Home / Blog / Contoh Jurnal Pendapatan Bunga Bank dan Biaya Administrasi Bank

Contoh Jurnal Pendapatan Bunga Bank dan Biaya Administrasi Bank

Arus masuk bruto yang timbul dari aktivitas perusahaan dalam suatu periode dinamakan pendapatan. Arus masuk bruto dari manfaat ekonomi tersebut mengakibatkan bertambahnya ekuitas serta bukan merupakan penanaman modal.

Jenisnya pun berbeda-beda, diantaranya : penghasilan jasa, bunga, dividen, royalti serta penjualan. Itulah pengertian pendapatan berdasarkan PSAK nomor 23.

Salah satu jenis pendapatan perusahaan yang akan dibahas lebih lanjut di artikel ini yaitu pendapatan bunga bank. Apakah pendapatan bunga bank itu? 

Yaitu pendapatan yang diperoleh dari saldo perusahaan yang mengendap di bank selama periode tertentu, biasanya perbulan. Selanjutnya, pendapatan bunga bank ini lebih dikenal dengan  istilah pendapatan bunga jasa giro.

Pendapatan bunga jasa giro merupakan sarana penyimpanan dan pengendalian cash flow perusahaan dengan karakteristik :

  • Bersifat fluktiatif dan cenderung jangka pendek
  • Memiliki biaya dana yang relatif murah
  • Hanya bisa digunakan untuk penempatan jangka pendek
  • Cenderung menyita waktu,sarana dan biaya karena cukup rumit administrasinya

Lantas, bagaimana cara menjurnal pendapatan bunga jasa giro?

Perhatikan Contoh berikut :

10 Januari 2018           Kas Bank “X”                         Rp 1.000.000

Pendapatan Bunga Jasa Giro              Rp 1.000.000

10 Januari 2018           Pajak atas Bunga Jasa Giro     Rp 10.000

Kas Bank “X”                                     Rp 10.000

 

Ketika kita pindahkan ke laporan laba/rugi, pendapatan jasa giro masuk kedalam akun pendapatan lain-lain.

PT Anugerah Bumi Sentosa

Laporan Laba Rugi

Periode 01 – 31 Januari 2018

A Pendapatan    
  1. Penjualan   Rp 10.000.000
  2. Pendapatan Lain – lain    
      a. Pendapatan Bunga Jasa Giro   Rp 1.000.000  
      b. Pajak Atas Bunga Jasa Giro Rp 10.000  
      Rp 990.000 –
  Total Pendapatan   Rp 10.990.000

Perlu Anda ketahui bahwa pendapatan bunga jasa giro merupakan pendapatan yang telah dikenakan pajak final. Jadi pendapatan ini tidak akan dikenakan pajak lagi karena bank telah memungut pajak dari pendapatan tersebut.

Khusus untuk laporan laba rugi fiskal bahwa pendapatan giro merupakan hasil dari koreksi fiskal negatif yang berati bahwa pendapatan kena pajak (PKP) menjadi berkurang karena adanya pendapatan bunga jasa giro.

PT Anugerah Bumi Sentosa

Laporan Laba Rugi

Periode 01 – 31 Januari 2018

A Pendapatan    
  1. Penjualan   Rp 10.000.000
  2. Pendapatan Lain – lain    
      a. Pendapatan Bunga Jasa Giro Rp 1.000.000  
      b. Pajak Atas Bunga Jasa Giro Rp      10.000  
      Rp     990.000+
  Total Pendapatan   Rp10.990.000
B Harga Pokok Penjualan   Rp 3.000.000
C Pendapatan Bruto   Rp 7.990.000
D Biaya Operasional   Rp 2.000.000
E Laba sebelum Pajak   Rp 5.990.000
F Koreksi fiskal negatif :    
  1. Pendapatan dikenakan pajak final   Rp    990.000
G Pendapatan Nettoo Fiskal   Rp 5.000.000

Sedangkan untuk biaya administrasi bank menjadi beban yang dimasukkan kedalam akun beban usaha dan tidak perlu dilakukan koreksi fiskal. Mengapa tidak perlu dilakukan koreksi fiskal? Karena perusahaan hanya memanfaatkan jasa bank untuk keperluan operasional perusahaan saja.

Namun apabila beban tersebut berhubungan dengan pendapatan bunga atau jasa yang dikenakan pajak bersifat final, maka harus dilakukan koreksi fiskal. Hal ini dikarenakan perusahaan  memiliki rekening akun di bank tersebut.

Dalam contoh laporan laba rugi diatas biaya operasional tertulis Rp 2.000.000, dimana biaya tersebut belum termasuk beban administrasi. Jika biaya administrasi bank sebesar Rp 500.000, maka biaya operasional menjadi Rp 2.500.000. Sehingga dalam laporan laba rug atas tertulis sebagai berikut :

PT Anugerah Bumi Sentosa

Laporan Laba Rugi

Periode 01 – 31 Januari 2018

A Pendapatan    
  1. Penjualan   Rp 10.000.000
  2. Pendapatan Lain – lain    
      a. Pendapatan Bunga Jasa Giro Rp 1.000.000  
      b. Pajak Atas Bunga Jasa Giro Rp      10.000  
      Rp     990.000+
  Total Pendapatan   Rp10.990.000
B Harga Pokok Penjualan   Rp 3.000.000
C Pendapatan Bruto   Rp 7.990.000
D Biaya Operasional   Rp 2.500.000
E Laba sebelum Pajak   Rp 5.490.000
F Koreksi fiskal negatif :    
  1. Pendapatan dikenakan pajak final   Rp    990.000
G Pendapatan Nettoo Fiskal   Rp 4.500.000

Itulah sedikit ulasan tentang contoh jurnal pendapatan bunga bank dan biaya administrasi bank. Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, maka jangan lupa membagikannya kepada pembaca yang lain. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Anggara Farhan

Graphic Designer, Video Editor, Film Making, 2D Animator, Digital Marketer, Seller, Writer, Content Creator

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.