Home / Blog / 7 Permasalahan Kredit Pribadi yang Berdampak Negatif Pada Bisnis

7 Permasalahan Kredit Pribadi yang Berdampak Negatif Pada Bisnis

Anda pikir anda telah mengamankan uang bisnis anda dengan memisahkannya dari uang pribadi anda? Coba pikirkan lagi…

Anda pasti telah banyak membaca bahwa menjaga keuangan usaha dan uang pribadi harus dipisahkan. Tapi banyak pebisnis melakukan kesalahan yang sama meski telah berhati-hati memisahkannya.

Ada kasus seorang pebisnis memiliki permasalahan kartu kredit personal yang berdampak pada bisnisnya meski dia telah memisahkan uangnya. Berikut 7 Permasalahan akan anda alami bila mengalami permasalahan kartu kredit pribadi:

1. Ketidakmampuan untuk mendapatkan kredit usaha

Jika kredit pribadi anda mengalami keterlambatan pembayaran atau bahkan anda tidak mampu membayar. Anda memiliki laporan kebangkrutan pada kredit pribadi anda. Ini menyebabkan anda akan susah memperoleh pinjaman modal untuk usaha anda. Karena mengatur keuangan anda sendiri saja belum mampu bagaimana pihak bank percaya anda untuk memberikan anda modal.

2. Mendapatkan bunga pinjaman yang tinggi

Jika ada Lembaga yang memberikan jaminan utang usaha tanpa melihat track record perbankan anda. Bisa dipastikan lembaga itu akan memberikan suku bunga yang sangat tinggi untuk kredit anda. Hal itu dapat menyebabkan kenaikan beban usaha anda dan dapat menyebabkan kelebihan budgeting anda.

3. Membangun kepercayaan investor

Jika anda berada pada titik dimana bisnis anda membutuhkan investor. Anda harus teliti dan memeriksa kemampuan anda dalam memberikan return investasi kepada siapapun. Jika calon investor melakukan pemeriksaan latar belakang dan melihat laporan kartu kredit anda yang buruk, tentu saja tingkat kepercayaan mereka akan menurun.

4. Terhambat dalam memperoleh tempat sewa

Dengan modal terbatas dan tagihan kredit anda yang tinggi anda akan memikirkan bagaimana cara memperoleh tempat usaha yang bagus tetapi murah. Namun itu pasti tidaklah mudah. Semua tempat strategis untuk berbisnis membutuhkan modal yang besar.

5. Mencemarkan personal brand anda

Anda tentu telah membangun citra diri anda untuk menjadi founder dalam bisnis anda. Bila anda memiliki masalah kartu kredit yang diketahui oleh customer. Tentu hal ini akan membuat customer tidak percaya kepada anda.

6. Kesalahpahaman di awal hubungan dengan vendor atau pemasok

Bila anda menjalankan usaha sebagai distributor suatu barang dan ingin melakukan kredit barang. Tentunya para vendor dan pemasuk ingin memeriksa kemampuan anda untuk membayar. Kebanyakan bisnis yang tidak memiliki arus kas pribadi dan bisnis yang membingungkan akan kesulitan berkembang.

7. Kehilangan Talent

Bila anda terjebak banyak utang pastinya anda akan kehilangan banyak talent potensial yang dapat membangun bisnis anda.  Akan ada karyawan potensial anda yang berpaling mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan dan sedang diatas.

Jadi bila anda akan memulai bisnis, tunggu hingga anda mampu keluar dari masalah kredit pribadi Anda sendiri karena itu akan mencerminkan siapa Anda. Investor dan pemasok juga akan mendukung partner bisnis yang mampu membayar utang pada waktu yang tepat, menyeimbangkan buku dan menginvestasikan kembali dalam bisnis.

Ayoo, atur arus kas pribadi anda mulai sekarang bos. Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda