Home / Blog / Darimana Bisnis Besar itu Dimulai?

Darimana Bisnis Besar itu Dimulai?

Banyak pengusaha bermimpi memulai hal “besar”, seperti yang dilakukan Jim Shennan dengan Starbucks atau Mark Zuckerberg dengan Facebook. Tetapi memulai bisnis besar membutuhkan lebih dari sekadar memiliki ide besar. Meluncurkan bisnis yang benar-benar besar membutuhkan konsep bersama yang tepat, orang yang tepat, dan sumber daya yang tepat, yang memungkinkan bisnis untuk tumbuh dari kecil menjadi besar.

Identifikasi konsep bisnis Anda mulai dari usaha untuk memecahkan masalah nyata atau kebutuhan untuk sejumlah besar orang di mana Anda dapat unggul dengan cara yang unik terhadap pesaing Anda. Bisnis ini bisa dalam bentuk penambahan unit (seperti waralaba) atau pasar tambahan (seperti penjualan produk untuk konsumsi dalam negeri atau luar negeri). Hanya bisnis yang berhasil “meningkatkan” nilai tambah saja yang berpotensi menjadi perusahaan besar yang sukses.

Tahapan usaha kecil menuju bisnis yang besar

Secara formal Anda bisa mendaftarkan usaha Anda dalam bentuk Perusahaan Perseroan Terbatas, yang masing-masing memberikan struktur hukum yang akan memungkinkan Anda untuk mengumpulkan sejumlah besar modal/dana dalam bentuk investasi saham atau pinjaman bisnis lainnya.

Tuliskan rencana bisnis yang menggambarkan konsep inti bisnis Anda, keunggulannya dibandingkan pesaing saat ini di bidangnya, model distribusinya, tujuan jangka panjangnya dalam frame (bingkai) waktu yang terukur, termasuk di dalamnya anggaran, dan pendapatan yang diproyeksikan melalui tahapan mulai dari tiga hingga lima tahun pertamanya. Juga diperlukan tentang strategi pemasaran perusahaan, strategi pengembangan perusahaan jangka panjang dan opsi menarik minat dana pengembangan usaha dari investor. Konsultasikan dengan bankir Anda, akuntan atau profesional bisnis lainnya untuk mendapatkan saran yang tepat tentang membuat rencana bisnis Anda.

Sampaikan rencana bisnis Anda kepada keluarga, teman, kenalan, dan angel investor untuk meningkatkan modal awal yang dibutuhkan sesuai rencana bisnis Anda. Tujuan Anda harus setidaknya 100 persen pendanaan dari anggaran rencana Anda. Idealnya, menaikkan dua kali lipat dari jumlah itu akan mencegah biaya tak terduga atau komplikasi masalah bisnis yang bisa menggagalkan rencana Anda. Anda mungkin harus dapat menunjukkan bukti konsep bisnis Anda dengan sampel produk Anda, lebih bagus lagi jika dalam bentuk demonstrasi perangkat lunak.

Bagaimana membangun tim yang solid untuk membesarkan usaha?

Bangun tim dalam perusahaan yang sejalan dengan visi bisnis Anda. Pekerjakan staf profesional terbaik yang mampu Anda miliki yang keahliannya ada pada bidang-bidang penting yang kurang Anda miliki. Karena tim ini akan menjadi orang penting yang menjadi sandaran seluruh kesuksesan atau kegagalan bisnis tersebut, oleh karena itu Anda harus pastikan untuk bisa menarik karyawan terbaik. Banyak perusahaan pemula menawarkan saham karyawan atau partisipasi ekuitas lainnya untuk menjamin kesetiaan dan kinerja mereka pada perusahaan.

Bangun bisnis baru Anda dan mulai desain konsep untuk skala yang lebih besar. Selama periode ini, Anda harus mengamankan basis pelanggan yang sudah ada saat ini. Presentasikan model bisnis Anda dan revisi rencana bisnis kepada pemodal dan alternative calon investor yang lainnya. Untuk tahapan lebih serius, biasanya Anda harus menyerahkan 20 hingga 40 persen dari ekuitas perusahaan Anda kepada investor jika mereka bergabung sebagai pemodal. Pada umumnya invsestor tertarik pada potensi pertumbuhan perusahaan dengan “time horizon” selama tiga hingga lima tahun, titik di mana investasi mereka bisa mulai memberikan imbal balik dengan banyak keuntungan.

Menyewa tim manajemen eksekutif yang berpengalaman, termasuk Chief Executive Officer (CEO) untuk mengambil alih operasi bisnis sehari-hari merupakan langkah lanjutan yang tepat. Sebagian besar perusahaan yang akan berkembang memerlukan ini, namun satu atau lebih kursi di dewan direksi Anda adalah porsi untuk investor, sebagai syarat untuk investasi mereka. Bersiaplah untuk tetap terlibat kompak dalam bisnis, tetapi pahamilah bahwa peran Anda sebagai pendiri akan berkurang ketika kontrol operasional bisnis bergerak menuju tim profesional yang fokus pada pertumbuhan eksponensial.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.