Home / Blog / 10 Pos Utama Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang dan Manufaktur

10 Pos Utama Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang dan Manufaktur

Laporan laba rugi (sering disebut sebagai laporan P&L) adalah salah satu laporan utama dalam sistem akuntansi perusahaan, yang memainkan peran penting dalam analisis laporan keuangan. Laporan ini berisi informasi yang dirangkum tentang pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama periode pelaporan. Paling umum adalah laporan pendapatan yang berisi informasi triwulanan dan tahunan. Tujuan dari laporan laba rugi adalah untuk mengukur laba bisnis selama periode pelaporan dengan mengurangkan biaya perusahaan dari pendapatannya.

Bentuk umum dari laporan P&L dimulai dengan input pendapatan, input biaya operasi, gaji, biaya penyusutan, biaya bunga dan pengeluaran lainnya dikurangi untuk menghitung laba bersih pada bagian akhirnya. Laba bersih disajikan sebagai nilai absolut, dan juga sebagai pembagian laba bersih dengan jumlah saham beredar (laba per saham). Analisis horisontal dan vertikal dapat diterapkan pada laporan laba rugi; karena laporan P&L paling umum berisi informasi triwulanan, sehingga rasio yang dihitung dapat dianalisis selama beberapa waktu dan untuk beberapa periode pelaporan tertentu. 

Baca Juga: Jenis-Jenis Laporan Keuangan Lengkap

 

Elemen dasar dari laporan laba rugi adalah sebagai berikut:

  1. Pendapatan (Penjualan Bersih). Entri ini mewakili nilai barang atau jasa yang telah dijual perusahaan kepada pelanggannya. Umumnya penjualan disajikan setelah dikurangi diskon, pengembalian, dll.
  2. Harga Pokok Penjualan. Elemen ini mengukur jumlah total pengeluaran, terkait dengan proses pembuatan produk, termasuk biaya bahan, tenaga kerja, dll. Biaya barang yang dijual termasuk biaya langsung dan biaya overhead. Biaya langsung (biaya bahan; bagian dari produk yang dibeli untuk konstruksinya; barang, dibeli untuk dijual kembali; biaya tenaga kerja; biaya pengiriman, dll.) adalah biaya yang sebenarnya dapat dikaitkan dengan objek dan produksinya. Selain itu ada biaya overhead (biaya tenaga kerja, biaya peralatan, biaya sewa, dll.) Adalah biaya yang terkait dengan proses menjalankan bisnis, tetapi tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan objek produksi tertentu.
  3. Laba Kotor. Laba kotor adalah pendapatan bersih tidak termasuk biaya barang yang dijual.
  4. Biaya Operasi. Biaya operasi termasuk biaya penjualan dan administrasi. Penjualan adalah pengeluaran, yang berhubungan dengan proses menghasilkan penjualan oleh perusahaan, termasuk biaya iklan lain-lain, komisi penjualan, dll. Semua biaya yang berhubungan dengan administrasi operasi perusahaan, seperti gaji karyawan kantor, asuransi, dll., merujuk ke dalam biaya administrasi.
  5. Pendapatan Operasional. Pendapatan operasional adalah laba kotor yang tidak termasuk biaya operasi.
  6. Pendapatan atau beban lainnya. Entri ini berisi semua nilai pendapatan atau pengeluaran lain yang tidak termasuk ke dalam entri sebelumnya. Itu bisa berupa dividen, pendapatan bunga, beban bunga, rugi bersih atas derivatif, dll.
  7. Penghasilan Sebelum Pajak Penghasilan. Penghasilan sebelum pajak penghasilan adalah pendapatan operasional termasuk (atau tidak termasuk) pendapatan atau beban lainnya.
  8. Pajak Penghasilan. Entri ini mencakup semua pajak negara yang didasarkan pada laba perusahaan yang dilaporkan.
  9. Penghasilan Bersih. Penghasilan bersih adalah jumlah uang yang tersisa setelah mengambil penjualan bersih suatu bisnis dan tidak termasuk semua biaya, depresiasi pajak, dan biaya lainnya. Dengan kata lain, entri ini mencerminkan tujuan dasar dari suatu perusahaan yang berfungsi untuk menghasilkan keuntungan. Mengikuti laba bersih dalam laporan laba rugi adalah bagian yang sangat penting dari analisis laporan keuangan perusahaan.
  10. Penghasilan Per Saham. Entri ini sering dimasukkan pada akhir laporan P&L. Laporan ini mencerminkan laba bersih dengan jumlah saham yang beredar. Hasilnya adalah jumlah laba bersih, yang diperoleh dengan satu saham biasa. Pengukuran ini dapat berguna untuk manajemen risiko pemegang saham.

Memahami laporan laba rugi sebuah perusahaan adalah bagian penting yang harus dipahami baik oleh pemilik usaha maupun investor.

Banyak Berbagi Banyak Rejeki Banyak Berbagi Banyak Rejeki

About wahyudi

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.