Home / Akuntansi (page 5)

Akuntansi

3 Cara Mengelola Pendapatan Usaha Anda

Pernahkan terfikir di pikiran Anda, “Kenapa pendapatan usaha sedikit, sedangkan pengeluaran lebih banyak?”,

Sebagian pengusaha menyadari bahwa membangun usaha dari awal memang bukan suatu hal yang mudah. Apalagi ketika usaha tersebut sudah lama dibangun namun ditengah jalan mengalami masalah mengenai “Pendapatan“.

Sering dialami seorang pengusaha seperti Anda, merasa bahwa pendapatan yang didapat lebih kecil daripada pengeluaran. Tentunya akan merugikan usaha Anda.

Tidak hanya itu saja, ada juga yang merasa pendapatan yang didapat kurang dari perkiraan sehingga mengalami kerugian terutama kerugian pada perputaran uang usaha Anda.

Tentu, hal ini tidak ingin dialami oleh siapapun terutama Anda yang ingin memiliki usaha yang berjalan dengan semestinya dan tentunya sangat menguntungkan bagi Anda.

============

Daftar Isi Artikel:

  1. Alasan Anda Perlu Pintar Mengelola Pendapatan Usaha Anda
  2. Kenapa Mengelola Pendapatan itu Penting?
  3. Kapan Waktu Terbaik untuk Mengelola Pendapatan?
  4. Siapa Saja yang Terlibat dalam Pengelolaan Pendapatan Usaha?
  5. 3 Cara Mengelola Pendapatan Usaha Anda

=============

Alasan Anda Perlu Pintar Mengelola Pendapatan Usaha Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa dizaman sekarang memang sudah banyak sekali pengusaha-pengusaha yang sama seperti Anda. Terlebih mereka adalah kompetitor Anda yang siap bersaing.

Alasan-alasan ini mungkin bisa menjadi motivasi untuk Anda agar untuk kedepannya Anda bisa sangat pintar mengelola pendapatan usaha yang Anda miliki.

  • Pendapatan menjadi teratur, dampaknya Anda akan mudah mengelola keluar masuknya uang tanpa ada yang kebobolan.
  • Nggak perlu lembur garap laporan, Anda tidak akan kehabisan banyak waktu karena mengerjakan laporan keuangan yang sebenernya bisa diatasi secara mudah.
  • Bisa buka banyak cabang, salah satu peluang yang bisa Anda dapatkan apabila Anda pintar mengelola keuangan Anda bisa membuka cabang untuk usaha Anda. Dengan uang yang teratur dan terkumpul, Anda bisa memperluas jaringan dengan membuka cabang baru.


Kenapa Mengelola Pendapatan itu Penting?

“Kalau hingga saat ini Anda merasa omset perusahaan besar, tapi labanya selalu habis tanpa sisa. Bisa dipastikan Anda belum tahu cara mengelola keuangan usaha secara tepat!”

Seperti yang sudah saya bahas di atas bahwa hal yang paling sering dialami banyak pengusaha adalah merasa omset penjualan yang tinggi namun laba yang didapat selalu habis tanpa sisa.

Kemungkinan buruk bisa terjadi yaitu perusahaan Anda bisa saja mengalami kerugian yang bisa memicu kebangkrutan. Pentingnya suatu manajemen keuangan yang tepat bagi Anda adalah mengenai perkembangan bisnis Anda.

Kapan saja Anda bisa punya peluang mengembangkan bisnis dengan cara membuka jaringan baru atau bisa disebut membuka cabang. Anda yang perlu melakukan pengelolaan keuangan yang tepat sekali agar laba yang dihasilkan selama ini bisa Anda gunakan untuk membuka cabang.

Selain itu bila Anda melakukan pengelolaan yang tepat hingga laba terkumpul banyak, Anda juga bisa membuka usaha lain yang berbeda dengan bisnis Anda saat ini.

Yang tak kalah pentingnya, Anda akan bisa lebih mudah melakukan restock barang, menggaji karyawan, membayar biaya operasional, tanpa kehabisan laba yang diperoleh.


Kapan Waktu Terbaik untuk Mengelola Pendapatan?

Bukan hanya pada saat Anda merasa omset tinggi tapi laba habis saja Anda harus mengelola pendapatan usaha. Tapi Anda harus selalu bisa mengelola pendapatan agar sewaktu-waktu Anda tidak akan mengalami yang namanya kerugian.

Meski dalam keadaan keuangan yang normal, Anda tetap harus selalu mengawasi manajemen keuangan dan selalu mengelola keuangan dengan baik dan benar.


Siapa Saja yang Terlibat dalam Pengelolaan Pendapatan Usaha?

Selaku pemilik usaha, Anda juga perlu terlibat dalam pengelolaan keuangan agar lebih terkontrol. Selain itu Anda juga perlu beberapa staf untuk mengerjakan laporan keuangan dan konsultan accounting agar lebih mudah dalam pengelolaan keuangan.


3 Cara Mengelola Pendapatan Usaha Anda

Sekarang kita masuk pada pembahasan mengenai cara mengelola pendapatan usaha yang paling tepat. Cara ini berdasarkan pengalaman saya pribadi selaku pengusaha yang pernah mengalami masa krisis akibat kurang pintar dalam mengelola pendapatan.

Bagi Anda yang belum mengerti, bisa Anda mengikuti cara berikut ini:

1. Analisa Komposisi Pendapatan.

Hal pertama yang penting banget untuk dilakukan adalah menganalisa kompisi pendapatan. Maksudnya, Anda perlu tahu dari mana saja usaha Anda menerima pendapatan.

Terlebih penting Anda perlu tahu darimana saja pendapatan terbanyak didapatkan. Untuk itu Anda perlu banget membuat suatu laporan laba rugi yang sangat membantu Anda dalam mengelola pendapatan usaha.

Laba rugi merupakan laporan yang menampilkan hasil pendapatan dan pengeluaran yang perusahaan Anda lakukan. Dengan laba rugi Anda akan mengerti keadaan perusahaan Anda sedang mengalami sebuah peningkatan atau malah mengalami penurunan.

Lalu, kenapa perlu melakukan analisa komposisi pendapatan dengan laporan laba rugi? Dengan Anda mengetahui darimana pendapatan terbanyak didapatkan, dikala perusahaan sedang sepi maka Anda bisa melakukan penjualan atas produk yang paling banyak menghasilkan penjualan tersebut.

Untuk itu, dalam laporan laba rugi haruslah mengelompokkan pendapatan-pendapatan yang diterima. Jangan dijadikan satu untuk semua pendapatan. Kenapa? karna nanti Anda tidak bisa melakukan analisa.

Sebagai contohnya silahkan Anda perhatikan gambar berikut ini:

laba-rugi-per-penjualan

Gambar tersebut merupakan contoh laporan laba rugi yang menampilkan pos pendapatan yang terkelompok. Ada penjualan toko, penjualan jasa, dan penjualan lain.

Nah dari laporan tersebut Anda bisa lebih mudah mengelola pendapatan usaha karena asal usul pendapatan sudah sangat jelas darimana saja.

2. Analisa Trend Bulanan.

Yang tidak kalah penting juga adalah mengenai analisa trend bulanan. Anda perlu banget membuat grafik penjualan setiap bulannya.

Data penjualan merupakan hal yang sangat penting bagi sebuah perusahaan karena terkait data tersebut bisa diolah menjadi beberapa laporan yang sangat dibutuhkan guna untuk menjadikan perusahaan berkembang setiap bulannya.

Analisa trend ini bertujuan untuk mengetahui pola penjualan setiap bulannya. Anda juga akan mengetahui trend dari barang yang Anda jual.

laporan-penjualan-perbulan

Analisa in juga bertujuan untuk menentukan planning untuk bulan-bulan selanjutnya. Untuk menentukan target bulanan juga tidak bisa ditentukan sembarangan. Dengan analisa inilah yang membantu Anda dalam menentukan target bulanan

3. Analisa Konversi Pendapatan

Untuk point yang ketiga inilah yang paling penting. Dalam suatu manajemen keuangan perlu juga diadakan suatu analisa dari konversi pendapatan yang diterima perusahaan. Untuk itu dalam perusahaan penting banget yang namanya Akuntansi.

Disetiap perusahaan pasti sudah menerapkan sistem akuntansi yang dimana setiap laporan keuangan pasti dengan sangat mudah teratasi dengan akuntansi. Dalam laporan akuntansi terdapat 3 laporan penting, yaitu laporan Neraca, laba rugi, dan arus kas.

BA-week04-02-2018a

Penjelasan gambar di atas menunjukkan suatu keadaan yang kurang normal dari suatu perusahaan. Silahkan Anda perhatikan pada laporan laba rugi, total pendapatannya sangat banyak. Namun pada laporan arus kas juga terdapat biaya yang perlu dikeluarkan perusahaan hingga akhirnya menemukan laba bersihnya.

Sayangnya dari total pendapatan yang diperoleh tersebut, hanya 30% saja yang diterima, untuk 70%-nya masih nyangkut di piutang (Laporan Neraca).

Dari 3 laporan di atas sudah sangat jelas kondisi keuangan pada perusahaan Anda itu bagaimana. Jika Anda mengalami hal serupa, Anda bisa melakukan suatu tindakkan untuk mengatasi masalah piutang yang nyangkut itu.

Kami sangat menyarankan Anda untuk menggunakan suatu sistem yang dapat membantu Anda dalam mengerjakan manajemen keuangan. Kayak software akuntansi contohnya.

Mengapa? Karna Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu kesayangan Anda untuk mengerjakan laporan keuangan dan mengelola pendapatan. Cukup Anda menggunakan software akuntansi agar semua bisa dikerjakan oleh software tersebut termasuk dalam hal manajemen keuangan.

Misal dalam cantuh kasus diatas dimana perusahaan mengalami masalah piutang yang sedang macet tak tertagih hingga pendapatan kurang maksimal, cukup Anda menggunakan sistem manajemen piutang yang ada pada software akuntansi.

Seperti apa contohnya? coba Anda simak penjelasan berikut:

Cukup Anda pertimbangkan saja mana yang lebih menguntungkan, menggunakan software akuntansi atau manual?
___

Nah itulah dia 3 Cara Mengelola Pendapatan Usaha untuk Anda. Bila ada pertanyaan silahkan Anda isi pada kolom komentar dibawah. Atau Anda bisa menghubungi kami via Whatsapp supaya lebih mudah hehe..

Jika artikel ini bermanfaat, mohon bantuannya untuk share ke sosial media. Terima kasih,

Salam Let’s #beefree

Strategi Ampuh Mengelola Hutang dan Piutang yang Benar dan Tepat

Tidak peduli seberapa besar skala dan ukuran dari bisnis Anda, membayar tagihan hutang atau menagih pembayaran piutang akan selalu menjadi bagian dari bisnis Anda. Keduanya sangat vital bagi perusahaan karena terkait langsung dengan arus kas perusahaan. Dengan menerapkan praktek pengelolaan hutang dan piutang dari bisnis yang lebih baik, arus kas perusahaan Anda akan semakin terkendali, dan Anda bisa lebih fokus untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis menjadi lebih baik di masa mendatang.

Berikut ini beberapa cara sederhana yang dapat membantu Anda untuk mengelola tagihan-tagihan hutang dan penagihan piutang agar lebih baik lagi:

  1. Perbaiki Pengelolaan Tagihan Hutang Anda Dengan Cara:
  • Pada saat staff akuntansi sudah mempersiapkan cek berjalan, mereka juga harus memiliki faktur yang sudah disetujui oleh kepala departemen.
  • Berdayakan para staff Anda untuk membuat keputusan secara mandiri untuk melakukan pembayaran parsial terhadap saldo yang lebih besar, atau dengan menunda pembayaran terhadap para vendor yang memiliki toleransi yang lebih tinggi terhadap tanggal jatuh tempo.
  1. Menerapkan Teknologi Informasi, salah satunya dengan menggunakan Bee Accounting, software akuntansi terbaik nomor 2 di Indonesia
  • Menganalisis dan mengurangi terjadinya berbagai kesalahan seperti membayar jumlah tagihan yang tidak benar, membayar dengan tanggal yang terlalu dini atau terlalu lambat dari tanggal jatuh temponya.
  • Mengurangi jumlah cek berjalan, setidaknya dua per bulan paling banyak.
  • Memastikan bahwa modul hutang dari akun software Bee Accounting Anda sudah disiapkan dengan benar sehingga transaksi dapat mengalir dengan baik. Anda bisa menggunakan Bee accounting untuk memastikan bahwa software akuntansi dan akun modul hutang-piutang sudah benar-benar dikonfigurasi dengan benar.

Hutang merupakan uang untuk operasional bisnis yang harus segera Anda bayarkan, seperti halnya tagihan yang masih belum dibayar dan faktur untuk berbagai keperluan kantor, sedangkan piutang merupakan tagihan untuk klien Anda yang harus segera Anda tagihkan demi kelancaran arus kas perusahaan Anda.

Dokumen yang digunakan dalam pencatatan piutang ke dalam kartu piutang diantaranya sebagai berikut :

  • Faktur penjualan, sebagai dasar pencatatan timbulnya piutang dari transaksi penjualan kredit. Dokumen ini juga dilampiri dengan surat muat (bill of lading) dan surat order pengiriman sebagai dokumen pendukung untuk mencatat transaksi penjualan kredit.
  • Bukti Kas Masuk, sebagai dasar pencatatan berkurangnya piutang dari transaksi pelunasan piutang oleh debitur. Dasar pencatatan ke dalam kartu piutang digunakan surat pemberitahuan (remittance advice) sebagai dokumen sumber.
  • Memo Kredit, sebagai dasar pencatatan retur penjualan. Memo kredit dikeluarkan oleh bagian order penjualan dan jika dilampiri dengan laporan penerimaan barang yang dibuat oleh bagian penerimaan, merupakan dokumen sumber untuk mencatat transaksi retur penjualan.
  • Bukti Memorial (Journal Voucher), yang merupakan dokumen sumber untuk dasar pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum, yang dikeluarkan oleh fungsi kredit yang memberikan otorisasi penghapusan piutang yang sudah tidak dapat ditagih lagi. Dalam pencatatan piutang, dokumen ini digunakan sebagai dasar pencatatan penghapusan piutang.

Pada dasarnya pembuatan laporan Hutang dan Piutang bertujuan untuk mencatat mutasi hutang piutang perusahaan yang terjadi karena transaksi penjualan kredit, retur penjualan, penerimaan kas dari piutang, penghapusan piutang, dan juga pencatatan sistem akuntansi utang yang meliputi prosedur pencatatan distribusi pembelian berupa pengembalian barang yang dibeli kepada pemasok yang bersangkutan.

Mengatur hutang piutang sangat penting didalam suatu perusahaan, untuk keperluan kelancaran arus kas dan deteksi dini jika terjadi kebocoran dalam penggunaan dana perusahaan.

Pengertian Istilah-istilah Audit Laporan Keuangan

Audit laporan keuangan merupakan prosedur standar yang dilakukan oleh tim auditor atas aktivitas bisnis maupun instansi pemerintah. Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana penyelenggara negara maupun pelaku bisnis bisa menjalankan ketentuan yang ada. Disisi lain, audit juga bisa menjadi petunjuk awal apakah sebuah ketentuan/aturan yang dibuat oleh regulator (atau manajemen perusahaan bagian sistem dan prosedur) bisa dijalankan dalam konteks aplikasi di lapangan.

Audit laporan keuangan bermanfaat untuk menambah kredibilitas atas posisi keuangan yang dilaporkan dan kinerja bisnis dalam satu periode yang ditentukan. Pihak yang membutuhkan audit laporan keuangan adalah manajemen perusahaan, kreditur (pemberi kredit) pada perusahaan, dan juga calon investor yang ingin menanamkan modal pada perusahaan.

Pengertian Istilah-istilah Audit Laporan Keuangan

Semua pihak yang membutuhkan audit laporan keuangan dan juga pihak yang diaudit, idealnya beberapa istilah yang biasa digunakan dalam audit laporan keuangan seperti berikut ini:

  • Audit Investigasi: audit yang digunakan untuk mengidentifikasi atau mengungkapkan adanya tindak kecurangan ataupun kejahatan. Sistemtika yang digunakan baik pendekatan, prosedur, dan teknik dalam pelaksanaan audit investigasi berbeda dari audit tujuan lainnya.
  • Management audit, yaitu evaluasi efektifitas dan efisiensi kinerja operasional perusahaan untuk dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak yang memiliki wewenang yang lebih tinggi dalam suatu perusahaan.
  • Performance audit, yaitu suatu proses penilaian yang sistematik guna menilai pada tingkat apa efisiensi dan efektivitas sebuah proses bisnis dijalanakan. Audit ini menilai kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan yang berlaku serta hasil kinerja.
  • Due dilligence (Uji Tuntas), yaitu penyelidikan terhadap kinerja suatu perusahaan, perseorangan, atau pun kinerja dalam suatu program untuk perbandingan terhadap standar baku yang telah ditetapkan.
  • Information Risk, yaitu risiko atas informasi yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Informasi yang tidak akurat dimungkinkan karena jauhnya informasi, keberpihakan suatu oknum, dan sebab lain yang berakibat pengambilan keputusan yang salah.
  • Internal Auditor, yaitu aktivitas internal audit yang dilakukan oleh badan atau perorangan atas seluruh kegiatan perusahaan. Tujannya adalah melakukan evaluasi akurasi data keuangan entitas dan menghindari masalah hukum dan keuangan.
  • Independent Auditor, yaitu auditor eksternal biasanya kantor akuntan publik dan memberikan jasa audit kepada para klien.
  • Stock opname, yaitu pemeriksaan jumlah persediaan atau stock, yang bertujuan mencocokkan jumlah persediaan yang dicatat dalam pembukuan dengan bukti fisik yang di lapangan.
  • Pemeriksaan Pajak, yaitu pengumpulan dan pengolahan data, keterangan maupun bukti secara objektif untuk menguji kepatuhan perpajakan guna mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Risiko audit, yaitu risiko yang disebabkan oleh auditor karena memberikan opini wajar tanpa pengecualian atas laporan keuangan yang salah saji secara material. Bisa jadi hal ini terjadi karena kelalaian auditor akibat tidak mampu mendeteksi kesalahan dalam laporan keuangan perusahaan.
  • Fraud, yaitu suatu tindakan manipulasi data, baik dari sisi proses pembuatan, beradaptasi, meniru atau benda, statistik, atau dokumen-dokumen, yang dilakukan dengan sengaja/direncanakan, dengan motif memperoleh keuntungan.
  • Initial audit, yaitu audit atas laporan keuangan perusahaan dimana laporan keuangan tersebut belum pernah diaudit pada tahun-tahun sebelumnya.
  • Collusion, yaitu kecurangan yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan cara bekerja sama untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.
  • Watch-dog, yaitu seorang internal auditor yang menjadi mata-mata pemilik perusahaan dan bertugas melaporkan jika terdeteksi tindak kecurangan dalam perusahaan.

Dalam prakteknya jika semua tahapan audit sudah dilakukan, maka hasil akhir (kesimpulan) dari auditor akan muncul dalam bentuk pernyataan yang dibagi menjadi 3 kategori yaitu: Opini Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion), Opini Wajar dengan Pengecualian (Qualified Opinion), Opini Tidak Wajar (Adverse Opinion).

Untuk memudahkan pemilik dalam memberikan laporan keuangan untuk proses audit, idealnya bisnis Anda harus memiliki software pendukung seperti Bee Accounting yang merupakan software akuntansi terbaik nomor 2 di Indonesia.

4 Cara Memanfaatkan Modal Usaha Dengan Baik dan Bijaksana

Baik Anda baru memulai usaha ataukah sudah punya usaha, Anda tetap membutuhkan modal untuk mengembangkan bisnis Anda agar lebihbesar lagi. Ada banyak cara untuk mendapatkan modal usaha, salah satunya melalui kredit perbankan. Hal yang lebih penting setelah mendapatkan modal usaha adalah bagaimana cara memanfaatkannya agar modal usaha tersebut bisa memberi manfaat bagi kemjuan bisnis Anda. Ulasan berikut ini bisa membuka wawasan Anda agar bijak dalam mengelola modal usaha tersebut.

Cara Memanfaatkan Modal Usaha Dengan Baik dan Bijaksana

Modal usaha punya peran penting dalam bisnis, oleh karena itu perlu kepiawaian dalam mengelolanya, seperti ulasan berikut ini:

  1. Memahami rasio modal kerja saat ini

Rasio modal perlu dipahami pemilik bisnis agar Anda bisa mengelola usaha dengan lancar khususnya untuk membayar kewajiban jangka pendek, salah satunya hutang. Rumus rasio modal adalah: “Aset lancar/kewajiban lancar”.

Aset lancar termasuk didalamnya uang tunai, persediaan dan piutang, sedangkan kewajiban lancar meliputi hutang jangka pendek (kurang dari 1 tahun) seperti misalnya pembayaran pemasok, pajak, dan pembayaran untuk pembiayaan bisnis jangka panjang. Kuncinya adalah standar di angka 1, artinya jika rasio ini ternyata kurang dari satu, berarti bisnis tidak memiliki cukup modal kerja untuk bisa membayar kewajiban jangka pendek.

  1. Fokus pada Pengelolaan Barang Persediaan

Stok barang persediaan harus terkontrol agar lancar dalam distribusi dan cukup (tanpa berlebih) dalam gudang penyimpanan. Salah satu fungsi modal usaha adalah menjadi kondisi ini agar berjalan dengan baik mengingat terlalu banyak persediaan bisa menguras modal usaha yang tidak produktif, sedangan terlalu sedikit beresiko hilangnya potensi penjualan. Analisa bisnis dan pengalaman harus terus diasah agar Anda piawai dalam hal ini.

  1. Fokus pada Pengelolaan Faktur untuk monitoring arus kas

Tagihan dan faktur merupakan komponen penting dalam mengelola arus kas. Setiap proses pembelian (PO/purchase order) selesai, maka segera lanjutkan dengan pengiriman barang dan tagihan faktur. Makin cepat tempo yang diberikan makin bagus dalam mengelola arus kas perusahaan sehingga modal kerja Anda juga akan terjaga pada posisi aman. Agar pelanggan mau membayar dengan tempo lebih cepat, berikan berbagai kemudahan termasuk salah satunya diskon harga.

  1. Agar tak mengalami “total lost”, pikirkan juga rencana darurat

Jika kondisi bisnis terjadi diluar prediksi, barangkali Anda sudah pertimbangkan dalam manajemen resiko. Namun satu hal yang tak kalah pentingnya adalah resiko akibat kondisi darurat, seperti kebakaran, penipuan, gagal bayar akibat konsumen mengalami musibah dan sebagainya. Hal ini jelas akan berpengaruh pada arus kas dan bisa menguras modal kerja Anda. Lakukan beberapa proteksi baik dalam bentuk biaya pencadangan atas resiko maupun ikut program proteksi asuransi.

Kemana modal kerja sebaiknya dibelanjakan?

Salah satu pertanyaan yang umum ditanyakan pemilik usaha adalah kemana modal kerja sebaiknya dibelanjakan? Idealnya modal kerja digunakan untuk kegiatan investasi. Anda mungkin menemukan bahwa bisnis Anda akan mendapatkan laba terbesar atas investasi Anda dengan membelanjakan modal kerja untuk hal-hal berikut ini:

  • Menggunakan software akuntansi Bee Accounting untuk mepermudah pengelolaan sistem keuangan, pencatatan transaksi dan sebagainya.
  • Membuat desain profesional, mulai dari kartu nama hingga tampilan situs web dan logo Anda
  • Layanan Teknologi Informasi yang canggih
  • Pemasaran dan pencitraan merek
  • Pendidikan dan Pelatihan
  • Peningkatan untuk meningkatkan layanan pelanggan

Tentu saja, jumlah yang Anda belanjakan untuk investasi tersebut harus didasarkan pada peringkat prioritas yang ditentukan oleh varian bisnis spesifik Anda, dan jumlah modal kerja yang tersedia. Dibalik peyusunan skala prioritas tersebut, pastikan bahwa menggunakan software bee acoounting mendapatkan urutan teratas mengingat berbagi manfaat dan kemudahan yang ditawarkannya.

Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang di Laporan Keuangan

Sebuah perusahaan setidaknya memiliki 4 laporan keuangan yang biasanya sudah banyak kita pelajari sebelumnya yaitu: Laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas. Salah satu poin penting dalam laporan keuangan adalah metode pencatatan persediaan barang dagang khususnya dalam perusahaan perdagangan dan industri dimana barang dijadikan obyek utama dalam bisnis mulai dari pembelian hingga penjualan.

Bagaimana perlakuan pencatatan persediaan barang dagang terseut? Beberapa hal berikut ini perlu Anda pertimbangkan agar laporan keuangan Anda memiliki standar yang benar.

Pengelompokan persediaan barang dalam laporan keuangan

Persediaan barang dagangan dalam laporan keuangan dibagi menjadi dua yaitu barang dalam industri perdagangan dan barang dalam industri manufaktur.

  1. Barang dalam industri perdagangan meliputi kategori sebagai berikut:
  • Barang dibeli dari pemasok
  • Barang yang disimpan, dan kemudian dijual kepada pelanggan
  • Barang tersebut dalam proses sejak beli hingga jual tidak ada perubahan komposisi atas barang itu
  1. Sedangkan barang dalam industri manufaktur juga memiliki karakteristik tertentu yaitu memerlukan proses pengolahan lebih lanjut sebelum dijual kepada pelanggan dan dikategorikan dalam 3 kelompok sebagai berikut:
  • Bahan Mentah, yang dibeli dari pemasok untuk diolah lebih lanjut.
  • Bahan Setengah Jadi yang diolah namun masih perlu proses penyelesaian.
  • Barang Jadi yang sudah selesai diproduksi dan siap untuk dipasarkan.
Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang di Laporan Keuangan

Pencatatan persediaan memiliki dua cara yang secara gampang dikelola dengan sistem pencatatan metode buku dan sistem pencatatan metode fisik.

  1. Sistem Perpetual (Metode Buku)

Karakteristik umum metode buku adalah proses pencatatan yang berkesinambungan langsung pada jumlahnya dan harga pokoknya. Hal lain yang perlu dipertimbangkan:

  • Perusahaan langsung dapat melihat berapa jumlah persediaan beserta harga pokoknya secara riil time
  • Perlu rutin melakukan  penyesuaian persediaan dengan cara stock opname.
  1. Sistem Periodik (Metode Fisik)

Karakteristik umum metode buku adalah pencatatan dilakukan hanya pada akhir periode baik secara fisik maupun nilai bukunya. Hal lain yang perlu dipertimbangkan:

  • Tidak berlaku jurnal akun persediaan dan harga pokok jika transaksi terjadi pada akhir periode
  • Jika transaski di akhir periode maka berlaku jurnal penyesuaian terhadap ikhtisar laba-rugi.
Metode penilaian persediaan barang dagang

Metode penilaian persediaan barang dagang yang paling umum digunakan adalah dengan menggunakan 3 metode harga pokok yaitu:

  1. Metode FIFO, rumus yang berlaku adalah barang masuk dikeluarkan sesuai urutan waktu sehingga saldo akhir persediaan ini menunjukkan barang yang dibeli terakhir.
  2. Metode LIFO, rumus yang berlaku adalah barang yang lebih akhir masuk dikeluarkan kali pertama, hasilnya menunjukkan saldo akhir persediaan adalah barang yang dibeli diawal.
  3. Metode Rata-rata, rumus yang berlaku adalah pengeluaran barang secara rawak, hasil yang didapat menunjukkan penentuan harga pokok dicari dengan nilai rata-ratanya.

Selain itu, perusahaan juga bisa menggunakan sistem persediaan Perpetual, namun kekurangannya adalah perusahaan memerlukan buku besar pembantu khusus untuk persediaan barang dagang. Dalam sistem ini metode Kartu Stok dan Mutasi Barang banyak digunakan. Adakah solusi lebih praktis sistem pencatatan seperti ini?

Anda bisa menggunakan software bee accounting, software akuntasi nomor 2 di Indonesia. Beriku ini manfaat menggunakan software bee accounting:

Bekerja Lebih Cerdas, Tidak Perlu Harus Lebih Keras

Hal ini penting apalagi jika usaha Anda masih baru berdiri (perusahaan start up). Anda perlu menampilkan keunggulan layanan pelanggan yang efisien untuk setiap klien yang Anda dapatkan. Cara termudah untuk mencapai cita-cita ini agar pencatatan lebih cepat dan lebih konsisten adalah dengan perangkat lunak software bee accounting.

Software Bee Accounting Bagus untuk Peningkatan Akurasi

Manusia bisa saja melakukan kesalahan. Itu adalah fakta kehidupan yang tak terhindarkan. Sayangnya, di dunia bisnis kecil, bahkan kesalahan kecil bisa sekalipun bisa menjadi bencana besar. Dengan perangkat lunak software bee accounting, peluang untuk mencatat lebih rapi dan praktis bisa terwujudkan. Selain itu, juga lebih mudah untuk memeriksa dokumen digital dan langsung memperbaiki kesalahan yang terjadi.

Nah, tunggu apalagi? Gunakan segera software bee accounting untuk medapatkan manfaat diatas.

Fungsi Analisa Rasio Keuangan Perusahaan

Rasio keuangan, cukup beragam tergantung kepada kebutuhan dan tujuannya, jenis perusahaan juga menentukan perbedaan rasio-rasionya.  Menurut Susan Irawati dalam buku Manajemen Keuangan (2005:22).

rasio keuangan merupakan teknik analisis dalam bidang manajemen keuangan yang dimanfaatkan sebagai alat ukur kondisi keuangan suatu perusahaan dalam periode tertentu, ataupun hasil-hasil usaha dari suatau perusahaan pada satu periode tertentu dengan jalan membandingkan dua buah variabel yang diambil dari laporan keuangan perusahaan, baik daftar neraca maupun laba rugi.

Fungsi Analisa Rasio Keuangan Perusahaan

  • Untuk menentukan seberapa baik kinerja perusahaan mereka untuk mengevaluasi kemana perusahaan dapat memperbaiki diri. Misalnya, jika perusahaan memiliki margin kotor yang rendah, manajer dapat mengevaluasi bagaimana meningkatkan margin kotor mereka.
  • Untuk melihat apakah perusahaan itu investasi yang bagus. Dengan membandingkan rasio keuangan antara perusahaan dan antar industri, investor dapat lebih menentukan investasi terbaik.

Tentu saja tidak sesederhana itu fungsi dari analisa rasio keuangan perusahaan. Untuk lebih mengerti fungsi dari analisa rasio keuangan perusahaan Anda akan diperkenalkan jenis-jenis rasio keuangan. Budi Raharjo dalam buku Keuangan Dan Akuntansi  (2007 : 104), mengelompokan rasio keuangan perusahaan menjadi 5 kelompok, yaitu:

1. Rasio Likuiditas (Liquidity Ratio)

Rasio Likuiditas menunjukan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Dalam rasio-rasio likuiditas, analisa dapat dilakukan dengan menggunakan rasio sebagai berikut:

  • Rasio Lancar (Current Ratio), merupakan rasio untuk  mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo dengan aktiva lancar yang tersedia.
  • Rasio Cepat (Quick Ratio / Acid Test Ratio) merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban atau utang lancar dengan aktiva lancar tanpa memperhitungkan nilai persediaan.
  • Rasio Solvabilitas (Leverage / Solvency Ratio), yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibannya baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam analisa aktivitas rasio yang digunakan adalah:

2. Rasio Perputaran Persediaan (Inventory turnover ratio)

Rasion perputaran persediaan ini mengukur aktivitas atau likuiditas dari persediaan perusahaan.

  • Rasio Perputaran Total Aktiva (Total Asset Turn Over Ratio), menunjukkan efisiensi dimana perusahaan menggunakan seluruh aktivanya untuk menghasilkan penjualan.

3. Rasio Aktivitas (Activity Ratio).

Rasio aktivitas ini yang menunjukkan tingkat efektifitas penggunaan aktiva atau kekayaan perusahaan kepada Anda. Rasio yang digunakan adalah:

  • Rasio Hutang Terhadap Aktiva (Total Debt to Asset Ratio), rasio ini mengukur seberapa besar aktiva perusahaan dibiayai oleh utang atau seberapa besar hutang perusahaan berpengaruh terhadap pengelolaan aktiva.
  • Rasio Hutang Terhadap Ekuitas (Total Debt to Equity Ratio), menunjukkan hubungan antara jumlah utang jangka panjang dengan jumlah modal sendiri yang diberikan oleh pemilik  perusahaan, guna mengetahui jumlah dana yang disediakan kreditor dengan pemilik perusahaan.

4. Rasio Profitabilitas dan Rentabilitas (Profitability Ratio), yang menunjukka tingkat imbalan atau perolehan (keuntungan) dibanding penjualan atau aktiva. Analisa dapat dilakukan dengan menggunakan rasio sebagai berikut:

  • Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin)adalah ukuran persentase dari setiap hasil sisa penjulan sesudah perusahaan membayar harga pokok penjualan.
  • Margin Laba Operasi (Operating Profit Margin), adalah ukuran  persentase dari setiap hasil sisa penjualan sesudah semua biaya dan pengeluaran lain dikurangi kecuali bunga dan pajak, atau laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah penjualan.
  • Margin Laba Bersih (Net Profit Margin), adalah ukuran persentase dari setiap hasil sisa penjualan sesudah dikurangi semua biaya dan pengeluaran, termasuk bunga dan pajak.

5. Rasio Investasi (Investment Ratio),

Rasio Investasi adalah rasio yang menunjukkan rasio investasi dalam surat berharga atau efek, khususnya saham dan obligasi.

Dari kelima kelompok rasio keuangan tersebut, Anda tentu saja dapat melakukan analsis yang terukur dan akurat juga efisien untuk menentukan strategi dan perbaikan pada perusahaan Anda. Sekian pembahasan Anda tentang Pengertian dan Fungsi Analisa Rasio Keuangan Perusahaan.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jangan lupa share ya agar teman-teman Anda juga mendapatkan manfaatnya. banyak berbagi banyak rejeki. Salam let’s #beefree

Pentingkah Seorang Konsultan Pajak untuk Bisnis Anda?

Pentingkah Seorang Konsultan Pajak untuk Bisnis Anda? Pajak memiliki sejumlah ketentuan yang terbilang rumit di mana sebagian besar orang justru tidak familiar dan memiliki pemahaman yang baik terkait dengan berbagai aturan yang terkait. Membayar pajak merupakan kewajiban bagi warga negara atau lembaga yang memiliki penghasilan tetap.

Untuk sebagian orang yang memiliki kesibukan yang sangat tinggi, berbagai urusan terkait dengan administrasi dan perpajakan adalah sebuah tantangan tersendiri. Faktor utama yang melatarbelakangi seorang pribadi maupun lembaga memerlukan konsultan pajak adalah kurangnya pengetahuan mengenai sistem perpajakan yang diberlakukan sekarang ini dan untuk mencegah timbulnya masalah yang diakibatkan kelalaian membayar pajak.

Konsultan pajak adalah seseorang atau sebuah badan perusahan yang dapat memberikan pelayanan segala bentuk konsultasi mengenai masalah perpajakan. Dari mulai tanggal pembayaran pajak, jumlah pajak yang harus dikeluarkan, dan juga biaya seluruh administrasinya harus terperinci.

Lewat penggunaan jasa konsultan, berbagai kekeliruan terkait dengan perhitungan dan pelaporan pajak bisa dihindarkan. Bukan hanya itu, para Wajib Pajak juga menjadi lebih tenang dan bisa melakukan berbagai aktivitasnya dengan lebih leluasa tanpa dipusingkan dengan berbagai aturan mengenai perpajakan.

Dalam menjalankan tugasnya, konsultan pajak berhak menerima fee konsultan pajak sebagai penghargaan atas jasanya membantu klien. Besarnya fee konsultan pajak nantinya akan dijelaskan oleh konsultan pajak kemudian jumlah fee konsultan pajak disepakati bersama dengan klien.

Anda dapat mengajukan permohonan agar mendapatkan jasa konsultan pajak secara pribadi. Karena inilah jalan keluar dalam solusi penanganan segala permasalahan dunia perpajakan, anda tidak perlu bingung dan repot hanya tinggal melampirkan segala yang berkaitan dengan urusan wajib pajak dengan di bawah bimbingan dan pengawasan jasa konsultan pajak anda.

Meskipun hanya menangani urusan terkait dengan pajak, kantor jasa konsultan pajak juga menyediakan berbagai jasa yang terbilang lengkap, tergantung pada kebutuhan para kliennya. Urusan pajak tidak hanya terbatas pada perhitungan dan juga pelaporannya saja. Sebab dalam praktiknya, ada banyak layanan lainnya yang juga kerap diperlukan para wajib pajak.

Berbagai jenis kebutuhan layanan pajak ini bahkan akan lebih beragam untuk para Wajib Pajak Badan Usaha. Mengingat Wajib Pajak ini memiliki banyak kepentingan pajak terkait dengan pengembangan usahanya. Berikut ini akan dijelaskan tugas konsultan pajak yang bisa menambah wawasan dan pertimbangan Anda untuk menggunakan jasa konsultan pajak.

  • Jasa Pelatihan Pajak
    Dalam hal ini tugas konsultan pajak adalah memberi pelatihan SOP Pajak kepada perseorangan atau lembaga.
  • Review Pajak
    Tugas konsultan berikutnya adalah melakukan reviwe pajak. Dalam tugasnya ini, konsultan pajak akan mengidentifikasi serta memeriksa kesesuaian laporan pajak dengan akuntansi perpajakan dan perundangan pajak yang berlaku. Hal tersebut bertujuan untuk menghindari adanya kesalahan laporan pajak klien.
  • Perencanaan Pajak
    Dalam tugas ini, konsultan pajak akan membantu klien untuk melakukan analisa serta memberikan solusi tentang efisiensi pajak sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
  • Jasa Konsultasi Perpajakan
    Tugas utama konsultan pajak adalah memberikan jasa konsultasi perpajakan. Dalam hal ini, konsultan pajak akan memberi pandangan serta masukan kepada klien untuk memilih startegi dan langkah yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan pajak yang sedang dihadapi oleh klien.
  • Pelayanan dalam pembuatan laporan Pajak
    Laporan pajak bagi perseorangan atau lembaga biasa disebut sebagai SPT Pajak. Sistem perpajakan yang berlaku sekarang ini terkadang membuat perseorangan atau lembaga masih mengalami kesulitan untuk mengisi laporan pajak. Oleh karena itu, disnilah peran konsultan pajak untuk membantu klien dalam mengisi laporan pajak, baik itu laporan SPT masa maupun SPT tahunan.
  • Mendampingi Pemeriksaan Pajak
    Ketika klien atau perusahaan sedang mengalami masalah perpajakan, maka konsultan pajak bertugas untuk membantu klien dalam mengatasi permasalahan pajak yang sedang dihadapi.
  • Restitusi Pajak
    Tugas terakhir konsultan pajak adalah mendampingi klien apabila terjadi masalah lebih bayar terhadap jumlah pajak terutang.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Manfaat Sistem Akuntansi Otomatis dibanding Manual

Bagi sebuah perusahaan mempertahankan prinsip dasar akuntabilitas sama halnya dengan komitmen untuk terus meraih kemajuan dalam keterbukaan. Ketika sebuah perusahaan mematuhi patokan-patokan yang menjadi standar akuntabel, harapannya, maka dari segi penggunaan sumber daya finansial tidak ada ruang atau celah terjadi kebocoran anggaran dan menyebabkan kerugian.

Beberapa fakta menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara perusahaan yang tidak menerapkan prinsip akuntabel dengan yang akuntabel. Masing-masing punya keunggulan utamanya dari sisi aspek pengelolaan keuangan dan lebih sehat. Sementara sisanya dengan tanpa patuh pada prinsip akuntansi mengalami kesulitan dari segi mengelola keuangan internal, membaca potensi keuntungan, hingga lemah ekspansi bisnis.

Belakangan, untuk meningkatkan kinerja seorang akuntan. Sudah ada sistem akuntansi otomatis yang dijalankan dengan penerapan teknologi komputasi. Berikut ini adalah keunggulan penggunaan otomatisasi akuntansi terpadu dengan kemampuan seorang akuntan.

  1. Tinggi Skalabilitas

Seorang akuntan berpengalaman sekalipun ada kemungkinan terjadi human error sebab para prinsipnya, teknologi komputasi sendiri dibangun untuk memperbesar peluang terjadinya kesalahan-kesalahan manusiawi. Sehingga menggunakan sistem akuntansi terpadu dengan kemampuan seorang akuntan akan meningkatkan skalabilitas yang lebih akurat untuk keuangan sebuah perusahaan.

  1. Akurat, Cepat dan Aman

Akurasi timbul dari skalabilitas yang jadi ciri pemanfaatan sistem ini. Sementara kecepatan dimulai karena, dengan adanya kemampuan sistem akuntasi yang terhubung dengan teknologi jaringan maka update dapat terjadi dimana dan kapan saja. Memanfaatkan teknologi komputasi pula, ada tingkatan keamanan yang tetap terjaga. Hanya personel dengan derajat otoritas tertentu bisa mengakses informasi spesifik di dalam laporan tersebut.

  1. Handal dan Visuabilitas

Bagi sebagian orang, data-data akuntansi bisa saja membingungkan. Angka-angka yang berderet tentu saja tak bisa dipahami dengan mata awam, perlu panduan seorang akuntan profesional. Software akuntansi mempermudah hal tersebut dengan menampilkan hasil olahan data akuntansi secara visual. Yang mana tentu saja ini menguntungkan, sehingga siapa saja dalam management sebuah perusahaan bisa membaca tentang data akuntansi terbaru.

  1. Mudah Dibagikan Dalam Satu Organisasi

Mengacu pada poin ketiga, biasanya saat rapat, ada beberapa macam data yang dishare agar setiap orang dalam organisasi perusahaan dapat menangkap maksudnya. Dengan demikian maka secara tidak langsung termasuk juga data-data akuntansi. Menggunakan data akuntansi yang tervisualkan maka setiap bagian dari struktur organisasi dalam manajemen sebuah perusahaan bisa dengan mudah menangkap kelebihan dan kekurangan dari laporan keuangan yang dibuat.

  1. Effisien

Karena sudah dalam bentuk software yang terkompres dalam komputer tentu hanya pada saat tertentu saja perlu dilakukan printing, seperti misalnya sebelum rapat dalam sebuah organisasi perusahaan atau even lain yang memerlukan dukungan data secara manual. Sementara itu, bila pada saat-saat biasa, maka data dapat dengan mudah dikerjakan dalam komputer bahkan bila perlu secara online dimana saja dan kapan saja.

  1. Integratif

Sangat umum, bahwa dalam penyusunan laporan akuntansi biasa dilakukan oleh seorang akuntan. Hal ini tentu saja karena hal tersebut sudah menjadi bidang keahliannya. Dengan adanya sistem komputerisasi atau otomatisasi akuntansi maka ada faktor integratif yang bisa diperoleh. Manfaat ini memberikan perusahaan sebuah laporan keuangan yang sempurna, sedangkan akuntan berfungsi lebih kepada faktor manajerial ketimbang operator keuangan.

Itulah kelima keuntungan menggunakan sistem akuntansi otomatis berbasis software komputer ketimbang manual. Dengan adanya manfaat-manfaat tersebut, tentu saja harapannya adalah agar organisasi sebuah perusahaan dapat berkembang secara signifikan sesuai dengan laju pertumbuhan cash flow. Disisi lain, faktor kesalahan manusia (human error) yang sudah menjadi ciri manusiawi juga dapat diperkecil.

 

Jenis Transaksi Keuangan Pada Perusahaan Jasa

Berbeda dengan perusahaan dagang yang hasil pemasukan atau omzet utamanya dari menjual produk yang disediakan, perusahaan jasa punya sumber pemasukan yang tak sama. Sebuah perusahaan jasa berfokus pada pengguna, dan dari pengguna inilah mereka mendapatkan pemasukan sebagai bentuk cash flow untuk menghidupi roda perusahaan.

Contoh paling umum yang bisa dilihat misalnya, untuk usaha laundry, pemasukkan utamanya tentu dari pergerakan setiap mesin laundry yang dimiliki. Selama ada orang mencucikan baju di tempat tersebut, maka perusahaan akan tetap mendapat pemasukkan. Ada juga contoh lain seperti misalnya jasa cuci mobil atau motor, sejauh ada orang mencuci mobil atau motornya ke sana maka hal yang sama juga terjadi.

Bentuk perusahaan jasa banyak bermunculan belakangan ini. Apalagi di era dengan koneksi internet yang kian luas dan harga yang terjangkau, orang lebih mudah berpromosi untuk menggaet pelanggan. Tetapi di balik segala hal tersebut, tidak ada salahnya untuk tahu lebih jauh tentang jenis transaksi keuangan perusahaan jasa. Hal ini perlu agar dalam hal pembukuaan atau pencatatan lalu lintas keuangan lebih transparan sehingga dapat dibedakan mana yang omzet serta bisa diperkirakan lamanya pengembalian modal atau ROI (Return of Investment).

Berikut ini jenis transaksi keuangan perusahaan jasa yang perlu Anda ketahui:

  • Transaksi Pembelian Peralatan dan Perlengkapan Kerja

Untuk sebuah perusahaan jasa perlengkapan dan peralatan kerja musti dipersiapkan dengan matang dan memadai. Sebagai contoh jasa laundry tentu tidak mungkin beroperasi secara normal tanpa adanya mesin cuci, begitu juga jasa cucian mobil, tidak akan beroperasi secara normal tanpa adanya peralatan pembersih mobil atau motor. Transaksi keuangan ini harus tercatat dengan baik, sebab dalam waktu berikutnya akan ada juga transakasi serupa dengan tujuan penggantian atau perawatan peralatan kerja yang sudah termakan usia.

  • Investasi Pihak Terkait

Investasi juga harus dibukukan. Terlebih bila sudah menyangkut adanya dana yang masuk dari para investor. Dengan demikian proses pengembalian dan bagi hasil lebih jelas diwaktu mendatang.

  • Penerimaan dan Pendapatan

Tujuan dari dibukanya sebuah usaha jasa apapun bidang bisnisnya adalah untuk menghasilkan keuntungan. Setiap hari, seorang pengusaha jasa tentu berharap agar dapat memberikan layanan atau memperoleh klien. Dari hasil yang masuk inilah perusahaan bisa terus beroperasi. Transaksi pemasukan perhari ini juga tergolong transaksi yang wajib ada dalam pembukuan.

  • Pembayaran Tagihan serta Piutang

Dalam beroperasinya sebuah perusahaan jasa didalamnya tak lepas dari adanya tagihan. Beberapa yang umum seperti, tagihan listrik, air, mungkin sewa tempat, juga biaya komunikasi seperti telepon. Selain itu ada juga pemasukan dari segi piutang, biasanya untuk usaha jasa tertentu yang sifatnya berlangganan. Dua transaksi ini wajib juga dibukukan.

  • Pengembalian Harta juga Gaji Karyawan

Modal awal sebuah perusahaan jasa terutama yang berbentuk firma biasanya berasal dari pemilik usaha. Dengan berjalannya waktu setelah usaha berjalan, hal ini tentu saja menjadi tanggungan perusahaan untuk mengembalikan harta kepada pemilik perusahaan tersebut. Selain itu ada juga pengeluaran yang sifatnya reguler, misalnya saja gaji karyawan. Semakin banyak modal awal yang disuntikkan pemilik perusahaan diawal berdirinya sebuah usaha jasa tentu jumlah pengembalian juga makin besar. Demikian halnya dengan gaji karyawan, semakin banyak karyawan yang bekerja tentu besaran pengeluarannya juga semakin besar. Kesemuanya itu harus masuk dalam pencatatat rutin perusahaan.

Dari keseluruhan bentuk transaksi tersebut adalah bentuk-bentuk transaksi keuangan perusahaan jasa yang wajib diketahui. Membukukan setiap transaksi secara rinci bisa mewujudkan tertib administrasi dan pasti akan sangat mendukung perkembangan sebuah perusahaan jasa.

Definisi Fungsi Nota, Kwitansi dan Faktur

Meski kwitansi, nota dan faktur sama-sama sebagai alat bukti transaksi, namun ketiganya memiliki perbedaan dalam fotmat dan penggunaanya. Bahkan bagi beberapa perusahaan biasanya juga memanfaatkan bukti transaksi ini sebagai media promosi sebagaimana yang dilakukan pada kop surat dan amplop.  Berikut adalah artikel penjelasan Definisi Fungsi Nota, Kwitansi dan Faktur.

Pada umumnya pengertian tentang kwitansi, nota dan faktur adalah sama dalam hal sebagai salah satu perlengkapan kantor atau usaha yang digunakan sebagai bukti-bukti transaksi jual-beli yang sah. Perlengkapan ini sangat penting dimiliki oleh siapapun yang memiliki usaha karena dengan ini kas keuangan masuk dan keluar dapat terkontrol dengan baik. Kendati nota, kwitansi dan faktur sama-sama sebagai alat bukti transaksi, namun ketiganya memiliki perbedaan dalam fotmat dan penggunaanya.

Nota

Nota adalah bukti dari transaksi untuk pembelian barang atau penjualan barang secara tunai, nota dapat dibuat menjadi 2 lebar yaitu pada lembar pertama diserahkan kepada pembeli sedangkan lembar yang kedua atau salinan di simpan pihak penjual untuk bahan pencatatan pada laporan keuangan perusahaan atau toko tersebut.

Nota dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu:

  • Nota debit (Debet Memorandum)

Nota debit merupakan bukti transaksi pengiriman kembali barang yang telah dibeli namun sebagian barang yang dibeli ada yang cacat, rusak atau tidak sesuai pesanan. Untuk itu nota debet dibuat oleh pembeli yang kemudian dikirimkan kembali kepada penjual bersamaan dengan barang yang sudah di terima.

  • Nota kredit (Credit Memorandum)

Nota kredit adalah bukti transaksi penerimaan kembali barang yang telah dijual secara kredit. nota ini dapat diartkan juga pengurangan harga faktur karena barang sebagian rusak atau kualitas yang tidak sesuai dengan pesanan. Nota kredit dibuat oleh pihak penjual / toko dan dikirimkan kepada pihak pembeli.

Informasi yang ditampilkan dalam nota pada umumnya terdiri dari nomor nota, tempat/ tanggal terjadinya transaksi, nama dan alamat pembeli, banyaknya barang, nama barang, harga satuan barang, total harga dan nama penjual. Kolom-kolom ini dapat dimodifikasi sedemikian rupa sesuai kebutuhan perusahaan atau toko.

Kwitansi

Kwitansi adalah sebuah kertas yang digunakan sebagai bukti dari penerimaan sejumlah uang yang ditanda tangani oleh penerimanya dan diserahkan kepada yang membayar dan dapat digunakan sebagai alat bukti dari transaksi tersebut. Kwitansi berfungsi sebagai surat bukti yang telah menyatakan telah terjadinya transaksi dan penyerahaan sejumlah uang dari pemberi kepada penerima dan ditandatangani oleh penerima sejumlah uang yang ditulis pada surat kwitansi tersebut.

Kwitansi dapat dilengkapi dengan keterangan seperti: tempat, tanggal dan serah terima sejumlah uang. Biasanya untuk dapat memperkuat tanda bukti dari kwitansi akan ditempel materai sebesar Rp.6000 yang telah ditentukan oleh undang-undang perpajakan. Kwitansi juga salah satu dari dokumen yang sering digunakan sebagai tanda bukti transaksi antara pemberi dan penerima yang dapat dilengkapi dengan beberapa rincian seperti tujuan dari pembayaran, tempat dan tanggal dan dimana terjadinya transaksi tersebut.

Faktur

Faktur merupakan dokumen transaksi yang berisi pencatatan dan penjualan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli. Dapat di definisikan juga faktur adalah dokumen bukti yang menyatakan bahwa di dalam surat tersebut berisi berbagai keterangan dan informasi mengenai pemesanan, seperti: nama, alamat, tanggal, nomor pemesanan, barang pesanan dan total harga. Informasi ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki. Terimakasih semua. Salam Let’s #beefree