Home / Blog / Contoh fitur Software Akuntansi untuk Bisnis Ritel

Contoh fitur Software Akuntansi untuk Bisnis Ritel

Contoh Fitur Software Akuntansi Untuk Bisnis Ritel – seperti kata Brad Sugar pendiri Action Coach International memonitor perusahaan itu seperti mengendarai mobil yang dibutuhkan selain melihat kaca depan, samping dan belakang juga perlu untuk melihat spion, indikator bensin, temperature mesin, putaran rpm mesin dan posisi roda gigi, itupun adalah perlengkapan standar dari sebuah kendaraan roda empat yang dipakai di jalan raya. Beda lagi kalau kendaraan yang dipakai adalah untuk medan off-road, fitur keamanan seperti roll bar, safety belt delapan titik dan indikator tambahan berupa suhu oli mesin pun turut menjadi indikator utama.

Begitupun bisnis, selain laporan keuangan akuntansi standar yang dihasilkan yaitu:

  1. Balance sheet atau neraca
  2. Profit loss statement atau laporan laba rugi
  3. Cash statement atau laporan arus kas

Lebih spesifik untuk masing-masing bisnis yang berbeda bidang tentu ada kebutuhan laporan khusus yang bisa dihasilkan oleh software komputer akuntansi, bila anda bergerak di bidang ritel beberapa indikator yang harus diperhatikan adalah:

  1. Barang fast moving dan slow moving, sebagai peritel yang mengutamakan perputaran barang maka sangatlah dibutuhkan analisa terhadap permintaan barang yang cepat laku dan lambat perputarannya, kebutuhan ketersediaan data bukan lagi dalam hitungan hari atau bahkan minggu tapi detik. Saat ini juga bila dibutuhkan data perputaran masing-masing barang maka saat itu juga laporan keuangan dan akuntansi yang terkastemisasi ini tersedia.
  2. Barang expired date atau habis masa berlaku (biasanya ritel farmasi ataupun makanan dan minuman), untuk industry ritel seperti farmasi beda dengan fashion yang ketika barang tidak laku masih bisa diputar di tahun berikutnya, namun farmasi memiliki keterbatasan masa kadaluwarsa, hal ini sama dengan peritel yang bergerak di bidang makanan dan minuman.
  3. Barang reject/cacat produksi, barang yang datang dalam jumlah besar tidak serta merta bisa dicek satu persatu kondisinya apakah memenuhi standar atau ada yang cacat produksi, walaupun teknologi sampling digunakan namun setiap kali ditemukan ada cacat produksi dibutuhkan system pencatatan yang terintegrasi dengan program aplikasi akuntansi untuk mendukung pengorganisasian data tersebut, dan laporan ini juga dibutuhkan manajemen untuk membuat catatan khusus kepada supplier yang mensupply barang yang memiliki reject tinggi.
  4. Pengecekan stok akurat dan cepat, memerlukan kejelian ekstra bagi karyawan petugas stok dalam membuat laporan persediaan barang/stok yang riil time dan lebih membutuhkan ketelitian super bagi pemilik usaha untuk melihat satu persatu laporan stok dan mencocokkan dengan data barang masuk dan keluar sehingga meminimalisir kebocoran stok di perusahaan.

Kriteria kebutuhan dasar perusahaan ritel diataslah yang seharusnya dijawab oleh vendor software akuntansi indonesia dalam membangun produknya yang mendukung industry ritel di berbagai bidang di Indonesia. Kapabilitas dalam menjawab kebutuhan pasar adalah tantangan bagi para produsen, begitu pula bagi produsen software akuntansi keuangan Bee Accounting yang memiliki klaim sebagai software yang memberikan solusi untuk:

  1. Kesulitan memantau keluar masuk stok dan uang
  2. Masalah piutang tidak terkontrol dan tidak tertagih
  3. Efisiensi waktu dalam pembuatan laporan akuntansi dan keuangan perusahaan
  4. Kebebasan waktu untuk pemilik bisnis agar tidak terpenjara dalam rutinitas bisnis

Lebih lengkapnya untuk melihat kemudahan penggunaan Bee Accounting dalam keseharian proses akuntansi dan konfigurasinya klik link berikut: http://www.youtube.com/user/softwareakuntansi#g/u

Coba versi gratisnya dan mulailah beralih dari pencatatan manual ataupun excel ke software akuntansi yang terintegrasi!

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About david

Passion pada dua bidang IT dan Bisnis mengilhami David dan team untuk menciptakan Beeaccounting. Memiliki Visi membantu 1jt bisnis di Indonesia untuk lebih profitable melalui sistemasi bisnis berbasis IT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Artikel terkaitclose