Home / Blog / 6 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kecil

6 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kecil

Mengelola keuangan dapat menjadi tantangan bagi setiap pemilik usaha kecil. Jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman dalam mengelola keuangan bisnis, Anda bisa beresiko tergelincir ke dalam kebiasaan keuangan yang buruk yang suatu hari nanti dapat membahayakan bisnis Anda. Langkah paling penting bagi pemilik bisnis adalah mendidik diri Anda sendiri. Dengan memahami keterampilan dasar yang diperlukan untuk menjalankan bisnis kecil – seperti melakukan tugas akuntansi sederhana, mengajukan pinjaman atau menyusun laporan keuangan – pemilik bisnis dapat menciptakan masa depan keuangan yang stabil.Disiplin dan tetap teratur dalam pencatatan adalah komponen utama pengelolaan uang yang sehat.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan sebagai pemilik usaha kecil untuk tetap bisa mengontrol keuangan usaha kecil Anda.

1. Bayar (Hargai) Diri Anda Sendiri

Alexander Lowry, seorang profesor dan direktur master sains dalam program analisis keuangan di Gordon College, mengatakan pemilik usaha kecil tidak boleh mengabaikan peran mereka sendiri dalam perusahaan dan harus memberi kompensasi pada diri mereka sendiri.

Anda ingin memastikan bahwa bisnis dan keuangan pribadi Anda dalam kondisi yang baik bukan? Ingat, Anda adalah bagian dari bisnis dan Anda perlu memberi kompensasi pada diri sendiri sebanyak Anda membayar orang lain. Tujuannya apa? Selain mebiasakan pengelolaan secara professional, Anda juga akan termotivasi untuk meningkatkan produktivitas di usaha kecil Anda tersebut.

2. Investasikan (alokasikan dana) untuk proses pertumbuhan usaha

Selain membayar diri sendiri, penting untuk menyisihkan uang dan melihat peluang pertumbuhan bisnis. Edgar Collado, kepala keuangan Tobias Financial Advisors, mengatakan pemilik bisnis harus selalu mengawasi masa depan.

“Sebuah bisnis kecil yang ingin terus tumbuh, harus mampu berinovasi dan menarik karyawan terbaik serta menunjukkan bahwa mereka bersedia berinvestasi di masa depan. “Pelanggan akan menghargai perbaikan tingkat layanan. Karyawan akan menghargai bahwa Anda berinvestasi di perusahaan dan dalam karier mereka. Dan pada akhirnya Anda akan menciptakan nilai lebih untuk bisnis Anda daripada jika Anda hanya menghabiskan semua keuntungan Anda untuk masalah pribadi.”

3. Memiliki strategi penagihan yang baik

Apapun bisnis Anda, setiap pemilik bisnis pasti memiliki klien yang bisa jadi secara konsisten terlambat dalam proses pembayaran tagihan. Mengelola keuangan usaha kecil juga berarti mengelola arus kas untuk memastikan bisnis Anda beroperasi pada tingkat yang sehat setiap hari. Jika Anda kesulitan mengumpulkan tagihan tepat waktu dari pelanggan atau klien tertentu, mungkin sudah saatnya untuk mencari cara kreatif dengan cara Anda menagih mereka.

“Terlalu banyak uang tunai yang mengendap dalam tagihan yang tidak dibayar dapat menyebabkan masalah arus kas, dan hal ini jadi penyebab utama kegagalan bisnis,” kata James Stefurak, managing editor Invoice Factoring Guide, salah satu konsultan bisnis terkemuka. “Jika Anda memiliki pelanggan yang terlambat membayar secara kronis, cobalah pendekatan yang berbeda.”

4. Rutin Cek dan Pantau Laporan Keuangan Anda

Ini adalah praktik sederhana namun sangat penting. Lakukan yang terbaik untuk menyisihkan waktu setiap hari atau bulan untuk meninjau dan memantau laporan keuangan usaha Anda, bahkan jika Anda punya seorang akuntan sekalipun.

“Jangan mengabaikan rekonsiliasi bank dan luangkan waktu setiap bulan untuk meninjau faktur yang belum dibayar,” kata Terence Channon, kepala sekolah untuk NewLead LLC. “Gagal melakukan ini,  membuka resiko bisnis untuk pengeluaran yang sia-sia atau bahkan penggelapan dana perusahaan.”

5. Kontrol pengeluaran, Fokus ROI

Mengukur pengeluaran dan pengembalian investasi dapat memberi Anda gambaran yang jelas tentang investasi apa yang masuk akal dan mana yang mungkin tidak layak dilanjutkan. Deborah Sweeney, CEO MyCorporation, mengatakan bahwa pemilik usaha kecil harus mewaspadai di mana mereka menghabiskan uang mereka.

“Fokus pada ROI yang menyertai setiap pengeluaran Anda,”. “Tidak melakukan ini berarti Anda dapat kehilangan uang karena ibarat Anda taruhan pengeluaran yang tidak relevan. Ketahui di mana Anda menghabiskan modal usaha dan bagaimana investasi itu membuahkan hasil.

6. Tetapkan kebiasaan finansial yang baik.

Menetapkan protokol keuangan internal (SOP-standar operating procedure), walaupun itu sederhana namun dapat sangat membantu dalam melindungi kesehatan keuangan bisnis Anda.

Mengikuti perkembangan keuangan Anda dapat membantu Anda mengurangi penipuan atau risiko bisnis lainnya, salah satunya dengan cara menjalankan 6 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kecil diatas.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.