Home / Blog / 7 Hal yang Menyebabkan Kebocoran Keuangan Dalam Berbisnis

7 Hal yang Menyebabkan Kebocoran Keuangan Dalam Berbisnis

Seorang pengusaha wajib hukumnya mengetahui semua aktivitas dalam berbisnis, termasuk juga aktivitas dalam pengelolaan keuangan. Karena keuangan merupakan urat nadi perusahaan. Hampir semua aspek vital dalam perusahaan berhubungan erat dengan uang. Tanpa uang, tidak akan mungkin perusahaan dapat bertahan lama. Bisa jadi satu atau dua tahun mendatang  perusahaan hanya tinggal nama.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam keuangan adalah terjadinya kebocoran. Mungkin pernah Anda jumpai dalam suatu kasus bahwa secara operasional perusahaan masih eksis, karyawan pun bertambah. Namun, secara profit tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Perusahaan masih gali lubang tutup lubang, mencari pinjaman untuk membayar kewajiban yang telah jatuh tempo.

Pastinya hal tersebut tidak Anda inginkan. Dan jangan sampai terjadi pada perusahaan yang Anda kelola. Karena itu, penting bagi Anda mengetahui hal-hal yang menyebabkan tejadinya kebocoran keuangan. Apa sajakah itu? Berikut penjelasannya.

1. Tidak Memisahkan antara Keuangan Perusahaan Dengan Keuangan Pribadi

Masalah yang muncul misalnya, pada saat Anda akan stock barang namun uangnya sudah habis karena telah digunakan untuk keperluan pribadi. Mengapa bisa terjadi? Karena rekening perusahaan dan rekening pribadi jadi satu, tidak dipisahkan. Jadi, segera lakukan pemisahan.

2. Tidak Membuat Laporan Keuangan

Bagaimana Anda bisa mengetahui posisi keuangan perusahaan bila tidak membuat laporan? Berapa cash on hand sekarang? Berapa jumlah piutang tak tertagih? Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat terjawab jika Anda telah membuat laporan keuangan. Dan saat ini, apabila Anda belum sempat membuat laporan keuangan secara manual, dapat menggunakan software yang banyak dijual secara bebas.

3. Tidak Adanya Perencanaan Dalam Penggunaan Keuangan

Dalam ilmu manajemen, untuk melakukan suatu aktivitas harus dimulai dengan planning (perencanaan). Jika tidak memiliki perencanaan. Maka Anda tidak akan dapat mencapai tujuan berbisnis yaitu mendapatkan profit yang ideal. Dan tanpa perencanaan keuangan, akan sangat mungkin terjadinya loss, tiba-tiba uang perusahaan habis karena pengeluaran tak terduga yang overload.

4. Tidak Adanya Pengawasan Terhadap Penggunaan Kas Secara Berkala

Perlu Anda pikirkan bagaimana jika ada karyawan yang hobi ngutil atau atau sering melakukan penyelewengan. Karena pada dasarnya kecurangan terjadi bukan hanya karena niat pelaku tetapi juga karena adanya kesempatan. Tentunya akan sangat merugikan perusahaan. Namun, tidakan tersebut dapat Anda eliminasi dengan melakukan pengawasan yang super ketat terhadap penggunaa kas secara berkala.

5. Terlalu Banyak Melakukan Hutang Usaha

Sah–sah saja Anda melakukan hutang usaha, tapi jangan kelewat batas. Ukurlah kemampuan keuangan perusahaan Anda sebelum berhutang agar tidak kelabakan ketika sudah jatuh tempo. Karena yang harus dibayar tidak hanya pinjaman pokok tetapi juga bunganya. Jadi, bijaklah dalam berhutang.

6. Tidak Memeriksa Terjadinya Pemborosan Dalam Aktivitas Operasional

Misalnya, AC tetap menyala ketika tidak ada orang. Lampu masih menyala meskipun keadaan terang. Penggunaan tisu toilet berlebihan. Kran toilet tetap menyala meskipun air sudah penuh. Dan sebagainya.

Solusinya, buatlah prosedur penggunaan fasilitas kantor dan sosialisasikan kepada seluruh karyawan. Tempelkan juga di dinding sebagai pengingat.

7. Tidak Mengalokasikan Profit Untuk Pengembangan Usaha

Semestinya profit juga dialokasikan untuk pengembangan usaha. Besarannya bisa 10 sampai 15% dari total profit atau lebih, tergantung kebijakan dari masing-masing perusahaan. Jika tidak mengalokasikannya, jangan berharap bisnis Anda akan berkembang.

Itulah sedikit ulasan tentang 7 hal yang menyebabkan kebocoran keuangan dalam berbisnis. Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, maka jangan lupa membagikannya kepada pembaca yang lain. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.