Home / Blog / Benarkah Perusahaan StartUp Cenderung Lebih Sukses Dibanding Perusahaan Besar?

Benarkah Perusahaan StartUp Cenderung Lebih Sukses Dibanding Perusahaan Besar?

Jaman sudah berubah begitupun cara cari uang sudah berubah, kalau Anda melakukan hal yang sama, maka hasil yang Anda dapatkan akan sama, Begitulah yang dikatakan Tung Desem Waringin – Pakar Marketing dan Properti.

Dengan berkembangnya teknologi saat ini sadar atau tidak sadar Bisnis Anda akan semakin tertinggal jika tidak melakukan PERUBAHAN atau INOVASI pemasaran maupun pengembangan produk/ jasa Anda. Inilah yang menjadi kekhawatiran perusahaan-perusahaan besar yang berada di indonesia.

Karena skala perusahaan yang lebih kecil dan usia perusahaan yang tergolong baru, startup lebih banyak menitikberatkan segala kegiatan kerjanya pada inisiatif (pemrakarsa) individu. Sehingga lingkungan kerja ini menuntut lebih pada inisiatif dan loyalitas karyawan. Jika Anda bukan inisiator, mungkin perusahaan korporasi lebih cocok untuk karir Anda.

Pada kehidupan korporasi, tuntutan untuk menjadi pemrakarsa lebih rendah karena pekerjaan sudah dirancang dan ditetapkan oleh klien atau manajer. Yang dapat dilakukan karyawan hanyalah menyelesaikan masalah yang dihadapi kantor, serta menetapkan dan mencapai target.

Startup bisa diartikan sebagai perusahaan yang baru berkembang. Startup biasanya berukuran kecil dan awalnya didanai serta dioperasikan oleh para pendirinya atau satu individu. Perusahaan startup menawarkan produk atau layanan yang tidak ditawarkan pihak lain, atau yang diyakini pendirinya ditawarkan dengan cara yang inferior.

Pada tahap awal, pengeluaran perusahaan startup cenderung melebihi pendapatan karena mereka bekerja mengembangkan, menguji, dan memasarkan ide mereka. Dengan begitu, mereka sangat membutuhkan pendanaan. Startup bisa didanai oleh pinjaman bisnis kecil tradisional dari bank atau satuan kredit, pinjaman yang disponsori pemerintah, atau dana dari organisasi non profit, dan pemerintah pusat. Teman dan keluarga juga bisa memberikan pinjaman.

Sebanyak 9 dari 10 startup mengalami kegagalan. Ini bukan fakta yang mudah diterima, tapi ini jadi hal yang perlu Anda perhatikan. Bahkan para wirausahawan perlu merencanakan kegagalan mereka sebelum memulai sebuah bisnis. Kenapa demikian? Karena pengusaha yang sangat optimis perlu melihat realita yang terjadi baik saat ini maupun nanti. Statistik ini tidak ditujukan untuk menakut-natkuti Anda, tapi untuk mendorong Anda bekerja lebih cerdas dan lebih keras.

Masalah umum yang menyebabkan startup gagal adalah tim manajemen yang lemah. Tim manajemen yang bagus akan cukup cerdas untuk menghindari alasan di atas. Tim manajemen yang lemah membuat kesalahan di banyak area:

  • Mereka sering kali lemah pada strategi, membangun produk yang tidak ada pembelinya karena mereka gagal bekerja untuk memvalidasi ide sebelum dan selama proses pengembangan.
  • Mereka biasanya tidak bagus pada tahap eksekusi, yang dapat memicu masalah dengan produk yang tidak dibangun dengan baik atau tepat waktu, dan menuju eksekusi pasar yang buruk implementasinya.
  • Mereka akan membangun tim yang lemah di bawah mereka. Ada pepatah mengatakan: pemain A mempekerjakan pekerja A, dan pemain B hanya bisa mempekerjakan pemain C, karena pemain B tidak ingin bekerja untuk pemain B yang lain. Jadi perusahaan akan berakhir dengan eksekusi yang lemah dan buruk.

Jika Anda seorang investor atau jurnalis, ketika Anda melihat sebuah startup, jangan hanya melihat idenya. Cobalah untuk mengerti bagaimana founder mengeksekusi idenya dan berjuang untuk mencapai kesuksesan. Itu adalah motor sebenarnya dalam suatu bisnis.

Jika Anda adalah startup tiruan di Asia, jangan merasa malu. Tapi juga jangan terang-terangan meniru ide orang. Eksekusilah ide Anda dengan baik dan berinovasilah sembari menyesuaikan ide Anda dengan pasar.

Ide memang penting, tapi bukan segalanya. Membangun startup bukan hanya tentang menjadi inovatif tapi juga tentang mengisi kekosongan pada pasar dan membangun sebuah bisnis dari situ. Ini adalah alur yang menentukan apakah sebuah startup akan terus hidup atau mati.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Vicky Fatrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.