Home / Blog / 4 Strategi Menentukan Profit Margin Bisnis Anda
4-strategi-menentukan-profit-margin-bisnis-anda-image

4 Strategi Menentukan Profit Margin Bisnis Anda

Setiap pengusaha sudah pasti maunya UNTUNG. Tapi tidak sedikit juga yang mengalami kerugian lho. Karena sepinya permintaan konsumen. 

Anda harus tahu nih apa yang menjadi penyebab konsumen tidak mau bertransaksi dengan Anda.

Apakah mungkin harga Anda terlalu tinggi dibandingkan di pasaran? Jika ini terjadi mungkin ada kesalahan pada saat Anda menentukan profit.

Jangan sampai Anda salah dalam menentukan profit disini. Kalau Anda mematok profit terlalu tinggi jatuhnya harga jual Anda juga tinggi dan mengakibatkan barang yang Anda jual tidak laku karena tidak sesuai harga dipasaran.

Sedangkan, jika Anda mematok profit yang terlalu rendah ini akan berpengaruh terhadap arus kas Anda. Iya kalau profit itu masih bisa menutupi semua biaya yang dikeluarkan jika tidak ya wasalam hehe. 

Jadi Anda harus benar-benar mempertimbangkan saat ingin menentukan profit yang akan diambil. Berikut saya berikan tips hal apa saja yang harus Anda pertimbangkan pada saat ingin menentukan profit.

1. Quantity / Quality ? (Kuantitas atau Kualitas)

Quatity-Quality

Kalau Anda cenderung ingin fokus di kuantitas, maka saya bilang profit yang Anda ambil haruslah rendah agar harga barang Anda lebih murah di pasaran. Memang disini Anda akan memiliki omset yang besar dan transaksi penjualan yang tinggi.

Pada umumnya bisnis ini memasarkan barang dan jasa untuk memenuhi Basic Needs [Kebutuhan mendasar] yang umumnya berguna untuk menunjang hidup dan kebiasaan sang konsumen) atau barang – barang yang dijual secara grosir atau barang yang Anda jual untuk nanti dijual lagi ke konsumen.

Dan jika fokus pada kualitas maka Anda dapat menentukan profit yang tinggi, tetapi jangan berharap dalam sehari ada transaksi penjualan. Dan barang yang biasanya dijual adalah barang mewah, teknologi, dan kemudahan/kenyamanan jika Anda bergerak dibisnis jasa. Seperti mobil, property, laptop dll.

2. Lihat Tetangga Sebelah

Two business competitor ready to start

Dengan lihatlah tetangga sebelah yang memiliki bidang bisnis sama. Nah dengan begitu Anda akan tahu kira-kira berapa profit yang bisa diambil. Agar Anda dapat bersaing dipasaran gak perlu sama persis sich dengan kompetitor cukup mirip saja kok.

3. Konsumen

konsumen

Anda juga harus mempertimbangkan bagaimana minat konsumen kepada produk Anda. Jika memang produk Anda diminati oleh banyak orang silahkan ambil profit yang lumayan tapi tetap jangan sampai melupakan komponen yang lain ya.

4. Benefit

benefits

Benefit apa yang Anda berikan kepada konsumen. Apa bedanya jika konsumen tersebut membeli ditempat Anda dibandingkan dengan di kompetitor. Misal bisnis Anda menjual barang elektronik maka tawarkan nilai tinggi seperti garansi yang lebih lama dibandingkan kompetitor atau bisa juga after sale cepat jika ada trouble dll.

Dari keempat komponen diatas sebenarnya saling berhubungan jadi saran saya adalah pelajari semuanya baru Anda tentukan profit berapa % profit yang akan Anda ambil. Dan jika Anda masih ada yang ingin ditanyakan silahkan koment dibawah ya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Let’s #beefree

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About Venny Jasmine

Baik dan Tidaknya Sesuatu itu Tergantung pada Persepsi Anda

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.