Home / Blog / Macam-macam Buku Besar Dalam Akuntansi dan Contohnya
macam-macam-buku-besar-dalam-akuntansi-dan-contohnya-image

Macam-macam Buku Besar Dalam Akuntansi dan Contohnya

Bicara soal akuntansi tentu ada banyak sudut pandang yang bisa dibahas. Dunia akuntansi memang cukup luas untuk ditelaah dan diliahat dari banyak sudut. Namun, belajar akuntansi sepertinya sedikit kurang lengkap jika Anda tak membahas soal buku besar. Nah, sebenarna apa sih buku besar itu?

Dinukil dari Leoisaac.com menjelaskan jika buku besar dalam akuntansi atau juga biasa disebut ledger adalah buku akuntansi yang dapat memfasilitasi transfer semua entri jurnal dalam urutan kronologis ke rekening masing-masing. Selain itu transaksi dalam rekening yang digunakan buku besarpun juga selalu memuat debit dan kredit dibawah setiap akun dan serta saldo yang dihasilkan. Sebab itulah buku besar menjadi begitu penting dalam akuntansi

Namun patut diketahui juga jika buku besar sebetulnya ada banyak macamnya. Nah dalam tulisan ini akan menilik beberapa macam buku besar yang ada di dalam akuntansi. Mari simak ringkasannya berikut ini:

Buku Besar Umum (General ledger)

Pertama Anda akan mengenal Buku Besar Umum atau juga bisa disebut General Ledger. Nah, mengapa disebut buku besar umum? Sebab buku besar ini memiliki sifat yang menyeluruh atau general. Hal ini dimaksudkan jika Buku Besar tersebut berisi kumpulan informasi dari berbagai jurnal yang ada. Nah, biasanya setiap bulan semua jurnal akan diakumulasikan serta diposti pada buku besar umum ini.

Buku besar umum memiliki tujuannya sendiri. General Ledger ini berfungsi untuk dapat bisa mengatur serta meringkas berbagai transaksi individu yang berada dalam semua jurnal.

Buku Besar Debitur

Nah, buku besar yang satu ini tentu berbeda dengan buku besar umum yang mencakup secara keseluruhan. Buku besar debitur ini hanya mengimpun informasi dari jumlah penjualan saja. Tentu buku besar debitur memiliki fungsinya sendiri. Buku besar debitur memiliki tujuan untuk memberitahukan kepada kita tentang customer mana yang memiliki utang uang dan seberapa besar terhadap bisnis Anda.

Buku Besar Kreditur

Masuk pada macam buku besar ketiga. Tidak jauh berbeda dengan buku besar debitur. Buku besar kreditur juga hanya mengumpulkan informasi dari satu jurnal. Jurnal yang dimaksud adalah jurnal pembelian. Karena itu tujuan dari buku besar kreditur ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada Anda tentang pemasok mana yang memiliki hutang uang kepada bisnis kita dan berapa banyak jumlahnya. Hal itu dapat dituangkan dalam buku besar kreditur.

Nah selain dari jenisnya. Secara gambaran, buku besar ini juga memiliki berbagai macam bentuk. Ada beberapa bentuk dari buk besar ini. Beberapa diantaranya seperti bentuk T, bentuk dua kolom, bentuk tiga kolom sampai bentuk empat kolom. Untuk lebih jelas perhatikan gambar dibawah ini

Buku BesarBentuk T

Nama Akun: Kode Akun:

Buku Besar Bentuk Dua Kolom

Nama Akun: Kode Akun:

Tgl

 

Ket

Ref

Debit

Tagl

 

Ket

Ref

Kredit

                   

Buku Besar Bentuk Tiga Kolom

Nama Akun: Kode Akun:

Tanggal

Ket.

Ref

Debit

Kredit

D/K

Saldo

               

Buku Besar Bentuk Empat Kolom

Nama Akun: Kode Akun :

Tanggal

Keterangan

Debit

Kredit

Saldo

Debt

Kredit

           

Itulah tadi beberapa macam buku besar dalam dunia akuntansi. Sebagai seseorang yang tegah atau baru memulai bisnis. Sangat diperlukan pengetahuan mengenai buku besar ini. Hal ini akan berdampak pada teraturnya pola keunganan bisnis Anda yang dapat dipantau secara langsung. Selamat mencoba.

Sekian Artikel dari saya semoga bermanfaat. Jangan lupa dishare di akun sosial media Anda ya agar teman Anda juga mendapatkan maanfaatnya. Banyak berbagi banyak rejeki lho. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan koment dibawah. Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.