Home / Blog / Atur Stock Minimal & Stock Maksimal Persediaan Barang Anda

Atur Stock Minimal & Stock Maksimal Persediaan Barang Anda

Sebagai pebisnis saya merasakan sekali bagaimana susahnya mengatur yang namanya persediaan barang. Ada saatnya salah menstok barang-barang yang susah movingnya dan kadang juga sering kehabisan stok barang terlaris yang notabenya penyumbang 80% omset. Oleh karena itu selain laporan fast moving tentu saja kita membutuhkan bantuan sistem dalam mengantur stok minimal dan stok maksimal.

Agar Anda tahu kapan waktunya order barang tersebut dan berapa batas maksimal jumlah stok barang tersebut. Karena jika Anda tidak memilikinya maka manajemen persediaan barang di tempat Anda akan amburadul. Ini mengakibatkan  Anda tidak tahu pasti kapan waktunya re-order ke supplier dan kapan menstop pembelian barang. Tentunya ini akan berakibat fatal.

Ini beberapa akibatnya jika Anda sampai salah dalam manajemen stock ;

1. Cash Flow Macet

Semakin banyak barang yang tertimbun di gudang berarti begitu banyak juga uang Anda yang terhenti disana. Dan mengakibatkan perputaran uang Anda menjadi terhambat. Oleh karena itu Anda harus memperhatikan stok persediaan barang Anda ini dengan seksama dan teliti.

2. Resiko Merugi

Dengan banyaknya barang yang ada di gudang ini juga bisa berakibat banyak barang yang rusak dan tidak bisa di jual. Ini akan mengakibatkan kerugian untuk Anda. Selain itu jika barang yang Anda jual memiliki kadaluarsa ini cukup beresiko tinggi jika tidak segera diselesaikan.

3. Omset Turun

Karena mau tidak mau permasalahan stok ini juga berakibat pada omset Anda. Jika barang yang laris dipasaran kosong maka omsetpun akan turun karena barang Anda tidak ada. Maka Anda akan kehilangan peluang-peluang yang ada.

4. Kehilangan Customer 

Ini salah satu hal yang mengerikan bagi Anda seorang pebisnis jika sampai kehilanga customer. Nah jika barang yang mereka inginkan tidak ada ditempat Anda kemungkinan besar mereka akan mengambil barang ke tempat kompetitor. Dan dari sini Anda harus sudah waspada karena bisa jadi mereka lebih nyaman berbelanja di kompetitor karena barang yang mereka butuhkan selalu tersedia dll.

Karena itu seperti yang saya bilang diatas selain Anda harus tahu mengenai barang-barang apa saja yang menyumbangkan 80% omset. Anda juga memerlukan sistem yang dapat mengingatkan atau warning jika stok tersebut sudah memenuhi batas minimal maupun maksimal. Ini semua agar Anda tidak terlalu banyak menimbun uang di gudang.

Coba bayangkan saja jika Anda harus membuat ini secara manual maka Anda harus melihat satu persatu. Ini akan menambah pekerjaan, jika barang Anda hanya ratusan tidak akan menjadi masalah namun jika sudah ribuan bisa Anda bayangkan bukan? saya saja yang barangnya ratusan saja bingung, bagaimana kalau ribuan hehe.

Karena perkembangan teknologi saat ini begitu pesat. Maka saran saya gunakan saja software dari pada manual hehe. Mungkin memang Anda harus merogoh kocek untuk membeli software tersebut.  Tapi menurut saya tidak akan menjadi masalah jika itu mempermudah pekerjaan. Sehingga kinerja Anda maupun karyawan lebih efektif dan efisisen. 

Yuk mulai saat ini perhatikan dengan benar stock barang Anda. Sekian artikel dari saya. Jika di rasa mememberikan manfaat untuk Anda. Jangan sungkan untuk meng-share kesosial media Anda agar teman yang lain juga mendapatkan manfaatnya. Salam Let’s #beefree

 

 

 

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.