Home / Blog / Inilah Kesalahan Manajemen Keuangan yang Sering Dialami Pengusaha Pemula

Inilah Kesalahan Manajemen Keuangan yang Sering Dialami Pengusaha Pemula

Sukses di bidang bisnis lalu bisa mendapatkan keuntungan tentu didambakan banyak orang. Mimpi untuk bisa berdikari dan bekerja di bawah kendali sendiri secara penuh pasti sangat menyenangkan. Tak pelak belakangan semakin banyak orang yang ingin membangun bisnis.

Berbisnis adalah seni, tidak mudah, ada tantangan yang mesti dihadapi. Dengan segala jatuh bangun serta resiko, dimana segala sesuatunya harus bisa dihadapi dengan pikiran yang tenang.

Banyak pengusaha pemula, karena berbagai faktor berhasil mendirikan bisnisnya sendiri. Tetapi tak berapa lama kemudian, bisnis tersebut harus meredup, beberapa bahkan menghadapi kondisi yang fatal, terus merugi dan gulung tikar.

Sebenarnya, ada peta konsep yang harus diemban oleh seorang pebisnis. Sangat jelas bahwa kesalahan-kesalahan dimana hal tersebut sampai menjadikan pebisnis gulung tikar, dimulai dari kurang piawainya manajemen keuangan. Artikel kali ini ditujukan sebagai dasar rangkuman kesalahan-kesalahan dalam hal pengaturan keuangan yang pada akhirnya menyebabkan seorang pengusaha pemula musti gulung tikar dan keluar dari percaturan usaha.

  • Terlalu Berani, Investasi Didasarkan Pada Anggapan/Asumsi

Sebagai pebisnis keberanian mengambil keputusan mutlak diperlukan. Pebisnis pemula kadang punya kemauan berinovasi tinggi yang lebih dibanding para pemain lama. Hal ini bisa jadi positif tapi bila kurang kehati-hatian malahan bisa salah jalur. Ujung-ujungnya mematikan bisnis yang sudah dirintis sekian waktu.

Karenanya sebelum berinvestasi, ada dua hal yang mesti dilakukan. Pertama adalah tes animo pasar yang diperlukan agar bisa diambil keputusan terkait seberapa jauh dan besarnya produk tersebut akan diterima oleh pasar. Tujuannya agar jangan sampai mengeluarkan uang terlalu besar.

Kedua, melakukan tes produksi. Jangan sampai, animo pasar tinggi tetapi produk yang diunggulkan malahan tak punya sustainbility dan keberlanjutan bagus, alasannya variable produksi yang terlalu sulit. Ini bisa mematikan reputasi perusahaan diwaktu yang akan datang.

  • Meminjam Uang Tanpa Perhitungan Matang

Modal uang mutlak diperlukan untuk menjalankan bisnis. Salah satu caranya tentu mengajukan pinjaman. Banyak pebisnis pemula salah langkah dalam persoalan ini. Jumlah yang dipinjam terlalu besar.

Sebelum melakukan pinjaman mutlak diperlukan riset sederhana sebenarnya berapa besaran yang diperlukan sebagai “pelumas” untuk bisnis bisa berjalan. Selain itu timing atau pemikiran bahwa apakah ini sudah merupakan waktu yang tepat untuk meminjam uang, jangan sampai malahan terjadi utang yang membengkak dan menjadi beban, alih-alih sebagai pengembangan bisnis.

  • Aset Tercampur

Ini adalah hal lain yang umum. Sangat dilarang sebenarnya mencampur aset bisnis dan pribadi. Tetapi banyak pengusaha pemula yang kurang berhati-hati dan terjebak pada pemikiran menutup dengan dana pribadi sebagai suntikan untuk bisnis yang sedang lesu.

Hal ini sungguh kontraproduktif. Sebab bukannya akan menyelamatkan bisnis ini malahan mengakibatkan dana pribadi tersedot dan akhirnya menghilangkan kemampuan ekonomi personal. Sebaiknya, lakukan langkah pengamanan dengan menyisihkan sekian banyak keuntungan di waktu bisnis lancar. Dana inilah yang nantinya bisa dijadikan dana talangan dan bukan dari kantong pribadi.

  • Gagal Dalam Menilai Value of money dalam berinvestasi

Sangat penting untuk tetap punya pemikiran valuable for money artinya ketika memikirkan untuk mengeluarkan sejumlah dana investasi, maka itu akan berputar dan membawa keuntungan di masa depan.

Sebagai contoh; melakukan penyewaan ruang kantor yang mewah dan megah beserta segala isinya untuk merebut bonafiditas.

Bisnis yang bonafide mungkin memang menarik dan bisa membuahkan banyak kesepakatan yang menguntungkan. Tapi ingat bahwa jumlah yang dipakai untuk membeli bonafiditas ini juga harus bisa membawa keuntungan lebih. Jangan sampai malah melemahkan keuangan internal perusahaan. Pastikan antara fungsi dan cost yang diperlukan bisa minimal setara.

Itulah tadi daftar kesalahan-kesalahan pengusaha atau pebisnis pemula. Dengan mengenali serta menerapkan solusi sederhana sebagaimana dalam ulasan diharapkan bisnis yang dikembangkan akan bisa bertahan dalam waktu yang lama serta semakin membawa banyak keuntungan.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Anggara Farhan

Graphic Designer, Video Editor, Film Making, 2D Animator, Digital Marketer, Seller, Writer, Content Creator

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.