Home / Blog / Cara Mengelola Keuangan di Bulan Ramadhan

Cara Mengelola Keuangan di Bulan Ramadhan

Akhirnya bulan penuh berkah ini kembali lagi hadir di tengah-tengah kita semua. Meskipun selama 1 bulan ini Anda akan lebih jarang makan karena puasa, bukan berarti pengeluaran Anda akan berkurang loh. Biasanya banyak orang yang pengeluarannya malah jadi membengkak selama bulan ini. Berikut akan kami bahas Cara Mengelola Keuangan di Bulan Ramadhan.

Persiapan pengeluaran saat lebaran harus diurutkan menurut prioritas Anda. Sisihkan uang untuk menabung dan zakat, sisanya baru kelola pengeluaran di pos lain. Siapkan dana untuk mudik karena biasanya harga tiket melambung sangat tinggi, disusul dengan biaya untuk membeli baju atau barang-barang baru, biaya saat hari raya, Saweran Keluarga dan lainnya.

Buat Rencana Keuangan

Membuat anggaran bulanan merupakan salah satu cara terbaik untuk mengurangi pengeluaran. Anggaran dengan pengeluaran reguler seperti yang dilakukan pada bulan-bulan lain sebaiknya tetap dijalankan dengan teratur. Jangan lupa untuk mengatur antara tagihan bulanan, investasi, tabungan, dan pengeluaran sehari-hari menurut prioritasnya masing-masing. Hal yang paling terasa saat bulan Ramadan biasanya adalah pos pengeluaran untuk makanan dan biaya untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Untuk menyiasati pengeluaran di pos makanan dan hari raya, Anda bisa menekan anggaran dan lebih hemat untuk pengeluaran lain, agar arus pengeluaran Anda tetap seimbang.

Biasanya keinginan dan nafsu untuk berbelanja akan meledak saat bulan Ramadhan. Begitu banyak orang yang berbelanja, terutama mengincar pakaian dan barang elektronik. Jika tetap ingin mengelola keuangan di bulan Ramadan dengan baik, sebaiknya Anda benar-benar dapat menahan diri dan benar-benar memilih hal yang dibutuhkan sebelum dibeli. Pos belanja seringkali diprioritaskan saat bulan Ramadan, hal inilah yang seringkali membuat orang jadi lepas kendali, gampang menguras isi tabungan, dan utang kartu kredit menumpuk.

Sebelum memulai bulan Ramadhan, Anda harus membuat daftar yang jelas untuk menentukan prioritas Anda dalam mengalokasikan penghasilanmu. Sisihkan uang untuk makanan sahur dan berbuka. Tetapkan anggaran yang masuk akal dan sesuai, tidak terlalu kecil namun juga jangan terlalu besar. Lalu jangan lupa juga alokasikan uang Anda untuk membeli baju baru atau barang-barang bagi Anda ataupun keluarga. Dan juga jangan sampai lupa untuk menyisihkan uang untuk bersedekah, masih banyak orang yang membutuhkan bantuan Anda. Perhitungkan anggaran untuk sebulan ini dengan jelas dan masuk akal.

Kelompokan Pengeluaran Untuk Hari Raya

Darimanakah sumber pendapatan Anda bulan ini? Bagi Anda yang bekerja pada perusahaan, Anda akan mendapatkan gaji bulanan dan THR (Tunjangan Hari Raya). Gunakan gaji Anda untuk memenuhi kebutuhan harian dan gunakan THR untuk keperluan Mudik. Jangan hambur-hamburkan THR untuk bermewah-mewah di Bulan Ramadhan dan berhutang untuk mudik.

Hal yang biasa terjadi selama bulan Ramadhan adalah harga bahan pokok yang meningkat. Pengeluaran Anda akan semakin banyak untuk keperluan yang satu ini. Selain itu, perhitungkan juga biaya untuk membeli hadiah bagi sanak saudara, membeli pakaian baru, membeli atau membuat kue lebaran, dan biaya untuk pulang kampung. Pengeluaran untuk menyambut Hari Raya Lebaran ini harus mulai Anda persiapkan perhitungannya agar lebih teratur. Lebih baik gunakan uang bonus atau Tunjangan Hari Raya (THR) dari perusahaanmu untuk memenuhi keperluan ini. Jangan sampai Anda berhutang hanya untuk hal ini. Ingat lakukanlah sesuai dengan kemampuan finansial Anda.

Berkomitmen Dengan Rencana Keuangan

Ketika Anda sudah memiliki rencana keuangan. Tetap jalankan rencana keuangan Anda. Pengeluaran yang besar di Bulan Ramadhan tidak berarti menunda rencana keuangan Anda. Tetap jalankan rencana yang telah dibuat. Semua akan sia-sia jika Anda tidak berkomitmen dalam menjalankannya. Memiliki komitmen yang teguh akan membuat Anda tetap menjalani perencanaan yang sudah Anda buat. Dengan begitu, mengatur keuangan menjadi lebih mudah dan pengeluaran bisa lebih terkontrol. Jaga terus komitmenmu pada rencana di awal bulan.

Bulan Ramadhan umumnya juga dimanfaatkan sebagai momen untuk saling membantu, bantuan yang disebut zakat fitrah ini bisa berupa uang maupun barang kepada orang yang ingin dibantu. Jika Anda berencana untuk memberi zakat berupa uang maka sisihkan terlebih dahulu, samakan sistemnya dengan menabung.Ketahui dengan jelas ke mana saja Anda akan mengalokasikan zakat yang sudah Anda siapkan, tidak hanya itu Anda pun juga dapat memberi zakat berupa barang berupa baju layak pakai maupun sembako. Intinya jika Anda berniat memberikan lebih baik sisihkan terlebih dahulu baru pengeluaran lainnya menyusul di belakang.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

 

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Vicky Fatrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.