Home / Blog / Bagaimana Cara Mengatasi Piutang yang Macet?

Bagaimana Cara Mengatasi Piutang yang Macet?

Salah satu pendukung kelancaraan bisnis adalah cashflow yang lancar. Piutang dalam bisnis merupakan hal yang wajar dilakukan untuk menciptakan mitra bisnis. Piutang biasanya timbul dari penjualan kredit barang/jasa yang merupakan hasil usaha dari perusahaan yang bersangkutan. Akan tetapi, hal tersebut akan memberikan resiko bagi perusahaan seperti akan adanya kemungkinan piutang-piutang yang tidak tertagih atau macet. Lalu Bagaimana Cara Mengatasi Piutang yang Macet? untuk itu kami akan membagi tips pada Anda.

Ketika terjadi kemacetan piutang, perhatikan apa yang menjadi penyebab piutang macet. Apakah karena faktor moral si penghutang yang memang tidak memiliki itikad baik untuk membayar? Apakah karena bisnisnya yang sedang turun sedangkan mereka bisa Anda percaya?Atau cuma karena faktor teknis seperti metode penagihan yang kurang bersahabat dengan kondisi cashflow mereka.

Pebisnis yang akan melakukan piutang usaha  disarankan membuat keputusan kebijakan piutang yang akan diambil sematang mungkin. Berikut Cara efektif menekan agar tidak macet dan tak tertagih:

Jalur Hukum

Jika yang menjadi masalah piutang macet adalah faktor moral penghutang, maka tidak ada jalan lain kecuali dengan melalui jalur hukum. Tidak harus ke pengadilan, tapi bisa melalui bantuan mediasi dari konsultan hukum. Jangan harap uang Anda kembali dengan cepat, karena proses ini akan memakan waktu panjang.

Berikan Opsi Keringanan Pembayaran

Jika penghutang memiliki itikad baik untuk membayar, namun mengalami masalah dengan kondisi keuangannya sendiri, Anda bisa tawarkan keringanan seperti pembayaran bisa dicicil, atau penyitaan aset lain. Jika Anda menjadi supplier utama bagi pelanggan tersebut, tidak ada salahnya sedikit “mengancam” untuk mengatasi pembelian sehingga pelanggan tadi benar-benar serius untuk melakukan negosiasi.

Tapi jika Anda nilai bahwa masalah piutang karena bisnisnya yang sedang turun padahal memiliki potensi yang besar, tidak ada salahnya untuk menawari hutang yang lebih besar untuk membeli barang Anda. Karena bisa jadi bisnisnya akan terbantu dengan pasokan barang dari Anda, dan piutang kita pun menjadi lebih lancar. 

Memisahkan Pencatatan dengan bagian piutang dan kas

Menghindari terjadinya penyelewengan akun piutang oleh bagian internal caranya adalah dengan memisahkan antara bagian pencatatan dengan bagian piutang dan kas. Jika bagian piutang digabungkan bersama bagian pencatatan dan bagian penerimaan kas dikhawatirkan memberikan peluang untuk melakukan kecurangan.

Hubungi debitur secara langsung

Jangan menghubungi debitur lewat orang lain. Hubungi secara langsung, baik melalui telepon atau mendatangi kantornya secara langsung. Ciptakan pertemuan itu sepersonal mungkin antara Anda dan dia. Sehingga Anda bisa membicarakan masalah ini dengan jelas.

Akun piutang khusus 

Sebagai pengingatkan pebisnis kepada pelanggan akan habisnya waktu jatuh tempo dari pada piutang tersebut. Maka disarankan pihak perusahaan untuk selalu memiliki data pelanggan dengan lengkap terutama informasi tentang nomor yang bisa dihubungi baik nomor end user ataupun nomor kantor pelanggan jika pelanggan kita suatu instansi perusahaan juga.

Persistent

Jangan setengah-tengah dalam menagih ‘uang’. Jika mereka menolak menerima telepon Anda ataupun menolak bertemu, jangan menyerah. Hubungi terus atau bila Anda terlanjur ke kantornya tunggulah sampai ia mau menemui Anda. Jika diinformasikan bahwa ia tidak ditempat lakukan konfirmasi. Pokoknya jangan biarkan ia bersembunyi dan menghindar dari Anda. Tunjukkan bahwa Anda sangat serius melakukannya karena ini menyangkut keuangan perusahaan, tempat dimana Anda mencari nafkah. Mereka yang berhutang wajib mengembalikannya dan Anda sangat berhak mendapatkannya kembali.

Sistem Keuangan Valid

Untuk meminimalkan terjadinya piutang yang tidak tertagih agar lebih terarah maka perusahaan lebih memahami bagaimana caranya melakukan manajemen piutang. Sehingga resiko terjadinya piutang yang tidak tertagih tersebut bisa diminimalkan bahkan dihindari tentunya. Tidak perlu jera bahkan anti untuk menerapkan piutang usaha karena kekhawatiran kita akan terjadinya piutang usaha yang tidak tertagih yang akan mengakibatkan dampak kerugian bagi perusahaan. Perlunya sistem keuanganya yang valid untuk membantu perusahaan dalam mengatasi piutang. Cari sistem keuangan valid yang bisa memberitahu Anda kapan waktunya piutang jatuh tempo dan semua hal mengenai piutang usaha Anda. Jika Anda ingin mencari sistem keuangan yang dapat me-manage piutang Anda, Silahkan coba trialnya di BeeAccounting

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

 

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Vicky Fatrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.