Home / Blog / Memahami Cara Mudah Membaca Laporan Laba rugi

Memahami Cara Mudah Membaca Laporan Laba rugi

Ibarat suatu perusahaan adalah sebuah bangunan, maka Laba Rugi merupakan salah satu pondasi yang apabila tidak ada dia, maka perusahaan akan runtuh seketika..

Seperti yang sudah diketahui banyak orag bahwa laporan Laba Rugi adalah sebuah komponen dari Laporan Keuangan yang menampilkan pendapatan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Selain menyajikan data pendapatan yang dihasilkan pada periode tersebut, biaya-biaya yang terjadi juga dicatat dalam Laporan Laba Rugi.

Untuk investor dan analis, pendapatan dan biaya perusahaan merupakan suatu nilai ukur kinerja perusahaan dan sebagai salah satu komponen alat analisis keuangan pada periode tersebut. Mereka memiliki hak untuk melihat rasio keuangan yang salah satunya adalah rasio profitabilitas perusahaan dari informasi yang termuat di dalam Laporan Laba Rugi.

Gambaran Singkat Mengenai Laporan Laba Rugi

Pada umumnya, perusahaan yang sudah terkenal harus mepublikasikan kinerja keuangan mereka dengan Laporan Keuangan secara triwulan, kuartal, atau tahunan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan transparansi bisnis kepada para pemegang saham, investor, dan kreditur. Dan tentu saja, salah satu komponen utama dari Laporan Keuangan adalah Laporan Laba Rugi.

Tujuan utama dalam pembuatan Laporan Laba Rugi adalah untuk melaporkan pendapatan (laba) serta pengeluaran perusahaan pada suatu periode. Jika digambarkan secara sederhana, berikut penerapan persamaan dalam Laporan Laba Rugi:

Laba = Pendapatan Penjualan – Biaya

Contoh Laporan Laba Rugi:

 

Perusahaan biasanya menerbitkan Laporan Laba Rugi setiap kuartal dan tahun fiskal. Sebagai tambahan informasi, perusahaan juga merilis Laporan Laba Rugi dengan versi yang berbeda dan mungkin lebih mendetail bagi pemakai Laporan Keuangan khusus.

Memahami & Membaca Laporan Laba Rugi

Berikut ini Anda bisa pelajari cara mudah bagaimana memahami dan membaca Laporan Laba Rugi perusahaan:

1. Laporan Laba Rugi Berbeda dengan Laporan Arus Kas

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah, laporan laba rugi tidak selalu mewakili arus kas masuk atau arus keluar secara real, walaupun sebenarnya secara tidak langsung berkaitan. Hal ini tentunya dilandasi oleh alasan yang kuat.

Beberapa Karyawan yang bertugas membuat kebijakan akuntansi dan otoritas pajak mewajibkan perusahaan untuk mencatat biaya seperti seperti biaya penyusutan, alokasi biaya, dan penilaian akuntansi akrual lainnya pada laporan Laba Rugi.

Sedangkan untuk Laporan arus kas masuk dan keluar baik yang berkaitan dengan aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan muncul pada instrumen Laporan Arus Kas.

2. Komponen pada Laporan Laba Rugi

Pada Laporan Laba Rugi, ada empat komponen utama. Komponen-komponen tersebut adalah:

  • Pendapatan Penjualan: Yakni nilai dari penjualan utama bisnis atau perusahaan. Terdapat juga akun yang mengurangi nilai penjualan utama seperti retur penjualan dan diskon penjualan
  • Harga Pokok Penjualan (HPP): Merupakan nilai yang berupa biaya untuk membeli persediaan yang nantinya akan dijual oleh perusahaan. Pada HPP terdapat akun pembelian persediaan, biaya angkut pembelian, retur pembelian, persediaan awal, dan persediaan akhir.
  • Beban Operasional: Komponen ini terdapat dua unsur utama, yaitu biaya penjualan dan biaya administrasi. Biaya penjualan merupakan pengeluaran yang terkait dengan bagaimana suatu produk perusahaan dijual. Contohnya adalah biaya pemasaran. Sedangkan Biaya administrasi adalah salah satu biaya yang terkait dengan biaya overhead, utilitas, dan lainnya. Contohnya adalah biaya gaji manajemen, biaya listrik & internet, dan lainnya.
  • Pendapatan dan Biaya lain-lain: Pada pos atau komponen terdapat akun-akun di luar dari pendapatan penjualan dan biaya operasional. Contohnya adalah biaya pajak, biaya bunga, dan pendapatan bunga.

3. Margin pada Laporan Laba Rugi

Margin memiliki peran penting untuk membandingkan model bisnis dan profitabilitas antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Hal ini juga membantu melacak kinerja laba bersih maupun laba kotor perusahaan dari periode ke periode seiring pertumbuhan bisnis perusahaan.

Dalam periode waktu yang lama, perubahan dalam angka laba bisa menampilkan laba sedang meningkat, tetap stabil, atau menyusut. Namun yang perlu Anda ketahui, perubahan dalam angka Margin mengindikasikan apakah profitabilitas perusahaan tumbuh, tetap stabil, atau menyusut.

Perubahan margin, dengan kata lain, menunjukkan bahwa model dan aktivitas bisnis perusahaan sedang mengalami perubahan.

Oleh sebab itu, margin merupakan indikator penting dari kinerja perusahaan karena hal tersebut mengukur pendapatan yang sesuai dengan target, strategi, dan model bisnis perusahaan. Alhasil Margin menjadi komponen yang sangat menarik bagi analis pasar saham, investor, kreditur, manajemen, dan dewan direksi.

Sedangkan dari sudut pandang manajemen, mereka lebih fokus pada angka margin karena beberapa alasan berikut ini:

  • Margin merupakan pusat dari model bisnis perusahaan. Maksudnya model bisnis adalah Margin yang menunjukkan bagaimana perusahaan menghasilkan profit atau laba sesuai dengan target dan strategi bisnis yang mereka jalankan.
  • Margin adalah indikator yang sangat penting dalam kemampuan perusahaan untuk memenangkan persaingan dengan kompetitor dan untuk mencapai tujuan bisnis.

4. Rasio Keuangan dalam Laba Rugi

Istilah Rasio Keuangan berpacu pada perhitungan spesifik yang digunakan untuk menganalisis Laporan Keuangan termasuk Laporan Laba Rugi. Pada umumnya, Margin Laba Bersih maupun Kotor yang disebutkan sebelumnya juga termasuk dalam Rasio Keuangan.

Sangat jelas bahwa investor, kreditur, maupun manajemen tidak boleh meloloskan perhatian terhadap kinerja Rasio Keuangan yang dihasilkan dari Laporan Keuangan perusahaan pada periode tertentu.

Sebagai contoh, fungsi Rasio Keuangan perputaran persediaan adalah untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menggunakan aset persediaan secara efisien. Perhitungan rasio ini didasari oleh keyakinan bisnis bahwa aset harus berfungsi secara efisien dan efektif untuk perusahaan.

Selain melaporkan aktivitas operasional bisnis secara keseluruhan, Laporan Laba Rugi juga memiliki peran sebagai kunci utama bagi para investor, kreditur, dan manajemen dalam menilai kinerja suatu perusahaan.

Memahami dan membaca Laporan Laba Rugi sudah tentu menjadi syarat utama bagi khususnya pemakai Laporan Keuangan agar mereka bisa lebih memahami kondisi perusahaan yang tergambar dari Laporan Keuangan yang dihasilkan.

Bagi Anda pemilik maupun akuntan perusahaan, membuat Laporan Keuangan sudah tentu menjadi suatu kewajiban bisnis. Dan guna mempermudah proses pembuatan Laporan Keuangan, Anda bisa mencoba Software Akuntansi Beeaccounting.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Anggara Farhan

Graphic Designer, Video Editor, Film Making, 2D Animator, Digital Marketer, Seller, Writer, Content Creator

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.