Home / Blog / Lakukan Cara ini untuk Mengatasi Pegawai agar Disiplin dalam Bekerja

Lakukan Cara ini untuk Mengatasi Pegawai agar Disiplin dalam Bekerja

Kurangnya disiplin kerja karyawan bisa menyebabkan keadaan yang tidak kondusif di kantor dan merugikan perusahaan. Dibutuhkan berbagai aturan untuk membuat karyawan agar dapat tetap bekerja sesauai dengan standar yang diinginkan perusahaan. Perbedaan watak menjadi kunci utama pengusaha atau manajer SDM dalam mengendalikannya agar mau mengikuti aturan perusahaan setidaknya bisa diajak disiplin.

Untuk bisa menjaga agar semua karyawan disiplin itu tidak mudah. Akan tetapi bukan berarti mustahil untuk diwujudkan.  Lakukan Cara ini untuk Mengatasi Pegawai agar Disiplin dalam Bekerja.

Pastikan Karyawan Mengetahui Kode Etik Kantor dan Setiap Revisinya.

Tidak mungkin menciptakan disiplin kerja jika karyawan tidak mengerti sepenuhnya tentang kode etik dan berbagai peraturan yang ada di kantor. Pastikan karyawan baru mendapatkan salinan dari berbagai peraturan (bisa tertulis di dalam kontrak kerja)  dan memahaminya. Setiap ada perubahan kebijakan perusahaan yang berubah pastikan semua karyawan mendapatkan revisi terbarunya. Semakin karyawan mengerti dan memahami kode etik yang ada maka akan semakin mudah mewujudkan disiplin kerja di kantor.

Peraturan yang dibuat oleh perusahaan seharusnya menjadi cerminan dari sikap para pemimpin (pejabat tinggi perusahaan), namun tidak jarang peraturan hanya tinggal aturan yang artinya orang yang dijadikan panutan justru tidak mengacuhkan apa yang dianjurkan kepada pegawainya alias sama-sama melanggar. Kebiasaan baik petinggi perusahaan akan menurun ke stafnya dan begitu seterusnya bagi staf-staf baru.

Reward and Punishment

Berikan sanksi pada setiap karyawan yang tidak disiplin. Sanksinya pun bermacam-macam, bisa menggunakan pengurangan gaji, denda, atau bahkan penurunan pangkat. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan karyawan bisa lebih bijak dalam menghargai waktu dan juga menumbuhkan sikap disiplin.

Hal ini sudah jelas bahwa pegawai yang kreatif dan memiliki kinerja yang baik dan penuh inovatif layak diberi penghargaan misalnya dengan kenaikan gaji, hadiah, dll. Sebaliknya pegawai yang memiliki nilai kinerja menurun akibat sikap kerja yang tidak baik (semaunya saja) harus diberikan hukuman.

Penghargaan karyawan teladan pun kerap dilakukan perusahaan. Selain sebagai cara menghargai orang lain, cara ini juga bertujuan agar setiap karyawan termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan.

Konsisten Pada Aturan

Manajemen harus bisa bersikap tegas pada karyawan, tetapi jangan sampai juga bersikap terlalu menghakimi. Investigasi juga diperlukan untuk membuktikan pelanggaran yang dilakukan. Beritahu secara jelas apa yang diharapkan perusahaan dari karyawan, agar karyawan dapat mengetahui bagaimana cara memperbaiki kesalahannya. Yang terpenting adalah, taat pada aturan, perlakukan setiap karyawan dengan perlakuan yang sama. Manajemen yang dianggap tidak konsisten tentunya akan memberikan kesan kurang baik pada perusahaan yang mungkin kedepannya dapat memicu menurunnya disiplin kerja.

Jika ingin meciptakan disiplin kerja, maka jangan tunggu masalah menjadi besar untuk menindaklanjutinya. Ketika karyawan melakukan kesalahan kecil dan perusahaan tidak menegur, maka bisa dianggap perusahaan menyetujui sikap tersebut. Perusahaan bisa menegur karyawan secara baik-baik, memberitahu kesalahan karyawan dan meminta klarifikasi tentang kesalahan tersebut. Perusahaan juga bisa menawarkan bantuan untuk karyawan jika ternyata ia mengalami kesulitan yang membuatnya melakukan kesalahan tersebut. Jangan lupa juga untuk memuji perilaku baik yang sudah dilakukan karyawan tersebut.

Perusahaan harus memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi masalah kinerja karyawan dan pelanggaran kode etik karyawan. Keduanya memang berhubungan dengan disiplin kerja dan bisa berakhir dengan pemutusan hubungan kerja. Tetapi kedua kasus ini memiliki pendekatan solusi yang berbeda dalam menyelesaikannya. Bagi karyawan yang memiliki kinerja di bawah rata-rata standar perusahaan, bisa ditegur dan diberi kesempatan agar mampu meningkatkan kembali standar kerjanya. Sedangkan bagi karyawan yang melanggar kode etik, maka harus langsung ditindak sesuai dengan peraturan yang ada, meskipun kinerja karyawan tersebut cukup baik.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Vicky Fatrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.