Home / Blog / Cara Mudah Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Perusahaan
cara-mudah-memisahkan-uang-pribadi-dan-uang-perusahaan-picture

Cara Mudah Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Perusahaan

Mengapa pengusaha perlu memisahkan uang pribadi dan perusahaan?

Faktanya, dengan melakukan pemisahan antara asset pribadi dan perusahaan pengusaha mampu mempermudah pelaksanaan kegiatan bisnis yang sedang dijalankan. Cara ini dapat mereduksi kerumitan yang mungkin akan terjadi apabila uang pribadi dan perusahaan tercampur menjadi satu kesatuan.

Manfaat Memisahkan Unag Pribadi dan Uang Perusahaan

Berikut beberapa manfaat yang diperoleh apabila pengusaha memilih untuk memisahkan uang pribadi dan uang perusahaan :

1. Mempermudah Penghitungan Pajak

Pemisahan uang pribadi dan perusahaan tentu akan memperjelas keadaan keuangan dari masing-masing pihak, dengan begitu penghitungan pajak pun akan menjadi lebih jelas dan akurat. Apabila pajak yang dibayarkan berlebih dari yang seharusnya, tentu akan merugikan wajib pajak (dalam hal ini pengusaha) itu sendiri. Sedangkan apabila pajak yang dibayarkan kurang dari seharusnya, wajib pajak bisa saja terkena sanksi di kemudian hari.

2. Menghemat Waktu Dan Biaya

Pemisahan uang pribadi dan perusahaan tentu akan menghasilkan pembukuan yang lebih jelas dalam masing-masing sektor. Pembukuan yang lebih jelas ini akan mempermudah pencatatan arus kas masuk dan keluar dan mempermudah analisis perkembangan usaha yang sedang dijalankan.

Dengan begitu, kesalahan-kesalahan yang mungkin akan terjadi apabila uang pribadi dan perusahaan tercampur dapat diminimalisir sehingga mampu menghemat waktu dan biaya menjadi lebih efisien.

3. Menjadi Lebih Professional

Memisahkan uang pribadi dengan uang perusahaan dan memiliki rekening bank atas bisnis Anda sendiri tentu akan menjadikan Anda seorang pengusaha yang lebih professional. Hal ini dikarenakan Anda lebih memperhatikan dengan detail atas apa yang sedang diusahakan.

Anda berusaha untuk bekerja secara efisien, detail, rapi, dan teratur. Dengan begitu konsumen, investor, hingga kreditur pun juga dapat lebih percaya dengan usaha yang sedang dijalankan karena Anda bersikap professional dalam berbisnis. Jika Anda ingin bisnis Anda melangkah lebih maju dan tampak lebih serius maka memperlakukan bisnis dengan lebih serius merupakan langkah penting yang harus dimulai.

Setelah mengetahui beberapa manfaat yang akan diperoleh apabila pengusaha memisahkan uang pribadi dan uang perusahaan, sekarang saatnya mengetahui cara-cara mudah yang dapat diterapkan pengusaha untuk mulai memisahkan uang pribadi dengan uang perusahaan :

  • Buat akun rekening bank terpisah antara uang pribadi dan uang perusahaan

Memiliki rekening bank terpisah untuk keperluan pribadi dan keperluan bisnis tentu akan mempermudah pengusaha dalam memisahkan uang pribadi miliknya dan uang milik perusahaan. Para pengusaha dapat mempertimbangkan bank seperti apa yang lebih mempermudah pengusaha dalam melakukan transaksi keperluan pribadi dan bank seperti apa yang lebih sesuai untuk mendukung kegiatan bisnis yang sedang dilaksanakan.

  • Sediakan tempat tersendiri untuk memisahkan bukti transaksi kepentingan pribadi dengan kepentingan perusahaan

Hampir setiap individu memiliki bukti-bukti transaksi fisik setelah melakukan berbagai kegiatan ekonomi, seperti bukti transfer, cek, dll. Untuk menjaga asset pribadi dan segala macam bukti transaksi pribadi terpisah dengan perusahaan maka ada baiknya jika pengusaha memiliki wadah yang berbeda untuk kedua hal tersebut.

Misalnya bisa dengan memiliki dua dompet, dompet pertama berisikan bukti transaksi pribadi dan dompet kedua berisikan bukti transaksi keperluan bisnis. Hal ini diperlukan agar di kemudian hari tidak terjadi kekeliruan dalam proses pencatatan pengeluaran maupun pemasukan dari masing-masing transaksi dan juga menjaga agar uang pribadi dan uang perusahaan tetap terpisah.

  • Tidak membawa kartu kredit atau ATM bank perusahaan ketika berpergian untuk kepentingan pribadi

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pengeluaran pribadi dengan kartu kredit perusahaan. Apabila hal tersebut sampai terjadi tentu akan timbul tagihan yang tidak seharusnya pada beban perusahaan yang akan merugikan perusahaan karena belanja keperluan pribadi bukanlah modal dalam menjalankan perusahaan.

Selain itu hal ini dapat membuat pengusaha bisa selalu on budget dalam membelanjakan kebutuhan pribadinya dan tidak mencampuri keperluan pribadi dengan kepentingan bisnis agar usaha nya bisa semakin berkembang dan bekerja secara professional.

  • Apabila memungkinkan, gunakan alat penunjang kegiatan yang berbeda untuk keperluan pribadi dan untuk keperluan bisnis

Jika Anda mampu, Anda dapat membedakan fasilitas penunjang aktivitas sehari-hari seperti gadget dan kendaraan yang berbeda untuk kepentingan pribadi dan kepentingan perusahaan. Hal ini dilakukan agar beban dalam pengoperasian fasilitas penunjang tersebut dapat dibedakan dan ditempatkan pada anggaran yang sesuai dengan tujuannya.

Seperti contoh beban biaya pulsa untuk keperluan pribadi dan perusahaan sebaiknya dibedakan, kemudian bensin untuk keperluan pribadi dan perusahaan sebaiknya dibedakan agar proses pencatatan bisa lebih jelas, akurat, dan sesuai dengan tujuan perusahaan.

  • Susun rencana anggaran untuk keperluan pribadi dan keperluan perusahaan

Menyusun rencana anggaran dapat mempermudah pengusaha dalam memantau pergerakan kas masuk dan keluar baik keperluan pribadi maupun perusahaan. Dengan adanya rencana anggaran pengusaha akan lebih mudah dalam melakukan realisasi anggaran yang sesuai dengan yang telah direncanakan.

  • Berikan gaji pada diri Anda sendiri sesuai dengan anggaran usaha melalui rekening bank perusahaan ke rekening bank pribadi

Hal ini merupakan reward pada diri sendiri yang telah bekerja keras menekuni bisnis, para pengusaha dapat memberikan gaji terhadap dirinya sendiri sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan pada awal mula menjalankan bisnis. Hal ini diterapkan agar uang pribadi dan uang perusahaan tetap terpisah sebagai mana mestinya dan menjaga sikap professional dalam berbisnis.

  • Lakukan pencatatan transaksi bisnis yang jelas

Sebagai seorang pengusaha, baik usaha kecil maupun usaha yang tergolong usaha berskala besar, pencatatan akuntansi harus dilakukan dengan jelas dan detail. Lakukan pemisahan pencatatan antara transaksi pribadi dan transaksi bisnis agar arus pengeluaran dan pemasukan yang terjadi dapat dengan mudah diidentifikasi asal sumbernya.

Dengan pemisahan asset pribadi dan perusahaan, pengusaha dapat memantau perkembangan bisnisnya. Apabila pengusaha merasa kesulitan dalam melakukan pencatatan kegiatan usaha maka gunakanlah software akuntansi yang mempermudah kegiatan pencatatan. Dengan begitu, informasi keadaan finansial akan lebih jelas dan dapat dijadikan alat bantu pengusaha dalam mengambil keputusan.

  • Konsultasikan kepada ahli keuangan apabila Anda masih sulit untuk memisahkan uang pribadi dengan uang perusahaan

Tidak masalah jika Anda masih kesulitan untuk memisahkan uang pribadi dan uang perusahaan, berkonsultasi dengan ahlinya tentu dapat membantu Anda mempermudah pemisahan asset pribadi dan perusahaan. Seseorang yang professional dapat membantu pengusaha menerapkan sistem keuangan yang sesuai dengan keadaan pribadi dan juga perusahaan.

Semoga artikel ini bermafaat untuk Anda. Jangan lupa share ya agar teman Anda juga mendapatkan manfaatknya. Banyak berbagi banyak rejeki. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.