Home / Blog / Inilah Softskill yang Wajib Dimiliki Seorang Sales

Inilah Softskill yang Wajib Dimiliki Seorang Sales

Menjadi sales harus memiliki pengetahuan, kualitas, dan kemampuan untuk bersaing di bidang ini. Beberapa kemampuan yang harus dimiliki seorang sales dapat dilatih dan dipelajari lewat latihan, jam terbang, dan pengalaman. Seorang sales yang handal akan mampu menaklukan berbagai macam tipe customer. Dan juga mereka mampu bertahan dalam berbagai tekanan deadline pekerjaan atau target yang belum tercapai di akhir bulan. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan 5 karakter yang harus dimiliki sales atau mulai ditanamkan sejak awal.

Inilah Softskill yang Wajib Dimiliki Seorang Sales:

Mampu menangani penolakan

Sebagai sales, tentunya Anda paham akan ada banyak penolakan saat Anda berusaha menjual. Apa yang membedakan sales berpengalaman dengan yang pemula adalah kemampuan dalam menangani penolakan calon pelanggan. Penolakan adalah hal yang tidak dapat dihindari, namun jangan dilihat sebagai kesempatan yang selamanya tertutup. Kuncinya adalah mengerti mengapa calon klien menolak.

Anda harus mencari tahu tentang hal ini jika Anda ingin sukses dalam menjual. Spreiter juga menyatakan bahwa penolakan muncul karena beberapa faktor yang berbeda, seperti kurangnya pengetahuan, masalah persepsi, dan lain-lain. Anda harus mampu mengembangkan metode sendiri dalam menghadapi penolakan dengan memerhatikan keluhan klien dan alasan-alasannya.

Mampu bernegosiasi

Negosiasi adalah keterampilan pendukung yang bisa membantu pekerjaan marketing. Anda bisa berkompromi soal budget dengan klien dan membuat kesepakatan deadline dan ekspektasi kerja dengan vendor. Kemampuan untuk membuat daya tawar yang menguntungkan akan membuat Anda sukses sebagai pemasar profesional.

Anda harus paham bahwa Anda bukan sekedar menjual produk. Dalam lingkup yang lebih luas, Anda juga memberikan layanan, menciptakan solusi, dan memecahkan masalah. Namun sebelum Anda bisa memberikan solusi, Anda harus mampu mengidentifikasi masalahnya terlebih dahulu. Satu-satunya cara untuk menemukan masalah adalah menanyakan hal yang tepat.

Psikologis Positif

Berhubungan secara langsung dan aktif kepada orang banyak membuat Anda sebagai sales harus berlatih agar dapat memelihara psikologis positif. Pembeli ialah raja dan keinginannya wajib terpenuhi. Bila sedang adu argumentasi dengan mereka, jangan sekali emosi sehingga menurunkan daya belinya. Tetap arahkan pembicaraan yang menunggulkan produk tetapi tidak terkesan memaksa.

Selain optimis, Anda juga harus memiliki kesadaran diri. Kesadaran diri yang dimaksud ialah Anda tahu apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan Anda sebagai seorang sales. Dengan adanya kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri sendiri membuat Anda dapat mengembangkan hard skills dan soft skills Anda dalam dunia marketing.

Manajemen stres

Tidak jarang seorang sales terjebak di antara tugas-tugas di luar jadwal. Tantangan terbesar dalam manajemen waktu adalah menghadapi situasi di luar rencana. Ketika permasalahan mendesak muncul dan menuntut tindakan segera, Anda harus tahu bagaimana menghadapinya dengan waktu terbatas tanpa mengorbankan rencana yang telah Anda susun.

Pekerjaan di dunia marketing bisa membuat Anda stres. Deadline yang ketat, klien yang demanding bisa membuat gugup dan melakukan kesalahan. Ketika kekeliruan Anda menimbulkan efek domino, maka satu proyek bisa kacau. Anda harus bisa mengendalikan diri agar tidak panik saat menghadapi hal tersebut.

Bicara tentang manajemen waktu memang kedengarannya mudah, padahal manajemen waktu membutuhkan pengendalian diri dan kadang susah untuk dilakukan. Manjemen waktu bukan hanya membuat rencana penjualan jauh-jauh hari atau menjadwalkan meeting dengan klien. Manajemen waktu membutuhkan fleksibilitas,

Menjadi sales harus memiliki pengetahuan, kualitas, dan kemampuan untuk bersaing di bidang ini. Beberapa kemampuan yang harus dimiliki seorang sales dapat dilatih dan dipelajari lewat latihan, jam terbang, dan pengalaman. Seorang sales yang handal akan mampu menaklukan berbagai macam tipe customer. Dan juga mereka mampu bertahan dalam berbagai tekanan deadline pekerjaan atau target yang belum tercapai di akhir bulan. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan 5 karakter yang harus dimiliki sales atau mulai ditanamkan sejak awal.

Inilah Softskill yang Wajib Dimiliki Seorang Sales:

Mampu menangani penolakan

Sebagai sales, tentunya Anda paham akan ada banyak penolakan saat Anda berusaha menjual. Apa yang membedakan sales berpengalaman dengan yang pemula adalah kemampuan dalam menangani penolakan calon pelanggan. Penolakan adalah hal yang tidak dapat dihindari, namun jangan dilihat sebagai kesempatan yang selamanya tertutup. Kuncinya adalah mengerti mengapa calon klien menolak.

Anda harus mencari tahu tentang hal ini jika Anda ingin sukses dalam menjual. Spreiter juga menyatakan bahwa penolakan muncul karena beberapa faktor yang berbeda, seperti kurangnya pengetahuan, masalah persepsi, dan lain-lain. Anda harus mampu mengembangkan metode sendiri dalam menghadapi penolakan dengan memerhatikan keluhan klien dan alasan-alasannya.

Mampu bernegosiasi

Negosiasi adalah keterampilan pendukung yang bisa membantu pekerjaan marketing. Anda bisa berkompromi soal budget dengan klien dan membuat kesepakatan deadline dan ekspektasi kerja dengan vendor. Kemampuan untuk membuat daya tawar yang menguntungkan akan membuat Anda sukses sebagai pemasar profesional.

Anda harus paham bahwa Anda bukan sekedar menjual produk. Dalam lingkup yang lebih luas, Anda juga memberikan layanan, menciptakan solusi, dan memecahkan masalah. Namun sebelum Anda bisa memberikan solusi, Anda harus mampu mengidentifikasi masalahnya terlebih dahulu. Satu-satunya cara untuk menemukan masalah adalah menanyakan hal yang tepat.

Psikologis Positif

Berhubungan secara langsung dan aktif kepada orang banyak membuat Anda sebagai sales harus berlatih agar dapat memelihara psikologis positif. Pembeli ialah raja dan keinginannya wajib terpenuhi. Bila sedang adu argumentasi dengan mereka, jangan sekali emosi sehingga menurunkan daya belinya. Tetap arahkan pembicaraan yang menunggulkan produk tetapi tidak terkesan memaksa.

Selain optimis, Anda juga harus memiliki kesadaran diri. Kesadaran diri yang dimaksud ialah Anda tahu apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan Anda sebagai seorang sales. Dengan adanya kesadaran akan kekuatan dan kelemahan diri sendiri membuat Anda dapat mengembangkan hard skills dan soft skills Anda dalam dunia marketing.

Manajemen stres

Tidak jarang seorang sales terjebak di antara tugas-tugas di luar jadwal. Tantangan terbesar dalam manajemen waktu adalah menghadapi situasi di luar rencana. Ketika permasalahan mendesak muncul dan menuntut tindakan segera, Anda harus tahu bagaimana menghadapinya dengan waktu terbatas tanpa mengorbankan rencana yang telah Anda susun.

Pekerjaan di dunia marketing bisa membuat Anda stres. Deadline yang ketat, klien yang demanding bisa membuat gugup dan melakukan kesalahan. Ketika kekeliruan Anda menimbulkan efek domino, maka satu proyek bisa kacau. Anda harus bisa mengendalikan diri agar tidak panik saat menghadapi hal tersebut.

Bicara tentang manajemen waktu memang kedengarannya mudah, padahal manajemen waktu membutuhkan pengendalian diri dan kadang susah untuk dilakukan. Manjemen waktu bukan hanya membuat rencana penjualan jauh-jauh hari atau menjadwalkan meeting dengan klien. Manajemen waktu membutuhkan fleksibilitas, kemampuan adaptasi, dan disiplin yang besar.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki. Terimakasih semua. Salam Let’s #beefree

kemampuan adaptasi, dan disiplin yang besar.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki. Terimakasih semua. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Vicky Fatrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.