Home / Akuntansi

Akuntansi

6 Langkah Mudah Melakukan Proses Audit

Umumnya, Proses Audit merupakan pemeriksaan formal atas akun Laporan Keuangan yang didapatkan oleh sebuah individu, bisnis, atau organisasi. Dan dalam sebuah pengamalan Audit, ada serangkaian proses dan langkah-langkah guna menunjang proses itu berjalan dengan baik.

Terdapat dua tipe kegiatan Audit, yakni Audit Internal dan Audit Eksternal. Perbedaan menurut keterangan dari subjeknya, Audit Internal dilaksanakan oleh karyawan internal yang sedang di dalam organisasi atau perusahaan. Sedangkan Audit Eksternal biasa dilaksanakan oleh pihak eksternal perusahaan – KAP (Kantor Akuntan Publik) dan BPK (Badan Pengawas Keuangan).

Ada enam tahapan spesifik dalam Proses Audit yang mesti diikuti supaya pengauditan berlangsung dengan sukses. Proses Audit yang bakal dijabarkan ialah Proses Audit yang biasa dilaksanakan oleh Auditor Eksternal. Berikut enam tahapan dalam Proses Audit dengan cara yang mudah.

1. Kumpulkan Dokumen yang Dibutuhkan.

Setelah mengonfirmasi bahwa Auditor akan mengunjungi klien yang bakal diaudit, Auditor bakal meminta dokumen-dokumen yang diperlukan bersangkutan keperluan Audit. Bahkan seringkali Auditor telah mengirimkan susunan dokumen-dokumen yang diperlukan terlebih dahulu untuk klien di dalam Audit Checklist.

Dokumen-dokumen itu dapat merangkum salinan Laporan Audit sebelumnya, tabungan koran, nota keuangan, dan kitab besar. Di samping itu, Auditor pun dapat meminta bagan organisasi klien bareng dengan susunan nama dewan dan komite bersangkutan.

2. Persiapkan Rencana Audit.

Auditor akan mengecek informasi yang terdapat dalam dokumen dan merencanakan bagaimana Proses Audit bakal dilakukan. Setiap Auditor tentunya mempunyai gaya pengauditan yang berbeda-beda dengan tetap mengindahkan Kode Etik sebagai Auditor. Workshop risiko dapat dilaksanakan oleh kesebelasan Audit guna mengidentifikasi bisa jadi masalah yang akan hadir selama Proses Audit dilaksanakan. Dan kemudian, Auditor akan merangkai rencana audit cocok workshop atau diskusi yang sudah dilaksanakan oleh kesebelasan Audit.

3. Jadwalkan Rapat Terbuka.

Auditor butuh mengundang Manajemen Senior, General Affair, atau Staf Administrasi Utama dari pihak klien ke sebuah Rapat Terbuka. Di dalam Rapat Terbuka, Auditor bakal mempresentasikan Ruang Lingkup Audit (Audit Scope), lama masa-masa pelaksanaan audit, dan masalah beda yang perlu dibicarakan bersangkutan pengamalan Audit.

Setiap Kepala Departemen dari pihak klien bisa diminta tolong guna mengomunikasikan untuk staf bawahannya tentang bisa jadi adanya wawancara dengan Auditor.

4. Kerja Lapangan.

Auditor memungut informasi yang dikoleksi dari Rapat Terbuka dan menggunakannya untuk menerapkan Rencana Audit. Kerja Lapangan kemudian dilakukan dengan berkomunikasi untuk anggota staf dan meninjau Prosedur dan Proses Audit.

Auditor bakal menguji kepatuhan klien bersangkutan pendaftaran dan pelaporan finansial yang cocok dengan PSAK. Kontrol internal dievaluasi guna meyakinkan bahwa urusan itu benar-benar dijalankan secara reliabel dan memadai. Auditor bisa mendiskusikan sebuah masalah ketika masalah itu muncul untuk klien guna memberi klien tersebut peluang untuk menyerahkan feedback.

5. Menyusun Laporan.

Auditor menyiapkan Laporan Audit yang mengandung rincian temuan-temuan audit sekitar Proses Audit dilaksanakan. Laporan Audit akan mencakup segala kekeliruan matematis, temuan yang mempunyai sifat material dan tidak material, pembayaran yang diotorisasi namun tidak dibayar, dan temuan-temuan lainnya.

Auditor lantas akan mencatat komentar berhubungan temuan-temuan audit dan merekomendasikan solusinya untuk klien.

6. Rapat Penutup

Auditor meminta tanggapan dan persetujuan dari klien berhubungan masalah dan temuan dalam Laporan Audit pada Rapat Penutupan. Dan Auditor pun tidak lupa guna menjelaskan pemaparan rencana aksi manajemen untuk menanggulangi masalah dan temuan itu serta tanggal solusi yang disepakati.

Pada Rapat Penutupan, seluruh pihak yang termasuk didalamnya akan mendiskusikan Laporan Audit dan tanggapan manajemen secara matang. Jika ada masalah lain, mereka bakal langsung menuntaskan dan menggali solusinya pada Rapat Penutupan.

Itulah keenam langkah dalam mengerjakan Proses Audit.

Dan dalam praktiknya jelas terdapat tidak sedikit hambatan yang akan dilewati Auditor sekitar pelaksanaan Audit. Hambatan itu tentunya dapat diminimalisir dengan mematangkan Persiapan dan Perencanaan Audit. Terutama pada ketika workshop kesebelasan Audit sebelum terjun langsung untuk perusahaan klien. Baik Auditor Internal maupun Eksternal, pasti mereka memerlukan data berupa dokumen, Buku Besar, dan Laporan Keuangan untuk keperluan pelaksanaan Audit.

Dan semua kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan mudah andai perusahaan atau akuntan memakai Software Akuntansi modern.

Beeaccounting dengan mudah membantu Anda menyiapkan semua laporan yang dibutuhkan dengan cepat dan akurat. Beeaccounting merupakan software bisnis modern yang dapat membantu segala keperluan bisnis Anda.

Sebesar Apa Peran Akuntansi dalam Bisnis dan Kegiatan Usaha?

Akuntansi adalah pencatatan aktivitas bisnis dan punya fungsi pelayanan. Hal ini penting karena memberikan informasi kuantitatif yang bersifat finansial kepada berbagai pemangku kepentingan yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan bisnis. Stakeholder dalam sebuah bisnis ini termasuk investor, manajemen, pemerintah, pemasok, pemodal, regulator, dll. Akuntansi bisnis membantu dalam membuat sejumlah keputusan bisnis jangka pendek dan jangka panjang yang membantu perusahaan untuk tumbuh serta menembus pasar. Tiga pernyataan utama yang dihasilkan oleh sistem akuntansi bisnis adalah sebagai berikut:

1. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi menunjukkan laba bersih yang dihasilkan / rugi bersih yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan selama periode akuntansi tertentu.

2. Neraca atau Laporan posisi keuangan

Laporan neraca menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan pada tanggal tertentu. Saldo penutup dari berbagai aset dan liabilitas dilaporkan dalam neraca. Kelebihan aset lebih dari kewajiban adalah modal.

3. Laporan arus kas

Laporan Arus Kas menunjukkan bagaimana perubahan dalam neraca dan laporan laba rugi yang mempengaruhi kas dan setara kas. Pada dasarnya ini menunjukkan arus kas masuk dan keluar di antara operasi, investasi dan kegiatan keuangan suatu perusahaan.

Ketiga pernyataan ini bila digabungkan bersama membentuk Laporan Keuangan. Laporan keuangan diperlukan oleh semua pemangku kepentingan.

Pentingnya Peran Akuntansi dalam Bisnis

Dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan kompleks saat ini, sangat penting untuk menjaga catatan akuntansi kita tetap bersih dan mutakhir. Akuntansi yang tepat penting bagi perusahaan mana pun karena alasan berikut:

1. Membantu mengevaluasi kinerja bisnis

Seperti dibahas di atas, catatan akuntansi mencerminkan hasil operasi serta laporan posisi keuangan. Juga berbagai rasio neraca dan laporan laba rugi yang membantu pengguna laporan keuangan untuk menganalisis kinerja suatu entitas. Misalnya rasio ekuitas hutang, rasio lancar, rasio turnover dll. Juga kita dapat membandingkan data akuntansi periode sebelumnya dengan periode berjalan serta angka yang dianggarkan untuk analisis varians.

2. Membantu mengelola dan memantau arus kas

Modal kerja dan kebutuhan uang tunai suatu perusahaan dapat diurus dengan baik oleh sistem akuntansi yang tepat.

3. Membantu bisnis untuk patuh pada undang-undang

Akuntansi bisnis yang tepat memastikan pencatatan kewajiban Anda untuk tepat waktu yang perlu dibayar dalam batas waktu yang ditentukan. Ini termasuk dana hemat, dana pensiun, PPN, pajak penjualan, dan juga pajak penghasilan. Pembayaran kewajiban tepat waktu membantu perusahaan untuk patuh pada undang-undang.

4. Membantu menciptakan anggaran dan proyeksi masa depan

Data akuntansi membantu perusahaan untuk menyiapkan anggaran dan perkiraan untuk periode mendatang. Tren bisnis diproyeksikan berdasarkan data masa lalu yang dihasilkan oleh sistem akuntansi.

5. Membantu pengarsipan laporan keuangan untuk investor maupun regulator, bursa efek dan sebagainya

Untuk perusahaan yang sudah go publik, perusahaan diwajibkan mengirimkan laporan keuangan ke bursa efek. Untuk keperluan pengarsipan pajak dan sebagainya juga diperlukan laporan keuangan dan informasi keuangan lainnya.

Untuk kepentingan berbagai hal di atas kita dapat menyimpulkan bahwa akuntansi sangat penting untuk perusahaan apa pun baik perusahaan terbukan atau tidak, berorientasi laba atau tidak untuk laba, baik milik pemerintah atau swasta.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas kita dapat menyimpulkan bahwa akuntansi tidak hanya membantu perusahaan untuk melakukan kegiatan sehari-harinya dengan lancar tetapi juga membantu pertumbuhannya di masa depan. Pada saat yang sama, laporan keuangan yang dihasilkan oleh berbagai sistem akuntansi digunakan oleh banyak pemangku kepentingan untuk mengambil keputusan bisnis. Praktik pelaporan dan akuntansi yang tepat membantu menjaga kepercayaan investor dan membawa pertumbuhan ekonomi juga.

Memahami Cara Mudah Membaca Laporan Laba rugi

Ibarat suatu perusahaan adalah sebuah bangunan, maka Laba Rugi merupakan salah satu pondasi yang apabila tidak ada dia, maka perusahaan akan runtuh seketika..

Seperti yang sudah diketahui banyak orag bahwa laporan Laba Rugi adalah sebuah komponen dari Laporan Keuangan yang menampilkan pendapatan perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Selain menyajikan data pendapatan yang dihasilkan pada periode tersebut, biaya-biaya yang terjadi juga dicatat dalam Laporan Laba Rugi.

Untuk investor dan analis, pendapatan dan biaya perusahaan merupakan suatu nilai ukur kinerja perusahaan dan sebagai salah satu komponen alat analisis keuangan pada periode tersebut. Mereka memiliki hak untuk melihat rasio keuangan yang salah satunya adalah rasio profitabilitas perusahaan dari informasi yang termuat di dalam Laporan Laba Rugi.

Gambaran Singkat Mengenai Laporan Laba Rugi

Pada umumnya, perusahaan yang sudah terkenal harus mepublikasikan kinerja keuangan mereka dengan Laporan Keuangan secara triwulan, kuartal, atau tahunan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan transparansi bisnis kepada para pemegang saham, investor, dan kreditur. Dan tentu saja, salah satu komponen utama dari Laporan Keuangan adalah Laporan Laba Rugi.

Tujuan utama dalam pembuatan Laporan Laba Rugi adalah untuk melaporkan pendapatan (laba) serta pengeluaran perusahaan pada suatu periode. Jika digambarkan secara sederhana, berikut penerapan persamaan dalam Laporan Laba Rugi:

Laba = Pendapatan Penjualan – Biaya

Contoh Laporan Laba Rugi:

 

Perusahaan biasanya menerbitkan Laporan Laba Rugi setiap kuartal dan tahun fiskal. Sebagai tambahan informasi, perusahaan juga merilis Laporan Laba Rugi dengan versi yang berbeda dan mungkin lebih mendetail bagi pemakai Laporan Keuangan khusus.

Memahami & Membaca Laporan Laba Rugi

Berikut ini Anda bisa pelajari cara mudah bagaimana memahami dan membaca Laporan Laba Rugi perusahaan:

1. Laporan Laba Rugi Berbeda dengan Laporan Arus Kas

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah, laporan laba rugi tidak selalu mewakili arus kas masuk atau arus keluar secara real, walaupun sebenarnya secara tidak langsung berkaitan. Hal ini tentunya dilandasi oleh alasan yang kuat.

Beberapa Karyawan yang bertugas membuat kebijakan akuntansi dan otoritas pajak mewajibkan perusahaan untuk mencatat biaya seperti seperti biaya penyusutan, alokasi biaya, dan penilaian akuntansi akrual lainnya pada laporan Laba Rugi.

Sedangkan untuk Laporan arus kas masuk dan keluar baik yang berkaitan dengan aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan perusahaan muncul pada instrumen Laporan Arus Kas.

2. Komponen pada Laporan Laba Rugi

Pada Laporan Laba Rugi, ada empat komponen utama. Komponen-komponen tersebut adalah:

  • Pendapatan Penjualan: Yakni nilai dari penjualan utama bisnis atau perusahaan. Terdapat juga akun yang mengurangi nilai penjualan utama seperti retur penjualan dan diskon penjualan
  • Harga Pokok Penjualan (HPP): Merupakan nilai yang berupa biaya untuk membeli persediaan yang nantinya akan dijual oleh perusahaan. Pada HPP terdapat akun pembelian persediaan, biaya angkut pembelian, retur pembelian, persediaan awal, dan persediaan akhir.
  • Beban Operasional: Komponen ini terdapat dua unsur utama, yaitu biaya penjualan dan biaya administrasi. Biaya penjualan merupakan pengeluaran yang terkait dengan bagaimana suatu produk perusahaan dijual. Contohnya adalah biaya pemasaran. Sedangkan Biaya administrasi adalah salah satu biaya yang terkait dengan biaya overhead, utilitas, dan lainnya. Contohnya adalah biaya gaji manajemen, biaya listrik & internet, dan lainnya.
  • Pendapatan dan Biaya lain-lain: Pada pos atau komponen terdapat akun-akun di luar dari pendapatan penjualan dan biaya operasional. Contohnya adalah biaya pajak, biaya bunga, dan pendapatan bunga.

3. Margin pada Laporan Laba Rugi

Margin memiliki peran penting untuk membandingkan model bisnis dan profitabilitas antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Hal ini juga membantu melacak kinerja laba bersih maupun laba kotor perusahaan dari periode ke periode seiring pertumbuhan bisnis perusahaan.

Dalam periode waktu yang lama, perubahan dalam angka laba bisa menampilkan laba sedang meningkat, tetap stabil, atau menyusut. Namun yang perlu Anda ketahui, perubahan dalam angka Margin mengindikasikan apakah profitabilitas perusahaan tumbuh, tetap stabil, atau menyusut.

Perubahan margin, dengan kata lain, menunjukkan bahwa model dan aktivitas bisnis perusahaan sedang mengalami perubahan.

Oleh sebab itu, margin merupakan indikator penting dari kinerja perusahaan karena hal tersebut mengukur pendapatan yang sesuai dengan target, strategi, dan model bisnis perusahaan. Alhasil Margin menjadi komponen yang sangat menarik bagi analis pasar saham, investor, kreditur, manajemen, dan dewan direksi.

Sedangkan dari sudut pandang manajemen, mereka lebih fokus pada angka margin karena beberapa alasan berikut ini:

  • Margin merupakan pusat dari model bisnis perusahaan. Maksudnya model bisnis adalah Margin yang menunjukkan bagaimana perusahaan menghasilkan profit atau laba sesuai dengan target dan strategi bisnis yang mereka jalankan.
  • Margin adalah indikator yang sangat penting dalam kemampuan perusahaan untuk memenangkan persaingan dengan kompetitor dan untuk mencapai tujuan bisnis.

4. Rasio Keuangan dalam Laba Rugi

Istilah Rasio Keuangan berpacu pada perhitungan spesifik yang digunakan untuk menganalisis Laporan Keuangan termasuk Laporan Laba Rugi. Pada umumnya, Margin Laba Bersih maupun Kotor yang disebutkan sebelumnya juga termasuk dalam Rasio Keuangan.

Sangat jelas bahwa investor, kreditur, maupun manajemen tidak boleh meloloskan perhatian terhadap kinerja Rasio Keuangan yang dihasilkan dari Laporan Keuangan perusahaan pada periode tertentu.

Sebagai contoh, fungsi Rasio Keuangan perputaran persediaan adalah untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menggunakan aset persediaan secara efisien. Perhitungan rasio ini didasari oleh keyakinan bisnis bahwa aset harus berfungsi secara efisien dan efektif untuk perusahaan.

Selain melaporkan aktivitas operasional bisnis secara keseluruhan, Laporan Laba Rugi juga memiliki peran sebagai kunci utama bagi para investor, kreditur, dan manajemen dalam menilai kinerja suatu perusahaan.

Memahami dan membaca Laporan Laba Rugi sudah tentu menjadi syarat utama bagi khususnya pemakai Laporan Keuangan agar mereka bisa lebih memahami kondisi perusahaan yang tergambar dari Laporan Keuangan yang dihasilkan.

Bagi Anda pemilik maupun akuntan perusahaan, membuat Laporan Keuangan sudah tentu menjadi suatu kewajiban bisnis. Dan guna mempermudah proses pembuatan Laporan Keuangan, Anda bisa mencoba Software Akuntansi Beeaccounting.

Mengenal Istilah dan Cara Menghitung COGS (Cost Of Goods Sold)

Perusahaan memproduksi barang dengan bahan baku sebagai modal utamanya, karenanya untuk menghitung harga pokok penjualan pertama kali Anda harus menentukan berapa bahan baku yang digunakan, untuk itu kami akan membantu Anda untuk Mengenal Istilah dan Cara Menghitung COGS (Cost Of Goods Sold). COGS (Cost Of Goods Sold) adalah biaya yang dikeluarkan dalam suatu proses produksi barang dan jasa yang dapat dihubungkan secara langsung dengan aktivitas proses yang membuat produk barang dan jasa siap jual. 

Agar tidak mengalami kesulitan untuk menentukan nilai COGS di kemudian hari pada usaha Anda, mari kita pelajari bersama bagaimana cara menghitung COGS dengan benar dan darimana harus memulai alur perhitungannya. Ada 3 elemen besar dari struktur dasar dalam COGS, yaitu:

Inventory

Inventory merupakan persediaan barang didapat dari sisa persediaan barang pada periode yang lalu. Dalam istilah akuntansi disebut saldo persediaan awal (opening balance) yang ditambahkan dengan pembelian barang dagang pada periode berjalan, kemudian dikurangi saldo akhir (sisa persediaan). Barulah diketahui inventory cost yang dibebankan pada COGS.

Untuk mengetahui besaran nilai jumlah persediaan yang telah terjual, maka beberapa unsur dibawah ini perlu diketahui lebih dulu:

  • Persediaan Awal
  • Pembelian (dalam usaha dagang)
  • Harga Pokok Produksi (dalam perusahaan manufakture)
  • Persediaan Akhir
  • Persediaan yang digunakan atau disebut juga Barang Tersedia untuk Dijual

Overhead

Biaya Overhead adalah biaya yang muncul selain dari elemen elemen yang telah disebut diatas, biasanya diistilahkan dengan indirect cost. Jenisnya sangat bervariasi tergantung dari skala usaha, jenis usaha serta jenis sumber daya yang digunakan oleh perusahaan. yang paling sering ditemui dalam usaha manufakture ataupun usaha dagang ialah:

  • Rental cost.
  • Depreciation expense
  • Factory’s Utilities
  • Maintenance
  • Packaging
  • Werehouse
  • Preproduction sampling
  • Continer

Direct Labour Cost

Biaya ini biasanya berupa upah yang diberikan atau dibayarkan kepada karyawan/tenaga kerja yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pengolahan barang dagang. Disebut biaya tenaga kerja langsung apabila besar kecilnya upah yang dibayar tergantung pada jumlah unit produk yang dihasilkan. Dalam perusahaan dagang yang kecil, biaya tenaga kerja langsung cenderung sulit agar dapat dialokasikan dengan semestinya, sehingga biaya tenaga kerja langsung hanya dapat ditemukan pada perusahaan manufaktur atau perusahaan tambang.

Dalam direct labor yang dibayar dengan upah satuan bisa kita lihat dengan jelas sekali kalau tenaga kerja model ini bisa dibebankan secara langsung pada produk yang dihasilkan. Biaya yang dikelompokkan kedalam direct labor cost merupakan tenaga kerja yang bayarannya berdasarkan pada: upah satuan atau upah harian per jam.

Apabila upah yang dibayar berdasar pada jumlah jam kerja,maka umumnya perusahaan sudah menentukan satuan jumlah yang harus diproduksi untuk rentang waktu tertentu baik itu perjam atau perhari. Sehingga di akhir perhitungan bisa diketahui berapa besar biaya tenaga kerja langsung yang dibebankan untuk satu unit produk dan total biaya tenaga kerja langsung untuk akumulasi produk yang diproduksi/dihasilkan.

Menghitung Harga Pokok Penjualan/COGS

Rumus untuk menghitung HPP perusahaan dagang, yaitu:

HPP = Persediaan barang awal – persediaan barang akhir

Namun bagi perusahaan manufaktur untuk mendapatkan angka yang akurat dari HPP atau COGS harus melalui tahapan perhitungan yang benar dan tepat. Adapun tahapan perhitungan HPP atau COGS adalah:

  • Menghitung Bahan Baku Yang Digunakan

Rumus untuk menghitung bahan baku yang digunakan adalah Bahan Baku Yang Digunakan = Saldo awal Bahan Baku + Pembelian Bahan Baku – Saldo Akhir Bahan Baku

  • Menghitung Biaya Produksi

Rumus untuk menghitung biaya produksi adalah Total biaya produksi = Bahan baku yang digunakan + biaya tenaga kerja langsung + biaya overhead produksi

  • Menghitung Harga Pokok Produksi

Rumus untuk menghitung Harga Pokok Produksi adalah Harga Pokok Produksi = Total biaya produksi + saldo awal persediaan barang dalam proses produksi – saldo akhir persediaan barang dalam proses produksi

  • Menghitung HPP

Rumus Menghitung HPP adalah HPP = Harga pokok produksi + Persediaan barang awal – persediaan barang akhir

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Lakukan Cara ini untuk Mengatasi Pegawai agar Disiplin dalam Bekerja

Kurangnya disiplin kerja karyawan bisa menyebabkan keadaan yang tidak kondusif di kantor dan merugikan perusahaan. Dibutuhkan berbagai aturan untuk membuat karyawan agar dapat tetap bekerja sesauai dengan standar yang diinginkan perusahaan. Perbedaan watak menjadi kunci utama pengusaha atau manajer SDM dalam mengendalikannya agar mau mengikuti aturan perusahaan setidaknya bisa diajak disiplin.

Untuk bisa menjaga agar semua karyawan disiplin itu tidak mudah. Akan tetapi bukan berarti mustahil untuk diwujudkan.  Lakukan Cara ini untuk Mengatasi Pegawai agar Disiplin dalam Bekerja.

Pastikan Karyawan Mengetahui Kode Etik Kantor dan Setiap Revisinya.

Tidak mungkin menciptakan disiplin kerja jika karyawan tidak mengerti sepenuhnya tentang kode etik dan berbagai peraturan yang ada di kantor. Pastikan karyawan baru mendapatkan salinan dari berbagai peraturan (bisa tertulis di dalam kontrak kerja)  dan memahaminya. Setiap ada perubahan kebijakan perusahaan yang berubah pastikan semua karyawan mendapatkan revisi terbarunya. Semakin karyawan mengerti dan memahami kode etik yang ada maka akan semakin mudah mewujudkan disiplin kerja di kantor.

Peraturan yang dibuat oleh perusahaan seharusnya menjadi cerminan dari sikap para pemimpin (pejabat tinggi perusahaan), namun tidak jarang peraturan hanya tinggal aturan yang artinya orang yang dijadikan panutan justru tidak mengacuhkan apa yang dianjurkan kepada pegawainya alias sama-sama melanggar. Kebiasaan baik petinggi perusahaan akan menurun ke stafnya dan begitu seterusnya bagi staf-staf baru.

Reward and Punishment

Berikan sanksi pada setiap karyawan yang tidak disiplin. Sanksinya pun bermacam-macam, bisa menggunakan pengurangan gaji, denda, atau bahkan penurunan pangkat. Dengan menggunakan metode ini, diharapkan karyawan bisa lebih bijak dalam menghargai waktu dan juga menumbuhkan sikap disiplin.

Hal ini sudah jelas bahwa pegawai yang kreatif dan memiliki kinerja yang baik dan penuh inovatif layak diberi penghargaan misalnya dengan kenaikan gaji, hadiah, dll. Sebaliknya pegawai yang memiliki nilai kinerja menurun akibat sikap kerja yang tidak baik (semaunya saja) harus diberikan hukuman.

Penghargaan karyawan teladan pun kerap dilakukan perusahaan. Selain sebagai cara menghargai orang lain, cara ini juga bertujuan agar setiap karyawan termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan.

Konsisten Pada Aturan

Manajemen harus bisa bersikap tegas pada karyawan, tetapi jangan sampai juga bersikap terlalu menghakimi. Investigasi juga diperlukan untuk membuktikan pelanggaran yang dilakukan. Beritahu secara jelas apa yang diharapkan perusahaan dari karyawan, agar karyawan dapat mengetahui bagaimana cara memperbaiki kesalahannya. Yang terpenting adalah, taat pada aturan, perlakukan setiap karyawan dengan perlakuan yang sama. Manajemen yang dianggap tidak konsisten tentunya akan memberikan kesan kurang baik pada perusahaan yang mungkin kedepannya dapat memicu menurunnya disiplin kerja.

Jika ingin meciptakan disiplin kerja, maka jangan tunggu masalah menjadi besar untuk menindaklanjutinya. Ketika karyawan melakukan kesalahan kecil dan perusahaan tidak menegur, maka bisa dianggap perusahaan menyetujui sikap tersebut. Perusahaan bisa menegur karyawan secara baik-baik, memberitahu kesalahan karyawan dan meminta klarifikasi tentang kesalahan tersebut. Perusahaan juga bisa menawarkan bantuan untuk karyawan jika ternyata ia mengalami kesulitan yang membuatnya melakukan kesalahan tersebut. Jangan lupa juga untuk memuji perilaku baik yang sudah dilakukan karyawan tersebut.

Perusahaan harus memiliki cara yang berbeda dalam mengatasi masalah kinerja karyawan dan pelanggaran kode etik karyawan. Keduanya memang berhubungan dengan disiplin kerja dan bisa berakhir dengan pemutusan hubungan kerja. Tetapi kedua kasus ini memiliki pendekatan solusi yang berbeda dalam menyelesaikannya. Bagi karyawan yang memiliki kinerja di bawah rata-rata standar perusahaan, bisa ditegur dan diberi kesempatan agar mampu meningkatkan kembali standar kerjanya. Sedangkan bagi karyawan yang melanggar kode etik, maka harus langsung ditindak sesuai dengan peraturan yang ada, meskipun kinerja karyawan tersebut cukup baik.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Seberapa Penting Manajemen Stok dalam Perusahaan?

Pengendalian barang persediaan adalah sesuatu yang harus menjadi perhatian utama bagi siapa pun terutama dalam bisnis distribusi barang dalam skala grosir. Dalam ketentuan yang paling sederhana, pengendalian inventaris melibatkan pengawasan yang lebih besar atas stok barang. Beberapa menyebutnya sebagai “kontrol internal atau manajemen stock” yang diperlakukan atau dicatat dalam sistem akuntansi untuk melindungi aset. Mari kita lihat mengapa manajemen stok sangat penting dan juga apa saja yang terlibat dalam pengembangan sistem yang efektif.

Apa itu Manajemen Stok dan Mengapa Itu Penting?

Memahami apa yang Anda miliki, di mana ia berada di gudang Anda, dan kapan stok masuk dan keluar dapat membantu Anda menurunkan biaya, mempercepat pemenuhan kebutuhan, dan mencegah terjadinya fraud/penipuan. Perusahaan Anda juga dapat mengandalkan sistem kontrol inventaris untuk menilai aset Anda saat ini, menyeimbangkan akun Anda, dan menyediakan pelaporan keuangan dengan baik. Pengendalian persediaan juga penting untuk menjaga keseimbangan stok di gudang Anda.

Anda tentu tidak ingin kehilangan prospek penjualan karena Anda tidak memiliki persediaan yang cukup untuk mengisi pesanan pembeli bukan? Masalah inventaris yang konstan (sering backorder, dll.) dapat mengarahkan pelanggan ke pemasok lain dan Anda kehilangan prospek Anda sepenuhnya. Ketika Anda memiliki kendali atas inventaris Anda, Anda dapat memberikan layanan pelanggan yang lebih baik. Hal ini juga akan membantu Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan real-time tentang apa yang dijual dan apa yang tidak.

Disisi lain, Anda juga tidak ingin inventaris berlebih yang justru menghabiskan ruang di gudang Anda secara tidak perlu. Terlalu banyak persediaan dapat memicu kerugian laba –– apakah suatu produk kedaluwarsa, rusak, atau keluar dari musimnya. Kunci untuk kontrol inventaris yang tepat adalah pemahaman yang lebih dalam tentang permintaan pelanggan untuk produk Anda.

Bagaimana Perusahaan Melakukan Manajemen Stok?

Ada banyak cara untuk mengendalikan inventaris Anda. Salah satu cara dasarnya adalah membuat spreadsheet dengan berbagai kolom untuk nama produk, nomor item, dan kuantitas. Anda dapat memiliki kolom untuk mengurangi apa yang Anda jual dan kirimkan. Anda juga dapat menyimpan catatan pengembalian yang dimasukkan ke dalam stok masuk barang baru. Tentu saja, ini adalah proses yang sangat padat karya namun harus ditangani dengan baik oleh bisnis yang sedang tumbuh. Diperlukan pemantauan manual terus menerus untuk memastikan setiap transaksi bisa diperhitungkan dengan baik.

Seberapa Penting Manajemen Stok Bagi Perusahaan?

Manajemen stok itu penting bagi perusahaan karena memiliki semua informasi ini akan memungkinkan Anda membuat keputusan yang tepat berdasarkan informasi tentang kebutuhan perusahaan Anda tersebut. Berikut ini manfaat manajemen stok bagi perusahaan:

Fungsi Pelacakan dan Transparansi

Salah satu keuntungan besar dari sistem manajemen persediaan adalah memudahkan fungsi pelacakan dan transparansi. Dengan semua aset Anda terus-menerus dilacak/dikontrol, Anda dapat dengan jelas melihat di mana kekuatan dan kelemahan bisnis Anda. Selanjutnya, Anda selalu tahu di mana inventaris Anda dan berapa nilainya. Dengan pemindai barcode yang digunakan untuk melacak produk dan semua siklus keluar masuk barang, Anda dapat melihat di mana mereka berada secara real time, yang berarti inventaris Anda aman dan terbebas dari resiko hilang kendali. Dengan sistem manajemen inventaris, Anda juga dapat mencegah kelebihan persediaan, dengan menyimpan stok yang cukup. Hal ini meminimalkan jumlah inventaris yang tidak terpakai yang Anda miliki, dan dengan demikian menurunkan overhead penyimpanan bisnis Anda.

Hubungan Vendor yang Lebih Baik

Kelebihan lain dari sistem manajemen persediaan adalah dapat membantu meningkatkan hubungan Anda dengan vendor. Dengan semua item dilacak dengan rapi, Anda dan vendor mudah untuk mengetahui kebutuhan pemesanan Anda. Anda dapat mengatur sistem Anda sehingga barang-barang tertentu secara otomatis dipesan ulang pada interval tertentu berdasarkan riwayat pesanan. Selanjutnya, Anda dapat menjadwalkan pengiriman dengan cara yang jauh lebih sistematis dan terorganisir. Ini membuat hubungan berjalan lancar, dengan kedua belah pihak tahu persis apa yang diharapkan.

Sistem Terintegrasi

Fitur penting terakhir dari sistem manajemen persediaan adalah integrasi. Anda dapat mengatur sistem manajemen inventaris Anda untuk diintegrasikan dengan sejumlah sistem perangkat lunak lain, termasuk sistem akuntansi dan perencanaan sumber daya perusahaan (ERP) Anda. Ini memungkinkan Anda untuk memahami nilai barang yang Anda miliki pada suatu titik waktu, membantu Anda dengan metode pencatan akuntansi dan manajemen aset. Sistem lain yang dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen persediaan adalah sistem point-of-sale (POS) yang digunakan untuk menelepon pembelian (seperti register kas) dan sistem pesanan pembelian (PO) yang mampu melacak pesanan saat mereka ditempatkan pad rak barang. Menghubungkan berbagai sistem Anda memungkinkan pengorganisasian yang lebih baik dan penyederhanaan proses yang efisien.

Dengan memahami system manajemen stok yang baik, perusahaan akan semakin efisien dan maksimal dalam pengelolaan barang dalam siklus keluar masuk barang di perusahaan tersebut.

Ide Bisnis Kreatif Untuk Pengusaha Pemula dengan Potensi Penghasilan Tinggi

Makanan selalu menawarkan ceruk bisnis yang seolah tak ada matinya, khususnya bagi yang baru memulai usaha. Ceruk bisnis ini selalu terbuka karena merupakan jenis produk fast moving goods alias cepat laku. Cara tercepat untuk terjun di bisnis ini adalah dengan mengambil produk Franchise Makanan dan Minuman yang banyak kita jumpai saat ini. Ada makanan ringan, pia, mandarin cake, lapis legit, roti bermacam-macam dan kue dan masih banyak lagi yang lainnya. Modalnya relatif ringan dengan penghasilan yang lumayan. Berikut ini beberapa usaha makanan yang sedang tren apalagi jika dibuka menjelang lebaran atau momen liburan seperti beberapa periode yang lalu:

  1. Pia Cookies ~ Gurih & Crispy

Pia adalah kue tradisional yang renyah, gurih dan dibuat dalam berbagai rasa. Salah satunya adalah Pia Cookies ~ Gurih & Crispy di Bali. Kerenyahan pia yang unik membuat pecinta makanan ingin mencoba dan mencoba lagi. Pia Cookies ~ Gurih & Crispy ini sangat lezat dan mengisi bagian dalam rongga mulut Anda dan tidak mudah hancur di tangan Anda karena Pia Cookies ~ Gurih & Crispy secara higienis dan alami dikeringkan tanpa pengawet melalui proses standar yang telah dibuat secara unik.

Pia Cookies ~ Gurih & Crispy hadir dalam berbagai rasa, antara lain CHEESE, CHOCOLATE dan MUNG BEANS. Ketika mengunjungi Bali jangan lupa untuk membeli hadiah Bali yang lezat dan lezat ini. Pia Cookies ~ Gurih & Crispy telah menjadi salah satu produk hadiah yang terkenal dan sangat cocok untuk disajikan sebagai kelezatan yang diterima dengan baik di pertemuan keluarga atau untuk seseorang yang istimewa.

  1. Lapis Legit ~ 1000 lapisan kelezatannya

Lapis Legit merupakan kue berlapis yang sangat nikmat dan bisa dijumpai di kota wisata Bali. Lapis Legit sering dianggap sebagai bagian dari ‘warisan budaya kuliner Indonesia’ karena kue ini telah menjadi bagian integral dari tradisi Indonesia. Kue unik ini idealnya disajikan kepada orang spesial itu; selama acara-acara perayaan seperti Idul Fitri & Natal; disajikan sebagai hadiah khusus untuk acara bisnis dan kenalan bisnis. Kue lapis kami adalah buatan sendiri dengan tekstur lembut dan dibuat tanpa bahan pengawet. Lapis Legit menggunakan bahan berkualitas premium dan ‘Fresh From The Oven’ karena Lapis Legit hanya memproduksi berdasarkan pesanan.

  1. Lassi Corner, Didirikan pada tahun 2016

Lassi Corner saat ini sudah ada 40 Franchisees. Lassi Corner adalah toko lassi berbasis di Bangalore, India. Lassi Corner memiliki outlet di berbagai kota di India Selatan dan juga di dalam kampus dan kantor perusahaan IT besar termasuk Accenture, Western Digital, ITC, ITPL dan taman teknologi lainnya.

Lassi Corner menawarkan lebih dari 104 item produk termasuk varietas Lassi, Milk shake, Es Krim Sundaes dan banyak lagi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Lassi Corner ingin memperluas jangkauan dengan waralaba dan menunjuk mitra saluran di banyak negara. Lassi Corner memiliki model ramah waralaba dengan biaya merek satu kali dan tidak ada biaya royalti.

Investasi awal mencakup seluruh biaya pengaturan termasuk penimbunan, instrumen, interior, inventaris satu kali, tenaga kerja, peralatan keamanan, tagihan dan biaya ad hoc lainnya. Sertifikasi: Produk Makanan Diuji & Disertifikasi oleh NABL Accredited Laboratory. Lassi Corner saat ini sedang mencari pewaralaba untuk memperluas jaringan di Indonesia.

  • Penjualan Bulanan yang diharapkan IDR 145,4 – 311,6 juta
  • Ruang yang Dibutuhkan 120 – 300 Sq Ft
  • Investasi Diperlukan IDR 145,4 juta – 1,2 miliar

Indonesia saat ini merupakan pasar terbesar untuk usaha makanan dan minuman. Ada banyak restoran baru yang dibuka di mal dan lokasi lain, dari jaringan restoran lokal hingga yang terkenal di AS, Hong Kong, China. Dari santapan lezat, makanan cepat saji, menu makanan daerah gurun hingga minuman berbagai model yang unik, mereka selalu ramai. Anda tinggal lebih kreatif saja dalam segi penyajian, pemasaran dan kemasannya.

5 Cara Menyusun SOP yang Tepat untuk Perusahaan

Untuk melaksanakan sebuah tugas atau pekerjaan, seorang pegawai atau karyawan harus memahami Standart Operating Prosedur dari tugas tersebut. Standard Operating Procedures (SOP) sendiri merupakan sebuah prosedur standar yang menjadi acuan proses kerja suatu perusahaan. Hal itu penting, sebab penyusunan SOP mempunyai tujuan yang penting dan sangat banyak manfaatnya,salah satunya ialah memberikan kemudahan kepada pelaksana tugas. Jika tidak memiliki SOP maka sebuah lembaga, instansi atau organisasi akan tidak mudah untuk berkembang dan maju.

Walaupun SOP memilki fungsi dan tujuan yang sangat penting, terkadang kita menjumpai ada beberapa perusahaan atau lembaga yang tidak melaksanakan SOP secara baik. SOP hanya dipajang di dinding ruang kerja atau dijadikan buku dan disimpan di rak buku. Untuk itu, setidaknya Anda bisa menerapkan 5 Cara Menyusun SOP yang Tepat untuk Perusahaan Anda.

Membentuk TIM penyusun SOP

Untuk membuat SOP perusahaan, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membentuk tim khusus.Tim penyusun SOP tersebut terdiri atas para pegawai yang berasal dari berbagai jabatan seperti Pimpinan, kepala bagian, staff dan karyawan.

Pembuatan SOP sebisa mungkin melibatkan SDM yang kompeten dari setiap bagian atau divisi perusahaan, misalnya Manajer Pemasaran, Manajer Support, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, panitia penyusun SOP terdiri dari orang – orang cerdas dan kreatif yang bekerja di instansi tersebut.

Membuat sasaran SOP yang tepat

SOP yang telah Anda susun, sasarannya untuk siapa? Setiap SOP memiliki sasaran yang berbeda-beda sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Sasaran yang tepat akan memudahkan tim penyusun dalam membuat dan menyusun SOP. Salah satu tujuan dari pembuatan SOP yaitu untuk memastikan bahwa setiap proses kerja berjalan seragam dan efisien.Oleh karena itu untuk membuat SOP, Anda perlu terlebih dulu mempelajari proses bisnis yang berlaku di perusahaan.

Cermati proses bisnis tersebut sejak awal hingga akhir, dokumen apa saja yang dibutuhkan, siapa saja pihak yang terlibat, hingga produk yang dihasilkan dari proses bisnis tersebut. Dalam proses pengamatan ini, catatlah data-data yang Anda temukan, misalnya seperti pihak yang bertanggung jawab dalam proses tersebut, durasi yang dibutuhkan dalam setiap proses, sumber daya yang diperlukan, dan lain sebagainya. Selesai mencatat seluruh data yang Anda temukan selama proses bisnis berlangsung, selanjutnya Anda menggambarkannya dalam bentuk flow chart dan alur proses berupa narasi. Dalam pembuatan flow chart juga, Anda juga perlu menuliskan nama person in charge (PIC) dari setiap aktivitas, dokumen apa saja yang dibutuhkan, dan durasi dari masing-masing aktivitas.

Berdiskusi dengan pimpinan

Jika flow chart dan narasi sudah selesai dibuat selanjutnya, Anda harus me-review-nya. Amati kembali seluruh bagannya, jangan sampai ada yang terlewat. Idealnya review dilakukan secara sendiri-sendiri oleh orang yang terlibat didalamnya. Dari proses review ini maka, Anda bisa menemukan hal-hal yang dianggap belum sesuai. Setelah itu maka, hasil review masing-masing orang dikumpulkan dan dibahas bersama-sama dalam format focus group discussion(FGD). Jadi, setelah FGD selesai lalu, akan terbentuk SOP dalam bentuk flow chart maupun narasi yang sudah tepat.

Selama proses penyusunan SOP, tim hendaknya sering melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan atau ketua organisasi. Jika ada suatu hal yang kurang dalam SOP tersebut, maka pimpinan bisa memberikan saran dan melengkapinya.

Tentukan batas waktu penyusunan SOP

Jika tim penyusun SOP tidak diberi batas waktu akhir penyusunan SOP, maka hal itu akan membuang banyak waktu dan tidak efesien.
Namun, jika pimpinan perusahaan atau ketua organisasi memberikan batas akhir waktu pembuatan SOP, maka hal itu tentu akan meningkatkan semangat para penyusun untuk menyelesaikan tugasnya.

Sebelum diterapkan di perusahaan maka, SOP harus mendapat otorisasi dari pihak pimpinan untuk dijadikan dokumen legal. Tapi sebelumnya, SOP harus terlebih dulu disimulasikan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Dengan melakukan simulasi, Anda bisa segera mengetahui jika terjadi ketidaksesuaian dan melakukan review ulang secepat mungkin.

Apabila setelah dilakukan simulasi ternyata ditemukan masalah atau ketidaksesuaian dalam SOP, tim pembuatan SOP harus melakukan evaluasi dan review ulang. Jika perlu maka, lakukan uji coba kembali hingga dinyatakan tidak ada masalah dalam pelaksanaan dan SOP memang efektif untuk diterapkan.

Lalu Anda bisa meminta persetujuan dan ototisasi dari pihak yang berwenang. Pihak tersebut dapat mengacu pada pimpinan tertinggi dalam organisasi, perusahaan, lembaga, bagian, dan unit yang berkepentingan terkait SOP tersebut. SOP juga dapat disahkan oleh tiga tanda tangan, yaitu dari pihak yang membuat, pihak yang mengoreksi, dan pimpinan tertinggi.

Apabila SOP sudah mendapat persetujuan dan otorisasi, kini Anda bisa segera mensosialisasikannya kepada semua divisi yang terlibat. Adakan rapat khusus untuk melakukan hal ini. Umumkan bahwa implementasi sudah siap dilakukan dan setiap SDM diharapkan untuk mematuhi SOP.

Bekerja sama dengan pakar SOP

Jika tim penyusun SOP tidak bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik, maka perusahaan tersebut perlu menyewa atau menggunakan jasa para pakar ahli SOP. Bekerja sama dengan para pakar SOP akan menambah wawasan. Bukan hanya itu saja, bekerja sama dengan pakar SOP akan melahirkan suatu produk SOP yang efektif.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Logo Perusahaan, Apakah Penting?

Design logo dapat memperkenalkan identitas perusahaan kepada khalayak ramai. Logo memisahkan bisnis Anda dengan bisnis lain, karena logo memberikan rupa bagi perusahaan Anda. Kesan pertama sering muncul hanya dari melihat Logo, tanpa yang lain. Citra perusahaan Anda mudah dikembangkan dengan adanya Logo. Brand perusahaan Anda menjadi besar dengan menampilkan logo secara maksimal.

Logo perusahaan Anda adalah simbol yang penuh makna. Logo perusahaan Anda menjadi pengingat visi dari perusahaan tersebut. Setiap garis yang didesain untuk perusahaan Anda mempunyai arti dan sejarah. Pilihan warna bukan hanya pemanis, tapi juga penunjuk komitmen dan misi perusahaan Anda. Logo adalah Simbol sederhana mewakili seluruh Komitmen dan komunikasi perusahaan Anda.

Logo yang baik tentu harus mudah diingat. Logo yang sulit diproyeksikan kembali oleh market Anda, sulit digambar, tidak mudah direplika, akan menyulitkan market Anda untuk mengenali dan menyebarluaskan logo perusahaan Anda. Logo sudah seharusnya memiliki fungsi yang praktis dan tepat guna atau efisien bagi perusahaan Anda. Setiap perusahaan yang telah memiliki ide bisnis yang jelas beserta dengan kelengkapan visi dan misinya dituangkan kedalam bentuk logo sebagai bagian dari program marketing dan branding dari perusahaan tersebut.

Pemakaian logo pada produk atau kemasan produk dapat meningkatkan gengsi konsumennya. Bagi perusahaan yang telah menyadari pentingnya logo dalam kemasan produk untuk tujuan memudahkan pemasaran maka perusahaan tersebut menjadi logo mereka sebagai salah satu media promosi untuk mengenalkan brand perusahaan kepada market. Hal ini terlihat jelas pada bidang fashion seperi beberapa merek desainer terkemuka Louis Vuitton yang memakai logo LV pada setiap produk dan kemasan produk serta mampu menaikan pamor dari para pemakainya. Semuanya ini karena kebiasaan manusia yang lebih mudah untuk mengingat sebuah gambar atau simbol dalam mengenali sesuatu yang baru. Karena itu seringkali para konsumen membeli sebuah produk berdasarkan bentuk, simbol atau gambar yang mereka ingat tertera dalam kemasan produk walaupun sebenarnya mereka lupa akan nama produk tersebut.

Banyak pelaku industri skala kecil menengah (UKM) merasa bahwa perusahaan mereka masih kecil atau pemain baru dan karenanya memiliki alasan untuk tidak mencantumkan logo pada kemasan produk atau pada produk mereka. Sangatlah penting untuk para pemilik perusahaan menyadari bahwa desain yang sederhana dan efisein tidak berarti bahwa logo tersebut kehilangan sesuatu yang berharga karena untuk mendukung fungsinya yang fleksible maka logo harus sederhana tetapi masih dapat menyampaikan pesan kepada pelanggan. Membuat logo yang seperti ini memerlukan pengalaman bertahun-tahun dan pengetahuan yang cukup tentang banyak sifat dan karakteristik dari berbagai industri. Disinilah pentingnya fungsi dari seorang art director yang berpengalaman untuk logo perusahaan Anda.

Sebuah logo haruslah dapat dicetak secara offset printing, digital ataupun sablon pada banyak media tanpa kehilangan makna dan keindahannya. Kebutuhan akan fungsi membuat sebuah logo harus sederhana, bisa diskalakan, memberikan inspirasi dan semangat. Penting untuk membuatnya sederhana dan tidak memakai obyek yang diambil dengan kamera fotografi seperti bayangan menjadi bagian utamanya. Sebuah logo yang baik apabila dikurangi ukurannya atau bahkan ditambahkan juga ditempatkan kedalam berbagai media tidak kehilangan makna aslinya. Sebagai tambahan logo juga haruslah dapat terlihat indah meskipun tampil dalam warna duo tone seperti hitam dan putih saja.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree

Kiat Sukses Memulai Usaha Kuliner Kekinian

Bisnis kuliner merupakan sebuah lahan yang sering dianggap memberi banyak keuntungan. Dengan modal yang bisa dibilang relatif kecil, Anda bisa mengambil untung hingga 100%. Namun bisnis kuliner tentu ada kelemahannya, banyak orang berbondong-bondong membangun bisnis makanan yang membuat persaingan dalam bisnis ini cukup tinggi.

Karena bisnis kuliner memiliki prospek usaha yang sangat cerah walaupun persaingan yang di dapatkan sangat ketat. Akan selalu ada peluang di bidang kuliner karena sangat banyak sekali tema di bidang kuliner yang bisa kalian angkat menjadi sebuah ladang bisnis. Berikut Kiat Sukses Memulai Usaha Kuliner Kekinian.

Ketahui Target Market Anda

Target market merupakan salah satu aspek penting dalam bisnis. Segmentasi market sendiri adalah kegiatan membagi suatu market menjadi segmen market yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Mengingat pentingnya segmen market dalam setiap bisnis, tentunya Anda juga perlu mengenal dan menentukan target market Anda sebelum memulai bisnis kuliner.

Cari Lokasi Yang Sesuai

Pilihlah lokasi bisnis kuliner yang banyak dikunjungi atau dilalui banyak orang. Saat menentukan lokasi bisnis kuliner juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan. Jangan sampai modal Anda habis hanya untuk menyewa atau membeli tempat usaha. Anda dapat melakukannya tanpa mempunyai tempat usaha, tapi dengan menitip produk usaha Anda pada pemilik lokasi strategis atau tempat usaha mitra Anda. Sejumlah lokasi bisnis kuliner yang strategis antara lain di sekitar sekolah atau kampus, kawasan perkantoran, lingkungan pasar dan mal, perumahan, dan tempat wisata.

Buat Promosi Terencana dan Terukur

Promosi dari mulut ke mulut hingga saat ini tetap menjadi andalan promosi bisnis kuliner Anda ke banyak orang. Happy Customer bisa menjadi pelanggan setia dan dari sinilah cerita tentang keunggulan bisnis kuliner Anda akan menyebar ke publik. Bila ada dana lebih, tak ada salahnya mempromosikan bisnis kuliner lewat media, seperti spanduk, papan nama, pamflet, leaflet, atau lewat jejaring sosial yaitu Facebook atau twitter.

Membangun Relasi dengan Pelanggan

Pelanggan mencari pemenuhan keperluan primer, sekunder, atau tersier dengan cara menggunakan produk atau jasa yang disediakan oleh perseorangan atau kelompok lain melalui kegiatan transaksi jual-beli. Tanpa pelanggan, bisnis kuliner Anda tidak mungkin memperoleh kesuksesan. Oleh karena itu, penting untuk membangun hubungan baik secara dua arah dengan pelanggan Anda. Untuk dapat membangun hubungan baik dengan pelanggan Anda, harus mengetahui beberapa cara dalam membangun relasi dengan customer Anda. Setidaknya ada 4 tipe relasi yang bisa Anda pertimbangkan Transactional,  Self service,  Automated service, Communities.

Bekerja Sambil Berdoa adalah Kunci

Berjuanglah dan teruslah berdoa kepada Tuhan yang Maha Pemberi dan Pengatur Rezeki, karena Dialah yang menilai hasil kerja keras Anda. Jangan sesekali memakai sihir dalam usaha karena sudah pasti akan hancur walau cepat berkembang, berusahalah bersih. Sekarang, saatnya Anda tentukan menu makanan atau minuman apa yang akan Anda pilih untuk bisnis kuliner Anda. Anda tidak akan pernah tahu bila Anda tidak mencoba, ide dapat di buat dari hal sekecil mungkin sesuai kemampuan Anda, jangan sia-siakan setiap peluang yang terbuka di depan Anda.

Sekian artikel dari kami, Jangan lupa share artikel ini ya ke sosial media Anda. Agar teman Anda juga bisa belajar tentang apa itu akuntansi? Banyak berbagi banyak rejeki Terimakasih. Salam Let’s #beefree