Home / Blog / Cara Melanjutkan Bisnis Orang Tua

Cara Melanjutkan Bisnis Orang Tua

Banyak bisnis keluarga yang sukses, jaya, dan makmur. Menurut data Badan Pusat Statistik, sumbangan bisnis keluarga terhadap produk domestik bruto mencapai 82,44%. Namun, sangat disayangkan ternyata tidak banyak bisnis keluarga yang bisa berjalan tanpa pengusaha terlibat di dalamnya.

Sebelum memutuskan untuk melanjutkan bisnis keluarga. Yakinkan dulu tekat Anda, karena bisnis tersebut memiliki sejarah yang sangat mendalam terhadap perjuangan keluarga Anda. Hal yang perlu Anda lakukan untuk memulai bisnis keluarga :

  1. Pelajari semua situasi bisnis keluarga 
    Melakukan observasi keadaan bisnis dan lingkungan tepat disekitar usaha itu berjalan. Anda membuat lebih jelas hasil akhir yang ingin dicapai, jelas bentuknya, jelas ukurannya, jelas siapa penghuninya, dan tentunya jelas siapa yang menempati semua bidang usahanya. Tegaskan diri Anda untuk melakukan audit internal kinerja semua staff yang ada. Jangan ragu untuk mengganti aturan dan staff Anda bila memang tidak cocok untuk posisi tersebut guna mencapai tujuan bisnis Anda.
  2. Pelajari Pengelolaan Uang 
    Biasanya didalam bisnis keluarga arus cash flow tidak jelas, tidak tahu profit bisnis sesunggunya, utang menumpuk. Apa benar? tenang, ternyata itu hal biasa saat Anda mulai menghandle bisnis keluarga Anda. Tugas Anda membenahi itu semua dengan sistem keuangan yang lebih transparan dilengkapi dengan SOP kinerja yang menunjang pengelolaan bisnis jadi lebih gampang di baca. Gunakan sistem pencatatan bisnis yang dapat dengan mudah menghasilkan laporan keuangan bisnis Anda.
  3. Lakukan Rapat Koordinasi
    Setelah menguasai SOP pada masing-masing divisi, maka lakukan penyesuaian divisi melalui rapat. Tujuannya untuk mengompakkam tim. Mencari solusi dari divisi yang kurang supaya mempunyai semangat secara kolektif untuk mengembangkan perusahaan secara bersama-sama tanpa rasa curiga.
  4. Jalin Ulang Link Perusahaan
    Tentu ini perlu Anda lakukan, berkenalan dengan semua yang berkaitan dengan lini bisnis Anda. Dari vendor-vendor, supplier, customer dan bahkan kompetitor. Karena Sebuah perusahaan pastinya mempunyai banyak relasi karena akan menentukan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan keuntungan perusahaan seperti pembelian bahan, rekanan, penjualan dan perjanjian kerja yang berlaku. Anda bisa menanyakan kepada sekretaris atau admin beberapa pihak yang telah bekerjasama dengan perusahaan untuk selanjutnya  hubungi dan relink-lah agar secara emosi dan visi relasi-relasi tersebut tetap merasa nyaman untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan anda.
  5. Evaluasi Bisnis
    Evaluasi kinerja bisnis yang telah anda sistem ulang. Ingat semuanya harus berupah angka. Bila Anda tidak bisa melihat adanya perubahan yang berarti. Anda dapat konsultasikan bisnis Anda kepada yang lebih ahli seperti orang pengalaman ataupun konsultan bisnis. Ingat buat bisnis keluarga Anda lebih berkembang jangan sampai tenggelam dan gulung tikar.

Cukup dengan kelima langka ini dapat membuat Anda lebih berani mencoba mengambil alih bisnsi keluarga Anda. Mungkin memang susah dan membuat Anda resah. Namun, jika Anda tidak mencobanya siapa lagi yang akan mengibarkan bendera kejayaan keluarga Anda lagi. Seperti dijaman kerajaan, ini adalah tahta yang mau tidak mau harus Anda perjuangkan untuk kesejateraan bersama. Let’s #beefree

 

 

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.