Home / Aplikasi Akuntansi

Aplikasi Akuntansi

aplikasi akuntansi

Manfaat dan Potensi Masalah Penggunaan Aplikasi Akuntansi Dalam Pembukuan Toko Supermarket

Setiap bisnis, terlepas dari ukuran atau industrinya, bertanggung jawab atas proses akuntansinya sendiri untuk memasok informasi yang dibutuhkan regulator dan mengawasi perkembangan dan pertumbuhannya sendiri. Toko supermarket menghadapi beberapa tantangan akuntansi khusus, baik dalam bentuk bisnis yang kompleks dengan sumber daya yang terbatas sehingga harus dicurahkan ke proses akuntansi dalam menyusun pembukuan toko supermarket yang kredibel. Disinilah peran penting aplikasi akuntansi. Manfaat perangkat lunak aplikasi akuntansi ini dapat memiliki efek luas di seluruh sistem keuangan toko supermarket Anda. Berikut ini manfaat yang bisa Anda dapatkan jika migrasi ke sistem aplikasi akuntansi tersebut:

Baca Juga: 3 Keuntungan Menggunakan Perangkat Lunak Aplikasi Akuntansi Untuk Usaha Kecil Menengah

Penghematan waktu

aplikasi akuntansi

Perubahan paling cepat yang diketahui banyak perusahaan ketika mereka pindah dari buku besar kertas atau spreadsheet ke perangkat lunak akuntansi adalah pengurangan besar dalam waktu yang dihabiskan untuk masuk dan menyeimbangkan buku besar. Misalnya saja, ketika membandingkan sistem penggajian, carilah yang terhubung ke rekening bank, kartu kredit, dan investasi secara langsung dan porting melalui data keuangan tanpa campur tangan manusia. Hal seperti ini dapat mengubah pekerjaan akuntan dari pencatat menjadi pemberi dana, dan dapat memberi lebih banyak waktu kepada akuntan untuk membantu mengarahkan strategi keuangan.

Pengurangan kesalahan entri data manual

Sistem akuntansi saat ini mengurangi jumlah dokumen yang diperlukan untuk menjalankan fungsi departemen keuangan (kasir hingga finance dan akunting) dari toko ritel Anda menuju supermarket yang kompleks agar memadai. Cari fitur atau koneksi ke aplikasi akuntansi berikut ini agar pekerjaan pembukuan toko supermarket Anda makin komrehensif:

  • Aplikasi faktur online
  • Fitur pencatat waktu dan kehadiran
  • Fitur pencatat uang tunai
  • Koneksi ke laporan transaksi dari lembaga keuangan (bank)
  • Akses kontrol untuk memudahkan pemilik bisnis memenuhi kepatuhan terhadap peraturan termasuk pajak
  • Visibilitas akun yang lebih baik untuk semua pemangku kepentingan internal

Perangkat lunak aplikasi akuntansi banyak memberikan visibilitas ke dalam pekerjaan keuangan perusahaan untuk berbagai pemangku kepentingan mulai dari perwakilan departemen akuntansi, eksekutif, dan tim manajemen. Masing-masing tim ini dapat menggunakan data secara berbeda, baik dalam perangkat lunak akuntansi atau diekspor ke perangkat lunak analisa bisnis.

Potensi Masalah dalam Penggunaan Perangkat Lunak Akuntansi

Ini adalah masalah potensial yang mungkin Anda temui jika Anda memilih perangkat lunak aplikasi akuntansi yang tidak sesuai untuk perusahaan Anda. Ingatlah ini ketika Anda membandingkan pilihan perangkat lunak aplikasi akuntansi yang ditawarkan kepada Anda:

Dukungan multi currency (mata uang dari multi-negara) terkait aturan pajak dan kepatuhan terhadap peraturan

Beberapa sistem akuntansi dibangun untuk mengelola keuangan dalam suatu negara tertentu atau hanya dalam beberapa mata uang tertentu. Perusahaan yang melakukan bisnis di 2 negara atau lebih atau yang sering melakukan bisnis dalam mata uang terpisah harus mencari perangkat lunak akuntansi yang memenuhi persyaratan tersebut. Hal ini penting jika pembukuan toko supermarket Anda sudah melakukan transaksi antar negara.

Saat membandingkan perangkat lunak aplikasi akuntansi, periksa lebih dulu untuk memastikan bahwa perangkat lunak tersebut juga mendukung peraturan pajak dan keuangan setempat. Hal ini akan memastikan bahwa Anda dapat menggunakan fitur-fitur pajak yang berharga tanpa banyak intervensi manual.

Fitur Keamanan data

Komputasi awan memberikan keamanan lebih untuk perangkat lunak akuntansi daripada buku besar konvensional berbasis kertas kerja karena akses Anda dapat dilindungi dengan kata sandi dan tim dapat menetapkan peran pengguna secara granular untuk memastikan bahwa orang yang tepat memiliki akses yang proporsional ke data keuangan yang tepat. Perangkat lunak akuntansi berbasis cloud juga menyediakan keamanan fisik dari database di luar kantor, cadangan data otomatis, dan enkripsi data untuk melindungi data keuangan perusahaan.

Dengan memahami fitur dan kebutuhan bisnis pembukuan toko supermarket Anda secara baik, maka akan memudahkan Anda untuk mendapatkan alat bantu perangkat lunak yang tepat.

3 Keuntungan Menggunakan Perangkat Lunak Aplikasi Akuntansi Untuk Usaha Kecil Menengah

Jika digunakan dengan tepat perangkat lunak aplikasi akuntansi seperti Beeaccounitng, dapat menjadi alat manajemen keuangan yang hebat. Aplikasi ini dapat melakukan pencatatan pembukuan sederhana secara lebih sistematis dan berbasis teknologi. Hampir semua pemilik usaha kecil yang saya temui saat ini berupaya dengan segala hal untuk bisa menghemat biaya dengan melakukan sesuatu dengan mandiri (sebisa mungkin). Menggunakan perangkat lunak aplikasi akuntansi untuk usaha kecil adalah salah satu cara Anda dapat menghemat biaya tersebut.

Dan kini, hampir semua vendor perangkat lunak aplikasi akuntansi telah memindahkan sistem mereka ke sistem berbasis “cloud” dan menawarkan layanan berbasis langganan online mulai dari yang dasar hingga yang canggih sesuai kebutuhan fitur Anda dan juga anggaran yang Anda miliki. Beberapa paket pemula dengan fitur sederhana yang cocok untuk usaha kecil dengan pemilik tunggal, bisa memiliki fitur sederhana termasuk fitur penagihan (invoice faktur), pelacakan pengeluaran, dan pelaporan sederhana.

Berikut adalah keuntungan utama jika Anda menggunakan perangkat lunak aplikasi akuntansi untuk usaha kecil Anda:

1. Aplikasi Akuntansi Bisa Mempercepat Proses Administrasi dan Monitoring

aplikasi akuntansi

Jika Anda menjalankan operasi bisnis ritel di mana setiap transaksi dimasukkan secara elektronik saat itu juga, maka menggunakan perangkat lunak aplikasi akuntansi akan membuat proses administrasi entri data Anda lebih mudah dan tetap mengikuti perkembangan teknologi terkini.

Anda akan mendapatkan manfaat tambahan yang membuat Anda tetap bisa mengikuti perkembangan keuangan usaha kecil Anda. Anda memiliki peluang yang jauh lebih baik untuk melakukan kontrol arus kas termasuk tunggakan tagihan yang biasanya jarang terdeteksi jika menggunakan sistem manual. Ini tentu bagus untuk kesehatan keuangan usaha kecil Anda.

Sebenarnya ada banyak model dan jenis laporan tergantung Anda menyesuaikannya dengan kondisi usaha Anda. Namun jika Anda menggunakan aplikasi akuntansi online, sebagian besar dari jenis laporan ini adalah jenis yang dapat disesuaikan, dihasilkan, dan dipahami oleh pengusaha kecil mana pun. Laporan ini mampu memberi tahu Anda siapa yang berutang uang kepada Anda, produk dan jasa mana yang Anda jual dengan baik, apakah Anda menghasilkan pendapatan sesuai anggaran yang dibuat, biaya dan layanan mana yang belum ditagih, pelanggan mana yang paling banyak membeli, berapa banyak Anda berutang pajak penjualan , dan lain sebagainya.

2. Aplikasi Akuntansi Bisa Mendukung Mobilitas Usaha Anda

Perangkat lunak aplikasi akuntansi berbasis cloud bisa memberikan Anda keuntungan untuk dapat mengakses akun bisnis Anda dari mana saja. Selain mendukung sistem berbasis web yang paling umum digunakan, sebagian besar vendor perangkat lunak akuntansi online menyediakan aplikasi iPhone / iPad dan Android, yang memungkinkan Anda untuk (misalnya):

  • Kirim faktur langsung dari perangkat seluler Anda.
  • Lihat informasi klien, pengeluaran, atau faktur.
  • Catat pengeluaran segera dan lampirkan kwitansi. Misalnya, Anda dapat mengambil gambar makan malam dengan klien dan melampirkannya pada biaya secara langsung “on the spot”.
  • Lacak waktu penagihan dengan “timer” bawaan.
  • Impor klien baru secara langsung dari informasi kontak ponsel Anda.

Keuntungan lain dalam menghemat waktu dan uang dari perangkat lunak aplikasi akuntansi online adalah kemampuan aplikasi tersebut yang memungkinkan karyawan Anda di bagian pembukuan mengakses langsung ke dalam jurnal melalui aplikasi online, daripada harus secara manual mentransfer data atau file elektronik, bahkan bisa dilakukan kapan pun mereka membutuhkan akses ke akun Anda.

3. Aplikasi Akuntansi Mendukung Sentralisasi Sistem

Menggunakan perangkat lunak aplikasi akuntansi mampu memusatkan banyak aspek manajemen keuangan bisnis Anda karena Anda akan dapat menangani tugas-tugas seperti manajemen inventaris, penagihan, penggajian, dan bahkan beberapa aspek manajemen hubungan pelanggan dari dalam program perangkat lunak aplikasi akuntansi Anda. Sentralisasi sistem seperti ini mampu menghemat waktu dan uang Anda karena Anda tidak perlu membeli program perangkat lunak terpisah untuk melakukan hal-hal seperti itu.

Aplikasi akuntansi untuk usaha kecil yang baik dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait transaksi bisnis dan rencana usaha Anda, bahkan dalam hitungan detik, berdasarkan input yang Anda berikan. Setelah Anda mengisi aplikasi akuntansi tersebut dengan informasi tentang transaksi keuangan Anda, pelanggan dan vendor Anda, produk atau layanan yang Anda jual, dan sebagainya, maka Anda akan dapat menggunakan data itu untuk melakukan monitoring usaha kecil Anda secara lebih mudah.

Fitur Utama Dari Perangkat Lunak Aplikasi Akuntansi

Saat membandingkan perangkat lunak akuntansi, periksa untuk memastikan bahwa perangkat lunak tersebut juga mendukung kebutuhan ekspansi bisnis Andakedepannya termasuk jika kedepan bisa ekspor keluar negeri. Hal ini akan memastikan bahwa Anda dapat menggunakan fitur-fitur pajak yang berharga tanpa banyak perubahan atau modifikasi dalam pemakaiannya. Terlepas dari model industri atau bisnis Anda, solusi aplikasi akuntansi yang tepat setidaknya harus bisa menawarkan fitur atau fungsi standar berikut ini.

Kontrol akses

Meskipun bukan satu-satunya fitur keamanan, semua sistem perangkat lunak akuntansi menawarkan berbagai tingkat keamanan dan / atau kontrol akses dalam bentuk izin berbasis pengguna atau peran, kemampuan akses tunggal, dan juga enkripsi data. Banyak solusi juga yang menawarkan kemampuan untuk memberikan akses ke penyedia layanan akuntansi pihak ketiga Anda.

Hutang / Piutang Usaha

Area yang paling umum digunakan dari setiap solusi aplikasi akuntansi adalah pelacakan A / P (account payable) dan A / R (account receivables) yang merupakan bagian dari setiap sistem dan memiliki berbagai tingkat otomatisasi. Fitur-fitur hutang dagang termasuk pelacakan pembayaran ke vendor, pemasok, dan pengeluaran keuangan lainnya penting untuk dimonitor. Fitur piutang dagang termasuk tagihan / penagihan juga merupakan fitur standar yang penting.

Manajemen aset

Aset modal yang mahal seperti mesin produksi, kendaraan, atau bentuk properti lain seperti pabrik, dan peralatan lainnya (PP&E) merupakan komponen penting yang harus dikontrol. Pelacakan secara elektronik termasuk kontrol biaya penyusutan adalah fungsi utama dari fitur yang ditawarkan oleh sebagian besar sistem akuntansi.

Rekonsiliasi Bank

Kunci untuk mengotomatisasi sebagian besar fungsi akuntansi Anda adalah menghubungkan perangkat lunak Anda secara langsung dengan lembaga keuangan Anda (bank). Hal ini memungkinkan Anda untuk mencocokkan transaksi yang Anda rekam dengan catatan bank Anda untuk kredit, giro, atau rekening tabungan perusahaan Anda. Sebagian besar sistem menyertakan laporan konsolidasi untuk penutupan akhir bulan dan akhir tahun.

Manajemen Uang Tunai

aplikasi akuntansi

Meskipun banyak bisnis saat ini menangani lebih sedikit uang tunai – atau tidak sama sekali – namun mengelola kas atau setara kas perusahaan Anda adalah fungsi utama dari semua sistem akuntansi, dan laporan seperti ini juga diperlukan untuk menyiapkan laporan Laporan Arus Kas standar. Banyak sistem akuntansi juga menyederhanakan mengelola banyak mata uang dengan mengubah transaksi asing menjadi mata uang yang digunakan bisnis Anda.

Fitur Konsolidasi Antar Akuntansi Departemen

Sebagian besar sistem akuntansi terbaik menawarkan dukungan untuk mencatat transaksi di beberapa kantor, cabang, atau divisi. Hal ini memungkinkan Anda untuk memperlakukan setiap subledger (sub jurnal dalam catatan buku besar) sebagai entitasnya sendiri di atas kertas, namun mempertahankan pandangan komprehensif untuk tujuan pajak dan / atau pelaporan.

Manajemen Biaya

Selain melacak pengeluaran bisnis Anda melalui Hutang, sebagian besar solusi software aplikasi akuntansi juga menawarkan area terpisah untuk melacak pengeluaran dan penggantian masing-masing karyawan (turn over karyawan). Hal ini termasuk kemampuan untuk merekonsiliasi pengeluaran dengan berbagai proyek dan / atau anggaran di setiap departemen.

Perubahan paling cepat yang diketahui banyak perusahaan ketika mereka pindah dari buku besar konvensional atau spread sheet ke perangkat lunak aplikasi akuntansi adalah pengurangan besar dalam waktu yang dihabiskan sehingga juga bisa menghemat biaya. Hal ini sekaligus memberikan manfaat lebih dan mengubah pekerjaan akuntan dari pencatat menjadi pemberi dana, dan dapat memberi lebih banyak waktu kepada akuntan untuk membantu mengarahkan strategi keuangan perusahaan.

Siapa Sajakah Pengguna Aktif Perangkat Lunak Aplikasi Akuntansi Dalam Sebuah Perusahaan?

Bisnis yang berkembang memiliki begitu banyak potensi untuk ekspansi di masa depan, yang dapat saja menimbulkan kerumitan dalam pengelolaan konvensional. Hal ini yang mendorong banyak pemilik usaha mulai beralih ke penggunaan aplikasi akuntansi berbasis teknologi berbasis komputasi awan yang bisa diakses oleh banyak pihak sesuai dengan kewenangannya. Tim-tim ini membutuhkan peningkatan fungsionalitas dan kemampuan akses dengan dukungan lebih banyak fitur agar pekerjaan mereka lebih efisien dalam mendukung produktifitas perusahaan.

Siapa sajakah pengguna aktif perangkat lunak aplikasi akuntansi yang membutuhkan akses ke sistem akuntansi tersebut? Berikut ini beberapa diantaranya:

Manajer akuntansi

Aplikasi Akuntansi
Gambar 1. Manajer (Sumber: Freepik.com)

Dalam perangkat lunak aplikasi akuntansi perusahaan, manajer akuntansi harus memiliki akses penuh ke alat bantu perangkat lunak ini. Pengguna ini sering kali adalah administrator untuk seluruh perangkat lunak, bertugas mengatur peran pengguna, membangun formulir dan kategorisasi khusus, dan memantau proses untuk menjaga agar akun keuangan tetap pada jalurnya.

Staf akuntansi

Staf akuntansi akan menyediakan sebagian besar pembaruan akun sehari-hari, menambahkan pengeluaran dan debet, memantau pembayaran dan faktur, dan menangani permintaan pesanan keluar masuk barang. Staf akuntansi ini harus memiliki akses ke jenis transaksi dan akun yang paling sering mereka tangani. Juga pertimbangkan untuk memberi pengguna ini akses ke alat pelaporan dan analisis untuk membantu mereka membangun budaya perbaikan dan ketertiban administrasi.

Baca Juga: 3 Manfaat Software Akuntansi Berbasis Cloud untuk Pemilik Usaha Kecil

Manajer penggajian

Di sebuah perusahaan, sebagian besar manajer penggajian menjalankan pengawasan dalam proses penggajian untuk semua divisi perusahaan, dan akan memerlukan akses ke ruang lingkup informasi penggajian. Ruang lingkup ini dapat mencakup akses ke data waktu dan kehadiran dan beberapa informasi keluar masuk karyawan. Mereka mungkin juga memerlukan akses ke pelaporan dan analisis status keuangan perusahaan yang lebih besar untuk memiliki wawasan tentang bidang-bidang yang perlu ditingkatkan.

Staf penggajian (HRD)

Staf bagian penggajian akan membutuhkan akses pengeditan ke akun penggajian tertentu di bawah lingkup mereka. Sekali lagi, untuk menanamkan budaya perbaikan, rekan ini juga dapat diizinkan mengakses alat pelaporan dan analitik untuk lebih memahami cara mengimplementasikan alat bantu tersebut yang dampaknya bisa menghemat uang di seluruh departemen mereka.

Tim eksekutif perusahaan

Tim eksekutif organisasi perusahaan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk menyusun strategi pengembangan perusahaan. Di perusahaan yang digerakkan oleh data, C-level (komisaris level), VP (vice president), dan Direktur akan menggunakan perangkat lunak akuntansi untuk mendapatkan pemahaman tentang status keuangan perusahaan untuk mendorong strategi makro dan departemen yang ada. Jika perangkat lunak akuntansi ditulis dalam platform ERP, tim harus memiliki akses ke alat analitik yang menggabungkan data keuangan dari seluruh perusahaan. Jika menggunakan perangkat lunak akuntansi ini, tim eksekutif bisa mengumpulkan informasi akuntansi yang terkait dengan masing-masing KPI yang ditentukan dalam perangkat lunak lain seperti analisa penjualan, otomatisasi pemasaran, dan manajemen rantai pasokan.

Direktur atau Manajer Penjualan

Dalam organisasi perusahaan, Direktur Penjualan atau Manajer Penjualan akan terlibat langsung dalam strategi pengembangan tim penjualan, dan akan membutuhkan akses ke data keuangan yang terkait dengan departemen mereka. Anggota tim ini harus memiliki akses untuk melihat dan mengedit akses ke data penjualan dari tim mereka, dan akses langsung ke setiap pelaporan atau analisa yang disediakan oleh perangkat lunak akuntansi.

Staf Penjualan

Bergantung pada jenis perangkat lunak aplikasi akuntansi Anda, staf penjualan mungkin tidak perlu mengakses perangkat lunak akuntansi. Beberapa tim akan meminta perwakilan penjualan memasukkan faktur langsung ke dalam perangkat lunak, dalam hal ini mereka akan memerlukan akses edit untuk akun mereka. Jika tim Anda menggunakan ERP, atau CRM dengan kemampuan membuat e-faktur, atau alat penjualan lainnya untuk mengelola faktur dan kontrak, staf penjualan mungkin tidak akan memerlukan akses ke alat bantu aplikasi akuntansi Anda. Namun, dalam hal ini, pastikan bahwa perangkat lunak penjualan memiliki integrasi antar muka yang diperlukan.

Memberikan akses karyawan sesuai dengan kebutuhan bisnis dan kewenangannya merupakan langkah manajemen bisnis yang penting dan bisa mendukung produktivitas perusahaan.

5 Tantangan Yang Harus Diantisipasi Pada Bisnis Startup dan Solusinya

Kini, mematuhi praktik terbaik standar akuntansi tidak lagi rumit seperti dulu. Bahkan, bantuan alat bantu perangkat lunak berbiaya rendah juga sudah banyak tersedia.

Faktanya, kesalahan manajemen keuangan adalah alasan yang sering dikutip penyebab kegagalan bisnis. Alasan No. 2 mengapa beberapa dari usaha kecil itu gagal, adalah karena bisnis mereka adalah mencoba untuk menjual produk yang tidak dibutuhkan pasar.

Jadi, apakah startup Anda macet atau lacar dari aliran dana investor, tetap perhatikan dengan sangat cermat untuk mengelola secara proaktif uang tunai bisnis Anda baik saat arus kas surut maupun saat mengalir lancar. Perhatian semacam itu sangat penting untuk kesuksesan jangka panjang dan pendek. Oleh karena itu perhatikan beberapa tantangan pada bisnis start ap berikut ini:

Biaya perangkat lunak pendukung

Banyak bisnis online bergantung pada sejumlah besar aplikasi pihak ketiga untuk memperkuat dan memperlancar proses mereka. Tidak heran: Sejumlah alat bantu yang seolah hampir tak ada habisnya di sana bertujuan untuk membuat bisnis Anda berjalan dengan lancar. Sementara banyak aplikasi yang digunakan ternyata tidak sebanding dengan biaya berlangganan bulanan, saat bisnis Anda tumbuh, menjadi semakin sulit untuk melacak berapa banyak yang Anda belanjakan untuk perangkat lunak tersebut.

Kontrol produktivitas

Tantangan besar yang dihadapi pengusaha bisnis rintisan adalah melacak pengeluaran dan waktu kerja tim, terutama yang bekerja dari jarak jauh. Alat bantu aplikasi seperti Humanity adalah solusi penjadwalan karyawan dan pelacakan waktu yang mengotomatiskan apa yang secara tradisional merupakan proses yang rumit.

Anggota tim dapat login dari mana saja untuk melihat jadwal mereka dan bahkan bertukar shift dengan karyawan lain. Antarmuka berbasis cloud yang intuitif menyediakan tampilan kalender untuk manajer dan karyawan, menyelesaikan masalah tradisional yang disertai dengan sistem rumit untuk melacak dan mengeluarkan jam kerja karyawan jarak jauh. 

Baca Juga: 3 Manfaat Software Akuntansi Berbasis Cloud untuk Pemilik Usaha Kecil

Aplikasi pendukung seperti Quickbooks

Ada dua aplikasi yang bisa Anda coba – terutama yang berbasis digital yang bisa Anda masukkan ke dalam operasi bisnis. Salah satunya adalah Google Analytics, untuk mengukur dan mencatat dari mana lalu lintas situs web Anda berasal, dan kinerja situs. Yang lainnya adalah Quickbooks.

Meskipun ada banyak pilihan perangkat lunak, tidak ada yang mengalahkan Quickbooks untuk fitur dan kompatibilitas. Quickbooks telah menjadi standar industri, dan banyak pemakainya. Sebagai permulaan, aplikasi ini bisa terintegrasi dengan mulus dengan rekening bank Anda, menghilangkan banyak tenaga kerja yang terlibat dalam menjaga catatan keuangan Anda. Quickbooks juga dihosting di cloud, membuat pembukuan Anda dari perangkat atau lokasi apa pun menjadi mudah.

Expensify

Salah satu proses akuntasi yang membisakan adalah menyimpan kotak yang penuh dengan kuitansi pengeluaran sampai musim pajak berakhir. Expensify menawarkan integrasi Quickbooks yang luas, Anda cukup mengambil foto tanda terima di ponsel cerdas Anda, dan mengelompokkannya. Maksimalkan biaya unggah ke Quickbooks.

Jika anggota tim Anda diminta untuk menyerahkan tanda terima untuk penggantian, Expensify akan lebih berguna. Ini mendeteksi penerimaan rangkap, menentukan nilai tukar mata uang asing yang akurat dan membantu memastikan keakuratan setiap transaksi.

Aplikasi Fun Box

Tidak peduli seberapa rajin Anda melacak dan merencanakan keuangan bisnis Anda, startup Anda bsa saja mengalami krisis arus kas jangka pendek sesekali. Di situlah Fundbox masuk. Sinkronisasi Fundbox dengan Quickbooks Anda (atau perangkat lunak akuntansi lainnya) untuk mengevaluasi kelayakan kredit bisnis Anda. Fundbox kemudian menawarkan opsi pendanaan untuk memasok uang tunai kepada bisnis Anda.

Pembayaran cicilan dipotong dari rekening bank Anda setiap minggu bersama dengan biaya. Dua keuntungan utama Fundbox adalah bahwa biaya keuangan biasanya jauh lebih rendah daripada opsi seperti kartu kredit, dan tidak seperti pinjaman usaha kecil tradisional dari bank, Anda tidak akan menghadapi waktu tunggu yang lama atau tumpukan dokumen yang harus diselesaikan.

Untuk software akuntansi sendiri, Anda sangat direkomendasikan untuk menggunakan produk beeaccounting, yang praktis dan terintegrasi.

6 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kecil

Mengelola keuangan dapat menjadi tantangan bagi setiap pemilik usaha kecil. Jika Anda tidak memiliki banyak pengalaman dalam mengelola keuangan bisnis, Anda bisa beresiko tergelincir ke dalam kebiasaan keuangan yang buruk yang suatu hari nanti dapat membahayakan bisnis Anda. Langkah paling penting bagi pemilik bisnis adalah mendidik diri Anda sendiri. Dengan memahami keterampilan dasar yang diperlukan untuk menjalankan bisnis kecil – seperti melakukan tugas akuntansi sederhana, mengajukan pinjaman atau menyusun laporan keuangan – pemilik bisnis dapat menciptakan masa depan keuangan yang stabil.Disiplin dan tetap teratur dalam pencatatan adalah komponen utama pengelolaan uang yang sehat.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan sebagai pemilik usaha kecil untuk tetap bisa mengontrol keuangan usaha kecil Anda.

1. Bayar (Hargai) Diri Anda Sendiri

Alexander Lowry, seorang profesor dan direktur master sains dalam program analisis keuangan di Gordon College, mengatakan pemilik usaha kecil tidak boleh mengabaikan peran mereka sendiri dalam perusahaan dan harus memberi kompensasi pada diri mereka sendiri.

Anda ingin memastikan bahwa bisnis dan keuangan pribadi Anda dalam kondisi yang baik bukan? Ingat, Anda adalah bagian dari bisnis dan Anda perlu memberi kompensasi pada diri sendiri sebanyak Anda membayar orang lain. Tujuannya apa? Selain mebiasakan pengelolaan secara professional, Anda juga akan termotivasi untuk meningkatkan produktivitas di usaha kecil Anda tersebut.

2. Investasikan (alokasikan dana) untuk proses pertumbuhan usaha

Selain membayar diri sendiri, penting untuk menyisihkan uang dan melihat peluang pertumbuhan bisnis. Edgar Collado, kepala keuangan Tobias Financial Advisors, mengatakan pemilik bisnis harus selalu mengawasi masa depan.

“Sebuah bisnis kecil yang ingin terus tumbuh, harus mampu berinovasi dan menarik karyawan terbaik serta menunjukkan bahwa mereka bersedia berinvestasi di masa depan. “Pelanggan akan menghargai perbaikan tingkat layanan. Karyawan akan menghargai bahwa Anda berinvestasi di perusahaan dan dalam karier mereka. Dan pada akhirnya Anda akan menciptakan nilai lebih untuk bisnis Anda daripada jika Anda hanya menghabiskan semua keuntungan Anda untuk masalah pribadi.”

3. Memiliki strategi penagihan yang baik

Apapun bisnis Anda, setiap pemilik bisnis pasti memiliki klien yang bisa jadi secara konsisten terlambat dalam proses pembayaran tagihan. Mengelola keuangan usaha kecil juga berarti mengelola arus kas untuk memastikan bisnis Anda beroperasi pada tingkat yang sehat setiap hari. Jika Anda kesulitan mengumpulkan tagihan tepat waktu dari pelanggan atau klien tertentu, mungkin sudah saatnya untuk mencari cara kreatif dengan cara Anda menagih mereka.

“Terlalu banyak uang tunai yang mengendap dalam tagihan yang tidak dibayar dapat menyebabkan masalah arus kas, dan hal ini jadi penyebab utama kegagalan bisnis,” kata James Stefurak, managing editor Invoice Factoring Guide, salah satu konsultan bisnis terkemuka. “Jika Anda memiliki pelanggan yang terlambat membayar secara kronis, cobalah pendekatan yang berbeda.”

4. Rutin Cek dan Pantau Laporan Keuangan Anda

Ini adalah praktik sederhana namun sangat penting. Lakukan yang terbaik untuk menyisihkan waktu setiap hari atau bulan untuk meninjau dan memantau laporan keuangan usaha Anda, bahkan jika Anda punya seorang akuntan sekalipun.

“Jangan mengabaikan rekonsiliasi bank dan luangkan waktu setiap bulan untuk meninjau faktur yang belum dibayar,” kata Terence Channon, kepala sekolah untuk NewLead LLC. “Gagal melakukan ini,  membuka resiko bisnis untuk pengeluaran yang sia-sia atau bahkan penggelapan dana perusahaan.”

5. Kontrol pengeluaran, Fokus ROI

Mengukur pengeluaran dan pengembalian investasi dapat memberi Anda gambaran yang jelas tentang investasi apa yang masuk akal dan mana yang mungkin tidak layak dilanjutkan. Deborah Sweeney, CEO MyCorporation, mengatakan bahwa pemilik usaha kecil harus mewaspadai di mana mereka menghabiskan uang mereka.

“Fokus pada ROI yang menyertai setiap pengeluaran Anda,”. “Tidak melakukan ini berarti Anda dapat kehilangan uang karena ibarat Anda taruhan pengeluaran yang tidak relevan. Ketahui di mana Anda menghabiskan modal usaha dan bagaimana investasi itu membuahkan hasil.

6. Tetapkan kebiasaan finansial yang baik.

Menetapkan protokol keuangan internal (SOP-standar operating procedure), walaupun itu sederhana namun dapat sangat membantu dalam melindungi kesehatan keuangan bisnis Anda.

Mengikuti perkembangan keuangan Anda dapat membantu Anda mengurangi penipuan atau risiko bisnis lainnya, salah satunya dengan cara menjalankan 6 Tips Mengelola Keuangan Bisnis Kecil diatas.

Semua Hal Tentang Akuntansi Perpajakan yang Wajib Anda Ketahui

Sistem perpajakan self assessment yang diterapkan saat ini lebih leluasa bagi wajib pajak untuk melakukan perhitungan pajak terutang, melunasi kekurangan pajak, menghitung pajak yang telah dibayarkan, dan melaporkan sendiri ke Dirjen Pajak dengan prinsip asas keadilan dimana wajib pajak bisa menentukan sendiri besarnya pajak sesuai dengan Undang-Undang Perpajakan. Hal ini lebih memudahkan dalam sistem akuntansi perpajakan. Akuntansi Perpajakan adalah akuntansi yang diterapkan dengan tujuan untuk mengetahui besarnya pajak yang harus dibayarkan oleh wajib pajak.

Baca Juga: Cara Membuat Perencanaan Pajak di Musim Pajak

Pengelompokan Pajak berdasarkan cara pemungutannya

Berdasarkan cara pemungutannya, pajak dikelompokkan kedalam 2 kategori yaitu:

  1. Pajak langsung yang dikenakan berdasarkan jumlah penghasilan dan kekayaan yang dimiliki, dimana besarnya pajak sudah diatur dalam Undang-Undang Perpajakan yang dibayarkan oleh wajib pajak secara langsung, dan tidak boleh diwakilkan.
  2. Pajak tidak langsung yang dibayarkan ketika terjadi sebuah transaksi keuangan dimana pajak ini bisa dibebankan atau dipindahkan kepada orang lain. Bisanya pajak ini banyak diterapkan pada produk yang dijual di pusat perbelanjaan dimana biasanya harga sudah termasuk besarnya pajak didalamnya.

Sifat Akuntansi Perpajakan yang harus Anda ketahui

Biar administrasi perpajakan Anda lancar, maka perlu kiranya wajib pajak memahami sifat-sifat akuntansi perpajakan agar makin sadar pentingnya pajak bagi kesejahteraan warga negara seperti berikut ini:

  • Pajak bisa dipaksakan kepada semua wajib pajak. Pada prakteknya, masih saja ada perusahaan yang berusaha menghindari pajak agar laba bisa maskimal. Berbagai strategi digunakan untuk memaksimalkan pendapatan pajak salah satunya program tax amnesty beberapa periode yang lalu.
  • Pajak sejatinya untuk membiayai pembangunan sehingga manfaatnya kembali ke masyarakat. Anggaran negara yang dibiayai dari penerimaan pajak misalnya saja pembangunan infrastruktur, subsidi, bantuan sosial, pembukaan lapangan kerja, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  • Wajib pajak harus membayar tagihan pajak sebelum jatuh tempo kepada kantor-kantor pajak setempat. Jika bingung, Anda bisa berkonsultasi kepada petugas pajak, dimana petugas pajak wajib melayani dengan sebaik-baiknya.

 Fungsi Akuntansi Perpajakan

Akuntansi perpajakan memudahkan wajib pajak mengelola adminsitrasi pajak usaha mereka. Namun sebenarnya akuntansi perpajakan bukan saja berfungsi untuk mengetahui besarnya pajak, tetapi juga memiliki fungsi lainnya seperti ulasan berikut ini:

  • Akuntansi perpajakan yang berisi data pembayaran pajak bisa menjadi strategi dan perencanaan perpajakan di masa yang akan datang.
  • Tren pembayaran pajak dari waktu ke waktu bisa digunakan untuk mengetahui prediksi besaran pajak yang menjadi tanggungan perusahaan di waktu yang akan datang.
  • Untuk keperluan pengembangan usaha, akuntansi perpajakan bisa jadi satu elemen penting dalam laporan keuangan untuk ditawarkan kepada investor atau keperluan pemaparan ke publik lainnya.
  • Pencatatan pembayaran pajak setiap tahun penting untuk dijadikan alat bantu perkembangan usaha dan kondisi keuangan perusahaan atau dengan kata lain, makin besar pajak yang Anda bayarkan, makin berkembang pula usaha Anda.

Akuntansi menawarkan berbagai spesialisasi, termasuk akuntansi pajak, akuntansi keuangan, dan akuntansi manajerial. Akuntansi pajak membutuhkan keterampilan riset yang kuat dan kemampuan untuk mengikuti aturan dan regulasi yang terus berubah. Seiring dengan perkembangan bisnis, teknologi dan juga regulasi, penting bagi akuntan pajak untuk mengembangkan keterampilan interpersonal yang baik. Anda bisa berkonsultasi ke konsultan akuntansi Anda jika tidak memiliki dasar dalam pajak atau akuntansi. Konsultan akuntansi Anda harus memiliki kemampuan untuk menyederhanakan topik keuangan yang kompleks sehingga Anda mudah memahami semua hal terkait akuntansi perpajakan diatas.

Cara Membuat Perencanaan Pajak di Musim Pajak

Bagian keuangan perusahaan biasanya menyiapkan satu orang karyawan yang khusus mengurus soal laporan pajak. Bagi yang tidak paham dan tidak mau melakukan persiapan, maka musim pajak (bulan Maret-April) bisa jadi menjadi musim pembayaran pajak yang sangat menguras tenaga dan pikiran, terutama jika selama ini masalah pencatatan keuangan tidak diatasi dengan benar.

Karena laporan pajak merupakan aktivitas rutin tahunan, maka administrasi perpajakan itu bisa dibuat dalam bentuk perencanaan pajak (tax planning) sehingga saat waktunya pelaporan SPT Tahunan, bisa lebih mudah dan cepat. Apa sajakah yang harus dipersiapkan?

Belajar dari pengalaman pajak tahun sebelumnya

Catatan transaksi keuangan yang rapi akan memudahkan dalam melihat tren usaha Anda. Sisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk pembayaran pajak tahun depan sehingga arus kas Anda tidak naik turun secara ekstrim akibat pajak. Idealnya bisa melakukan evaluasi pemasukan 6 bulan sekali untuk dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya untuk antisipasi pajak di tahun depan.

Manfaatkan Potongan Pajak

Potongan pajak bisa jadi alternatif untuk mengurangi beban biaya yang harus ditanggung perusahaan. Untuk memudahkan, buka kembali catatan semua biaya yang dikeluarkan perusahaan selama 16 bulan terakhir. Transaksi ini perlu di cek sampai waktu pembayaran pajak berikutnya. Bukti transaksi untuk pembelian yang sudah di kenai pajak, ini penting untuk ditunjukkan saat mengajukan potongan saat waktu pembayaran pajak tiba. Di era digital saat ini, Anda bisa menggunakan aplikasi untuk menyimpan bukti transaksi tersebut.

Pembukuan yang Baik Diawali Dari Rekonsiliasi Bank yang Teratur

Rekonsiliasi bank bulanan merupakan aktivitas wajib dalam membuat laporan keuangan yang rapi. Manfaatnya adalah membantu melihat perubahan kondisi keuangan perusahaan sebelum terlambat. Bagaimana melakukan rekonsiliasi keuangan?

Prinsip dasar rekonsiliasi bank adalah membandingkan catatan transaksi secara berkas dengan catatan bank. Silahkan di cek, ada selisih tidak? Hasil akhir dalam bentuk saldo buku, dibandingkan dengan saldo bank. Saat ini sudah banyak aplikasi yang menawarkan fitur Cash Link dari Jurnal untuk memudahkan proses rekonsiliasi ini.

Baca Juga: Jenis-jenis Pemeriksaan Pajak yang Wajib Diketahui Wajib Pajak

Pisahkan akun pribadi dengan bisnis

Saat awal memulai usaha, kondisi ini kadang sulit dilakukan. Rekening pribadi ya rekening bisnis, maksud awalnya biar praktis. Toh pengelola bisnis ini adalah saya sendiri, begitulah pola pikir pebisnis pemula. Hal ini beresiko, dan yang paling umum terjadi adalah secara tidak sengaja mengklaim biaya bisnis sebagai biaya pribadi dan sebaliknya. Dampaknya laporan keuangan usaha akan menjadi rancu dan mempengaruhi hasil akhir jumlah pajak yang harus dibayarkan secara tidak langsung. Selain merugikan, bisa jadi ini sangat membingungkan, jika transkasi sudah lama, berulang dan nominalnya besar.

Cara termudah yang bisa dilakukan adalah mengajukan kartu kredit bisnis baru atau buka rekening bank terpisah. Jika sudah dilakukan maka pencatatan transaksi menjadi mudah  dan perhitungan pajak juga “fair”.

Bagaimana Membuat Strategi Perencanaan Pajak (Tax Planning) yang Bermanfaat?

Selain persiapan diatas, secara umum tax planning sendiri merupakan strategi untuk mengatur catatan akuntansi perusahaan untuk meminimalkan kewajiban perpajakan dengan cara legal. Cara-cara disini meliputi banyak hal yaitu: Tax Saving, Tax Avoidance, Penundaan Pembayaran Pajak, Mengoptimalkan Kredit Pajak yang Diperkenankan dan Menghindari Pemeriksaan Pajak dengan cara Menghindari Lebih Bayar.

Tax saving dilakukan dengan pemilihan alternative pengenaan pajak dengan tarif yang lebih rendah. Tax Avoidance dilakukan dengan cara menghindari pengenaan pajak dengan mengarahkannya pada transaksi yang bukan objek pajak. Sedangkan Menghindari Pemeriksaan Pajak dengan cara Menghindari Lebih Bayar bertujuan untuk mengajukan pengurangan pembayaran angsuran PPh Pasal 25 ke KPP jika memang terjadi lebih bayar. Ada banyak strategi yang bisa dilakukan secara legal yang bisa Anda konsultasikan dengan konsultan pajak Anda.

Jenis-jenis Pemeriksaan Pajak yang Wajib Diketahui Wajib Pajak

Dalam negara berkembang seperti Indonesia, sistem perpajakan Self Assessment banyak digunakan, artinya Wajib Pajak (WP) diberikan kepercayaan untuk menghitung, menyetor, dan melaporkan sendiri kewajiban perpajakannya. Hal ini sebenarnya menguntungkan bagi wajib pajak, karena mereka dituntut untuk patuh dalam menjalankan administrais perpajakan dan tentu saja dengan penuh integritas. Namun, self assesment ini bisa juga membingungkan, manakala wajib pajak tidak paham proses perhitungan dan administrasi perpajakan yang harus dia jalani.

Wajib Pajak bisa saja berkonsultasi dengan petugas di Kantor Pajak setempat jika bingung. Disisi lain, pihak Direktorat Jenderal Pajak, melalui Kantor Pajak, dalam periode dan kebutuhan tertentu perlu kiranya melakukan pemeriksaan pajak sebagai bagian dari proses kegiatan menghimpun serta mengolah data, keterangan, dan bukti yang dilaksanakan secara objektif serta profesional berdasarkan standar pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan.

Apakah Tujuan Dilakukannya Pemeriksaan Pajak?

Pemeriksaan Pajak diperlukan dengan tujuan untuk melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan. Aartinya, proses ini merupakan bagian akhir dari pengendalian proses perpajakan untuk memastikan WP menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dengan benar, jelas, dan lengkap. Secara detil, pemeriksaan pajak bertujuan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan yang meliputi:

  • SPT lebih bayar, SPT rugi dan SPT terlambat, yaitu melampaui jangka waktu Surat Teguran yang disampaikan.
  • Proses penggabungan, peleburan, pemekaran, likuidasi, pembubaran, atau akan meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya jika diperlukan
  • Menyampaikan SPT yang memenuhi kriteria seleksi jika ada indikasi adanya kewajiban perpajakan WP yang tidak dipenuhi.

Jenis Pemeriksaan Pajak

Di Indonesia ada 2 jenis pemeriksaan pajak yang dilakukan selama ini yaitu pemeriksaan lapangan dan pemeriksaan kantor. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Pemeriksaan Lapangan dilakukan di tempat tinggal, tempat usaha, atau tempat bekerja WP

Saat pelaksanaan, Wajib Pajak diwajibkan untuk:

  • Memperlihatkan dokumen yang menjadi dasar pembukuan dan dokumen lain yang diperlukan termasuk di dalamnya memberi akses data yang dikelola secara elektronik.
  • Memberi kesempatan memeriksa ruangan, barang bergerak atau tidak bergerak yang diduga digunakan untuk menyimpan buku atau dokumen yang menjadi dasar pembukuan.
  • Memberi bantuan untuk kelancaran proses pemeriksaan, misalnya saja menyediakan ruangan khusus tempat dilakukannya Pemeriksaan Lapangan untuk memeriksa dokumen.

2. Pemeriksaan Kantor yang dilakukan di Kantor Direktorat Jenderal Pajak atau Kantor Pelayanan Pajak

Saat pelaksanaan, Wajib Pajak diwajibkan untuk:

  • Menghadiri pemeriksaan sesuai waktu yang ditentukan sekaligus memperlihatkan dokumen yang dibutuhkan oleh pemeriksa pajak termasuk data yang dikelola secara elektronik.
  • Memberi bantuan untuk kelancaran pemeriksaan sekaligus menyampaikan tanggapan secara tertulis atas Surat Pemberitahuan Hasil Pemeriksaan dari pemeriksa pajak.

Kriteria Pemeriksaan Pajak

Selain dua jenis pemeriksaan pajak diatas, dalam melakukan pemeriksaan pajak, ada dua kriteria yang dijadikan pertimbangan alasan untuk melakukan pemeriksaan, yaitu:

  1. Pemeriksaan Rutin yang dilakukan rutin untuk memnuhi hak atau pelaksanaan kewajiban perpajakan WP yang meliputi:
  • Menyampaikan SPT Tahunan PPh, SPT Masa PPN dan SPT rugi.
  • Melakukan penggabungan, peleburan, pemekaran, likuidasi jika diperlukan
  • Melakukan perubahan tahun buku, metode pembukuan, dan penilaian aktiva tetap.
  1. Pemeriksaan Khusus jika ditemukan adanya indikasi ketidakpatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan.

Pemeriksaan khusus ini hanya dilakukan berdasarkan analisis risiko yang dibuat berdasarkan profil WP  dengan ruang lingkup meliputi satu, atau seluruh jenis pajak dan pelaksanaannya menggunakan pemeriksaan lapangan.

Diharapkan dengan adanya pemeriksaan pajak ini, bisa membantu pemerintah dan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakan secara tertib dan benar sehingga tujuan pajak untuk membangun negara dan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi bisa terwujud.

Pengertian Pajak UMKM, Keuntungan, dan Cara Perhitungannya

Pemerintah, melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang memiliki Peredaran Bruto Tertentu mengeluarkan kebijakan baru terkait pajak UMKM yang diharapkan bisa mendukung perkembangan UMKM agar bisa berkontribusi lebih besar lagi dalam perekonomian nasional. Jika sebelumnya tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final 1%  kini menjadi 0,5% khusus bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beromzet maksimal Rp4,8 miliar setahun. Selian keringanan dibandingkan tarif sebelumnya, pajak UMKM ini juga memiliki banyak keuntungan, oleh karena itu Anda harus paham bagaimana perhitungannya.

Siapa saja yang bisa menikmati Tarif Pajak 0,5% dan sampaia kapan tarif ini berlaku?

Tarif pajak ini berlaku untuk pelaku bisnis UMKM yang masuk dalam kategori sebagai berikut:

  1. UMKM yang memiliki omzet tidak melebihi Rp4,8 miliar dalam satu tahun pajak, misalnya saja usaha dagang, maupun jasa seperti toko/kios/los kelontong, pakaian, elektronik, bengkel, penjahit, warung atau rumah makan dan sebagainya.
  2. UMKM yang menjalankan usaha offline maupun yang berjualan di toko online (marketplace dan media sosial).

Perlu diingat bahwa tarif 0,5 % ini tidak untuk selamanya, tapi diatur dalam PP Nomor 23 Tahun 2018, dengan batas waktu sebagai berikut:

  1. Berlaku untuk Wajib Pajak Orang Pribadi selama 7 tahun
  2. Berlaku bagi Wajib Pajak Badan berbentuk Koperasi, Persekutuan Komanditer atau Firma selama 4 tahun
  3. Berlaku bagi Wajib Pajak Badan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) selama 3 tahun.

Jika sudah melewati batas waktu tersebut, maka pelaku UMKM yang dijalankan Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak PT wajib membayar pajak penghasilan berdasarkan tarif umum sesuai Undang-undang PPh.

Apa saja keuntungan menggunakan Tarif PPh Final UMKM 0,5 % tersebut?

Sebagai bagian dari upaya pemerintah mendorong pertumbuhan sektor UMKM, tarif PPh Final ini memiliki banyak keuntungan antara lain:

  1. Perhitungan pajak buat UMKM offline maupun online lebih sederhana dan mudah dilakukan yaitu tinggal menjumlahkan omzet sebulan, kemudikan dikalikan tarif.
  2. Tarif murah, sisa omzet bersih (keuntungan bersih) bisa dipakai pengusaha untuk mengembangkan usahanya
  3. Mendorong orang untuk terjun sebagai wirausaha. Tak usah khawatir dibebankan pajak tinggi
  4. Mendorong wajib pajak UMKM dalam membayar pajak dengan tertib dan patuh
  5. Mendorong UMKM bisa naik kelas. Dengan administrasi yang rapi dapat menjadi jalan bagi mereka untuk memperoleh akses permodalan lewat bank sehingga bisa naik kelas

Setelah memahami keuntungan diatas, lantas bagaimana perhitungan PPh Final 0,5% untuk UMKM tersebut?

Ketentuan tarif PPh Final UMKM 0,5 % ini berlaku mulai Juli 2018, sehingga perhitungannya dimulai dari omzet Juli yang dibayarkan di Bulan Agustus dan seterusnya setiap tanggal 15. Perhitungannya mudah, tinggal menjumlahkan omzet dalam sebulan, lalu dikalikan tarif 0,5%.

Misalnya saja seorang pengusaha UMKM memiliki usaha kecil sebagai pedagang baju dengan omzet sebulan Rp. 20.000.000. Dia memenuhi syarat untuk menggunakan PP 23 Tahun 2018. Jadi perhitungan pajaknya adalah

Omzet Juli 2018 yang disetorkan Agustus = 0,5% x Rp.20.000.000= Rp. 100.000. Pengusaha tersebut bisa memanfaatkan tarif setengah persen itu sampai waktu 7 tahun. Setelah itu, dia wajib membuat pembukuan dan menjadi wajib pajak dengan tarif normal. Tidak ada alasan lagi tidak bisa membuat pembukuan, karena periode waktu yang diberikan sudah cukup bagi UMKM untuk belajar menyusun laporan keuangan. Apalagi di era digital sekarang ini, membuat pembukuan sudah lebih mudah untuk dilakukan.