Home / Blog / Bagaimana Mengelola Laba dan Beban Perusahaan?

Bagaimana Mengelola Laba dan Beban Perusahaan?

Setiap bisnis harus focus pada pengelolaan laba dan beban perusaahan mereka agar tetap bertahan untuk terus beroperasi.  Profit/laba adalah uang perusahaan yang bertahan setelah semua pembayaran pengeluaraan perusahaan. Sedangkan, Beban/loss berasal dari jumlah pembayaran melebihi penjualan perusahaan dalam satu periode. Perusahaan harus mengelola laporan pendapatan, yang biasa dikenal dengan laporan laba rugi untuk menjaga agar profit terus positif dan mengontrol biaya pengeluaran agar tidak melebih batas wajar.

Cara untuk mengelola laba rugi usaha anda :

1. Initial Financial Assessment (Melakukan penilaian Keuangan Awal/ saldo awal)

Mengelola laba dan rugi dengan melakukan pengamatan posisi keuangan perusahaan. Anda harus mereview arus laporan laba rugi dan membandingkan hasil laporan akhir perusahaan sejak 2 hingga 3 tahun lalu. Akan lebih baik, bila anda memiliki orang khusus yang bertugas untuk menganalisa dan melaporkan informasi keadaan keuangan untuk dijadikan tolak ukur kinerja hasil rata-rata pendapatan dan pengeluaran perusahaan.

2.  Preparing Analytical Tools (Mempersiapkan Alat untuk Analisa)

Bagian keuangan pada bisnis anda harus mempersiapakan alat yang menghasilkan semua laporan keuangan. Laporan tersebut untuk menunjukan persentasi beban dari setiap penjualan, yang memungkinkan managemen mampu membatasin pengeluarannya.

3. Explaining Expense Growth ( Menjelaskan Perkembangan Biaya)

Orang yang bertugas menjadi akuntan dan analis harus mampu menyelidiki serta menjelaskan biaya mana yang menunjukkan pertumbuhan dari waktu ke waktu. Dan mampu memberikan masukan kepada perusahaan hal-hal apa saja yang dapat di tingkatkan oleh perusahaan.

4. Sales Review (Kesimpulan penjualan)

Seorang akuntan dan analis perusahan juga harus melakukan review penjualan perusahaan. Dan menganalisa terhadapa kondisi, biaya internal yang harus dikelola untuk menekan biaya perusahaan. Dalam hal ini, perusahaan harus mampu mengambil keputusan untuk membatasan produk dan pengeluaran.

Untuk mempermudah segala aktifitas bagian keuangan dalam menganalisa keuangan perusahaan sangat disarankan memiliki software akuntansi yang mampu dengan mudah memperoleh laporan perkembangan keuangan. BeeAccounting mampu menjawab kebutuhan perusahaan dalam mengelola keuangan. Selain itu, beeAccounting dapat digunakan tidak hanya untuk departemen keuangan saja. Namun, juga bisa untuk gudang bagian pengiriman, sales dan admin bagian proses penjualan. Dengan menggunakan BeeAccounting pekerja antar departemen akan jauh lebih mudah.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Anggara Farhan

Graphic Designer, Video Editor, Film Making, 2D Animator, Digital Marketer, Seller, Writer, Content Creator