Home / Blog / 5 Strategi Menjalankan Usaha Kuliner yang Tepat & Berhasil

5 Strategi Menjalankan Usaha Kuliner yang Tepat & Berhasil

Menurut sebuah survey dari NRAI India Food Services Report 2016, industri kuliner akan tumbuh sebesar 10% setiap tahunnya untuk negara di kawasan Asia Pasifik mulai tahun 2021. Ini menunjukkan potensi besar untuk bisnis bagi pemilik usaha kuliner baik yang sudah ada maupun pemula. Namun, ini juga berarti bahwa akan ada tantangan yang lebih sulit bagi mereka untuk menjalankan bisnis kuliner yang sukses.

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa. Karena, beberapa usah akuliner kini sedang berjuang untuk bertahan hidup karena banyak faktor negatif seperti biaya sewa yang tinggi, peningkatan biaya tenaga kerja, inflasi harga makanan, penurunan margin, penurunan daya beli konsumen dan beberapa lainnya.

Bagaimana Strategi Menjalankan Usaha Kuliner yang Tepat dan Berhasil?

Jika Anda ingin bisnis Anda berkembang dan sukses, berikut adalah beberapa tips yang bisa diikuti:

1. Pilih Lokasi Anda dengan Bijaksana

Lokasi usaha kuliner Anda memainkan peran penting dalam kesuksesan. Area yang mudah diakses yang terlihat oleh pelanggan membantu menarik pelanggan tanpa banyak upaya dari Anda. Sangat penting untuk melakukan riset pasar sebelum Anda menentukan lokasi Anda. Ingatlah untuk mengidentifikasi basis pelanggan potensial Anda sebelum menargetkan mereka.

2. Jangan Biarkan Biaya Menggerus Margin Usaha Anda

Restoran mengeluarkan berbagai biaya tetap (sewa, gaji staf) dan variabel (listrik, makanan sayuran dan bahan makanan lainnya). Trik untuk menjalankan bisnis restoran yang sukses adalah mengoptimalkan margin Anda untuk mengurangi biaya-biaya ini, tanpa mengurangi kualitas usaha kuliner Anda.

Mungkin Anda bisa mendapatkan bahan masakan dari penjual yang memberi Anda diskon bagus. Atau, Anda dapat memilih lokasi yang memiliki banyak udara alami dan sinar matahari, sehingga menghemat banyak tagihan listrik Anda. Anda juga dapat mempekerjakan staf sementara selama jam-jam non-puncak dan membuat staf Anda tetap terlibat selama jam-jam sibuk. Anda mungkin tidak memiliki banyak pilihan dalam sewa properti, tetapi cobalah bernegosiasi dengan pemiliknya untuk mendapatkan manfaat lebih dari sewa Anda.

3. Latih Staf Anda, Jaga Suasana Kerja Agar Tetap Senang

Pengaturan makanan, dekorasi, dan tempat duduk Anda mungkin bagus, tetapi jika staf Anda tidak sopan atau berpakaian lusuh, hal itu dapat menciptakan kesan negatif di benak pelanggan Anda. Pada saat yang sama, jika tidak ada batasan tanggung jawab dan akuntabilitasn dari manajemen staf Anda maka justru akan dapat menyebabkan kekacauan di dapur restoran Anda.

Berikut ini cara yang dapat Anda lakukan untuk mengelola staf Anda: alokasi tugas dan instruksi yang jelas untuk setiap kegiatan – meja saji, pencuci piring, pembersihan meja, pembersihan dapur, manajemen inventaris, pembelian makanan, pembuatan faktur, dll. Staf Anda juga harus tahu cara menangani situasi darurat (kebakaran, pemadaman listrik) dan keluhan pelanggan.

Anda memiliki harapan dari staf Anda, dan mereka juga. Seperti di industri lain, sangat penting untuk menjaga karyawan Anda termotivasi dan bahagia. Perlakukan mereka seperti mitra Anda dalam penciptaan nilai. Menawarkan gaji yang kompetitif, kondisi kerja yang bersih, hari libur kerja yang luas, insentif kinerja, dan peluang pengembangan karier. Ini akan meningkatkan produktivitas staf dan membantu Anda menjalankan bisnis kuliner yang sukses.

4. Naik Kelas Menuju Usaha Kuliner Berbasis Teknologi

Anda harus bertindak cepat untuk mengintegrasikan usaha kuliner Anda dengan teknologi jika Anda ingin tetap menjadi yang teratas dalam menjalankan bisnis restoran yang sukses. Menurut statistik, fitur teknis terpenting yang populer di kalangan pelanggan adalah pemesanan online (36%), wifi gratis (23%), dan pemesanan online / seluler (19%). Pelanggan Anda mengharapkan pengalaman berbasis teknologi dan ingat, ternyata pesaing Anda juga menawarkannya. 81% restoran saat ini menggunakan sistem POS atau register listrik, 68% menawarkan wifi, 37% menyediakan pesanan online, dan 32% menerima pembayaran mobile.

Restoran dan usaha kuliner lainnya juga bereksperimen dengan alat teknologi canggih lainnya. Teknologi membantu pemilik restoran menjalankan backend mereka secara efisien. Sistem POS (kasir online) tidak hanya dapat mengelola operasi sehari-hari Anda seperti inventaris, faktur, jadwal staf, arus kas, dan daftar gaji, tetapi juga mengurangi kesalahan manusia dan dokumentasi yang lebih baik lagi.

5. Ingat, Pelanggan adalah Raja. Selalu!

Mungkin ada kalanya pelanggan Anda tidak puas dengan pengalaman mereka di restoran Anda. Mereka dapat mengomunikasikan ketidaksenangan mereka melalui formulir umpan balik, keluhan langsung kepada staf / manajer dan jangan sampai menunggu mereka memposting ulasan negatif di media sosial. Anda tentu rugi jika mendapatkan publisitas negatif. Pastikan Anda segera mengatasi masalah dengan berbicara dengan pelanggan dan memahami keluhan mereka. Jangan ragu sama sekali dalam meminta maaf dan memperbaiki kesalahan dengan segera.

Dengan menjalankan strategi yang tepat seperti ulasan di atas, maka diharapkan usaha kuliner Anda akan semakin maju.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.