Home / Blog / 5 Hal Ini Yang Menghambat Bisnis Anda Untuk Berkembang

5 Hal Ini Yang Menghambat Bisnis Anda Untuk Berkembang

Berbisnis memang gampang-gampang susah. Seperti roda kehidupan yangg selalu berputar, berbisnis juga demikian. Ada kalanya bisnis Anda berada di atas, untung berkali–kali lipat, dan mengalami perkembangan yang pesat. Namun, ada saatnya bisnis Anda berada di bawah, lesu, hutang menumpuk dan selalu rugi.

Banyak faktor yang menghambat perkembangan bisnis, baik dari sisi eksternal maupun internal. Jika masalah yang Anda hadapi dari sisi eksternal, seperti kondisi ekonomi makro yang sedang mengalami krisis. Atau karena situasi perpolitikan yang sedang bergejolak.

Maka kecil kemungkinan untuk dapat mengendalikannya, kecuali Anda memiliki wewenang untuk melakukan intervensi. Namun, jika masalahnya dari sisi internal perusahaan, maka wajib bagi Anda untuk segera mengatasinya.

Hal apa saja yang menghambat bisnis Anda untuk bekembang? Berikut penjelasannya.

1. Salah Merekrut Pekerja

Sebagai pemilik usaha, Anda harus ekstra hati–hati dalam memilih pekerja dan jangan asal mempekerjakan orang sebelum mengenalnya lebih jauh. Luangkan waktu lebih banyak untuk melihat kepribadian calon karyawan perusahaan Anda ketika proses rekrutmen.

Karena kesalahan dalam memilih orang akan berdampak buruk bagi perusahaan. Ingat bahwa pekerja merupakan aset perusahaan. Jika kualitasnya baik maka bisnis Anda akan semakin berkembang, dan sebaliknya, jika kualitasnya buruk maka akan menjadi virus bagi perusahaan

2. Kekurangan Modal Usaha

Setiap bisnis pasti membutuhkan modal usaha, dimana modal tersebut diputar untuk menghasilkan keuntungan serta mengembangkan bisnis. Ibaratnya, modal usaha merupakan darah bagi kehidupan bisnis Anda. Bila kekuarangan darah, maka bisnis Anda akan mati.

Karena itu, lakukan tindakan preventif untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Sisihkan 20-30% dari profit sebagai dana cadangan ketika Anda membutuhkan dana cepat. Cara lainnya yaitu dengan melakukan utang usaha. Sesuaikan utang dengan kemampuan perusahaan untuk membayarnya. Dan carilah pihak ketiga yang bisa memberikan pinjaman modal dengan bunga yang rendah.

3. Manajemen Organisasi Yang Buruk

Sangat penting bagi Anda untuk melakukan manajemen organisasi. Dimulai dari melakukan perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakkan (actuating) dan pengawasan (controlling). Jika Anda tidak menerapkan manajemen organisasi tersebut.

Misalnya tidak ada perencanaan, maka akan berantakan ketika Anda mengeksekusinya. Atau tidak ada pengawasan terhadap pekerja, maka akan banyak terjadi loss dalam pekerjaan yang ujung-ujungnya akan menimbulkan kerugian perusahaan.

4. Tidak Mengikuti Tren Atau Perkembangan

Awal mula munculnya bisnis karena ada potensi atau permintaan pasar pada saat itu. Kemudian Anda menciptakan suatu produk dan ternyata benar bahwa produk tersebut diminati publik. Namun, beberapa tahun kemudian kemudian peminatnya menurun, mengapa?

Ternyata karena konsumen jenuh dengan produk Anda. Serta adanya produk sejenis yang lebih bagus. Jika Anda tetap bertahan pada produk lama dan tidak mengikuti perkembangan, maka akan lebih banyak lagi konsumen yang berpindah ke lain hati.

5. Lokasi Usaha Yang Kurang Strategis

Jika Anda menginginkan perusahaan semakin dikenal publik, maka pilihlah lokasi yang strategis, seperti di pusat keramaian, sentral bisnis atau kawasan industri. Jangan bertahan di tempat yang sama bila ternyata lokasi tersebut semakin sepi.

Apalagi (misalnya) di kawasan kumuh atau di sebuah gang sempit yang hanya cukup untuk satu mobil. Coba Anda perhatikan bahwa perusahaan–perusahaan yang sudah berkembang pesat pasti berlokasi di tempat yang mudah dijangkau.

Itulah cara menghitung gaji karyawan perusahaan Anda yang baik dan benar berdasarkan ketentuan yang berlaku. Jika Anda rasa artikel ini bermanfaat, maka jangan lupa membagikannya kepada pembaca yang lain. Berbagi itu indah. Salam Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.