelanggan. Sebelum jatuh tempo atas piutang tersebut dari pihak perusahaan sebaiknya memberikan informasi pemberitahuan sehari atau dua hari untuk mengingatkan pelangganya akan piutang yang jatuh tempo tersebut baik via telepon mau pun via e mail.

4. Sistem Keuangan Valid

Untuk meminimalkan terjadinya piutang yang tidak tertagih agar lebih terarah maka perusahaan lebih memahami bagaimana caranya melakukan manajemen piutang. Sehingga resiko terjadinya piutang yang tidak tertagih tersebut bisa diminimalkan bahkan dihindari tentunya. Tidak perlu jera bahkan anti untuk menerapkan piutang usaha karena kekhawatiran kita akan terjadinya piutang usaha yang tidak tertagih yang akan mengakibatkan dampak kerugian bagi perusahaan. Perlunya sistem keuanganya yang valid untuk membantu perusahaan dalam mengatasi piutang. Cari sistem keuangan valid yang bisa memberitahu Anda kapan waktunya piutang jatuh tempo dan semua hal mengenai piutang usaha Anda.

Dalam manajemen piutang maka Anda harus memahami betul akan piutang dan kebijakan kredit yang akan Anda terapkan pada perusahaan Anda. Serta penyesuaian termin kredit yang akan digunakan. Jika segalanya telah di manage dan diterapkan dengan baik. Maka kemungkinan besar profitabilitas perusahaan pun akan meningkat pasti terjadi.

Jika Anda ingin mencari sistem keuangan yang dapat me-manage piutang Anda, Silahkan coba trialnya di BeeAccountingLet’s #beefree Boss

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Santi Mutiara Sari

Learn it before you earn it. Keep strong and smile boss :)
Artikel terkaitclose